Sabtu, 14 Maret 2026
Beranda blog

Sinergi Pemkot Tangsel dan Komisi IX DPR RI Perkuat Pengawasan Pangan di Pasar Modern BSD

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan pemantauan keamanan pangan di Pasar Modern BSD, Kota Tangerang Selatan, Rabu (11/03/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan yang mendampingi langsung kunjungan kerja Komisi IX DPR RI dalam rangka memastikan kualitas serta keamanan produk pangan yang beredar di pasar.

Pilar menyampaikan apresiasi atas kunjungan Komisi IX DPR RI yang melakukan pengawasan langsung terhadap kondisi pasar serta produk pangan yang dijual kepada masyarakat.

“Terima kasih kepada Komisi IX DPR RI yang telah mengunjungi Pasar Modern BSD untuk melakukan pengawasan terhadap kondisi pasar dan produk yang dijual. Mudah-mudahan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah ini dapat terus dilanjutkan,” ujar Pilar.

Menurutnya, pengawasan keamanan pangan merupakan langkah penting untuk memastikan masyarakat memperoleh produk yang aman dan layak konsumsi.

Selain itu, Pilar juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus mendorong para pedagang dan pekerja di pasar modern agar memiliki jaminan perlindungan sosial melalui kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami terus mendorong para pedagang dan pekerja di pasar modern agar memiliki jaminan kesehatan. Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga terus bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya.

Ia berharap pada kunjungan berikutnya cakupan kepesertaan BPJS di kalangan pedagang dan pekerja pasar dapat semakin meningkat sehingga perlindungan sosial bagi para pelaku usaha kecil semakin merata.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut dilakukan pengambilan sampel terhadap sejumlah produk pangan yang dijual di pasar.

“Kami melakukan uji sampel dari beberapa produk yang dijual di sini dan menemukan sebagian kecil yang mengandung bahan berbahaya seperti rhodamin B. Hari ini ditemukan pada kerupuk dan zat cina,” ungkap Charles.

Ia menjelaskan bahwa rhodamin B merupakan zat pewarna yang lazim digunakan dalam industri tekstil, kertas, dan cat, serta dilarang digunakan pada makanan karena berbahaya bagi kesehatan.

Charles berharap kegiatan pengambilan sampel dan pengawasan keamanan pangan dapat terus dilakukan secara berkala oleh pemerintah daerah dan instansi terkait.

“Kami berharap ke depan kegiatan sampling dan pengecekan tetap dilakukan secara rutin sehingga masyarakat Tangerang Selatan dapat mengonsumsi bahan pangan secara aman,” tutupnya.(Red)

Bupati Tangerang Moch.Maesyal Rasyid Buka Pembinaan Tahap II Kafilah Kabupaten Tangerang

PelitaTangerang.com, Tangerang – Bupati Tangerang membuka pembinaan tahap II Kafilah Kabupaten Tangerang yang digelar di Hotel Yasmin, Jum’at (14/03/26)

Pada kesempatan tersebut,bupati Tangerang,mengatakan
“Kita hadir dalam rangka melaksanakan pembinaan tahap kedua bagi duta-duta terbaik Kabupaten Tangerang dalam rangka persiapan MTQ ke-23 tingkat Provinsi Banten tahun 2026,” ujar Moch.Maesyal Rasyid

la menandaskan bahwa raihan 4 kali juara umum MTQ tingkat Propinsi Banten merupakan buah dari pembinaan berkelanjutan, kerja keras, tekad dan pengorbanan dari duta-duta terbaik, para kyai, pembina, dewan hakim dan doa seluruh masyarakat Kab.Tangerang. prestasi yang telah diraih, harus bisa dipertahankan, tapi juga harus ditingkatkan.

“Kita boleh mempunyai mindset tujuan kita juara lagi 5 kali.

