Kamis, 25 Juni 2026
Beranda blog Halaman 20

Bupati Tangerang Tinjau Pembangunan Pompa Air di Bencongan Kelapa Dua

PelitaTangerang.com, Tangerang – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung pembangunan pompa air pengendali banjir di kawasan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kamis (13/11/25).

Dalam tinjauannya, Bupati Maesyal Rasyid yang didampingi anggota DPRD Provinsi Banten serta jajaran Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Lurah mengatakan bahwa pembangunan pompa air di Bencongan tersebut merupakan salah satu langkah antisipatif menghadapi musim penghujan dan mengurangi risiko banjir di wilayah perbatasan Kabupaten dan Kota Tangerang.

“Di Bencongan ini, saya bersama dengan dewan Provinsi Banten meninjau langsung pemasangan pompa air sebagai antisipasi di musim penghujan. Mudah-mudahan dengan pompa ini bisa mengurangi tingkat genangan atau volume air saat banjir,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia juga menambahkan bahwa selain pembangunan pompa. Pihaknya juga akan melakukan koordinasi dan berkolaborasi lintas wilayah antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Pemerintah Kota Tangerang yang tujuan utamanya agar masyarakat di kedua wilayah ini sama-sama terhindar dari banjir.

“Di wilayah ini memang berbatasan langsung dengan Kota Tangerang. Nanti kami akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Wali Kota Tangerang agar upaya pengendalian banjir bisa dilakukan bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menjelaskan bahwa pihaknya tengah membangun pompa pengendali banjir berkapasitas 180m³ perjam di RW 25, Jalan Mataram, Kelurahan Bencongan Indah. Pompa ini dibangun untuk mengatasi genangan yang kerap terjadi akibat meluapnya Kali Sabi saat curah hujan tinggi.

“Kehadiran pompa ini diharapkan mampu mempercepat aliran air dan mengurangi risiko banjir di kawasan permukiman sekitar. Sebagai tindak lanjut, kami juga telah merencanakan pembangunan tiga unit pompa tambahan di RW 18, RW 20, dan RW 31 Bencongan pada tahun 2026,” jelas Iwan.

Selain pembangunan pompa, pihaknya juga akan melakukan peninggian tanggul di Kali Sabi untuk memperkuat perlindungan terhadap luapan air.

“Upaya terpadu ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan infrastruktur pengendali banjir dan mewujudkan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat,” tandasnya

Sebelum melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan pompa air, Bupati Tangerang bersama rombongan juga menyempatkan diri mengunjungi Puskesmas Jalan Kutai dan Puskesmas Jalan emas Kecamatan Kelapa Dua untuk melihat secara langsung pelayanan kesehatan terhadap masyarakat sekitar.(Red)

Permudah Akses Pencari Kerja, Pemkot Tangsel Mulai Sosialisasikan Portal Digital Anti Nganggur

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) menggelar kegiatan Sosialisasi Portal Job Anggur (Anti Nganggur). Langkah ini sebagai upaya memperluas akses informasi kerja bagi masyarakat, khususnya di wilayah Tangsel.

Sosialisasi ini berlangsung pada Kamis (13/11/2025) di Aula Kecamatan Serpong Utara dan diikuti oleh puluhan masyarakat.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Selatan, Sabam Maringan menjelaskan, kehadiran portal lowongan kerja ‘Anggur’ merupakan bagian dari komitmen Pemkot Tangsel dalam mempertemukan kebutuhan tenaga kerja dengan perusahaan di berbagai sektor. Termasuk upaya pemerintah mendorong transformasi digital di bidang ketenagakerjaan.

“Portal ini nantinya akan dimanfaatkan perusahaan untuk memposting lowongan kerja. Sementara pencari kerja bisa langsung mendaftar secara online,” ungkapnya.

Saat ini, portal lowongan kerja ‘Anggur’ masih dalam tahap pengembangan dan sosialisasi kepada masyarakat. Nantinya, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan inovasi portal lowongan kerja ‘Anggur’ yang dilakukan oleh Disnaker Tangsel.

