Rabu, 22 April 2026
Beranda blog Halaman 24

Presiden Prabowo Gelar Pertemuan Mendadak Bahas Penertiban Kawasan Hutan dan Tambang Ilegal

Oplus_16908288

“Pada Selasa malam kemarin, 19 Agustus 2025, Presiden Prabowo Subianto secara mendadak memanggil sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan beberapa kepala lembaga di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor,” tulis Seskab Teddy.

Seskab Teddy juga menjelaskan bahwa pertemuan tersebut berlangsung secara tertutup selama lebih dari empat jam. Menurut Seskab Teddy, agenda pertemuan membahas persoalan penertiban kawasan hutan dan tambang ilegal.

“Dalam pertemuan tertutup selama lebih dari 4 jam tersebut Presiden Prabowo meminta update perkembangan beberapa persoalan terkait penertiban kawasan hutan dan tambang ilegal,” ungkap Seskab Teddy.

Seskab Teddy pun menegaskan bahwa arah pembahasan di Hambalang tersebut sejalan dengan pernyataan Presiden Prabowo yang sebelumnya sudah disampaikan dalam Pidato Kenegaraan. Saat itu, Presiden Prabowo menekankan komitmennya untuk menindak siapa pun yang melanggar hukum, tanpa memandang status maupun kekuatan ekonomi.

“Selama saya menjabat Presiden Republik Indonesia jangan pernah anggap yang besar dan yang kaya bisa bertindak seenaknya,” ujar Presiden dalam Pidato Kenegaraan yang dikutip kembali dalam keterangan tertulis tersebut.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh jajaran penting pemerintahan dan aparat penegak hukum. Diantaranya adalah Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Selain para menteri, hadir pula Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.(**)

Hadiri Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat, Gubernur Banten Andra Soni: Perjuangkan Keadilan Sosial Masyarakat

PelitaTangerang.com, Lebak – Gubernur Banten Andra Soni menghadiri Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Rakyat (MPLSR) Sekolah Rakyat Senior (SRMA) 34 Kabupaten Lebak di Auditorium Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Banten Provinsi Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Jumat (1/8/2025).

Andra Soni mengatakan Sekolah Rakyat hadir untuk memperjuangkan keadilan sosial masyarakat, melalui akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Andra Soni menyebut kehadiran Sekolah Rakyat sebagai langkah nyata dalam memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak dari keluarga miskin dan sangat miskin.

“Sekolah Rakyat ini merupakan langkah besar dalam menjawab tantangan akses pendidikan, terutama bagi saudara-saudara kita yang belum mampu menjangkaunya,” ujarnya. 

Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga membagikan kisah hidupnya sebagai bukti betapa pentingnya pendidikan dalam mengubah nasib.

“Dulu saya sopir angkot, dan sekarang saya juga sopir bus. Tapi berkat pendidikan, alhamdulillah berkat pendidikan saya bisa sampai di posisi saya sekarang. Saya ingin anak-anak Banten mendapatkan kesempatan yang sama, tanpa kendala biaya,” ujarnya di hadapan ratusan siswa dan orang tua SRMA 34 Kabupaten Lebak. 

Andra Soni menegaskan, Pemerintah Provinsi Banten akan terus bersinergi dengan Pemerintah Pusat agar semakin banyak Sekolah Rakyat hadir di Provinsi Banten.

“Ini wujud nyata negara hadir untuk rakyat. Kami ingin memastikan setiap anak Banten memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program prioritas nasional gagasan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming.

Program ini bertujuan untuk memuliakan masyarakat kecil, menjangkau mereka yang belum terjangkau, dan membuka kesempatan bagi mereka yang kesulitan mengakses pendidikan.

“Sekolah Rakyat hadir untuk memuliakan anak-anak kecil. Kami hanyalah pelaksana gagasan Presiden Prabowo,” kata Saifullah.

Dalam kesempatan itu, Saifullah menyemangati para santri untuk tidak minder.