Persiapannya sudah di jalankan secara matang dan berkelanjutan. Proses tidak akan menghianati hasil, apa yang kita lakukan hari ini, insyaAllah tidak akan mengecewakan hasilnya” ujarnya.(Budi)

Moch.Maesyal Rasyid Bupati Tangerang menghadiri HUT ke-19 Kecamatan Kelapa Dua

PelitaTangerang.com, Tangerang – Dalam sambutannya,moch.Maesyal Rasyid bupati Tangerang mengajak seluruh elemen Kecamatan Kelapa Dua untuk menjadikan HUT ke-19 sebagai momentum bersama untuk menguatkan sinergi dan kolaborasi dalam pembangunan,pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.

“Mari jadikan Milad ke-19 ini sebagai momentum untuk saling menguatkan sinergi dan kolaborasi seluruh elemen untuk terus meningkatkan percepatan pelayanan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan perkembangan zaman agar semakin maju,” ujar Moch.Maesyal Rasyid

la mengapresiasi Kecamatan Kelapa Dua dan seluruh elemen masyarakat yang terus berbenah, saling bersinergi dan berkolaborasi meningkatkan pelayanan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

“Sembilan belas tahun Kecamatan Kelapa Dua sudah didirikan dan beroperasional.

Setiap tahunnya terus berusaha untuk meningkatkan kebaikan-kebaikan terutama adalah meningkatkan percepatan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan kualitas pembangunan,” ungkapnya
Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas sinergi dan kolaborasi seluruh komponen Kecamatan Kelapa Dua untuk kemajuan bersama

“Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat Kecamatan Kelapa Dua kabupaten Tangerang yang sudah bahu membahu bergandeng tangan membantu pemerintah Kecamatan Kelapa Dua kab.tangerang, baik itu dalam pembangunan fisik maupun non fisik, pelayanan dan kemajuan bersama,” pungkasnya

HUT ke-19 Kecamatan Kelapa Dua kab.tangerang dirayakan dengan sederhana dan penuh kebersamaan. Perayaan HUT juga dirangkaikan kegiatan sosial pemberian santunan kepada 120 anak yatim dan penandatanganan.(Red)

Polairud Polresta Tangerang Patroli di Perairan PLTU III Banten, Periksa Kapal Angkut Barang

PelitaTangerang.com, Tangerang – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Tangerang melaksanakan kegiatan patroli rutin di wilayah perairan sekitar PLTU III Banten pada Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah perairan.

Kasatpolairud Polresta Tangerang melaporkan bahwa patroli dilakukan menggunakan kapal patroli dengan kekuatan tiga personel, yaitu Aipda Ruslin, SH, Bripka Sayoko, dan Abripda Khairul A.

Pada pukul 09.10 WIB, personel melaksanakan kegiatan deteksi dini di perairan Ketapang. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya tindak pidana di wilayah perairan serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Selanjutnya pada pukul 14.56 WIB, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kapal angkut barang dan penumpang KM Sinar Kencana GT 29 di perairan Karang sekitar PLTU III Banten. Kapal tersebut dinakhodai oleh Nasrullah dengan jumlah anak buah kapal (ABK) sebanyak empat orang.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan di koordinat 6°01’17″S 106°28’22″E tersebut, petugas memeriksa kelengkapan dokumen kapal serta memberikan imbauan kamtibmas kepada nahkoda dan ABK agar selalu membawa serta menggunakan alat keselamatan seperti life jacket saat berlayar.

Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan adanya pelanggaran maupun tindak pidana.

Patroli ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan kapal yang beroperasi di sekitar perairan PLTU III Banten terhadap kelengkapan dokumen sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, sekaligus menjaga keamanan wilayah perairan.(Red)

Jalin Kedekatan, Polresta Tangerang Bagikan Sembako untuk Ojol dan Opang

PelitaTangerang.com, Tangerang – Polresta Tangerang membagikan bantuan paket sembako kepada para pengemudi ojek online (ojol) dan ojek pangkalan (opang) di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang (Puspemkab), Kamis (12/3/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polresta Tangerang kepada para pengemudi ojek yang selama ini turut berperan dalam mendukung mobilitas masyarakat sehari-hari.

“Pembagian sembako juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial yang dilaksanakan menjelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah.

Dia menambahkan, bantuan sembako tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan para pengemudi ojek, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada saudara-saudara kita para pengemudi ojol dan opang yang setiap hari bekerja melayani masyarakat,” ujarnya.