Tentunya, Ia berharap, langkah ini bisa menekan angka pengangguran di Kota Tangerang Selatan. Termasuk berkolaborasi dengan dunia usaha dan masyarakat.

“Berkat kolaborasi seluruh unsur masyarakat, angka pengangguran di Kota Tangerang Selatan berhasil turun signifikan. Pada tahun 2020 sempat mendekati 9 persen, kini sudah turun menjadi sekitar 5,09 persen,” jelasnya.

Melalui peluncuran dan sosialisasi Portal Job Anggur, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengakses informasi lowongan kerja yang teruji validitasnya. Hal ini penting, sehingga dapat meningkatkan partisipasi tenaga kerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Melalui sosialisasi ini, Disnaker Tangsel menargetkan seluruh kecamatan di Tangsel dapat memahami dan memanfaatkan portal job ‘Anggur’ sebagai langkah nyata menuju sistem ketenagakerjaan yang lebih modern, transparan dan efisien.(Red)

Tangsel Raih Penghargaan Kabupaten/Kota Berkinerja Baik dalam Percepatan Penurunan Stunting

PelitaTangerang.com,Tangsel – Komitmen Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dalam memerangi masalah stunting diakui secara nasional. Pemkot Tangsel berhasil meraih penghargaan bergengsi sebagai Kabupaten/Kota Berkinerja Baik dalam Percepatan Penurunan Stunting.

​Penghargaan tersebut diserahkan dalam agenda Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Sekretariat Negara RI (Sekretariat Wakil Presiden) di Jakarta, pada Rabu (12/11).

​Acara ini dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) Gibran Rakabuming Raka dengan penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel, dr. Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, pencapaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan kolaborasi lintas sektor di Tangsel.

Keberhasilan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, kader Posyandu, perangkat daerah terkait hingga masyarakat, yang kompak melaksanakan program-program intervensi gizi spesifik maupun sensitif.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas penghargaan ini. Capaian ini merupakan hasil kerja keras bersama masyarakat dalam komitmen kita menurunkan stunting,” ungkapnya dari keterangan yang didapat pada Kamis (13/11/2025).

​Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh komponen di Kota Tangsel untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kinerja. Tujuannya agar target nasional penurunan stunting dapat tercapai, demi mewujudkan generasi Tangsel yang sehat, cerdas, dan unggul.

“Penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga motivasi untuk terus memperkuat program gizi dan kesehatan masyarakat, terutama pada kelompok ibu hamil dan balita,” terangnya.

Terdapat 35 langkah Pemkot Tangsel dalam menekan angka stunting. Beberapa di antaranya; Pelaksanaan pos gizi di seluruh kelurahan, pembentukan tim asuhan gizi di puskesmas dan rumah sakit, rujukan balita stunting, pelaksanaan skrining anemia remaja putri, pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri hingga pembangunan tangki septik untuk masyarakat Tangsel.(Red)

Kick Off Puslatcab Porprov Ke-VII Banten 2026, Sekda Harapkan Sukses Penyelenggaraan dan Tangsel Juara Umum

PelitaTangerang.com, Tangsel – Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Bambang Noertjhajo membuka Kick Off Puslatcab Pekan Olahraga Provinsi ke-VII Banten 2026.

Kick off Puslatcab digelar di Lapangan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangsel, Rabu, 12 November 2025.

Sekda Tangsel Bambang menegaskan, gelaran Kick Off Puslatcab itu sebagai salah satu kepastian penyelenggaraan Porprov Banten yang akan di selenggarakan di Kota Tangsel.

“Ini adalah satu jawaban dari banyak pertanyaan. Kita memang serius mempersiapkan kegiatan pembinaan, pelatihan dan persiapan. Intinya kita fokus di atlet,” tegas Bambang.

Bambang berharap, dengan adanya Puslatcab itu, para pelatih dan atlet bisa mempersiapkan mental dan semangat agar mampu menjadi juara umum Porprov VII Banten yang akan diselenggarakan di Kota Tangsel.

