Selasa, 21 April 2026
Beranda blog Halaman 21

Dishub Tangsel Uji Coba Perdana Satu Arah di Pondok Cabe: Berjalan Lancar, Efektif Kurangi Kemacetan

Oplus_16908288

PelitaTangerang.com, Tangsel  – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menerapkan sistem satu arah (SSA) di wilayah Pondok Cabe, Pamulang, Rabu (10/09/2025).

Uji rekayasa SSA itu diberlakukan di Jalan Kemiri Raya dan Jalan Kunir Segmen Simpang Universitas Terbuka – Simpang Kunir – Simpang Gaplek mulai pukul 06.00 sampai dengan 09.00 WIB dan pukul 15.00 sampai dengan 19.00 WIB.

Dishub Tangsel juga akan terapkan SSA di Jalan Kayu Manis Raya Segmen Simpang Kayu Manis – Simpang Kayu Manis 1 yang berlaku selama 24 jam.

Uji coba SSA di Pondok Cabe itu dilakukan Dishub Kota Tangsel, bersama Kementerian Perhubungan, Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Balai Pelaksana Jalan Nasional, Satlantas Polres Tangerang Selatan, stakeholder kewilayahan kecamatan dan kelurahan, Universitas Terbuka dan pihak terkait.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Tangsel Martha Lena mengatakan, penerapan SSA itu dilakukan untuk mengurai kemacetan yang terjadi di wilayah Pondok Cabe.

“Kita ketahui Jalan Pondok Cabe Raya ini merupakan jalan provinsi yang memang dari awal Tangsel berdiri kondisinya sangat jenuh. Sekarang kita lakukan pengaturan mengingat kita tidak ada peningkatan infrastruktur makanya kita lakukan penambahan kapasitas jalan yang ada, dengan melakukan rekayasa lalu lintas yaitu sistem satu arah dan pengaturan keluar masuk arus lalu lintas yang ada,” kata Martha.

Selain sistem satu arah, Dishub Tangsel juga melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik dengan mengatur ulang waktu alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL).

“Untuk uji coba sistem satu arah ini tidak hanya sistem satu arah tapi ada rekayasa lalu lintas. Jadi ada tiga titik, pertama titik dari Simpang Gaplek, Simpang UT dan simpang Jalan Kayu Manis. Ada juga bukit golf, jadi ada 4 lokasi yang kita lakukan mitigasi,” ungkap Martha.

Sedangkan di Simpang Gaplek, Martha menyebut, pihaknya melakukan pengaturan rambu dengan resetting yang dibantu Kementerian Perhubungan lantaran Simpang Gaplek merupakan jalan nasional.

“Di simpang gaplek itu waktu siklusnya kita lakukan penambahan, jadi arah Parung kita tambah waktu siklusnya. Untuk di jalan RE Martadinata kita lakukan pengaturan, ada beberapa u-turn atau putaran kita tutup sementara,” papar Martha.

Martha menuturkan, hasil penerapan hari pertama SSA di wilayah Pondok Cabe itu dinilai berhasil mengurai kepadatan arus lalu lintas kendaraan dan memangkas waktu perjalanan jadi lebih cepat.

“Untuk sementara melihat kondisi yang ada, dari pagi tadi lancar. Pada saat jam 06.00 sampai jam 07.00 lalu lintas lancar dibandingkan sebelumnya yang sangat tersendat. Sebelumnya dari tol sampai UT bisa sampai 1 jam, roda dua bisa setengah jam. Artinya kita lihat lalu lintas terus mengalir, kondisi ini menunjukan adanya peningkatan kondisi lalu lintas secara signifikan,” tutur Martha.

Uji coba SSA di wilayah Pondok Cabe itu akan dilakukan selama satu minggu dan akan dievaluasi. Dari hasil evaluasi itu nantinya Dishub Tangsel akan menerapkan permanen SSA jika uji coba tersebut dianggap berhasil mengurai kemacetan.

Martha tak memungkiri, masih ada masyarakat yang protes terkait uji coba SSA tersebut. Dia berharap, masyarakat ikut mendukung dan menyukseskan SSA tersebut untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam berlalulintas.

