Rabu, 24 Juni 2026
Beranda blog

Sosialisasi PP TUNAS, Pilar Tegaskan Komitmen Tangsel Wujudkan Pendidikan Inklusif bagi Semua Anak

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menargetkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari PAUD, SD hingga SMP, menerapkan pendidikan inklusif sebagai upaya memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh anak, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK).

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan saat menghadiri Sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS) di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel, Selasa (23/6/2026).

“Dua hal ini, yaitu PP TUNAS dan peningkatan layanan sekolah inklusif, tidak bisa dipisahkan. Tangsel memiliki misi menjadi kota yang inklusif bagi semua orang. Artinya, pendidikan harus dapat diakses oleh seluruh anak di Tangerang Selatan, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus,” ujar Pilar.

Menurut Pilar, pendidikan inklusif tidak berarti seluruh peserta didik mendapatkan metode pembelajaran yang sama. Sebaliknya, setiap anak memerlukan pendekatan yang berbeda agar memiliki kesempatan yang sama dalam meraih masa depan yang baik.

“Inklusif itu bicara kesetaraan. Bukan berarti diajarkan dengan standar yang sama, tetapi dengan pendekatan yang berbeda agar tujuannya sama, yaitu mereka memiliki masa depan yang cerah,” katanya.

Untuk memperkuat implementasi pendidikan inklusif, Pemkot Tangsel akan terus menambah jumlah guru pendamping melalui program sertifikasi yang dilaksanakan setiap tahun. Bahkan, pemerintah daerah tengah mengkaji pemberian insentif bagi guru pendamping sebagai bentuk apresiasi atas tugas tambahan yang mereka jalankan.

“Minimal satu sekolah memiliki satu guru pendamping. Sertifikasinya akan terus kita tambah, dan ke depan sedang kita rumuskan kemungkinan pemberian insentif agar mereka semakin termotivasi,” kata Pilar.

Ia menjelaskan, selama dua tahun terakhir Pemkot Tangsel terus meningkatkan kapasitas guru melalui berbagai pendidikan dan pelatihan khusus agar memiliki kompetensi dalam mendampingi peserta didik berkebutuhan khusus.

Selain itu, Pilar juga meminta Dinas Pendidikan untuk menyusun surat edaran sebagai pedoman pelaksanaan pendidikan inklusif dan implementasi PP TUNAS di lingkungan sekolah.

“Saya juga meminta Dinas Pendidikan untuk mengeluarkan surat edaran terkait pendidikan inklusif dan PP TUNAS. Selain itu, fasilitas pendidikan juga harus terus ditingkatkan, termasuk pembangunan gedung sekolah yang ramah bagi anak berkebutuhan khusus,” jelasnya.

Tak hanya itu, Pemkot Tangsel juga menyediakan layanan transportasi sekolah gratis bagi ABK. Saat ini terdapat tiga armada khusus yang setiap hari melayani antar jemput siswa berkebutuhan khusus.

“Alhamdulillah saat ini ada tiga kendaraan yang selalu terisi penuh oleh anak-anak berkebutuhan khusus. Ini menunjukkan bahwa kehadiran pemerintah daerah terhadap anak-anak berkebutuhan khusus sangat tepat, sehingga mereka dapat bersekolah dengan aman, nyaman, dan tenang, serta membantu para orang tua,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pilar menegaskan pentingnya sosialisasi PP Nomor 17 Tahun 2025 atau PP TUNAS yang mengatur tata kelola penyelenggaraan sistem elektronik dalam perlindungan anak.

Menurutnya, regulasi tersebut menjadi pedoman bagi pemerintah, sekolah, dan keluarga dalam mendampingi anak menggunakan teknologi digital dan media sosial secara bijak di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

“Kita sedang menghadapi tantangan perkembangan teknologi digital. Dengan PP TUNAS ini mudah-mudahan ada satu arah dan panduan bagi orang tua maupun guru untuk mendidik anak-anak agar bijak menggunakan teknologi digital dan media sosial,” tegasnya.

Pilar menambahkan, sosialisasi PP TUNAS akan terus diperluas melalui sekolah, organisasi masyarakat, hingga lingkungan permukiman agar semakin banyak orang tua dan guru memahami pentingnya perlindungan anak di ruang digital.(Red)

Polsek Panongan Monitoring SPPG Mekar Bhakti, Pastikan Situasi Tetap Aman dan Kondusif

PelitaTangerang.com, Tangerang – Guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Unit Patroli Polsek Panongan melaksanakan kegiatan pemantauan dan monitoring di sekitar SPPG Mekar Bhakti, Desa Mekar Bhakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 16.15 WIB tersebut dilaksanakan oleh personel piket patroli, yakni AIPTU Dedih dan AIPDA Agustin Parulian, di bawah penanggung jawab Kapolsek Panongan IPTU Irruandy Aritonang, S.H.

Pemantauan dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan situasi keamanan di sekitar lingkungan SPPG Mekar Bhakti tetap aman dan kondusif, sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas yang dapat terjadi di wilayah hukum Polsek Panongan.