“Kalian adalah orang-orang pilihan. Kalau kalian mau belajar, belajar dengan giat, Insya Allah kalian bisa jadi gubernur, menteri, tentara, dan sebagainya,” ujarnya. 

Sekolah Rakyat memiliki sistem seleksi yang berbeda dari sekolah umum, yaitu berdasarkan data sosial ekonomi, dengan prioritas bagi keluarga yang sangat miskin (Desil 1 dan 2).

Program ini juga menyediakan fasilitas lengkap berupa tiga kali makan sehari, pemeriksaan kesehatan gratis, pemetaan bakat berbasis AI, sistem pembelajaran digital, dan satu laptop untuk setiap siswa.

Sementara itu, Kepala SRMA 34 Kabupaten Lebak, Chandra Lustianta Budiharja, menjelaskan bahwa saat ini sekolah tersebut menampung 100 siswa yang terbagi dalam 4 Rombel dengan sistem asrama. Para siswa telah menjalani pemeriksaan kesehatan lengkap.

“Fokus kami tidak hanya akademis, tetapi juga pendidikan karakter, keterampilan hidup, dan kemandirian,” katanya.

MPLS SRMA 34 Kab. Lebak dibuka oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Hadir pula Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, Yudi Budi Wibowo.

Selain itu, turut hadir pula Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni dan Perwakilan DPRD Kabupaten Lebak, Agil Zulfikar. 

Sebagai informasi, Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan berasrama yang digagas Kementerian Sosial (Kemensos) untuk anak-anak dari keluarga miskin dan sangat miskin.

Program ini bertujuan untuk menyediakan akses pendidikan yang gratis dan berkualitas, serta memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.(**)

Dari Kota Tangerang untuk Palestina Rp2 Miliar Tersalurkan, Sachrudin: Bukti Solidaritas Tanpa Batas

PelitaTangerang.com, Kota Tangerang – Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga Kota Tangerang yang telah menunjukkan kepedulian tinggi terhadap rakyat Palestina. Melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang bersama sejumlah lembaga, berhasil terkumpul hampir Rp2 miliar donasi yang kini sudah tersalurkan.

Bantuan disalurkan melalui jalur Mesir dan Yordania dalam bentuk 6.000 paket pangan berisi beras, minyak goreng, tepung, mie instan, dan sarden. Semua bantuan tersebut dikirim menggunakan lima kontainer dari gudang logistik Bilbis untuk kemudian diteruskan kepada masyarakat Palestina yang membutuhkan.

“Apa yang dilakukan masyarakat Kota Tangerang adalah bukti nyata bahwa kepedulian tidak mengenal batas. Dari Kota Tangerang, kita kirimkan doa dan bantuan agar saudara-saudara kita di Palestina tahu bahwa mereka tidak pernah sendiri,” ujar Sachrudin, Jumat (22/08/2025).

Sachrudin menambahkan, kondisi rakyat Palestina saat ini sangat berat akibat blokade dan serangan yang terus terjadi. Akses terhadap pangan, air bersih, dan obat-obatan juga sangat terbatas. Oleh karena itu, setiap bantuan dari masyarakat Indonesia sangat berarti.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang sekaligus Ketua Aksi Peduli Palestina, Turidi Susanto, memastikan seluruh donasi masyarakat tersalurkan secara penuh tanpa potongan biaya. “Biaya perjalanan ditanggung donatur lain. Jadi, amanah hampir Rp2 miliar ini sepenuhnya sampai ke Palestina,” tegasnya dari Amman.

Turidi berharap, langkah yang ditempuh MUI Kota Tangerang dapat menginspirasi daerah lain di Indonesia untuk turut bergerak dan memperkuat solidaritas bagi rakyat Palestina.

