PelitaTangerang.com, Tangsel – Proyek pembangunan jalan lingkungan permukiman di wilayah TPU Kp. Manungtung, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, kembali menuai sorotan. Pekerjaan paving block yang dilaksanakan CV Graha Sakti Utama dengan nilai anggaran Rp139.440.000 diduga tidak dikerjakan secara optimal dan menimbulkan tanda tanya terhadap kualitas pelaksanaannya. Senin 17/08/2026
Pantauan di lapangan memunculkan dugaan bahwa proses pemadatan dan penggunaan agregat tidak dilakukan sebagaimana mestinya. Jika benar, kondisi tersebut sangat mengkhawatirkan karena lapisan dasar merupakan salah satu faktor utama yang menentukan kekuatan dan umur jalan paving block.
Dengan anggaran mencapai Rp139,44 juta, pekerjaan semestinya tidak sekadar mengejar tampilan selesai. Setiap tahapan harus mengacu pada RAB, spesifikasi teknis, volume, dan mutu material yang telah ditetapkan.
Pertanyaan besarnya: ke mana anggaran sebesar Rp139 juta lebih tersebut bermuara jika kualitas pekerjaan justru diduga jauh dari standar?
Pemerintah Kecamatan Legok dan instansi teknis terkait jangan hanya menjadi penonton. Inspektorat patut turun melakukan pemeriksaan fisik, termasuk mengukur volume pekerjaan, memeriksa lapisan agregat, proses pemadatan, ketebalan serta mutu paving block.
Sebab, proyek yang bersumber dari anggaran publik bukan tempat untuk bermain-main dengan kualitas. Kalau benar spesifikasi dikurangi demi mengejar keuntungan, maka yang dikorbankan bukan hanya mutu jalan, tetapi juga uang rakyat.
CV Graha Sakti Utama selaku pelaksana tentu perlu memberikan klarifikasi secara terbuka agar dugaan tersebut tidak menjadi bola liar. Publik berhak mengetahui apakah pekerjaan senilai Rp139.440.000 benar-benar sesuai kontrak atau hanya sekadar “asal terpasang, asal terlihat selesai.(D.s)