Indra Waspada melanjutkan, kegiatan sosial tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat. Termasuk para pengemudi ojek yang merupakan bagian dari elemen penting di tengah kehidupan sosial.

Menurutnya, sinergi dan kebersamaan antara aparat keamanan dengan masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan kemanusiaan dan kepedulian sosial kepada masyarakat,” ujarnya.

Indra Waspada berharap kebersamaan dan solidaritas antara Polri dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik. Sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis di wilayah Kabupaten Tangerang.(Budi)

Polresta Tangerang Gelar Apel Siaga Operasi Ketupat Maung 2026, 1.123 Personel Gabungan Diterjunkan

PelitaTangerang.com, Tangerang – Sebanyak 1.123 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah melalui Operasi Ketupat Maung 2026 di wilayah hukum Polresta Tangerang.

Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Siaga Kamtibmas yang digelar di Lapangan Apel di Lapangan Maulana Yudhanegara, Puspemkab Tangerang, Kamis (12/3/2026).

Apel siaga tersebut melibatkan unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat. Total 1.123 personel gabungan yang disiagakan terdiri dari 232 personel Polresta Tangerang, 173 personel TNI, dan 223 personel dari unsur pemerintah daerah, serta didukung unsur lainnya.

Kegiatan apel turut dihadiri berbagai elemen masyarakat, di antaranya komunitas ojek online (ojol), perwakilan buruh, serta organisasi kemasyarakatan.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, apel siaga merupakan bentuk kesiapan seluruh unsur dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Serta kelancaran aktivitas masyarakat menjelang dan selama Hari Raya Idulfitri.

“Operasi Ketupat Maung 2026 ini merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya saat arus mudik, arus balik, hingga perayaan Idulfitri,” kata Indra Waspada.

Dia menjelaskan, pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur mudik dan pusat keramaian. Tetapi juga tempat ibadah, pusat perbelanjaan, serta objek vital lainnya yang berpotensi menjadi titik keramaian masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pengamanan Idulfitri tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan. Tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Kolaborasi ini penting agar tercipta situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif selama momentum Idulfitri,” ujarnya.

Indra Waspada menambahkan, pihaknya berharap seluruh personel yang terlibat dalam operasi tersebut dapat menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab dalam melayani masyarakat.

“Harapannya masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan,” pungkasnya.(Budi)

Polda Banten Siapkan 3.972 Personel,Besinergi dengan Pemerintahan Propinsi Banten untuk Amankan Operasi Ketupat Maung 2026.

PelitaTangerang.com, Banten – Kapolda Banten menjelaskan bahwa Operasi Ketupat Maung 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan sebanyak 3.972 personel gabungan yang terdiri dari personel Polda Banten, BKO Mabes Polri serta instansi terkait.

“Operasi Ketupat Maung 2026 dilaksanakan selama 13 hari mulai tanggal 13 sampai dengan 25 Maret 2026 dengan melibatkan sebanyak 3.972 personel gabungan yang terdiri dari personel Polda Banten sebanyak 2.178 personel, BKO Mabes Polri sebanyak 73 personel serta instansi terkait sebanyak 1.721 personel,” ujar Kapolda Banten.

Kapolda Banten juga menyampaikan bahwa berbagai sarana pendukung telah disiapkan guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran.

“Kami juga telah menyiapkan 6 Pos Terpadu, 39 Pos Pengamanan, 10 Pos Pelayanan serta 2 Pos SAR yang didukung oleh pos kesehatan dan fasilitas ibadah guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik maupun aktivitas selama libur Idul Fitri,” lanjutnya.

Gubernur Banten menyampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Maung 2026 merupakan bentuk kesiapsiagaan dan komitmen seluruh unsur pengamanan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama momentum mudik Lebaran.

“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan, komitmen dan sinergi seluruh unsur pengamanan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk menjaga
Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan, komitmen dan sinergi seluruh unsur pengamanan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban serta kelancaran arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah,” ujar Gubernur Banten.