“Semoga apa yang dilakukan MUI Kota Tangerang dapat menginspirasi MUI di daerah lain untuk ikut bergerak, menyumbangkan sebagian hartanya, dan memperkuat solidaritas untuk Palestina,” pungkas Turidi.(Red)

Bupati Hadir FGD Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Kabupaten Tangerang

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mendorong segenap pengurus dan anggota PD-GPII Kab. Tangerang untuk terus bersinergi dan berkolaborasi bersama pemerintah daerah dalam membangun daerah yang berkeadilan dan religius,

“Saya harap segenap pengurus dan anggota PD-GPII Kabupaten terus bersinergi dan bersama kami untuk pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat sejalan dengan tema kegiatan hari ini “Optimalisasi Peran Pemuda Islam dalam Pembangunan Daerah yang Berkeadilan dan Religius” yang merupakan cita-cita kita bersama,” ujar Bupati Maesyal

Dia menambahkan bahwa pembangunan Kabupaten Tangerang membutuhkan peran aktif dan keterlibatan semua elemen masyarakat, termasuk generasi muda. Peran pemuda sangat strategis, karena pemuda bukan hanya motor penggerak perubahan, tetapi juga penjaga nilai moral bangsa.

“GPII sebagai organisasi kepemudaan Islam telah menunjukkan komitmennya untuk ikut serta dalam membangun daerah, tidak hanya menekankan pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga mengedepankan keadilan sosial serta nilai-nilai religiusitas,” imbuhnya

Menurut dia, generasi muda, khususnya pemuda Islam harus siap menghadapi tantangan globalisasi dengan wawasan luas, kemampuan berinovasi, serta keberanian menyuarakan aspirasi. Untuk itu melalui FGD tersebut bisa lebih menguatkan lagi peran pemuda Islam di Kab. Tangerang dalam pembangunan.

“Melalui forum ini, saya berharap akan lahir rekomendasi strategis dan langkah-langkah nyata yang dapat memperkuat peran pemuda Islam di Kabupaten Tangerang, sehingga sinergi antara pemerintah dan masyarakat makin erat dan hasil pembangunan bisa dirasakan secara adil oleh seluruh warga,” pungkasnya.(Red)

Sekda Bambang Dorong Penguatan Peran RT RW Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak di Tangsel

PelitaTangerang.com, Tangsel – Penanganan dan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak gencar dilakukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Bahkan melalui kebijakan anggaran pun telah dialokasikan ke dinas pelaksana.

Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan Bambang Noertjhajo mengatakan, kebijakan anggaran tersebut sudah masuk ke dalam program yang masuk ke dalam dinas.

Kata Bambang, anggaran tersebut tidak hanya untuk DP3AP2KB tapi tersebar ke dinas terkait yang sudah tersinkronisasi sebagai upaya ikhtiar Pemkot Tangsel dalam penanganan dan pencegahan kekerasan perempuan dan anak.

“Pada dasarnya, anggaran kita yang saat ini sudah kita susun dan diusulkan dapat digunakan untuk melakukan upaya-upaya seperti yang direncanakan oleh DP3AP2KB. Secara mandatory dasar dan sudah kita siapkan,” terang Bambang, Jumat (22/08/2025).

Bambang menuturkan, pencegahan dan penanganan kekerasan perempuan dan anak di Kota Tangsel perlu partisipasi erat dari masyarakat hingga lingkungan Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW).

Sementara peran pemerintah, lanjut Bambang, melakukan fasilitasi yang sesuai dengan kewenangan pemerintah. Mulai dari menyiapkan rumah aman, menyiapkan konselor-konselor dan kanal aduan masyarakat serta kebutuhan lainnya.

“Ini yang harusnya dilakukan sama-sama oleh masyarakat, RT RW juga kita dorong sangat berperan agar mereka bisa memproteksi diri mereka sendiri dan lingkungannya. Kita yang akan lakukan intervensi penguatan. Itu jadi hal upaya besar kita untuk bisa membangun kembali, menciptakan kembali masyarakat untuk saling jaga,” papar Bambang.

Bambang menegaskan, pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak menjadi salah satu isu utama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah di Kota Tangsel.