“Masih ada masyarakat yang komplen, tapi itu wajar. Masyarakat perlu adaptasi dengan sistem satu arah ini. InsyaAllah dibantu kewilayahan, kepolisian dan semua stakeholder akan lakukan sosialisasi terus membangun kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas dan untuk menyadari bahwa yang kita lakukan dari masyarakat untuk masyarakat,” pungkas Martha.(Red)

Gubernur Banten Andra Soni Sambut Baik BIS Jadi Stadion Kandang Adhyaksa FC Banten

PelitaTangerang.com, Serang – Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan dirinya menyambut baik Banten International Stadium (BIS) menjadi homebase (stadion kandang;-red) Adhyaksa FC Banten. Pemerintah Provinsi Banten terus berupaya meningkatkan fasilitas penunjang BIS.

“Kami berharap tim ini bisa mendapatkan prestasi yang luar biasa tahun ini, sehingga ke depannya bisa masuk Liga 1,” ungkap Andra Soni usai menghadiri Adhyaksa FC Banten Team & Jersey Launching di Aston Serang Hotel & Convention Center, Jl Syech Nawawi Al Bantani, Boru, Kota Serang, Selasa (9/9/2025).

Andra Soni juga ucapkan terima kasih kepada Adhyaksa FC Banten yang memilih Banten International Stadium (BIS) sebagai kandang saat berlaga di Liga 2.

“Kami Pemerintah Provinsi Banten tadi telah menandatangani MoU dengan pengelola Adhyaksa FC Banten atas rencana penggunaan stadion,” katanya.

Andra Soni menuturkan, Pemprov Banten terus berupaya meningkatkan fasilitas-fasilitas penunjang BIS. Di antaranya akses jalan, parkiran, dan penunjang lainnya.

Andra Soni juga mengatakan, pihaknya telah mengusulkan kepada Pemerintah Pusat untuk dapat melakukan pelebaran jalan Serang – Pandeglang yang menjadi akses menuju BIS.

“Kami harus mengakui bahwa stadion ini belum sempurna, terutama fasilitas penunjangnya,” ucapnya.

“Karena ini jalan nasional (jalan Serang-Pandeglang;-red), kami akan menyampaikan kepada Pemerintah Pusat. Karena kami ingin jalan ini juga bisa menunjang pertumbuhan daerah hingga pertumbuhan ekonomi baru,” pungkas Andra Soni.

Sementara, Ketua Harian Adhyaksa FC Banten Siswanto menyampaikan, Adhyaksa FC pernah berlaga dan mengarungi Liga 3 Banten hingga promosi ke Liga 3 Nasional dan akhirnya dapat meraih juara, sehingga dapat berlaga di Liga 2.

“Mulai musim ini atas arahan Ketua Umum Adhyaksa FC dan izin Gubernur, kami memutuskan pulang ke kampung halaman ke Banten. Kami ingin memberikan hiburan sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Banten,” ujarnya.

Siswanto juga berharap Adhyaksa FC Banten dapat didukung oleh masyarakat, sehingga dapat memberikan semangat bagi para pemain dan yang lainnya.

“Adhyaksa FC Banten memiliki target juara musim 2025/2026. Semangat pemain dan dukungan pelatihan, official dan suporter untuk mendukung kami mencapai Liga 1,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Banten Arlan Marzan mengatakan setelah ditandatanganinya nota kesepahaman antara Pemprov Banten dan Adhyaksa FC Banten dalam penggunaan BIS dengan konsep sewa untuk satu kali pertandingan.

“Jadi konsepnya sewa untuk pertandingan, berdasarkan hasil dari penilaian DJKN untuk pertandingan malam itu sekitar Rp31 jutaan dan untuk siang sekitar Rp25 jutaan,” katanya.

Sebagai upaya mendukung fasilitas penunjang BIS, Pemprov Banten akan mengusulkan pelebaran jalan Serang – Pandeglang kepada Pemerintah Pusat.