Gubernur Banten juga menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Banten turut mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026 dengan menyiapkan personel dari berbagai instansi. “Pemerintah Provinsi Banten siap bersinergi dalam Operasi Ketupat Maung 2026 dengan menyiapkan sebanyak 221 petugas kesehatan, 186 petugas Dinas Perhubungan serta 180 petugas Satpol PP yang didukung sarana dan prasarana, termasuk posko pemantauan serta 13 posko pengatur lalu lintas,” jelasnya.

la berharap melalui sinergitas seluruh pihak, pelaksanaan pengamanan arus mudik dan arus balik Idul Fitri dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas yang terlibat dalam Operasi Ketupat Maung 2026. Semoga dengan dedikasi dan pengabdian seluruh petugas, masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dan arus balik dengan aman, tertib dan nyaman,” tutup Gubernur Banten.

Melalui pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Maung 2026 ini diharapkan seluruh rangkaian pengamanan Idul Fitri di wilayah hukum Polda Banten dapat berjalan dengan aman, tertib dan kondusif.(Bidhumas)

Kapolresta Tangerang Buka Puasa Bersama Tahanan, Momentum Introspeksi di Bulan Ramadan

PelitaTangerang.com, Kota Tangerang — Suasana berbeda terlihat di ruang tahanan Polresta Tangerang, Rabu (11/3/2026). Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menggelar buka puasa bersama para tahanan sebagai bentuk pembinaan dan kepedulian kemanusiaan.

Kegiatan tersebut diikuti oleh para pejabat utama Polresta Tangerang serta para tahanan yang tengah menjalani proses hukum.

Dalam kegiatan tersebut, Indra Waspada berinteraksi dengan para tahanan sebelum pelaksanaan buka puasa bersama. Dia juga mengingatkan agar momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai waktu untuk memperbaiki diri.

“Kegiatan buka puasa bersama ini merupakan bagian dari pembinaan moral dan spiritual bagi para tahanan,” kata Indra Waspada.

Dia menyampaikan, bulan Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi diri. Indra Waspada berharap,npara tahanan dapat memanfaatkan momentum Ramadan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan.

“Serta berkomitmen menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya,” ujarnya.

Menurutnya, setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri. Karena itu, selama menjalani proses hukum, para tahanan diharapkan tetap menjaga sikap, mengikuti pembinaan dengan baik, serta memanfaatkan waktu dengan kegiatan positif.

Dia menegaskan, kepolisian tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga memiliki peran dalam pembinaan kemanusiaan.

“Walaupun sedang menjalani proses hukum, mereka tetap manusia yang harus kita perlakukan dengan baik,” kata Indra Waspada.

Indra Waspada menekankan, setelah menjalani proses hukum, para tahanan dapat kembali ke masyarakat dengan semangat baru. Serta dengan tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana sederhana namun penuh kebersamaan. Setelah berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama agar seluruh pihak diberikan kekuatan dan kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Kemudian dilanjutkan salat Magrib berjamaah.

Melalui kegiatan tersebut, Polresta Tangerang berharap pembinaan spiritual selama bulan Ramadan dapat memberikan dampak positif bagi para tahanan dalam menjalani kehidupan ke depan.

Disnaker Tangsel Buka Posko THR 2026, Siap Tindak Perusahaan yang Tak Patuh

PelitaTangerang.com, Tangsel — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Tenaga Kerja membuka Posko Konsultasi dan Pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan mulai 9 hingga 31 Maret 2026. Posko ini dibuka untuk memastikan hak pekerja/buruh terpenuhi menjelang Hari Raya serta memberikan ruang konsultasi apabila terjadi kendala dalam pembayaran THR oleh perusahaan.

Posko layanan tersebut berlokasi di Kantor Disnaker Tangsel, Gedung Arsip Lantai 5. Selain datang langsung, pekerja juga dapat menyampaikan pengaduan melalui email resmi disnaker.tangsel@gmail.com
atau melalui laman Kementerian Ketenagakerjaan di https://poskothr.kemnaker.go.id

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tangsel Sabam Maringan menegaskan, pihaknya berkomitmen mengawal pembayaran THR sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami membuka posko ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi hak pekerja. Apabila sampai tujuh hari sebelum Hari Raya THR belum dibayarkan, pekerja dapat segera melapor. Setiap laporan akan kami tindak lanjuti sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya pada Selasa (10/03/2026).