Kapolsek Panongan IPTU Irruandy Aritonang, S.H. mengatakan bahwa kegiatan monitoring rutin merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan pemantauan ini, kami memastikan situasi di sekitar objek yang menjadi pusat aktivitas masyarakat tetap dalam kondisi aman dan terkendali. Kehadiran anggota Polri di lapangan juga menjadi bentuk pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dari hasil kegiatan yang dilaksanakan, situasi di sekitar SPPG Mekar Bhakti terpantau aman dan kondusif. Personel tidak menemukan adanya gangguan kamtibmas maupun kejadian menonjol yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.

Selain itu, kehadiran anggota kepolisian di lokasi mendapat respons positif dari masyarakat sekitar yang merasa lebih aman dengan adanya patroli dan pemantauan secara rutin.

Polsek Panongan berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan patroli dan monitoring guna menjaga keamanan serta menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.(Red)

Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangsel Perkuat Peran Kader Kesehatan dan Ngider Sehat Premium

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memperkuat kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), kader kesehatan, dan layanan kesehatan berbasis masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan anak.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat menghadiri pemberian apresiasi kepada kader kesehatan dan petugas Ngider Sehat yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel, Senin (22/6/2026).

Benyamin mengatakan, peringatan Hari Anak Nasional menjadi kesempatan untuk mengevaluasi berbagai program kesehatan yang telah dijalankan sekaligus memperkuat upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak.

“Hari Anak Nasional ini menjadi momentum untuk mengevaluasi apa saja yang sudah kita kerjakan. Ada dua pilar penting, yakni Ngider Sehat Premium dan kader kesehatan Posyandu yang menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam meningkatkan berbagai indikator kesehatan masyarakat,” ujar Benyamin.

Menurut Benyamin, Hari Anak Nasional tidak sekadar menjadi peringatan tahunan, tetapi juga pengingat bagi seluruh pihak untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak atas kesehatan, gizi yang baik, pelayanan kesehatan yang berkualitas, serta lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembangnya.

“Anak-anak adalah aset bangsa yang paling berharga. Masa depan Tangerang Selatan ada di tangan mereka. Karena itu, kita harus memastikan mereka tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki daya saing untuk masa depan,” katanya.

Ia menjelaskan, Tim Ngider Sehat Premium bersama kader Posyandu akan terus melakukan pendampingan dan identifikasi kebutuhan masyarakat, termasuk kebutuhan kesehatan anak.

“Kedua tim ini kita dorong untuk terus mengidentifikasi kebutuhan masyarakat. Misalnya pemberian makanan tambahan (PMT), pemeriksaan kesehatan anak, dan berbagai kebutuhan lain yang mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Seluruh infrastruktur yang menunjang penurunan stunting, termasuk ketersediaan pangan, gizi, hingga lingkungan yang sehat harus terus diperkuat,” jelasnya.

Benyamin juga menyampaikan apresiasi kepada kader kesehatan dan Tim Ngider Sehat Premium yang selama ini berperan aktif mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.

Menurutnya, kedua kelompok tersebut menjadi ujung tombak pemerintah dalam memberikan edukasi kesehatan, memantau tumbuh kembang anak, mendampingi ibu hamil, mendukung pelaksanaan Posyandu, serta menjalankan berbagai upaya promotif dan preventif di tengah masyarakat.

“Keberhasilan program kesehatan tidak mungkin dicapai pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, terutama kader kesehatan dan Tim Ngider Sehat Premium yang selama ini bekerja langsung di lapangan,” ungkapnya.(Red)

LPPTKA BKPRMI Kota Tangerang Selatan Sukses Gelar Wisuda XVII, Lahirkan 111 Generasi Qur’ani Menyongsong Masa Depan Gemilang

PelitaTangerang.com, Tangsel – Tepuk tangan, senyum bangga, dan mata yang berkaca-kaca mewarnai pelaksanaan Wisuda Santri XVII LPPTKA BKPRMI Kota Tangerang Selatan Tahun Ajaran 2025-2026. Bagi sebagian orang, wisuda mungkin hanya sebuah seremoni. Namun, bagi para orang tua dan guru mengaji, momen ini adalah tanda bahwa benih-benih kebaikan yang ditanam sejak dini mulai tumbuh dan memperlihatkan harapan.

Sebanyak 111 santriwan dan santriwati resmi diwisuda, terdiri dari 73 santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan 38 peserta Pendidikan Anak Usia Dini Qur’an (PAUDQU). Di balik angka tersebut, tersimpan cerita tentang kesabaran para guru, perjuangan orang tua, serta semangat anak-anak yang perlahan belajar mengenal huruf demi huruf Al-Qur’an, menghafal doa-doa, dan memahami nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Menanam Benih Qur’ani Sejak Usia Dini

Mengusung tema “Menyiapkan Generasi Qur’ani Menyongsong Masa Depan Gemilang”, kegiatan wisuda ini merupakan puncak dari rangkaian Munaqosyah Akhir yang telah dilaksanakan pada 15 Mei 2026.

Tema tersebut mengandung makna yang mendalam. Sebab, membangun generasi Qur’ani sejatinya tidak berbeda dengan menanam pohon. Semakin dini benih ditanam dan dirawat dengan kesabaran, semakin kuat pula akar yang akan menopangnya ketika menghadapi terpaan zaman. Di tengah derasnya perkembangan teknologi dan perubahan sosial, Al-Qur’an menjadi kompas moral agar generasi muda tidak kehilangan arah dan tetap berpijak pada nilai-nilai kebaikan.

