Satu Dekade, RSUD Kota Tangerang Kolaborasi Disdukcapil Tentang Visi Dan Misi Pelayanan Kesehatan Maksimal

15

PelitaTangerang.com, Kota Tangerang – Rangkaian HUT Ke 10, Rumah Sakit Daerah (RSUD) Kota Tangerang, Dinas Kesehatan Dan Dinas Penduduk dan Catatan Sipil, Ngobrol Santai (Ngobras) Bahas tentang pelayanan kesehatan.

Kolaborasi RSUD Kota Tangerang 1 dekade telah melayani acara yang bertema “Kolaborasi Wujudkan Visi”. Dilaksanakan Rukan CBD Block C.67 Gondrong, Cipondoh Kota Tangerang Move On Multimedia Studio Green Lake, Jumat (8/3/24).

Dirut RSUD Kota Tangerang dr.O.U Taty Damayanti menjelaskan, ini merupakan bagian rangkaian HUT RSUD Kota Tangerang Yang Ke-10, Ngobras kali ini berkolaborasi yang dihadiri oleh Kadinkes Kota Tangerang, dan Disdukcapil Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk. Dimana dalam obrolan tersebut kita berbicara tentang kolaborasi mewujudkan visi dari RSUD Kota Tangerang.

“RSUD yang mempunyai beberapa program unggulan, salah satunya Prolina, yaitu program ‘Bersalin yang Bahagia’. Jadi kalau bersalin di RSUD Kota Tangerang, kita ada grup dengan Disdukcapil. “Mereka yang bersalin dapat KTP, KK dan KIA untuk anak yang dilahirkan. Lalu kita ada program ’Sapa Cinta’, untuk pasien rawat inap yang tidak punya penjaminan, biasanya kita ada penjaminan UHC, tapi jika pasien tidak punya KTP atau belum rekam KTP, disitulah guna kolaborasi dengan Disdukcapil diperlukan untuk perekamannya,” imbuhnya.

Lanjut, Taty. Selain itu kita membahas program-program tentang layanan unggulan RSUD Kota Tangerang. Karena layanan unggulan kita itu ada ’Hearing Solution’, itu solusi untuk pasien-pasien yang kurang pendengaran, program ’Klinik Tumbuh Kembang’ dan juga ’Ortotik Prostetik’, kita punya bengkel untuk pembuatan kaki dan tangan palsu dan juga pembuatan sepatu untuk koreksi kaki terus kemudian korset. Untuk pembuatan kaki dan tangan palsu ini dapat dibantu dengan BPJS Kesehatan, lanjutnya.

“Ya, RSUD Kota Tangerang kini telah berusia 10 tahun, tepatnya kita memperingati HUT di tanggal 10 Maret 2024. Sudah banyak program pelayanan kesehatan yang kita berikan. Awalnya RSUD Kota Tangerang non kelas sekarang warga bisa mendapatkan haknya sesuai BPJS mereka, dan sekarang sudah memliki layanan kelas VIP, 1,2 dan kelas 3 serta memiliki mobil shuttle ambulan untuk antar jemput pasien, sementara untuk BPJS ketenagakerjaan itu mempersyaratkan harus ada kelas di Rumah Sakit. Untuk kelas 1 tersedia 12 tempat tidur, kelas 2 ada 20 tempat tidur, kelas 3 ada 166 tempat tidur, dan untuk kelas VIP kita hanya menyediakan 7 tempat tidur,” ucap Dirut RSUD Kota Tangerang.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni MM usai acara menyampaikan dukungannya atas pelayanan kesehatan di RSUD Kota Tangerang selama ini yang telah berkolaborasi dengan Disdukcapil. Dengan begitu, ini tentunya sangat memudahkan masyarakat dalam memiliki dokumen kependudukan, khususnya identitas si anak. Selain rumah sakit rujukan, warga Kota Tangerang dapat berobat disini, karena RSUD ini milik Pemerintah Kota Tangerang yang memfasilitasi kesehatan dan dapat memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat dengan baik, ungkapnya.

“Kita bincang-bincang mengenai kolaborasi RSUD dengan berbagai pihak, salah satunya kolaborasi dengan Disdukcapil Kota Tangerang yang menjadi topik utama saat melakukan podcast,” katanya.

Untuk kedepannya, Ia berharap kolaborasi tidak hanya dengan Disdukcapil saja, tapi juga dengan lintas OPD lainnya, yang bisa berkembang dengan visi RSUD Kota Tangerang, untuk menjadi rumah sakit rujukan yang berdaya saing dan ber-Akhlakul Karimah.

“Pembuatan semua surat-surat dokumen kependudukan dari lahirnya bayi sangatlah penting di jaman digital sekarang ini, karena surat-surat dokumen kependudukan tersebut terikat dengan semua pelayanan dari pemerintahan, pendidikan, pernikahan, layanan kesehatan ataupun juga dalam bantuan sosial,” sambung dr. Dini.

Hal yang sama dikatakan oleh Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Sri Warsini, SKM,MKM. Bahwa tadi telah melakukan Live Instagram Streaming dengan RSUD Kota Tangerang bertema Kolaborasi dengan OPD, hubungannya dengan Dinas Dukcapil Kota Tangerang adalah adanya kerjasama dengan RSUD, katanya.

“Salah satunya terkait dengan pembuatan satu paket dari Akta Lahir, Kartu Keluarga dan KIA. Jadi untuk bayi yang lahir di RSUD Kota Tangerang akan langsung mendapat Akta Lahir, Kartu Keluarga dan KIA, nanti kedepannya kerjasama ini akan ada tambahan inovasi yang lainnya lagi seperti pembuatan paket Akta Kematian, Kartu Keluarga dan KTP bagi pasien yang meninggal di RSUD,” ucap Sri.

Karena menurutnya, sekarang semua pembuatan dokumen sudah dimudahkan oleh Disdukcapil, Semua paket surat-surat ini sudah terproses oleh sistem, RSUD tidak lagi melakukan pemberitahuan ke Disdukcapil untuk pembuatan surat-suratnya jadi Rumah Sakit hanya input data bayinya di Sobat Dukcapil yang bermacam pilihan untuk RS, Puskesmas serta Klinik, Kelurahan dan juga Kecamatan yang mengupgrade data KK dan Akta Lahir ke Sobat Dukcapil.

“Jadi RSUD tinggal download file dan kirim ke warga pemilik surat tersebut, tetapi untu KIA harus warga yang mengambilnya karen bentuk cetak/hardcopy bukan file digital PDF seperti surat Kartu Keluarga dan Akta Lahir dan saat ini Disdukcapil Kota Tangerang sudah bekerjasama dengan 15 Rumah Sakit, 50 Klinik Bidan Swasta, 9 Puskesmas dan 6 Klinik yang ada di Kota Tangerang dan telah melakukan kerjasama dengan Dinas Dukcapil, pungkasnya. (Adv)