Ia menjelaskan, apabila terdapat laporan bahwa perusahaan tidak membayarkan THR sesuai ketentuan, Disnaker Tangsel akan meneruskan laporan tersebut kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten selaku Pengawas Ketenagakerjaan untuk diproses lebih lanjut.

Selain itu, jika laporan disampaikan sebagai perselisihan hak, Disnaker Tangsel juga dapat melakukan pencatatan dan memfasilitasi proses mediasi antara pekerja dan perusahaan guna mencari penyelesaian.

Mengacu pada Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016, perusahaan yang tidak membayarkan THR sesuai ketentuan dapat dikenakan sanksi administratif.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga telah menyampaikan Surat Edaran Wali Kota tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan sebagai pengingat dan penegasan kewajiban perusahaan dalam memenuhi hak pekerja.

Sabam menambahkan, pihaknya mengimbau seluruh perusahaan di Tangerang Selatan untuk membayarkan THR tepat waktu dan sesuai aturan.

“Kami berharap perusahaan dapat mematuhi regulasi dan membayarkan THR paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya. Ini bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral kepada para pekerja yang telah berkontribusi bagi perusahaan,” tutupnya.(Red)

Bantu Warga Terdampak Banjir, Pemkot Tangsel Salurkan Ratusan Paket Logistik

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bergerak cepat merespons banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Pondok Aren dengan menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak, pada Minggu (8/3/2026).

Distribusi bantuan dilakukan sebagai upaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak banjir tetap terpenuhi, sekaligus membantu meringankan beban warga selama masa tanggap darurat.
Penyaluran logistik dilakukan di beberapa titik lokasi terdampak banjir.

Salah satunya di Kampung Bulak, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren. Di lokasi ini, Pemkot Tangsel menyalurkan 26 paket makanan tambahan gizi, 25 paket sandang, 25 paket kebersihan, serta 15 paket perlengkapan bayi.

Bantuan juga disalurkan kepada warga terdampak di Perumahan Pondok Safari, Kelurahan Jurangmangu Barat, Kecamatan Pondok Aren. Di wilayah ini, warga menerima 30 paket kebersihan, 30 paket makanan tambahan gizi, 30 paket sandang, serta 15 paket perlengkapan bayi.

Sementara itu, distribusi logistik juga dilakukan di kawasan Pondok Maharta, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren. Di lokasi tersebut, Pemkot Tangsel mendistribusikan 50 paket kebersihan, 50 paket sandang, serta paket perlengkapan bayi yang diperuntukkan bagi keluarga yang memiliki balita.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel, Sutang Suprianto, menyampaikan bahwa distribusi bantuan ini merupakan bagian dari langkah cepat pemerintah dalam memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi.

Ia menegaskan bahwa tim di lapangan terus melakukan pemantauan sekaligus memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran.

“Pemkot Tangsel melalui BPBD bersama tim terkait terus melakukan pemantauan di lokasi terdampak banjir sekaligus menyalurkan bantuan logistik kepada warga. Kami memastikan kebutuhan dasar masyarakat, terutama makanan, pakaian, dan perlengkapan bayi dapat terpenuhi selama masa penanganan bencana,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa koordinasi lintas perangkat daerah terus dilakukan untuk memastikan penanganan banjir berjalan optimal, termasuk kesiapsiagaan jika terjadi peningkatan debit air.

“Tim di lapangan juga terus siaga untuk melakukan langkah-langkah penanganan apabila terjadi perkembangan situasi. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera berkoordinasi dengan aparat setempat apabila membutuhkan bantuan,” tambahnya.

Melalui penyaluran bantuan ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak banjir sekaligus mempercepat proses pemulihan kondisi masyarakat di wilayah tersebut.(Red)

Berita Terbaru