“Harapan kita ingin jadi juara dan ada dua hal yang kita jadikan acuan, yaitu sukses berjalan penyelenggaraannya dan sukses kejuaraan, artinya kita berharap kita jadi juara umum,” ungkap Bambang.

Kepada para atlet di Kota Tangsel, Bambang menitipkan tiga hal. Di antaranya yakni tumbuhkan semangat juang, menjunjung semangat sportifitas sebagai inti dari jiwa olahraga dan solidaritas kebersamaan.

“Training center ini tidak sebentar, jadi otomatis di setiap cabor diharapkan nanti akan ada bounding dengan sesama atlet cabor dan di tingkat makronya nanti juga akan terikat dalam satu kesatuan semangat olahraga di Kota Tangsel,” harap Bambang.

Ketua KONI Kota Tangsel Hamka Handaru mengatakan, Kick Off Puslatcab tersebut menjadi angin segar bagi para atlet, pelatih dan semua stakeholder soal kepastian penyelenggaraan Porprov VII Banten di Kota Tangsel.

“Kick Off jadi momentum semua pihak terkait dengan persiapan kita untuk Porprov, tidak hanya sekadar atlet tapi ada juga pelatih pengurus dan stake holder,” kata Hamka.

Hamka menyebutkan, ada sebanyak 700 atlet dan 240 pelatih yang ikuti kick off tersebut. Soal Porprov Banten itu, kata Hamka, tak sekadar sukses jadi penyelenggara tetapi jadi juara.

“Persiapan semoga bisa cukup panjang sehingga persiapannya cukup matang. Sukses kita tidak hanya di penyelenggara, tetapi juga menjadi juara,” pungkas Hamka.(Red)

Pemkot Tangsel Bangun GSG Pamulang, Hidupkan Ruang Publik dan Kebersamaan Warga

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) tak berhenti membangun fasilitas-fasilitas publik yang diperuntukkan untuk masyarakat.

Terbaru, Gedung Serba Guna (GSG) yang terletak di sebelah Kantor Kecamatan Pamulang tengah dibangun dengan berbagai fasilitas yang memadai.

Dijelaskan oleh Kepala Bidang Bangunan DCKTR Tangsel, Ihtiyan Hermansyah, pada Rabu (13/11/2025) konsep desain dan fasilitas yang tersedia di GSG Pamulang ini terdiri dari 2 lantai. Dimana, lantai dasar digunakan untuk ruang lembaga-lembaga, perpustakaan, dan aula pertemuan.

Di lantai 2, dibangun lapangan olah raga dengan ukuran 3 lapangan bulutangkis dengan tambahan tribun di kedua sisinya. Serta, dapat dimanfaatkan sebagai tempat pertemuan dengan kapasitas lebih besar dari aula yang berada di lantai dasar.

“Jadi ya ini sesuai permohonan dan kebutuhan masyarakat akan sarana olahraga, gedung pertemuan kapasitas besar ya di lingkungan Kecamatan Pamulang,” terangnya.

Untuk memastikan pekerjaan berjalan maksimal, DCKTR menggunakan jasa konsultan pengawas untuk mengawasi proses pembangunan GSG Pamulang. Tak hanya itu, DCKTR terus melakukan rapat evaluasi mingguan terhadap pelaksanaan pekerjaan.

“Kita juga melakukan pengukuran dan peninjauan lapangan secara berkala bersama tim teknis dan tim probity audit,” ucapnya.

GSG Pamulang ditargetkan dapat selesai di Desember 2025. Sedangkan, kelengkapan sarana dan prasarana kita lakukan di tahun 2026.

“Iya saat ini progres pembangunan terus dilakukan khususnya pekerjaan struktur gedung dan arsitektur dinding,” katanya.

Nantinya, dia berharap dengan hadirnya GSG Pamulang ini dapat bermanfaat untuk masyarakat Tangsel, khususnya di Pamulang.

