Kecamatan Neglasari Gelar Lokmin, Bagian Upaya Untuk Menekan Stunting Dan Gizi Buruk

17

PelitaTangerang.com, Kota Tangerang – Untuk mempercepat penurunan Stunting di Kota Tangerang 2023. Kecamatan Neglasari mengelar Mini Lokakarya (Lokmin) Sebagai upaya mencegah Stunting Dan Gizi Buruk. Di Aula Kecamatan Neglasari, Selasa (23/05/2023)

Berdasarkan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Pemerintah Kota Tangerang berhasil menekan angka stunting dari 15,3 persen pada 2021 menjadi 11,8 persen pada 2022, turun 3,5 persen. Angka ini termasuk terendah di Provinsi Banten.Sementara Kecamatan Neglasari akan berupaya untuk menekan angka Stunting dan gizi buruk di wilayahnya dengan update data per 23 Mei 2023, 312 anak yang beresiko stunting.

Andhika Nugraha, mengungkapkan, perlu terus bersinergi antara steckoder diantara Kecamatan, Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Perkim, Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang), Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan (DisDukCapil), Dinas PUPR dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Kelurahan, Kader PKK, RT, RW, Babinsa, Binamas, Kader Lainnya untuk menekan Stunting di Kecamatan Neglasari, ungkapnya.“Dari jumlah balita di Kecamatan Neglasari 4022 di Tahun 2022, Alhamdulillah kita telah menekan dari 10 % di tahun 2020 menjadi 6,5% pada tahun 2021 dan 4,9% pada tahun 2022 pada update data 23 Mei 2023 ada sekitar 312 anak yang beresiko stunting, artinya upaya ini terus dilakukan dengan kerjasama yang baik antar steckoder,” imbuhnya

Lanjut, Andika. Kecamatan Neglasari memiliki 2 Puskesmas Kedaung Wetan dan Neglasari, Para lurah, RT, RW, Kader PKK yang terus berupaya untuk menyelesaikan masalah ini, proses penanganan stunting ini membutuhkan penanganan intensif.“Ini problematika kita bersama, kita harus terus berupaya dengan keras baik itu Stunting, gizi buruk di wilayah kita, saya ingin seluruh steckoder bisa saling berkomunikasi, berbagi informasi dan solusi baik itu penanganan maupun alokasi anggaran agar Stunting dan gizi buruk bisa diatasi khususnya di kecamatan Neglasari,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut dihadiri, oleh Ketua PKK Kecamatan Neglasari, Para Lurah, Perwakilan DP3AP2KB, Koramil, Polsek Neglasari, Puskesmas Kedaung Watan dan Neglasari, Para Kader PKK Dan Pengiat Sosial. (ADV)