Direktur Daerah LPPTKA BKPRMI Kota Tangerang Selatan, Nahadi Saputra, S.Pd.I., menegaskan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung para pendidik agar mampu menjalankan tugasnya dengan penuh kebahagiaan dan keikhlasan.

«”Menuntut ilmu di waktu kecil bagaikan mengukir di atas batu. Masyarakat menunggu limpahan orang-orang alim yang dibutuhkan sebagai cahaya Al-Qur’an,” ujar Nahadi Saputra.»

Pendidikan Al-Qur’an Adalah Investasi Peradaban

Pendidikan Al-Qur’an tidak selalu menghasilkan sesuatu yang dapat dilihat dalam hitungan hari atau bulan. Namun, ia bekerja seperti mata air yang mengalir perlahan, memberi kehidupan bagi lingkungan di sekitarnya. Anak-anak yang hari ini belajar mengaji dan dibimbing untuk mencintai Al-Qur’an, kelak diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak, menghargai sesama, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Ketua Panitia Wisuda, Uus Husna, S.Ag., mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan dan berharap para santri terus meningkatkan kemampuan membaca, memahami, serta mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Ketua DPD BKPRMI Kota Tangerang Selatan, Asri Saripudin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan para pendidik yang dengan sabar dan ikhlas membimbing para santri.

«”Terima kasih kepada orang tua atas kepercayaannya menyekolahkan putra-putrinya di lembaga TK/TP Al-Qur’an BKPRMI. Kami berharap kerja sama ini terus terjalin untuk meningkatkan kualitas lembaga yang kita cintai ini,” ungkap Asri Saripudin.»

Kebanggaan Orang Tua dan Semangat Anak-Anak Mengaji

Kemeriahan wisuda juga meninggalkan kesan mendalam bagi para orang tua. Salah satunya disampaikan oleh Bapak Adi, ayahanda dari wisudawati Azkia Hasna Mufida, yang mengaku bangga dan terharu melihat anaknya mengikuti prosesi wisuda Al-Qur’an.

Menurutnya, acara yang terselenggara dengan baik dan penuh penghargaan bagi para santri mampu memberikan motivasi tersendiri bagi anak-anak untuk semakin mencintai Al-Qur’an.

«”Kegiatan seperti ini memacu anak-anak untuk terus belajar di TPA dan mencintai Al-Qur’an. Mereka memiliki motivasi karena ada ujian, ada kelulusan, dan ada penghargaan. Jadi, mereka tidak hanya datang mengaji sebagai rutinitas, tetapi memiliki semangat untuk menjadi lebih baik,” tuturnya.»

Ia berharap ke depan BKPRMI dapat menghadirkan lebih banyak kategori penghargaan agar semakin banyak santri yang termotivasi untuk belajar dan mendalami ajaran Islam sejak dini.

Dari Ruang TPA, Cahaya Masa Depan Itu Dinyalakan

Pelaksanaan Wisuda Santri XVII LPPTKA BKPRMI Kota Tangerang Selatan menjadi pengingat bahwa membangun bangsa tidak cukup hanya melalui pembangunan fisik dan kemajuan teknologi. Sebuah peradaban yang kuat juga memerlukan fondasi moral dan spiritual yang kokoh.

Dari ruang-ruang sederhana tempat anak-anak belajar mengaji, sesungguhnya sedang dinyalakan cahaya masa depan. Sebab, setiap huruf Al-Qur’an yang dipelajari hari ini bukan sekadar bacaan, melainkan bekal untuk membentuk karakter, menumbuhkan akhlak, dan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas dalam berpikir, tetapi juga bijak dalam menjalani kehidupan.

Di sanalah harapan itu tumbuh: dari suara anak-anak yang belajar mengeja ayat-ayat suci, dari kesabaran para guru, dan dari doa para orang tua yang menginginkan anak-anaknya menjadi cahaya bagi keluarga, masyarakat, agama, dan bangsa.(Bud)

Pentas Seni dan Pembagian Rapor Al Hikmah, Kolaborasi Sekolah, Masjid, dan Keluarga dalam Menyiapkan Generasi Masa Depan

PelitaTangerang.com, Tangsel – Riuh tepuk tangan dan senyum bangga para orang tua mengiringi penampilan para santri dalam kegiatan Pentas Seni Santri dan Pembagian Rapor PAUDQU-TKA-TPA-TPQ Al Hikmah yang diselenggarakan pada Sabtu (20/6/2026) di Aula Masjid Jami Raudhatul Hikmah, Jalan Raya Pamulang 2, Gang Sawo, RT 03/09, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB tersebut menjadi momentum kebersamaan antara lembaga pendidikan, masjid, dan keluarga dalam mengapresiasi proses belajar para santri selama satu semester sekaligus memperkuat pembinaan karakter dan keagamaan anak sejak usia dini.

Acara berlangsung meriah dengan rangkaian kegiatan mulai dari pembukaan, pembacaan Kalam Ilahi, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars TPA, pembacaan Ikrar Santri, sambutan para tokoh, hingga penampilan berbagai kreativitas santri. Beragam pertunjukan ditampilkan, seperti lagu “Terima Kasih Guruku Tersayang”, penampilan “Anak Kambing Saya”, lagu “Kun Anta”, bacaan surah pendek, puisi, doa harian, hafalan hadist, drama TPQ malam, tari kreasi, dan shalawat Nabi.

