FJTS Soroti Sikap Oknum Pejabat Pemkot Tangsel yang Acuh Terhadap Wartawan

34

PelitaTangerang.com, Tangsel – Forum Jurnalis Tangsel (FJTS) menyoroti adanya pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan yang masih acuh tak acuh terhadap wartawan yang hendak melakukan konfirmasi. Kondisi ini dinilai menghambat kinerja wartawan dalam menyajikan informasi kepada publik.

Ketua FJTS Tangsel, Adi Wijaya mengatakan, komunikasi antara pejabat pemerintahan dan wartawan seharusnya dibangun secara terbuka dan humanis. Terlebih, pejabat publik memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

“Selama ini komunikasi antara wartawan dengan pejabat pemerintahan Tangsel tidaklah wajar dan terkesan menutup diri. Pejabat pemerintahan saat ini tidak mau berkolaborasi dengan wartawan,” ujar Adi, Kamis (14/8/2026).

Pernyataan itu disampaikan Adi Wijaya setelah menerima keluhan sejumlah awak media yang mengaku kesulitan saat konfirmasi kepada oknum pejabat di lingkungan Pemkot Tangsel,

Keluhan tersebut mencakup sulitnya menemui pejabat secara langsung hingga tidak responsif ketika dihubungi melalui telepon maupun WhatsApp.

Adi menilai kondisi tersebut patut menjadi perhatian pimpinan daerah. Ia bahkan meminta Wali Kota dan Wakil Wali Kota mengevaluasi pejabat yang menutup akses komunikasi dengan wartawan.

“Saya menyayangkan kalau ada pejabat seperti itu. Setahu saya Wali Kota dan Wakil Wali Kota sangat komunikatif ketika dikonfirmasi. Kalau pejabatnya justru menutup diri, mungkin ada yang takut dikulik wartawan terkait kinerja dan anggarannya. Wali Kota atau wakilnya harus menegur pejabat seperti itu,” tegasnya.

Menurut Adi, keterbukaan informasi adalah bagian dari pelayanan publik. Jika akses wartawan ditutup, maka masyarakat juga akan kesulitan memperoleh informasi yang jelas dan berimbang mengenai kebijakan pemerintah.(Red)