PelitaTangerang.com, Banten – Kapolda Banten menjelaskan bahwa Operasi Ketupat Maung 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan sebanyak 3.972 personel gabungan yang terdiri dari personel Polda Banten, BKO Mabes Polri serta instansi terkait.
“Operasi Ketupat Maung 2026 dilaksanakan selama 13 hari mulai tanggal 13 sampai dengan 25 Maret 2026 dengan melibatkan sebanyak 3.972 personel gabungan yang terdiri dari personel Polda Banten sebanyak 2.178 personel, BKO Mabes Polri sebanyak 73 personel serta instansi terkait sebanyak 1.721 personel,” ujar Kapolda Banten.
Kapolda Banten juga menyampaikan bahwa berbagai sarana pendukung telah disiapkan guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Kami juga telah menyiapkan 6 Pos Terpadu, 39 Pos Pengamanan, 10 Pos Pelayanan serta 2 Pos SAR yang didukung oleh pos kesehatan dan fasilitas ibadah guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik maupun aktivitas selama libur Idul Fitri,” lanjutnya.
Gubernur Banten menyampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Maung 2026 merupakan bentuk kesiapsiagaan dan komitmen seluruh unsur pengamanan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama momentum mudik Lebaran.
“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan, komitmen dan sinergi seluruh unsur pengamanan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk menjaga
Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan, komitmen dan sinergi seluruh unsur pengamanan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban serta kelancaran arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah,” ujar Gubernur Banten.
Gubernur Banten juga menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Banten turut mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026 dengan menyiapkan personel dari berbagai instansi. “Pemerintah Provinsi Banten siap bersinergi dalam Operasi Ketupat Maung 2026 dengan menyiapkan sebanyak 221 petugas kesehatan, 186 petugas Dinas Perhubungan serta 180 petugas Satpol PP yang didukung sarana dan prasarana, termasuk posko pemantauan serta 13 posko pengatur lalu lintas,” jelasnya.
la berharap melalui sinergitas seluruh pihak, pelaksanaan pengamanan arus mudik dan arus balik Idul Fitri dapat berjalan dengan aman dan lancar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas yang terlibat dalam Operasi Ketupat Maung 2026. Semoga dengan dedikasi dan pengabdian seluruh petugas, masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dan arus balik dengan aman, tertib dan nyaman,” tutup Gubernur Banten.
Melalui pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Maung 2026 ini diharapkan seluruh rangkaian pengamanan Idul Fitri di wilayah hukum Polda Banten dapat berjalan dengan aman, tertib dan kondusif.(Bidhumas)