“Tentunya dimanfaatkan secara positif untuk tempat berkumpul, bersosialisasi dan olahraga,” pungkasnya.(Red)

Dishub Tangsel Mulai Uji Coba Lampu Lalu Lintas di Simpang Duren

PelitaTangerang.com, Tangsel – Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menerapkan uji coba aktivasi lampu lalu lintas di Simpang Duren, Kelurahan Sawah, Kecamatan Ciputat, Rabu, 12 November 2025.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Tangsel Martha Lena mengatakan, dalam uji coba itu dilakuka dua skema yakni empat fase atau pengaturan periode waktu lalu lintas dan tiga fase. Martha menyebut, dari dua skema itu yang dirasa efektif mengatur lalu lintas yakni skema tiga fase.

“Dimana total waktu siklus yang ada itu adalah 155 detik. Jadi tadi kita lakukan pengaturan untuk di simpang barat timur dari arah Cendrawasi dan arah Dewantara itu kita lakukan itu berbarengan,” kata Martha di Simpang Duren, Ciputat, Rabu, 12 November 2025.

Martha mengakui, menerangkan, aktivasi traffic light ini sebagai upaya meningkatkan kelancaran arus lalu lintas pada beberapa ruas jalan di antaranya Jalan Merpati Raya, Jalan Menjangan Raya, Jalan Ki Hajar Dewantara, dan Jalan Cendrawasih Raya.

Menurutnya, pada uji coba aktivasi traffic light hari pertama itu masih terdapat kepadatan arus lalu lintas dan antrean panjang lantaran masyarakat belum terbiasa.

“Kami harapkan di uji coba ini minimal 1-2 minggu ke depan itu akan lebih efektif lagi nanti ke depannya,” ungkap Martha.

Lebih lanjut Martha menjelaskan, kepadatan arus lalu lintas di Simpang Duren itu karena kondisi geometrik yang tidak optimal dan kondisi jalan yang sempit

“Kalau untuk jangka pendek kita coba aktivasi kembali simpang Duren. Untuk jangka panjangnya nanti kita akan coba komunikasikan dengan pemilik terkait yaitu DSDABMBK untuk melakukan perbaikan geometrik simpang,” jelas Martha.

Dia berharap, masyarakat bersabar dan mulai beradaptasi untuk disiplin menaati aturan lalu lintas demi keselamatan nyawa.

“Kita harapkan masyarakat bersabar dengan mendisiplinkan dirinya untuk lebih mematuhi rambu traffic light yang ada. Peran masyarakat dan semua pihak, termasuk media, ikut bantu sosialisasi pentingnya taat berlalulintas,” ungkapnya.(Red)

SMP Falatehan Serpong Gelar Sosialisasi Anti-Bullying Bersama Polresta Tangerang Selatan

PelitaTangerang.com, Tangsel – Dalam upaya menumbuhkan kesadaran siswa terhadap bahaya perundungan (bullying), SMP Falatehan Serpong menggelar kegiatan sosialisasi anti-bullying pada hari ini.(12/11/25)

Acara tersebut dihadiri oleh Aries Munandar Kanit Pamapta dari Polresta Tangerang Selatan serta Moch. Dwi Handoyo sebagai Bhabinkamtibmas Lengkong Gudang Timur Serpong polsek Serpong.

Dalam kesempatan tersebut, narasumber dari Polresta Tangerang Selatan menyampaikan pentingnya memahami dampak negatif dari perilaku bullying. Para siswa diberikan penjelasan mengenai berbagai bentuk perundungan — mulai dari fisik, verbal, sosial, hingga perundungan di dunia maya (cyberbullying) — serta akibat psikologis yang dapat ditimbulkannya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa bullying bukanlah bentuk candaan atau kesenangan, melainkan tindakan kekerasan yang dapat merusak mental dan kepercayaan diri seseorang. Karena itu, seluruh warga sekolah diajak untuk bersama-sama menyatakan sikap “STOP Bullying!” di lingkungan manapun, terutama di sekolah.

Wakil Kepala Sekolah SMP Falatehan Serpong, Rohana, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak kepolisian atas dukungannya dalam memberikan edukasi langsung kepada para siswa.

“Kami sangat berterima kasih kepada Polresta Tangerang Selatan dan Bhabinkamtibmas Polsek Serpong yang telah memberikan pencerahan kepada anak-anak didik kami. Semoga kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin, baik di sekolah kami maupun di sekolah-sekolah lainnya. Dengan begitu, perilaku negatif seperti bullying dapat diminimalisir bahkan dicegah sepenuhnya,” ujar Rohana.

