Idul Adha di Mako DPP PJBN: Dua Sapi Limousin 1,2 Ton Dibagikan untuk Seribu Warga, Perkuat Semangat Berbagi dan Kepedulian Sosial

7

PelitaTangerang.com, Banten – Hari Raya Idul Adha tidak hanya menjadi momentum pelaksanaan ibadah qurban, tetapi juga pengingat pentingnya nilai keikhlasan, kepedulian,dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Semangat itulah yang terlihat dalam kegiatan penyembelihan dan pembagian hewan qurban yang digelar Dewan Pimpinan Pusat Paguron Jalak Banten Nusantara (DPP PJBN) di Markas Komando (Mako) DPP PJBN, Jumat (29/5/2026).

Sejak pagi hari, suasana Mako DPP PJBN tampak lebih ramai dari biasanya. Pengurus,anggota organisasi,panitia, hingga warga sekitar bergotong royong mengikuti rangkaian kegiatan qurban yang berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan. Mulai dari persiapan lokasi, proses penyembelihan, hingga pengemasan daging qurban dilakukan bersama-sama dengan mengedepankan nilai kebersamaan yang menjadi salah satu esensi Idul Adha.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pelaksana Harian DPP PJBN, Hj.Ratu Ageng Rekawati KD, SE., ME., yang akrab disapa Umi Ratu.Ia memastikan seluruh tahapan pelaksanaan berjalan sesuai syariat Islam, sekaligus mengedepankan prinsip pemerataan manfaat bagi masyarakat.

Pada pelaksanaan qurban tahun ini, DPP PJBN menyembelih dua ekor sapi jenis Limousin dengan kualitas unggul. Masing-masing sapi memiliki bobot mencapai sekitar 1,2 ton. Hewan kurban tersebut telah dipersiapkan secara matang dan memenuhi syarat sebagai hewan qurban yang layak sesuai ketentuan agama.

Dalam ajaran Islam, ibadah qurban memiliki makna yang jauh lebih dalam dibanding sekadar penyembelihan hewan qurban merupakan simbol ketaqwaan dan ketaatan kepada Allah SWT, sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS yang rela mengorbankan sesuatu yang paling dicintainya demi menjalankan perintah Tuhan. Nilai pengorbanan tersebut kemudian menjadi pelajaran penting bagi umat Islam untuk menumbuhkan keikhlasan, empati, dan kepedulian terhadap sesama.

Semangat itulah yang menjadi landasan DPP PJBN dalam melaksanakan kegiatan qurban setiap tahunnya. Setelah proses penyembelihan selesai, daging qurban langsung diproses dan dikemas oleh panitia untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang telah terdata sebagai penerima manfaat.

Tahun ini, sekitar 1.000 warga dari tujuh desa dan kampung di sekitar lingkungan Mako DPP PJBN menerima pembagian daging qurban. sebagian masyarakat, bantuan tersebut tidak hanya menjadi tambahan kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga menjadi simbol hadirnya kepedulian sosial yang nyata di tengah kehidupan bermasyarakat.

Distribusi yang menjangkau ribuan warga tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pelaksanaan kurban dapat menjadi sarana memperkuat hubungan antara organisasi kemasyarakatan dengan lingkungan sekitarnya. Ketika manfaat qurban dirasakan secara luas, maka nilai persaudaraan dan solidaritas sosial pun akan semakin tumbuh.

Dalam sambutannya,Umi Ratu mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Idul Adha sebagai momentum introspeksi diri sekaligus memperkuat semangat berbagi.

“Semoga di hari Idul Adha ini kita bisa mengambil hikmahnya, dan dengan semangat pengorbanan menjadi jalan menuju ridha Allah serta membawa keberkahan di setiap langkah kita,” ujar Umi Ratu.

Menurutnya, makna qurban tidak berhenti pada pembagian daging semata. Lebih dari itu, Idul Adha mengajarkan pentingnya mengorbankan ego, kepentingan pribadi, dan sifat individualisme demi kepentingan yang lebih besar, yaitu kemaslahatan bersama.

Pesan tersebut dinilai relevan dengan kondisi masyarakat saat ini yang membutuhkan semakin banyak ruang untuk memperkuat rasa persatuan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong. Nilai-nilai yang terkandung dalam Idul Adha dapat menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan saling mendukung.

Kegiatan qurban di Mako DPP PJBN berlangsung lancar hingga selesai. Keberhasilan pelaksanaan acara tidak lepas dari kerja keras panitia, dukungan para pengurus dan anggota organisasi, serta partisipasi masyarakat yang turut menjaga suasana tetap aman dan kondusif.

Melalui momentum Idul Adha 1447 Hijriah ini, DPP PJBN kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan kemanusiaan. Tidak hanya menjaga tradisi berbagi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebersamaan yang menjadi modal penting dalam membangun masyarakat yang lebih peduli, kuat, dan sejahtera.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama. Harapannya, seluruh amal ibadah qurban yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT serta membawa keberkahan bagi para berkurban, panitia,dan masyarakat yang menerima manfaatnya.(Bud)