“Kemudian, kita juga sedang rancang jalan tembus ke ruas jalan Palima-Cinangka dan terus pengembangan di dalam arena, seperti parkir dan jalan terus kita lakukan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam kesempatan itu juga dilakukan penandatangan Nota Kesepahaman atau MoU antara Pemprov Banten dan Adhyaksa FC Banten yang dilakukan Gubernur Banten Andra Soni dengan Presiden Adhyaksa FC Banten Eko Setyawan.(**)

Pemkot Tangerang Segera Hadirkan Dua Rute Baru Angkutan Si Benteng di Kecamatan Pinang dan Cipondoh

PelitaTangerang.com, Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berkomitmen meningkatkan layanan transportasi publik di Kota Tangerang. Terbaru, Pemkot Tangerang akan membuka dua rute baru layanan angkutan pengumpan Si Benteng dalam waktu dekat untuk memudahkan mobilitas masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Achmad Suhaely menuturkan, Pemkot Tangerang akan membuka dua rute baru yang menghubungkan beberapa kawasan strategis di Kecamatan Pinang dan Kecamatan Pinang. Hal ini disampaikan langsung dalam Sosialisasi Rute Pengembangan Angkutan Perkotaan (Feeder) Kota Tangerang di Kantor Kecamatan Cipondoh, siang tadi.

“Kami akan membuka dua rute baru Angkot Si Benteng dalam waktu dekat ini untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat. Bukan tanpa alasan, pembukaan dua rute baru telah melalui kajian mendalam sekaligus mempertimbangkan kebutuhan mobilitas yang mudah, cepat dan murah bagi masyarakat,” ujar Suhaely selepas sosialisasi menyambut Hari Perhubungan Nasional, Selasa (9/9/25).

Ia melanjutkan, pembukaan dua rute baru angkutan pengumpan Si Benteng dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk mengatasi tingginya mobilitas masyarakat di kawasan tersebut. Mulai dari mobilitas pekerja, pendidikan, maupun kegiatan harian.

Tidak hanya itu, pembukaan dua rute baru angkutan pengumpan Si Benteng diharapkan dapat menjadi solusi kemacetan yang masih sering terjadi di Kota Tangerang.

“Kami memproyeksikan dua rute baru ini bisa menghubungkan area pusat komersil, pemukiman, hingga fasilitas publik yang sebelumnya belum terlayani secara optimal. Oleh karenanya, kami manargetkan dua rute baru nantinya bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin,” tambahnya.

Selain itu, Pemkot Tangerang berharap dua rute baru yang akan dibuka dalam waktu dekat ini dapat meningkatkan sistem integrasi layanan transportasi publik, sekaligus dimanfaatkan oleh masyarakat umum secara maksimal.(Red)

 

PWI Kota Tangsel Pererat Silaturahmi, Jajaki Sinergi dengan Polres Tangsel Pasca Kongres

PelitaTangerang.com, Tangsel – Suasana hangat terasa di ruang kerja Kabag Humas Polres Tangsel, AKP Agil, Selasa (9/9/2025). Rombongan PWI Kota Tangsel hadir membawa semangat baru.

Kehadiran mereka menjadi langkah awal pasca Kongres Persatuan PWI di Cikarang, yang melahirkan Ahmad Munir sebagai Ketua Umum PWI Pusat periode 2025–2030.

Dengan ramah, AKP Agil menerima surat permohonan audiensi dari pengurus PWI Kota Tangerang Selatan. Ia menyambut baik niat tersebut, sembari menjanjikan pertemuan bersama Kapolres Tangsel.

“Kami siap bersinergi, bahkan kedepan kami ingin mengaktifkan kembali Pokja bersama PWI di Polres Tangsel, agar komunikasi dan koordinasi lebih intens,” ungkap Agil.

Ketua PWI Kota Tangsel Edy Riyadi, menyampaikan apresiasi. Menurutnya, kerja sama yang sudah terjalin dengan Polres selama ini membantu mengedukasi publik tentang keterbukaan informasi kepolisian.

“Kami senang kolaborasi ini terus berjalan positif. Semoga makin kuat, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang jernih dan berimbang mengenai kinerja kepolisian,” kata Edy.

Audiensi ini bukan sekadar agenda formal, tetapi wujud silaturahmi PWI Kota Tangerang Selatan meneguhkan komitmen kolaborasi demi menghadirkan peran pers yang mendidik dan mencerahkan masyarakat luas.

Selain Polres, PWI Kota Tangsel telah menjalin silaturahmi dengan sejumlah OPD di lingkungan Pemkot Tangsel. Hal itu memperkuat langkah kolaborasi pasca kongres persatuan dengan semangat kebersamaan.(Faisol)

Kunjungan PWI Tangsel Ke Dinas Pendidikan Di sambut Hangat

PelitaTangerang.com, Tangsel– Kepala Dinas Pendidikan (Kadis) Kota Tangerang Selatan, Deden Deni menerima audiensi Pengurus PWI Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa, (9/09/2025) di ruang rapat Dinas Pendidikan.