Bagi para santri, panggung sederhana tersebut menjadi ruang belajar yang berharga. Mereka tidak hanya menunjukkan kemampuan yang telah dipelajari, tetapi juga belajar mengatasi rasa malu, melatih keberanian, dan membangun kepercayaan diri di hadapan orang tua dan masyarakat.

Pentas Seni Menjadi Media Pembentukan Karakter Anak

Dalam sambutannya, Ustadz Nahadi Saputra, S.Pd.I., Kepala PAUDQU dan TPA Al Hikmah sekaligus Direktur Daerah LPPTKA BKPRMI Kota Tangerang Selatan, menegaskan bahwa kegiatan pentas seni dan pembagian rapor memiliki makna yang lebih luas dibanding sekadar seremoni tahunan.

Menurutnya, setiap anak memiliki potensi dan cita-cita yang perlu didukung dan dikembangkan bersama.

“Setiap anak memiliki potensi dan cita-cita besar. Tugas kita bersama adalah memberikan ruang, bimbingan, dan dukungan agar potensi tersebut dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Pentas seni ini bukan tentang siapa yang tampil paling sempurna, tetapi bagaimana anak-anak berani mencoba, belajar, dan percaya pada kemampuan dirinya,” ujar Nahadi.

Ia menjelaskan bahwa proses pendidikan di PAUDQU dan TPA Al Hikmah tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik dan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga pada pembentukan generasi Qurani yang memiliki akhlakul karimah, kesehatan jasmani, kebersihan hati, serta ketangguhan mental dan spiritual.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan memerlukan keterlibatan semua pihak, baik guru, orang tua, maupun lingkungan sekitar.

“Menuntut ilmu adalah perjalanan panjang yang memerlukan kesungguhan, bimbingan guru, dukungan orang tua, dan kesabaran. Apa yang ditanamkan kepada anak-anak hari ini sesungguhnya merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas generasi di masa mendatang. Langkah kecil seperti belajar mengaji, menghafal doa, tampil di atas panggung, dan menerima hasil belajar adalah pijakan awal untuk menggapai mimpi besar mereka di masa depan,” tutupnya.

Masjid Berperan Menjaga Arah dan Jati Diri Generasi Muda

Sementara itu, Ketua DKM Masjid Jami Raudhatul Hikmah, Ustadz Muhasim, S.H.I., mengatakan bahwa pendidikan anak-anak tidak dapat dilepaskan dari peran masjid sebagai pusat pembinaan umat.

Ia menegaskan bahwa masjid harus menjadi tempat yang ramah bagi anak-anak dan menjadi ruang bagi tumbuhnya generasi yang berakhlak dan mencintai Al-Qur’an.

“Anak-anak yang hari ini membaca Al-Qur’an, bershalawat, menghafal hadist, dan tampil dengan penuh semangat di atas panggung adalah aset masa depan umat dan bangsa. Mereka harus dijaga, dididik, dan didampingi bersama-sama,” ungkapnya.

Menurut Muhasim, di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, pendidikan agama memiliki peran penting sebagai kompas moral bagi generasi muda.

“Ilmu pengetahuan dan teknologi sangat penting, tetapi tanpa akhlak dan nilai-nilai agama, kemajuan dapat kehilangan makna. Karena itu, pendidikan Al-Qur’an dan pembinaan akhlak harus ditanamkan sejak usia dini agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas sekaligus berkarakter,” jelasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung kegiatan pendidikan berbasis masjid.

“Mendidik anak ibarat menanam pohon. Hasilnya mungkin tidak langsung terlihat hari ini, tetapi apabila dirawat dengan kesabaran, keikhlasan, dan doa, kelak akan tumbuh menjadi pohon yang kokoh dan memberikan manfaat bagi banyak orang. Begitu pula dengan pendidikan anak-anak kita, yang sesungguhnya merupakan investasi terbesar bagi masa depan umat dan bangsa,” pungkasnya.

Pendidikan Al-Qur’an Adalah Bekal Kehidupan

Dalam kesempatan yang sama, Ketua RT 03/09 Parakan Benda Baru, Abdullah, S.T., menyampaikan ucapan selamat kepada para santri yang menerima rapor dan menyelesaikan pendidikan di TPA/TPI.

Menurutnya, pembelajaran Al-Qur’an sejak usia dini merupakan pondasi penting dalam membangun karakter dan akhlak anak.

“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh santri. Pendidikan Al-Qur’an di TPA dan TPI merupakan pondasi penting dalam membentuk karakter dan akhlak anak. Karena itu, mari kita terus mendampingi dan mendorong anak-anak untuk mencintai Al-Qur’an dan terus semangat belajar, karena apa yang ditanamkan sejak dini akan menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka,” ujarnya.

Lebih dari sekadar pembagian rapor, kegiatan Pentas Seni Santri dan Pembagian Rapor PAUDQU-TKA-TPA-TPQ Al Hikmah menjadi pengingat bahwa membangun generasi unggul tidak dapat dilakukan secara instan. Ia memerlukan proses panjang, kesabaran, keteladanan, serta kerja sama seluruh elemen masyarakat.

