Kecamatan Panongan Gelar Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim berikut hari jadi yang ke-26

12

PelitaTangerang.com, Tangerang –  Memperingati Hari Jadi ke-26, Pemerintah Kecamatan Panongan menggelar acara tasyakuran yang dirangkaikan dengan santunan kepada puluhan anak yatim, Senin (26/05/2025). Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan ini dihadiri oleh unsur Muspika, para kepala desa, tokoh masyarakat, dan warga sekitar.

Tasyakuran diawali dengan pembacaan doa bersama sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan panjang Kecamatan Panongan sejak dimekarkan dari Kecamatan Cikupa pada tahun 1999. Suasana khidmat dan kekeluargaan menyelimuti kegiatan yang sarat makna tersebut.

Usai doa bersama, acara dilanjutkan dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada anak-anak yatim dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Panongan.

Camat Panongan, Heru Subroto, dalam sambutannya menegaskan bahwa momentum hari jadi ini bukan sekadar selebrasi, melainkan ajakan untuk memperkuat semangat pelayanan dan kepedulian sosial.

“Hari jadi ke-26 ini bukan hanya peringatan, tetapi titik tolak bagi kita semua untuk terus menghadirkan pemerintahan yang peduli, melayani, dan membangun kebersamaan,” ujar Heru.

Ia juga menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dalam proses pembangunan.

“Santunan anak yatim ini adalah bentuk syukur sekaligus komitmen kami untuk menebarkan nilai empati di tengah masyarakat. Karena membangun wilayah tidak cukup dengan infrastruktur, tetapi juga dengan membangun jiwa dan kepedulian,” tambahnya.

Salah satu anak yatim yang hadir dalam acara itu mengungkapkan rasa bahagianya menerima santunan, meskipun ia enggan menyebutkan namanya.

“Saya senang sekali bisa ikut acara ini. Rasanya seperti dihargai dan diperhatikan. Terima kasih buat semua yang sudah peduli,” ucapnya singkat dengan mata berbinar.

Acara ditutup dengan makan bersama seluruh undangan secara sederhana namun penuh kehangatan. Dalam usia ke-26 ini, Kecamatan Panongan terus diharapkan tumbuh sebagai wilayah yang maju, harmonis, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat (D.s)