Rohana juga menambahkan bahwa SMP Falatehan memiliki program rutin setiap tahun terkait pencegahan perundungan dan penyalahgunaan narkoba, yang dilaksanakan bersama pihak-pihak berkompeten di bidangnya.

“Kami berkomitmen untuk tegas dan maksimal dalam pencegahan bullying dan narkoba di lingkungan sekolah. Semoga upaya ini selalu dimudahkan dan mendapat dukungan dari berbagai pihak,” tambahnya.

Sebagai penutup kegiatan, pihak Polresta Tangerang Selatan membagikan brosur “STOP Bullying” kepada para siswa sebagai bentuk ajakan nyata untuk bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.

Kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Para siswa terlihat aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab bersama narasumber, menunjukkan semangat tinggi untuk menjauhi perilaku bullying dalam kehidupan sehari-hari.(Red)

Benyamin di Hari Pahlawan 2025: Perjuangan Sekarang Bukan Angkat Senjata, tetapi Bangun Negeri

PelitaTangerang.com, Tangsel – Di tengah semangat peringatan Hari Pahlawan ke-80, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyerukan agar nilai-nilai perjuangan para pahlawan tidak hanya sekadar dikenang, tetapi dihidupkan kembali melalui aksi nyata di masa kini.

Hal itu disampaikan Benyamin usai menjadi inspektur Ucapara Hari Pahlawan Tingkat Kota Tangerang Selatan di Taman Makan Pahlawan (TMP) Seribu, Senin (10/11/2025).

“Ya, perjuangan itu prinsip dasarnya sama. Kalau dulu melawan penjajahan, maka sekarang itu perlawanannya dalam bentuk pembangunan terhadap kemiskinan, kebodohan, kemudian juga kejahatan-kejahatan lainnya yang mengganggu rasa nyaman dan rasa tertib di masyarakat,” ujarnya.

Dalam momen mengenang Hari Pahlawan ini, Benyamin memberikan pesan khusus kepada generasi muda agar menjauhi narkoba, tawuran, dan perilaku destruktif lainnya.

Ia menegaskan bahwa masa depan bangsa ada di tangan anak muda yang berilmu dan berakhlak.

“Karena bangsa ini menunggu mereka apapun, tapi bagaimana mau memimpin kalau ilmunya tidak dikuasai, tidak dimiliki seperti itu,” kata dia.

Di momen reflektif ini, Benyamin turut mengenang ayahnya, Kolonel Inf. (Purn) Edwin Mugni Sastradipura, seorang pejuang Pembela Tanah Air (PETA) dan anggota pasukan Siliwangi yang turut berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Ia menceritakan, ayahnya pernah mengikuti Long March dari Bandung ke Yogyakarta dan mendapatkan Bintang Gerilya. Edwin Mugni juga pernah bertugas sebagai perwira distrik militer di Pandeglang dan asisten personal di Kodam Jaya sebelum pensiun sebagai kolonel.

“Saya kehilangan jejaknya, katanya beliau asli Pandeglang, asli Banten, tapi karena gak ketemu makamnya, karena beliau waktu itu ditangkap Belanda, kemudian tidak kembali lagi dan diduga dibunuh oleh Belanda pada waktu itu. Tapi, semangat juangnya menjadi teladan bagi saya,” tutur Benyamin dengan nada haru.

Benyamin menyampaikan, untuk mengenang semua perjuangan dari pahlawan-pahlawan tanah air ini dan beradaptasi di era modern yang serba cepat dan terbuka, semangat nasionalisme mulai terkikis oleh pengaruh budaya luar yang menjauh dari nilai-nilai Pancasila.