Deden Deni didampingi Dedi Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Tangsel. Audiensi ini membahas sinergi informasi pendidikan, isu PPDB, dan program literasi bagi kepala sekolah.

Pertemuan dipimpin Ketua PWI Kota Tangsel Edy Riyadi, bersama Wakil Ketua Sugiarto, Sekretaris Daru Virgo, Humas dan sejumlah pengurus, sebagai bentuk penguatan kolaborasi kelembagaan.

PWI Kota Tangsel dan Dinas Pendidikan sepakat akan menggelar pelatihan literasi media yang melibatkan 24 Kepala SMP Negeri serta 157 kepala SD Negeri se-Kota Tangsel.

Pelatihan bertujuan meningkatkan pemahaman kepala sekolah dalam menyikapi informasi publik, menangkal hoaks, dan menyampaikan informasi yang benar dan edukatif kepada masyarakat.

Deden menyampaikan pentingnya media dalam mendukung penyampaian informasi yang humanis dan solutif, terutama pada momen penting seperti penerimaan peserta didik baru (PPDB).

“Kami memiliki keterbatasan menyampaikan langsung ke masyarakat. Dengan sinergi bersama PWI Kota Tangsel, informasi publik bisa tersampaikan secara lebih baik dan tepat sasaran,” kata Deden.

Deden juga menjelaskan bahwa Pemkot Tangsel akan membangun tujuh SMP negeri baru hingga 2026, guna menjawab kebutuhan daya tampung dan pemerataan pendidikan.

Isu PPDB, distribusi seragam, dan pelayanan pendidikan lainnya kerap menimbulkan keluhan masyarakat. Karena itu, informasi resmi harus tersampaikan secara jelas dan transparan.

PWI Kota Tangsel juga melaporkan hasil Kongres PWI Pusat di Cikarang, di mana Ahmad Munir terpilih sebagai Ketua PWI Pusat periode 2025–2030 menggantikan kepengurusan sebelumnya.

Ketua PWI Edy Riyadi menyampaikan rencana kehadiran PWI Kota Tangsel dalam pelantikan Pengurus Pusat, sebagai bentuk dukungan terhadap struktur organisasi PWI Nasional.

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjalin sinergi antara PWI kota Tangsel dan Dinas Pendidikan dalam mendukung literasi, transparansi, dan pelayanan publik yang lebih baik.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadis) Kota Tangerang Selatan, Deden Deni, juga mengucapkan selamat menjalankan tugas kepada PWI Kota Tangsel. (Faisol)

Perwal 110/2022: Panduan Lengkap Syarat dan Prioritas Penerima Bantuan Rumah Layak Huni Tangsel

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) menargetkan 386 unit rumah tidak layak huni (RTLH) untuk diperbaiki sepanjang tahun 2025.

Program ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Wali Kota Tangsel Nomor 110 Tahun 2022 tentang pedoman Pelaksanaan Perbaikan Rumah Umum Tidak Layak Huni.

Kepala Dinas Perkimta Tangsel, Aries Kurniawan menjelaskan, aturan tersebut menjadi dasar dalam menentukan siapa saja yang berhak menerima bantuan.

“Tidak semua rumah bisa langsung disetujui bantuan bedah rumah ini. Ada kriteria teknis dan administratif yang harus dipenuhi, agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan,” ujar Aries dalam keterangannya, Senin (8/9/2025).

Aries menegaskan, tahun 2025 Tangsel menargetkan 369 unit RTLH melalui APBD murni, ditambah 17 unit dari APBD perubahan, sehingga totalnya mencapai 386 unit.

“Permintaan perbaikan rumah tidak layak huni mencapai lebih dari 1.500 unit di data base kami. Karena itu penentuan penerima harus ketat, sesuai aturan, agar adil dan transparan,” jelasnya.

Program ini sepenuhnya dibiayai oleh APBD Tangsel yang bersumber dari pajak daerah, dengan harapan semakin banyak warga yang dapat merasakan manfaat hunian sehat, aman, dan layak.

“Rumah yang layak bukan hanya tempat tinggal, tapi juga penopang kualitas hidup keluarga. Itulah yang ingin kami hadirkan bagi warga Tangsel,” pungkas Aries.