Ibarat membangun sebuah rumah, kecerdasan intelektual adalah dindingnya, keterampilan adalah atapnya, namun akhlak dan nilai-nilai agama merupakan pondasi yang menentukan kokoh atau tidaknya bangunan tersebut. Karena itu, pendidikan Al-Qur’an dan pembinaan karakter sejak usia dini menjadi investasi peradaban yang nilainya jauh melampaui angka-angka dalam rapor.

Dari panggung kecil di Aula Masjid Jami Raudhatul Hikmah, terselip harapan besar: lahirnya generasi Qurani yang cerdas, berani, berakhlakul karimah, dan kelak mampu memberikan manfaat bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara.(Red)

Wakil bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah Hadiri Purnawiyata SDN Peusar,Dorong Pengembangan Bakat dan Karakter Siswa.

PelitaTangerang.com, Tangerang – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Himah, menghadiri acara Tasyakuran Purnawiyata dan Pentas Seni SD Negeri Peusar, Kecamatan Tigaraksa, Kamis (18/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut,wakil bupati tangerang mengaku bangga dan bahagia melihat semangat, kreativitas, serta bakat yang ditampilkan para siswa dalam pentas seni yang digelar. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga harus mampu mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh.

“Saya merasa senang dan bangga melihat semangat serta keceriaan anak-anak ini. Pentas seni yang kita saksikan menjadi bukti bahwa anak-anak kita memiliki banyak talenta yang luar biasa,” ujar Intan.

la menegaskan bahwa kelulusan dari jenjang sekolah dasar bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan langkah awal menuju pendidikan yang lebih tinggi dan berbagai pengalaman baru di masa depan.

“Selamat kepada anak-anak yang telah lulus. Namun ingat, ini bukan akhir dari perjalanan belajar. Kelulusan hari ini adalah langkah awal untuk melanjutkan perjalanan menuju masa depan yang lebih baik,” ujarnya

Dalam sambutannya, Intan juga berpesan kepada para siswa agar terus rajin belajar, menghormati guru dan orang tua, rajin beribadah, serta selalu berbuat baik kepada sesama.

Selain itu, ia mengajak para guru dan orang tua untuk terus memberikan dukungan terhadap bakat dan minat anak-anak. Menurutnya, setiap anak memiliki keunggulan yang berbeda sehingga tidak semata-mata diukur dari nilai akademik.

“Ada yang berbakat dalam seni, olahraga, kepemimpinan maupun bidang lainnya. Tugas kita adalah memberikan kesempatan dan dukungan agar potensi mereka dapat berkembang secara maksimal,” tuturnya.

Lebih lanjut, wabup tangerang menyampaikan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Tangerang. Pihaknya terus berupaya memberikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh masyarakat, baik di sekolah negeri maupun swasta.

la juga menegaskan bahwa orang tua tidak perlu khawatir apabila anaknya tidak diterima di sekolah negeri karena sistem zonasi. Pemerintah Kabupaten Tangerang saat ini tengah menjalankan program sekolah swasta gratis secara bertahap untuk jenjang SD dan SMP.

“Orang tua murid yang anaknya tidak masuk zonasi tidak perlu khawatir. Bisa dimasukkan ke sekolah swasta. Pemerintah Kabupaten Tangerang juga sudah mulai menggratiskan secara bertahap sekolah swasta SD dan SMP,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Intan turut mengapresiasi Kepala Sekolah beserta jajaran SDN Peusar yang telah menjalankan Program Kurangi Sampah Sekolah Kita (KURASAKI) dengan baik.

la juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah, terutama fasilitas toilet sebagai bagian dari pendidikan karakter dan budaya hidup bersih.

“Terima kasih sudah melaksanakan KURASAKI. Saya berpesan agar toilet anak-anak selalu dijaga kebersihannya. Jangan sampai tidak layak digunakan karena toilet merupakan cerminan peradaban. Anak-anak juga harus dibiasakan hidup bersih dari hal-hal kecil,”tegasnya.,(Red)

Benyamin Ajak Warga Tangsel Dukung Sensus Ekonomi 2026, Berikan Data yang Akurat

PelitaTangerang.com, Tangsel – Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut dan mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tangerang Selatan. Ia meminta warga memberikan informasi yang akurat dan sesuai kondisi sebenarnya kepada petugas sensus yang akan melakukan pendataan secara langsung.

Benyamin menyampaikan bahwa dirinya telah lebih dahulu mengikuti pendataan Sensus Ekonomi 2026. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif demi mendukung tersedianya data ekonomi yang akurat.

“Saya sudah didata dalam rangka Sensus Ekonomi Tahun 2026,” ujarnya pada Selasa (16/6/2026).

Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan nasional yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Pendataan ini menyasar rumah tangga, pelaku usaha, hingga pelaku UMKM dengan tujuan menghimpun data ekonomi yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan nasional.

Karena itu, Benyamin berharap masyarakat dapat menerima dengan baik kehadiran petugas sensus yang datang ke rumah maupun tempat usaha mereka. Menurutnya, keterbukaan dalam memberikan informasi akan membantu menghasilkan data yang lebih valid dan bermanfaat.

