Pengendalian Harga, Kecamatan Tangerang Salurkan Bantuan Cadangan Beras Pemerintah

37

PelitaTangerang.com, KotaTangerang-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang tak ambil diam, dengan kenaikan harga beras dipasaran. Mulai dari Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang yang menggelar Gelar Pangan Murah (GPM) khusus beras di 40 titik di 13 kecamatan hingga program Bersama Bulog Kantor Cabang Tangerang yang menyalurkan bantuan pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) kepada 78.515 keluarga di Kota Tangerang.

Kali ini, Pemkot Tangerang bersama Provinsi Banten juga tengah melakukan penyaluran bantuan pangan cadangan beras pemerintah dari Dana Insentif Daerah (DID) Provinsi Banten. Seperti yang terlihat di Kecamatan Tangerang, yang melakukan penyaluran didelapan kelurahannya secara serentak, Kamis (19/10/23).

Camat Tangerang, Yudi Pradana mengungkapkan pada program bantuan DID ini ada 1.055 penerima di Kecamatan Tangerang, dengan 10 kilogram beras disetiap penerimanya. Sedangkan pekan lalu, pada bantuan Pemkot Tangerang yaitu CBP di Kecamatan Tangerang telah menyasar 6.174 penerima, dengan masing-masing 10 kilogram per penerima manfaat.

“Secara teknis, delapan kelurahan di Kecamatan Tangerang proses pembagian dilakukan satu hari full langsung rampung. Yakni, masyarakat yang mendapatkan undangan atau mereka yang telah terdata baik bantuan Pemkot Tangerang maupun Provinsi Banten tinggal datang ke kelurahan setempat,” jelas Yudi, saat meninjau penyaluran di Kelurahan Tanah Tinggi.

Lanjutnya, bantuan pangan Cadangan Beras Pemerintah ini dinilai relevan dengan momentum yang terjadi sekarang, khususnya kenaikan harga beras yang terjadi secara signifikan. Sehingga, realisasi Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah ini dapat mengurangi beban masyarakat dalam memenuhi kebetuhan sehari-sehari, khususnya kebutuhan pokok berupa pangan.

“Lewat bantuan pangan ini, pastinya Pemkot Tangerang berharap dapat sedikit mengurangi beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehar-hari. Khususnya kebutuhan pokok berupa pangan, yaitu beras yang kini harganya tengah tinggi dipasaran,” katanya.(Red)