Kriteria Rumah Tidak Layak Huni

Berdasarkan Perwal 110/2022, rumah yang masuk kategori RTLH adalah:
– Tidak memenuhi keselamatan bangunan (rapuh, rawan, ambruk, atau membahayakan penghuni).
– Tidak memenuhi kesehatan penghuni (minim ventilasi, pencahayaan, sanitasi, atau sarana MCK).
– Tidak mencukupi luas minimum bangunan untuk dihuni secara layak.

Syarat Penerima Bantuan Bedah Rumah

Adapun warga yang dapat mengajukan perbaikan rumah wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:

1. Memiliki e-KTP Tangsel dan berdomisili di wilayah Tangsel.

2. Berpenghasilan di bawah Upah Minimum Daerah (UMD), atau terdaftar sebagai peserta Program Keluarga Harapan (PKH) maupun pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

3. Memiliki tempat tinggal tetap yang tidak layak huni di atas tanah milik pribadi dengan luas maksimal 120 m², dibuktikan dengan sertifikat atau surat keterangan kepemilikan.

4. Tidak memiliki aset lahan atau bangunan lain.

5. Belum pernah menerima bantuan perbaikan RTLH dari pemerintah maupun lembaga lain.

6. Mengajukan permohonan resmi melalui RT/RW atau BKM, Musrenbang, pokok pikiran DPRD, atau langsung ke Dinas Perkimta.

Selain itu, calon penerima bantuan diprioritaskan bagi warga yang sudah berkeluarga, berusia di atas 50 tahun, serta penyandang disabilitas yang tidak produktif.(Red)

Silaturahmi Antara PWI Kota Tangsel Dengan Satpol PP, Akan Membawa Keberkahan

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diterima dengan hangat oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Tangsel, H. Oki Rudianto, S.IP, M.Si, pada Senin (8/9/2025). Kunjungan ini dilakukan atas undangan resmi dari Kasatpol PP dan menjadi momentum penting memperkuat sinergi antara insan pers dengan Penegak Perda.

Ketua PWI Kota Tangsel, Edy Riyadi, hadir bersama Wakil Ketua Sugiarto serta jajaran pengurus lainnya. Dari pihak Satpol PP, turut hadir Sekretaris Dinas Taufik W, Kabid Moh. Mukhsin, serta Kasie Yogi ATF, SH.

Dalam pertemuan tersebut, PWI Kota Tangsel menyampaikan hasil Kongres PWI Pusat yang digelar di Cikarang, Jawa Barat, pada 29–30 Agustus 2025. Edy Riyadi menjelaskan bahwa Ahmad Munir terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat periode 2025–2030.

Selain itu, PWI Kota Tangsel juga memaparkan program kerja periode 2025–2028 yang menitikberatkan pada penguatan kapasitas jurnalis, peningkatan kualitas pemberitaan, serta pengembangan kolaborasi antar lembaga. Salah satu peluang kerja sama yang dijajaki adalah dengan Satpol PP Tangsel dalam bidang komunikasi publik dan edukasi media bagi masyarakat.

“Sinergi antara insan pers dan Satpol PP sangat penting untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang terbuka, transparan, dan partisipatif,” ujar Edy Riyadi.

Kasatpol PP Tangsel, H. Oki Rudianto, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyampaikan selamat bertugas kepada pengurus PWI Kota Tangsel periode baru dan berharap kerja sama dapat berjalan aktif.

“Kami siap bermitra dengan PWI Kota Tangsel, khususnya dalam program edukasi publik agar masyarakat semakin paham mengenai peraturan dan kebijakan pemerintah daerah,” ungkap Oki.

Pertemuan yang berlangsung hangat itu ditutup dengan diskusi singkat mengenai tindak lanjut kerja sama konkret antara kedua lembaga, yang diharapkan segera direalisasikan dalam waktu dekat. (Faisol)

PWI Banten Gelar Konsolidasi dan Doa Bersama Pasca Kongres Persatuan

PelitaTangerang.com, Serang – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten menggelar rapat pleno, Jumat (5/9/2025), bertempat di Kantor PWI Banten, Jalan Jenderal Sudirman No.25, Cipocok, Kota Serang.