“Tolong diterima apabila ada petugas Sensus Ekonomi dari Badan Pusat Statistik Tangerang Selatan datang ke rumah Ibu dan Bapak. Berikan informasi yang akurat, apa adanya, tidak ada yang ditutupi karena tidak ada kepentingan lain selain pelaksanaan sensus ekonomi,” katanya.

Ia menegaskan bahwa seluruh data yang dikumpulkan dalam kegiatan ini digunakan untuk kepentingan statistik dan perencanaan pembangunan. Oleh sebab itu, masyarakat tidak perlu ragu untuk memberikan informasi yang benar kepada petugas yang bertugas.

Partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat, mulai dari rumah tangga, pelaku usaha, hingga UMKM, menjadi kunci keberhasilan Sensus Ekonomi 2026. Dengan data yang lengkap dan akurat, pemerintah dapat memperoleh gambaran kondisi ekonomi yang sebenarnya sehingga berbagai program pembangunan dapat disusun secara lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.(Red)

Senkom Mitra Polri Gelar RAPIMNAS 2026, Perkuat Sinergi Harkamtibmas, Bela Negara dan Kebencanaan Menuju Indonesia Emas

PelitaTangerang.com, Jakarta – Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri akan menggelar Rapat Pimpinan Nasional (RAPIMNAS) Senkom Mitra Polri Tahun 2026 secara hybrid pada Kamis, 18 Juni 2026 di Grand Ballroom Gedung Serbaguna Minhaajurrosyidiin, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur.(16/06/26)

Kegiatan RAPIMNAS 2026 Senkom Mitra Polri ini akan diikuti secara luring oleh peserta dari seluruh Indonesia serta terhubung secara daring melalui studio mini di tingkat Polda, Polres dan Polsek.

RAPIMNAS 2026 mengusung tema “Percepatan Peran Senkom Mitra Polri dalam Harkamtibmas, Bela Negara dan Kebencanaan guna Mewujudkan Stabilitas Kamtibmas, Nasionalisme Tangguh dan Kedaulatan Bangsa Menuju Indonesia Emas.”

Ketua Steering Committee (SC) RAPIMNAS Senkom Mitra Polri 2026, Lukman Abdul Fatah, S.Si., M.Si., M.T., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Selain Kapolri, RAPIMNAS juga akan dihadiri para pejabat utama Mabes Polri antara lain Kabareskrim, Kabaintelkam, Kabaharkam, Asisten SDM Kapolri dan Kakorlantas. Turut diundang pula sejumlah pimpinan lembaga mitra strategis seperti Kepala Basarnas, Kepala BNPB, Kabacadnas Kementerian Pertahanan serta pejabat dari kementerian dan lembaga terkait lainnya.

Menurut Lukman Abdul Fatah, RAPIMNAS 2026 tidak hanya menjadi forum konsolidasi organisasi, tetapi juga wadah strategis untuk menyelaraskan program kerja dan kontribusi Senkom Mitra Polri terhadap agenda pembangunan nasional.
RAPIMNAS 2026 diselenggarakan untuk menjabarkan dan mengimplementasikan hasil-hasil ketetapan MUNAS IV Tahun 2022 ke dalam program kerja yang terukur dan berkelanjutan. Forum ini juga menjadi sarana konsolidasi nasional guna memperkuat solidaritas organisasi dalam bidang harkamtibmas, bela negara dan kebencanaan sekaligus merumuskan rekomendasi strategis bagi pemerintah serta berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas,” ujar Lukman Abdul Fatah.

la menambahkan bahwa tema yang diusung mencerminkan komitmen Senkom Mitra Polri untuk terus meningkatkan peran dan kontribusinya dalam mendukung stabilitas keamanan nasional, memperkuat semangat kebangsaan serta meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

“Kami ingin memastikan seluruh jajaran Senkom memiliki arah gerak yang sama, program yang terukur dan kemampuan yang semakin baik dalam memberikan kontribusi nyata bagi stabilitas kamtibmas, penguatan nasionalisme serta ketahanan bangsa,” tambah Lukman Abdul Fatah.

RAPIMNAS Senkom Mitra Polri 2026 diikuti sekitar 750 peserta secara luring yang terdiri atas Dewan Pembina Pusat, Pengurus Pusat, panitia, Ketua Provinsi dan Sekretaris Provinsi dari 38 provinsi serta anggota Senkom wilayah Jabodetabek. Selain itu, kegiatan ini juga akan diikuti secara daring oleh sekitar 10.000 personel Senkom dari berbagai daerah di Indonesia.

Sementara itu, Ketua Umum Senkom Mitra Polri, Dr. KP. H. Katno Hadi, S.Ε., Μ.Μ., Μ.H., menegaskan bahwa RAPIMNAS memiliki posisi strategis dalam mekanisme organisasi karena menjadi forum rapat pimpinan tertinggi di bawah Musyawarah Nasional (MUNAS).

“Rapimnas merupakan forum rapat pimpinan nasional yang memiliki fungsi strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan program organisasi,
merumuskan arah kebijakan serta mempersiapkan berbagai keputusan penting yang akan menjadi bahan dan pedoman menuju pelaksanaan MUNAS V Senkom Mitra Polri Tahun 2027,” ujar Katno Hadi.