“Balik lagi ke peran masyarakat dan akan kita dorong untuk diperkuat. InsyaAllah kita fokus,” tegas Bambang.(Red)

Pemkot Tangsel Gerak Cepat Perbaiki PJU Solar Cell di Ciputat

Oplus_16908288

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimta) bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait padamnya lampu penerangan jalan umum (PJU) bertenaga solar cell di wilayah Kecamatan Ciputat. PJU Solar cell tersebut langsung diperbaiki setelah sempat mengalami kerusakan.

Adapun wilayah yang mendapat perbaikan meliputi Kelurahan Sawah Baru, Kelurahan Cipayung, serta Kelurahan Jombang. Seluruh PJU solar cell tersebut kini kembali menyala dan dapat dimanfaatkan masyarakat.

Kepala Disperkimta Tangsel, Aries Kurniawan, menjelaskan bahwa PJU solar cell tersebut merupakan fasilitas yang berada di bawah pengelolaan dinasnya. Menurut Aries, perbaikan kali ini dilakukan oleh pihak ketiga karena unit-unit tersebut masih berada dalam masa garansi.

“Ada laporan kerusakan dari masyarakat, kami langsung koordinasi dengan pihak ketiga untuk diperbaiki. Karena memang PJU solar Cell ini ada masa garansinya berupa perawatan dan penggantian kerusakan,” jelas Aries, Selasa (19/8/2025).

Sementara itu, Kepala Bidang Permukiman Disperkimta Tangsel, Anung Indra Kumara, menambahkan bahwa perawatan PJU berbasis tenaga surya ini memang menjadi kewenangan pihaknya. Sedangkan PJU jenis konvensional atau non-solar Cell dikelola oleh organisasi perangkat daerah (OPD) lain.

“Kami mengajak masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas yang telah disediakan Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Jika ada kerusakan, silakan segera dilaporkan agar bisa cepat kami tindak lanjuti,” ujar Anung.

Langkah cepat perbaikan PJU ini mendapat apresiasi dari warga. Ketua RT 04/RW 08 Kelurahan Sawah Baru, M. Yasin, menyampaikan terima kasih atas respon pemerintah yang dianggap sigap menanggapi keluhan masyarakat.

“Alhamdulillah, keluhan kami langsung direspon. Wilayah kami sudah terang benderang lagi, dan ini tentu sangat membantu warga saat beraktivitas di malam hari,” ungkap Yasin.

Dengan kembalinya fungsi penerangan jalan, masyarakat di Ciputat kini merasa lebih nyaman dan aman saat beraktivitas di malam hari. Ke depan, Pemkot Tangsel berkomitmen meningkatkan pemeliharaan infrastruktur publik, termasuk PJU, agar fasilitas yang telah dibangun dapat terus memberikan manfaat bagi warga. (*)

Dewan Pendidikan Gagas Forum Komite Sekolah Kota Tangerang Selatan: “Kolaborasi untuk Masa Depan”

PelitaTangerang.com, Tangsel – Dewan Pendidikan Kota Tangerang Selatan menginisiasi terbentuknya Forum Komite Sekolah Tingkat Kota Tangerang Selatan melalui kegiatan rembuk komite sekolah yang digelar hari ini, Rabu 20 Agustus 2025, bertempat di Gedung Diklat Pendidikan Kota Tangerang Selatan.(20/8/25)

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pendidikan, Maman Syaifurahman, menyampaikan bahwa rembuk komite sekolah ini merupakan kelanjutan dari talkshow komite sekolah yang telah digelar pada 20 Mei 2025. Ia menekankan bahwa komite sekolah merupakan salah satu pilar penting kemajuan sekolah sekaligus jembatan komunikasi antara sekolah dan masyarakat, khususnya orang tua siswa.

Dengan terbentuknya forum ini, diharapkan seluruh komite sekolah di Kota Tangerang Selatan dapat bersinergi dan berkolaborasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah kota Tangerang selatan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, Deden Deni, turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan rembuk komite ini. Ia berharap komite sekolah dapat membantu kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Tangerang Selatan. Deden juga menyoroti pentingnya pemahaman regulasi, terutama terkait punggutan dan hal-hal yang sering menimbulkan masalah di sekolah, sehingga rembuk ini diharapkan menjadi forum diskusi dan pemikiran positif dalam pelaksanaan pendidikan.