Rapat pleno dipimpin langsung oleh Ketua PWI Banten Rian Nopandra, didampingi Sekretaris PWI Banten Fahdi Khalid, Dewan Kehormatan PWI Banten CR Nurdin, serta dihadiri para ketua dan pengurus PWI kabupaten/kota se-Provinsi Banten.

Agenda pleno ini digelar untuk membahas poin-poin program kerja organisasi sekaligus memperkuat konsolidasi internal pasca digelarnya Kongres Persatuan PWI 2025 di Cikarang, Bekasi, pada 30 Agustus 2025.

Sebagaimana diketahui, Kongres Persatuan menghasilkan keputusan terpilihnya Akhmad Munir sebagai Ketua Umum PWI Pusat dengan perolehan 52 suara, sementara Hendry Ch Bangun memperoleh 35 suara.

Hasil tersebut menandai berakhirnya dinamika dualisme yang sempat mewarnai tubuh organisasi, sekaligus menegaskan kembali persatuan seluruh anggota PWI di Indonesia, termasuk di Provinsi Banten.

Ketua PWI Banten, Rian Nopandra, menyampaikan bahwa rapat pleno ini merupakan langkah awal penyusunan program kerja ke depan. Ia menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi pasca kongres.

“Rapat pleno ini menjadi langkah awal kita dalam menyusun program kerja ke depan dan memperkuat soliditas setelah Kongres Persatuan,” ujar Rian.

Selain itu, Rian juga memberikan arahan khusus kepada seluruh pengurus kabupaten/kota agar aktif menyosialisasikan hasil kongres ke seluruh OPD di wilayahnya masing-masing.

“Semua pengurus PWI kabupaten/kota harus menyosialisasikan hasil kongres kepada seluruh OPD di daerahnya. Tidak ada lagi dualisme kepengurusan di tingkat kabupaten/kota,” tegas Rian.

Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Banten, Teguh Akbar Idham, dalam kesempatan tersebut turut mengingatkan pentingnya ketaatan anggota terhadap AD/ART dan Kode Etik Jurnalistik PWI.

“Kepatuhan terhadap aturan organisasi dan Kode Etik Jurnalistik merupakan kunci menjaga marwah organisasi serta profesionalitas insan pers,” ungkap Teguh.

Rapat pleno juga diisi dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas terselenggaranya Kongres Persatuan. Doa tersebut sekaligus menjadi harapan agar PWI Banten semakin solid, kompak, dan bermanfaat.

Sementara itu, Ketua PWI Kota Tangerang Selatan, Edy Riyadi, menegaskan bahwa pleno menjadi momentum untuk melanjutkan sekaligus memperkuat program-program yang telah berjalan.

“Program-program yang sudah berjalan akan terus kita lanjutkan. Termasuk audiensi ke seluruh OPD yang belum, sekaligus menyosialisasikan hasil Kongres PWI Cikarang,” pungkas Edy.

Rapat pleno PWI Banten yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk membawa hasil konsolidasi ke daerah masing-masing.

Dengan komitmen tersebut, diharapkan PWI Banten mampu terus menjaga marwah organisasi, memperkuat peran insan pers, serta menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.(Faisol )

Dikonfirmasi Soal Dana Study Tour, Dua Oknum Guru SMPN 23 Tangsel Terkesan Arogan

Oplus_16908288

PelitaTangerang.com Tangsel – Dua oknum guru UPTD SMP Negeri 23 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terkesan arogan saat dimintai keterangan perihal pengembalian dana study tour yang dibatalkan oleh pihak sekolah. Adapun dua oknum Guru sekolah tersebut yaitu Marcel dan Yunita.

“Tujuan mba, sama bapak ini kesekolah mau ngapain? terkait pengembalian dana study tour yang batal juga sedang kita upayakan, hari ini pun kita bisa selesaikan untuk pengembalian kepada orang tua siswa secara full, cuma siapa orang tuanya ko tidak berterima kasih anaknya disini menuntut ilmu. Belajar seakan orang tua tidak percaya amat sama guru-guru yang ada disini,” ucap Yunita yang terlihat seperti kesal, Jumat (29/08/2025).

Diberitakan sebelumnya Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 23 Kota Tangsel membatalkan rencana study tournya ke jogja dengan pertimbangan adanya Surat Edaran (SE) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel mengenai larangan study tour ke luar Provinsi Banten.