Oleh karena itu, ia juga mengingatkan agar masyarakat, terutama aparatur pemerintah untuk tidak hanya menghafal lima sila, tetapi benar-benar menghayati dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Nilai-nilai itu yang harus menjadi sikap hidup seluruh masyarakat, terlebih lagi birokrasi, harus menerapkan, memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila. Ini yang tidak boleh diganggu, tidak boleh luntur dan tidak boleh dilupakan,” ucapnya.(Red)

Tangsel Flona Festival 2025 Tumbuhkan Cinta dan Kreativitas Lewat Anggrek

PelitaTangerang.com, Tangsel – Ketua Pecinta Anggrek Indonesia (PAI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Tini Indrayanthi Benyamin mengajak masyarakat untuk ikut serta melestarikan anggrek sebagai ikon kebanggaan Kota Tangsel.

Ajakan tersebut disampaikan Tini saat menghadiri pembukaan Tangsel Flona Festival 2025 di ITC BSD, Serpong pada Sabtu (8/11/2025).

Menurut Tini, festival ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kembali semangat komunitas pecinta anggrek di Tangsel agar semakin aktif dalam menjaga dan mengembangkan tanaman hias khas daerah.

“Tangsel Flona adalah ikonnya anggrek jadi kita melestarikannya dengan sungguh-sungguh. Alhamdulillah saya merasa mendapatkan energi positif kembali untuk lebih semangat, apalagi untuk komunitas Anggek khususnya yang ada di Tangerang Selatan,” ujar Tini.

Tini juga berharap kehadiran Tangsel Flona Festival 2025 dapat menjadi ajang edukasi bagi masyarakat tentang keanekaragaman tanaman hias, khususnya anggrek Douglas yang menjadi salah satu varietas unggulan khas Tangsel.

Selain pameran berbagai jenis anggrek, Tangsel Flona Festival 2025juga menampilkan beragam kegiatan menarik, mulai dari edukasi tanaman dan hewan, lomba hias tanaman hias, hingga bazar produk kreatif lokal.

Oleh karena itu, Tini mengajak seluruh warga untuk datang dan meramaikan acara ini.

“Halo Abang-None, semuanya warga masyarakat Tangerang Selatan datang ke Flona Festival 2025 yang ada di BSD Kota Tangerang Selatan karena bukan hanya pameran angfrem, tapi juga ada KNA, dan lainnya, serta juga ada edukasi-edukasi yang InsyaAllah akan memberikan wawasan kita lagi dan pengetahuan kita lagi tentang anggrek ini,” jelasnya.

Berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan komunitas akan berpartisipasi dalam festival ini.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) mengadakan Tangsel Flona Festival 2025 ini selama seminggu, yakni pada 8–15 November 2025.

Festival yang digelar setiap tahun ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian Pemkot Tangsel bersama komunitas pecinta tanaman terhadap pelestarian lingkungan dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis flora dan fauna.(Red)

Benyamin Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Tangsel

PelitaTangerang.com, Tangsel – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mendampingi Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Tandyo Budi Revita saat meninjau progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kecamatan Pondok Aren, Tangsel, Jumat (7/11/2025).

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah dan TNI untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis koperasi sebagai bagian dari program strategis nasional.

Benyamin mengatakan, koperasi kelurahan merah putih ini memiliki potensi besar untuk menjadi wadah penguatan ekonomi lokal yang berkelanjutan dan inklusif.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Wakil Panglima TNI Tandyo di Kota Tangsel. Ini bukan sekadar kunjungan, tetapi bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan TNI dalam menguatkan kemandirian ekonomi masyarakat,” ujar Benyamin.

Koperasi memiliki peran strategis dalam membangun ekonomi rakyat dari tingkat paling dasar. Untuk itu, Pemkot Tangsel akan terus berkolaborasi dalam memperluas peran koperasi untuk menggerakkan sektor usaha kecil.

Melalui Koperasi Merah Putih ini, diharapkan muncul semangat baru di kalangan masyarakat Tangsel untuk bergerak bersama dalam meningkatkan kesejahteraan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi lokal.

“Koperasi Merah Putih ini bukan sekadar tempat simpan pinjam, tetapi ruang gotong royong yang menumbuhkan kemandirian warga, untuk saling membantu dan tangguh bersama,” ucapnya.(Red)

Berita Terbaru