Serta ke depan jika Forum komite ini terbentuk pada hari ini tentunya menjadi langkah awal yang strategis untuk kemajuan pendidikan di kota Tangerang Selatan.

Ketua pelaksana, Eko Pranoto, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan hari ini dihadiri oleh 63 perwakilan komite dari berbagai kecamatan, mulai dari tingkat TK, SD, hingga SMP, baik negeri maupun swasta. Selain itu, berbagai organisasi kepala sekolah seperti MKKS, FKSD, IGTK, dan PKSS turut hadir sebagai saksi pembentukan Forum Komite Sekolah Kota Tangerang Selatan.

Hadirnya forum ini diharapkan dapat memperkuat eksistensi dan peran aktif komite sekolah dalam mendukung kemajuan pendidikan.

Pada sesi terakhir, melalui musyawarah dan mufakat dengan lima calon kandidat, forum secara aklamasi memilih Priyo Budi Wahyono sebagai Ketua Forum Komite Sekolah Kota Tangerang Selatan.

Kegiatan ini menandai langkah strategis dalam mempererat sinergi antara sekolah, komite, dan masyarakat guna mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Kota Tangerang Selatan.(Epp/Red)

Bupati Tangerang Lepas 36 Calon Siswa Sekolah Rakyat Tingkat SMA Tahun 2025

PelitaTangerang.com Tangsel– Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, melepas secara resmi 36 calon siswa Sekolah Rakyat setingkat SMA Tahun Akademik 2025-2026 di Ruang Rapat Wareng, Gedung Setda Kabupaten Tangerang, Jumat (15/8/25).

Dalam sambutannya, Bupati Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif Presiden RI yang bertujuan untuk memastikan seluruh anak Indonesia memperoleh pendidikan. Selanjutnya peserta dari Kabupaten Tangerang akan mengikuti pendidikan di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Tangerang Selatan secara gratis.

“Program ini sejalan dengan komitmen Pemkab Tangerang untuk memberikan akses pendidikan seluas-luasnya. Kami sudah menggratiskan SD dan SMP swasta secara bertahap, memberikan beasiswa kepada 250 pelajar, serta menyediakan program Paket A, B, dan C di desa-desa untuk anak yang putus sekolah,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Bupati berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga kedisiplinan, mentaati aturan sekolah, serta membawa nama baik diri, keluarga, dan daerah, baik selama mengikuti proses pendidikan maupun setelah selesai pendidikan nanti.

“Hari ini saya lepas untuk sekolah. Kalian adalah calon-calon pemimpin masa depan. Belajar dengan sungguh-sungguh dan manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, jaga nama baik dan senantiasa disiplin” pesannya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, Azis Gunawan, melaporkan bahwa Pemkab telah memfasilitasi kebutuhan peserta mulai dari seragam, alat tulis, perlengkapan mandi, hingga akomodasi keberangkatan bahkan uang saku. Pihaknya juga berkoordinasi untuk mengurus ijazah beberapa peserta yang masih tertahan di sekolah asal.

“Rencananya, sore hari nanti para peserta akan berangkat bersama menuju BLKI Serpong untuk mengikuti penerimaan secara serentak di lokasi,” jelas Azis.

Dia berharap dengan pelepasan ini, seluruh peserta dapat menempuh proses pendidikan dengan baik, berprestasi, dan menjadi generasi penerus yang membanggakan Kabupaten Tangerang serta Indonesia.