Namun, salah seorang orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya mengaku, pihak sekolah baru mengembalikan dana study tour tersebut baru setengahnya setelah agenda tersebut dibatalkan.

“Study tour dibatalkan, tapi uang belum
full dikembalikan. Saat ini anak saya sudah duduk di kelas 9 rencana study tour tersebut sudah dari kelas 8 dengan total sebesar Rp. 1.700.000 per siswa,” kata dia melalui pesan singkat whasthapp.

Sementara itu, Kepala UPTD SMP Negeri 23 Tangsel Nofiardi saat dikonfirmasi awak media melalui panggilan telepon maupun pesan singkat whatsapp belum merespon tetapi langsung memblokir kontak salah satu awak media tersebut.

Alih-alih untuk mendapatkan informasi akurat tim awak media mencoba mengunjungi sekolah tersebut, akan tetapi dua oknum guru bersifat arogan dengan nada yang meninggi.

“liput noh pemerintah yang lagi viral, jangan liput tentang sekolah ini. Sekolah ini mah ga ada duitnya jadi jangan liput disini,” ujar Marcell dengan nada terkesan arogan kepada awak media.

“Ditempat terpisah, Kelik Mubianto selaku Kasi PTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, menjelaskan, sudah kita panggil rabu kemarin baik Kepsek dan Dua oknum guru tersebut, sudah kita kasih surat peringatan dan surat pernyataanya yang ditanda tangan diatas materai, cuma nanti saya kirimkan hari senin aja ya beserta foto-fotonya. Infonya dananya sudah dikembalikan setelah awak media kesekolah tersebut,” terangnya, Kamis (04/05/2025).(Faisol)

Pilar Pastikan Pemkot Tangsel Hadir untuk Korban Kebakaran Asrama Polsek Serpong

PelitaTangerang.com, Tangsel – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan meninjau langsung kondisi korban terdampak kebakaran yang melanda Asrama Polsek Serpong di Kelurahan Cilenggang, Kecamatan Serpong.

Dalam kunjungannya pada Kamis (4/9/2025), Pilar memastikan pemerintah hadir memberikan bantuan darurat, mulai dari logistik, pakaian, hingga layanan administrasi kependudukan dan kesehatan.

Para korban sementara dievakuasi di musala dekat lokasi kejadian agar tetap dekat dengan rumah mereka, sembari menanti pemulihan kondisi pasca-kebakaran.

“Kemarin kami coba untuk berikan tempat sementara di aula kecamatan, tapi karena mungkin lebih jauh dari area tinggal, mereka lebih memilih yang dekat gitu untuk melihat kondisi barang-barang mereka, menjaga rumah mereka,” ujarnya.

Pilar menjelaskan, dalam tindak penanganan cepat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Pendidikan, hingga Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan sudah ikut turun langsung memberikan bantuan kepada para korban.

Tak hanya bantuan darurat, Pilar menegaskan Pemkot Tangsel juga menyiapkan langkah pemulihan jangka menengah, termasuk pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) komunal untuk kebutuhan sehari-hari para pengungsi.

“Kami sudah minta Dinas Perkimta (Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan) membangun MCK di lokasi yang ditunjukkan warga. Ini penting agar kebutuhan dasar warga bisa terpenuhi,” tambahnya.

Selain itu, Pemkot Tangsel berkoordinasi dengan Polres Tangerang Selatan dan Baznas untuk merancang skema pemulihan rumah warga yang terdampak.

Pilar menyebut, opsi rehabilitasi atau bantuan rumah akan dibahas lebih lanjut, mengingat lokasi asrama merupakan aset kepolisian.

Pemerintah juga menjamin kemudahan layanan administrasi kependudukan, seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), atau dokumen penting lain yang hilang akibat kebakaran.

“Pelayanan akan dipercepat dan gratis, supaya warga bisa segera melanjutkan aktivitas tanpa hambatan,” tegas Pilar.

Adapun jumlah terdampak tercatat sekitar 20 kepala keluarga. Untuk penyebab kebakaran, Pilar mengatakan masih menunggu hasil investigasi resmi dari kepolisian, meski dugaan awal berasal dari korsleting listrik.

“Yang penting sekarang warga bisa bertahan dulu, sambil kami terus carikan solusi untuk recovery jangka panjangnya,” kata dia.(Red)

Berita Terbaru