Menurutnya, RAPIMNAS juga menjadi sarana konsolidasi organisasi dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks di bidang keamanan, kebencanaan dan penguatan wawasan kebangsaan.

“Melalui RAPIMNAS 2026 ini kami berharap lahir berbagai rekomendasi strategis yang mampu memperkuat peran Senkom Mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, memperkokoh semangat bela negara serta meningkatkan kapasitas
penanggulangan bencana melalui kolaborasi yang semakin kuat dengan seluruh pemangku kepentingan,” ungkap Katno Hadi.

la mengajak seluruh peserta untuk menjadikan RAPIMNAS sebagai forum yang produktif, solutif dan berorientasi pada kemajuan organisasi.

“Kami mengajak seluruh jajaran Senkom Mitra Polri di seluruh Indonesia untuk mengikuti RAPIMNAS dengan penuh tanggung jawab, semangat persatuan dan komitmen kebangsaan sehingga seluruh agenda dapat berjalan
lancar, menghasilkan keputusan yang berkualitas serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa dan negara,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC) RAPIMNAS Senkom Mitra Polri 2026, H. Herlan Maulana, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa seluruh persiapan kegiatan telah dilakukan secara matang guna memastikan kelancaran pelaksanaan RAPIMNAS baik secara luring maupun daring.

Menurut Herlan Maulana, selain agenda persidangan organisasi, peserta juga akan memperoleh berbagai materi strategis dari unsur Mabes Polri, BNPB, Basarnas, Kementerian Pertahanan dan sejumlah lembaga mitra lainnya.

“Forum ini tidak hanya menjadi ruang pengambilan keputusan organisasi, tetapi juga sarana peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui berbagai materi kebijakan nasional yang disampaikan langsung oleh para pejabat dan narasumber yang kompeten di bidangnya,” jelas Herlan Maulana.

Panitia juga telah menyiapkan seluruh kebutuhan teknis dan operasional guna memastikan kegiatan berjalan lancar bagi peserta yang hadir secara langsung maupun yang mengikuti secara daring dari seluruh Indonesia.

“Dengan dukungan sistem hybrid yang terintegrasi, RAPIMNAS 2026 diharapkan mampu menjangkau seluruh jajaran Senkom Mitra Polri di Indonesia sehingga proses konsolidasi nasional dapat berlangsung lebih efektif, efisien dan menghasilkan rekomendasi yang implementatif bagi organisasi maupun kepentingan bangsa,” pungkas Herlan Maulana.

RAPIMNAS Senkom Mitra Polri 2026 diharapkan menghasilkan berbagai rekomendasi strategis untuk memperkuat kemitraan dengan Polri, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, memperkuat ketahanan nasional serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.(Red)

LPI Sebut, Camat dan Pengawas Cisoka Diduga Bungkam Terkait Proyek Yang Dikerjakan Dilahan Pengembang.

Pelita Tangerang.com,  Tangerang – Pembangunan turap di Perumahan Griya Permata Cisoka Blok C, RT 003 RW 008, Desa Cibugel, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dikerjakan oleh CV Berkah Hamas Jaya, diduga bermasalah. Yang mana proyek tersebut bersumber dari Pagu anggaran kecamatan. Pasalnya, proyek tersebut berada di kawasan perumahan yang diduga belum diserahterimakan oleh pihak pengembang kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang. Senin 15/06/2026

Berdasarkan hasil investigasi dilapangan dan informasi yang diperoleh dari Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman (Perkim) Kabupaten Tangerang, Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) di Perumahan Griya Permata Cisoka diduga belum diserahkan oleh pengembang kepada pemerintah daerah.

Padahal, berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Permendagri Nomor 9 Tahun 2009 tentang Pedoman Penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Perumahan dan Permukiman, pengembang wajib menyerahkan PSU kepada pemerintah daerah setelah pembangunan selesai dan memenuhi persyaratan yang ditentukan.

Ketua Aktivis DPW Laskar Pasundan Indonesia (LPI) Provinsi Banten, Mansyur, mempertanyakan dasar pelaksanaan proyek yang menggunakan anggaran pemerintah pada lokasi yang status asetnya diduga belum menjadi aset daerah.

“Kami mendukung pembangunan untuk kepentingan masyarakat, tetapi aturan harus tetap ditegakkan. Jika benar PSU belum diserahterimakan, maka perlu dijelaskan dasar hukum dan administrasi yang menjadi landasan pelaksanaan proyek tersebut,” tegas Mansyur.

Menurut Mansyur, apabila ketentuan penyerahan PSU tersebut diabaikan, maka dapat menimbulkan sejumlah konsekuensi, antara lain:

Pertama, pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah pada aset yang belum menjadi milik atau kewenangan pemerintah daerah berpotensi menjadi temuan audit oleh Inspektorat, BPK, maupun aparat pengawas lainnya.

Kedua, tanggung jawab pemeliharaan dan perbaikan menjadi tidak jelas. Secara aturan, PSU yang belum diserahterimakan masih menjadi tanggung jawab pengembang, sehingga dapat menimbulkan tumpang tindih kewenangan antara pemerintah dan pengembang.