“Kita berharap dengan pelepasan secara resmi ini oleh Bapak Bupati, seluruh peserta bisa termotivasi untuk menempuh pendidikan dengan baik dan berprestasi serta mampu mengembangkan dirinya untuk pembangunan ke depannya,” ujarnya.(Red)

Dukung Kinerja Kepolisian, Pemkot Berikan 9 Unit Kendaraan Hibah untuk Polres Tangsel dan Jajaran

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memberikan 9 unit kendaraan operasional untuk Polres Tangerang Selatan dan jajaran polsek. Pemberian yang dilakukan secara hibah ini bertujuan untuk mendukung kinerja Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kendaraan operasional milik Pemkot Tangsel ini merupakan kendaraan bekas layak pakai yang sudah disulap menjadi kendaraan Polri. 9 unit kendaraan ini juga diberikan langsung kepada Kapolres dan Kapolsek jajaran.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan pihaknya harus ikut serta membantu Polri dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat. Apalagi, kata Benyamin peran Polri sangatlah penting bagi masyarakat.

“Ini dalam rangka meningkatkan kerja sama antara Polres Tangerang Selatan dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Yang kedua dalam rangka meningkatkan kinerja Polres Tangsel untuk mengayomi masyarakat,” kata Benyamin, di Mapolres Tangsel, Kamis 14 Agustus 2025.

Kata Benyamin proses pemberian hibah ini sudah dilakukan sejak lama. Namun, dalam realisasasinya banyak proses yang harus dilakukan.

“Proses hibah ini sebenarnya sudah lama tapi memang urusan hibah ini banyak administrasinya yang kami lewati. Tapi Alhamdulilah sudah semua terlewati dan ada 9 unit kendaraan tipe Avanza 1500 bensin dan xenia yang sudah kami serahkan yah,” kata dia.

Meskipun kendaraan tersebut bukan baru, kata Benyamin, dirinya memastikan kendaraan itu sangat layak untuk digunakan.

“Ini kendaraan bekas namun memang masih sangat layak untuk digunakan. dan kita juga nanti akan menyerahkan bus dan truk untuk kendaraan operasional dari Polres,” tukasnya.

Sementara itu Kapolres Tangsel AKBP Victor Inkiriwang mengapresiasi dengan pemberian kendaraan operasional untuk polsek jajaran.

“Kami mengapresiasi kepada wali kota dan jajaran karena dengan cepat membantu melihat adanya kebutuhan dari Polres dan Polsek jajaran. Hari ini kami sudah menerima ada 9 unit kendaraan yang akan kita gunakan untuk mendukung pelayanan masyarakat,” ujarnya.

“Kami juga mengapresiasi wali kota yang tadi menyampaikan akan memberika satu unit truk dan satu bus. Alhamdulilah sinergitas dengan wali kota sangat luar biasa,” tutupnya.(Red)

Semarak HUT ke-80 RI di Tangsel, Benyamin Ikuti Lomba Bersama Forkopimda Tangsel

PelitaTangerang.com, Tangsel – Semarak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 sudah terasa di Kantor Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Tangsel Bambang Noertjahjo ikut serta meramaikan perayaan HUT ke-80 RI ini dengan ambil bagian di berbagai perlombaan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tangsel, Jumat (15/8/2025).

Dalam suasana penuh antusiasme, Benyamin bersama sejumlah pimpinan instansi lainnya berkompetisi dalam berbagai perlombaan khas 17 Agustus.

“Kita semua ikut berpartisipasi ya, kita merayakan HUT ke-80 RI. Tentu ciri khasnya dengan berbagai perlombaan, ini jadi momen penting untuk memperkuat kebersamaan dan persatuan kita,” ujar Benyamin.

Tak hanya hadir, Benyamin juga memberikan semangat untuk peserta lomba-lomba yang ada. Menikmati perayaan HUT ke-80 RI dengan penuh suka cita.

Benyamin juga menyampaikan bahwa momentum peringatan kemerdekaan ini harus dimaknai sebagai motivasi bagi seluruh elemen masyarakat Tangsel untuk terus berkontribusi dalam pembangunan, sesuai dengan tema peringatan HUT ke-80 RI yaitu “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”.

“Mari kita rayakan kemerdekaan ini dengan penuh semangat dan rasa syukur, sekaligus menatap masa depan Tangsel yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.

Benyamin berharap rangkaian kegiatan HUT ke-80 RI ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi wadah untuk memupuk semangat nasionalisme, gotong royong, dan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia.(Red)

Berita Terbaru