PelitaTangerang.com, Tangsel – Setelah sempat mengalami masa vakum dan kepengurusan sudah demisioner cukup lama, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Nasional Antarkotika (GRANAT) Kota Tangerang Selatan siap kembali bangkit dalam gerakan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Sebagai langkah awal kebangkitan tersebut, DPC GRANAT Tangsel menggelar acara *Ramah Tamah Pengurus Baru* di Aula Pemerintahan Kota (Pemkot) Tangerang Selatan pada Kamis, 30 Juli 2026.
Acara strategis ini digelar sembari menunggu turunnya Surat Keputusan (SK) pengesahan resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk kepengurusan periode 2025–2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkenalkan jajaran kepengurusan baru kepada para pemangku kepentingan, pimpinan instansi, serta mitra strategis di Kota Tangerang Selatan.
*Sinergi Kuat Lawan Narkoba Bersama BNN**
Ketua DPC GRANAT Tangerang Selatan, *Eko Pranoto P*, dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ramah tamah ini merupakan langkah krusial sebagai bentuk perkenalan awal dan konsolidasi bersama para pemangku kepentingan di wilayah Tangerang Selatan.
> *”Kegiatan ini adalah wujud komitmen kami untuk langsung turun tangan membangun jejaring kerja sama yang kuat dengan berbagai pihak, demi menyelamatkan generasi muda Tangerang Selatan dari bahaya penyalahgunaan narkoba,”* ujar Eko.
>
Acara ramah tamah ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Kepala BNN Kota Tangerang Selatan, *Satrya Ika Putra*, serta Ketua DPD GRANAT Provinsi Banten, *Budy Tjoanda*
Dalam sambutannya, Kepala BNN Tangsel *Satrya Ika Putra* memberikan apresiasi tinggi dan menyambut baik kebangkitan kembali GRANAT. Ia menegaskan bahwa BNN siap berkolaborasi penuh dalam memerangi peredaran gelap obat terlarang dan narkotika di Tangerang Selatan.
BNN berharap bahwa GRANAT bisa menjadi mitra strategis dalam mewujudkan Tangerang Selatan bersih dari Narkoba.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPD GRANAT Provinsi Banten, *Budy Tjoanda*, memaparkan latar belakang pembentukan kepengurusan baru ini.
> *”Kepengurusan GRANAT di Tangerang Selatan sudah cukup lama vakum dan serta telah demisioner. Untuk itu, DPD Banten mengambil langkah taktis dengan membentuk kepengurusan baru. SK telah kami terbitkan dan segera kami laporkan ke DPP untuk mendapatkan pengesahan,”* jelas Budy.
>
Ia juga mendorong agar DPC GRANAT Tangsel yang baru dapat langsung bergerak cepat, aktif bersinergi dengan dunia pendidikan, para tokoh masyarakat, serta pimpinan daerah untuk bersama-sama melawan ancaman narkoba.
*Dukungan Luas dari Tokoh, Organisasi Profesi, dan Dunia Pendidikan*
Selain jajaran BNN dan pengurus GRANAT, acara silaturahmi ini juga dihadiri oleh cukup banyak tamu undangan dari berbagai kalangan, terutama pimpinan organisasi profesi, lembaga pendidikan tinggi, forum sekolah, hingga asosiasi guru di Kota Tangerang Selatan.
Kehadiran para pimpinan lembaga pendidikan ini memperkuat komitmen bersama dalam membentengi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat dari ancaman narkotika.
Adapun berbagai elemen dan organisasi yang turut hadir dalam kegiatan ramah tamah ini meliputi:
* Perwakilan Rektor Universitas Pamulang (UNPAM)
* Dewan Pendidikan Kota Tangerang Selatan
* Persatuan Guru Madrasah (PGMI) Kota Tangerang Selatan
* Ketua Kelompok Kerja Madrasah (KKM)
* Forum Kepala Sekolah SMA/SMK Negeri dan Swasta
* Forum Kepala Sekolah Swasta SMP
* PGRI Kota Tangerang Selatan
Dengan terselenggaranya acara ramah tamah yang dihadiri oleh lintas sektor ini, GRANAT Tangerang Selatan optimistis dapat kembali menjadi organisasi anti narkotika terdepan dalam mengedukasi masyarakat serta bersinergi secara masif untuk kegiatan P4GN wilayah Tangsel dari penyalahgunaan narkotika.(Red)