Ketiga, berpotensi menimbulkan kerugian keuangan daerah apabila penggunaan anggaran negara tidak didukung dasar administrasi dan legalitas yang kuat.

Keempat, dapat menimbulkan dugaan pelanggaran terhadap prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), terutama dalam aspek transparansi, akuntabilitas, dan kepastian hukum.

Selain itu, jika pengembang tidak melaksanakan kewajiban penyerahan PSU, masyarakat berpotensi mengalami kesulitan dalam memperoleh pelayanan dan pemeliharaan infrastruktur dari pemerintah daerah karena status aset masih belum jelas.

Mansyur juga meminta Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk membuka secara transparan dokumen terkait status PSU Perumahan Griya Permata Cisoka, dasar pelaksanaan proyek turap, serta memastikan pekerjaan yang dilaksanakan oleh CV Berkah Hamas Jaya telah sesuai dengan spesifikasi teknis, Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Jangan sampai anggaran negara digunakan pada lokasi yang status hukumnya belum jelas. Jika memang terdapat dasar hukum yang membolehkan, pemerintah wajib menjelaskannya kepada publik agar tidak menimbulkan kecurigaan dan polemik di masyarakat,” tutupnya

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengembang, pelaksana proyek, maupun instansi terkait masih diharapkan memberikan klarifikasi resmi guna memberikan informasi yang berimbang kepada masyarakat. (D.s)

Bupati Tangerang Resmi Buka Kicau Mania Nusantara Bupati Cup 2026, Ribuan Pecinta Burung Meriahkan Ajang Bergengsi

PelitaTangerang.com, Tangerang – Event Kicau Mania Nusantara Bupati Cup 2026 sukses digelar di Jungle Walk Highland Stadium, Telaga Bestari, Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Minggu (14/6/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 750 peserta dari berbagai daerah ini berlangsung meriah dan menjadi salah satu ajang perlombaan burung berkicau terbesar di Kabupaten Tangerang.

Kegiatan tersebut berada di bawah penanggung jawab Rizaldi Ahmad selaku manajemen acara. Selain lomba kicau berbagai kategori burung, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pameran UMKM, santunan anak yatim piatu, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Tangerang Drs. H. Moch. Maesyal Rasyid, M.Si., Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Andi M. Indra Waspada Amirulloh, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., Mayor Cke. Sutisna (Danramil 04/Cikupa), IPTU Mahdi (Kanit Binmas Polsek Cikupa), IPTU Amir Murtado (Kanit Samapta Polsek Cikupa), unsur Forkopimcam Sindang Jaya, pimpinan Intiland Telaga Bestari, serta sejumlah kepala OPD Kabupaten Tangerang.

Acara diawali dengan pertunjukan seni tari dan budaya, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta sambutan dari Bupati Tangerang sebelum secara resmi membuka perlombaan Kicau Mania Nusantara Bupati Cup 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Tangerang H. Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, komunitas pecinta burung berkicau, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, ajang Kicau Mania bukan hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga wadah silaturahmi, mempererat persaudaraan, berbagi pengetahuan, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian satwa dan lingkungan.

“Kegiatan ini tidak hanya mempertemukan para penghobi burung dari berbagai daerah, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat melalui sektor UMKM, perdagangan perlengkapan burung, kuliner, dan berbagai usaha pendukung lainnya,” ujar Bupati.

Ia berharap Kicau Mania Nusantara Bupati Cup dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan yang semakin besar, profesional, dan membanggakan Kabupaten Tangerang.

Usai memberikan sambutan, Bupati Tangerang secara simbolis menyerahkan sangkar burung kepada peserta dan membuka perlombaan kategori G24 dan G72. Selanjutnya, rombongan meninjau stan UMKM binaan Kabupaten Tangerang serta menyerahkan santunan berupa sembako dan uang pembinaan kepada anak yatim piatu.

Berbagai kategori perlombaan dipertandingkan, di antaranya Murai Batu, Cucak Hijau, dan beberapa kelas Bursa dengan total hadiah yang sangat menarik. Panitia menyediakan hadiah utama berupa satu unit mobil Toyota Agya serta 17 unit sepeda motor untuk para pemenang.

Puncak acara berlangsung pada pukul 15.30 WIB dengan penyerahan hadiah utama kategori Murai Batu 4.400 berupa satu unit mobil kepada Deni, peserta asal Bandung, yang diserahkan oleh Dra. H. Ratih Ramawati, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tangerang.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Andi M. Indra Waspada Amirulloh, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., melalui Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri, S.TK., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pihak kepolisian mendukung penuh kegiatan masyarakat yang bersifat positif, edukatif, dan mampu menggerakkan perekonomian warga.

“Kami mengapresiasi terselenggaranya Kicau Mania Nusantara Bupati Cup 2026 yang tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat silaturahmi, mendukung pelaku UMKM, serta menghadirkan kegiatan sosial bagi masyarakat. Kepolisian hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” ujar AKP Syamsul Bahri.

Untuk menjamin keamanan kegiatan, Polresta Tangerang dan Polsek jajaran menerjunkan 52 personel gabungan di bawah pengawasan AKP Syamsul Bahri selaku Kapam Objek.

Kegiatan berakhir pada pukul 15.35 WIB dan dilanjutkan dengan sesi tambahan. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.(Bud)

Berita Terbaru