Kamis, 25 Juni 2026
Beranda blog Halaman 58

Cetak Prestasi di Ajang PON, Pemkot Tangsel Berikan Apresiasi dan Penghargaan ke Atlet

PelitaTangerang.com,Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada atlet yang berhasil mencetak prestasi tinggi di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024 lalu.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah, Bambang Noertjahjo ke seluruh atlet berprestasi di wilayah Serpong, pada Selasa (18/02/2025).

Bambang menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung atlet dan pembinaan olahraga agar terus berprestasi.

“Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui apresiasi penghargaan ini menunjukkan komitmen. Kita tidak akan lari, tidak akan menganaktirikan. Persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi akan kita matangkan segera, dan saya harap seluruh atlet serta pembina jangan pernah merasa sendiri,” ujar Bambang.

Ia juga menekankan pentingnya fokus dan kolaborasi dalam persiapan menuju Porprov, terutama karena Tangerang Selatan menjadi tuan rumah.

“Ekspektasi kita pasti besar, effort kita juga besar. Akan sangat disayangkan jika kesempatan ini kita lewatkan begitu saja. Saya berharap seluruh unsur yang terlibat benar-benar fokus pada target terbaik yang dapat kita capai nantinya,” lanjutnya.

Bambang juga mengucapkan selamat atas capaian para atlet dan berharap prestasi mereka tidak berhenti di tingkat daerah.

“Sekali lagi, saya ucapkan selamat atas capaian ini. Jangan pernah merasa puas, dan jika berbicara soal target, kita harus bisa masuk ke tingkat nasional,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kota Tangerang Selatan, Mursinah mengapresiasi capaian para atlet dan menyebutkan bahwa Kota Tangerang Selatan menyumbang jumlah atlet terbanyak di PON Aceh-Sumatera Utara 2024 dibandingkan daerah lain di Banten.

“Alhamdulillah, atlet PON kita terbanyak dari Kota Tangerang Selatan dibandingkan daerah lain di Banten,” ujar Mursinah.

Para atlet ini berhasil menyumbangkan 5 medali emas, 10 medali perak, dan 7 medali perunggu di berbagai cabang olahraga.

Mursinah juga menegaskan bahwa seluruh kegiatan ini didukung penuh oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangerang Selatan tahun 2024. Ia berharap dukungan ini dapat memotivasi para atlet untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa depan.(Red)

Maraknya Parkir Liar Trantib Batuceper Tertibkan Areal Jalan Garuda

PelitaTangerang.com, Kota Tangerang – Kelurahan Batujaya dan Trantib Kecamatan Batuceper tertibkan Parkir Liar (Parli) dan Bangunan Liar (Bangli) di Areal Jalan Garuda, Kota Tangerang.

Penertiban tersebut, lantaran adanya aduan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan Parkir Liar bermuatan besar dan kendaraan tonase berat. Dengan berkerja tiga pilar akhirnya penertiban berjalan kondusif. Selasa (18/02/2025).

Lurah Batujaya, Sulton menjelaskan. Penertiban tersebut, lantaran adanya aduan dari masyarakat. Maraknya kendaraan tonase besar parkir di jalan Garuda, sehingga makan bahu jalan dan ini jelas berbahaya bagi penguna jalan umum, ungkapnya.

“Kita akan menyurati ke Dinas Perhubungan Kota Tangerang untuk segera di pasang Plang Dilarang Parkir di wilayah areal Jalan Garuda, Kelurahan Batujaya, Kecamatan Batuceper,” tuturnya.

Hal yang sama diungkapkan, Kepala Sesi Ketertiban dan Keamanan (Trantib) Kecamatan Batuceper, Sugiarto. Penertiban ini bagian dari perda No 8 tahun 2018 tentang K3 dan Perda Perparkiran.

“Jadi hari ini di areal Jalan Garuda, kita menertibkan beberapa kendaraan untuk tidak parkir di areal tersebut dan bangunan liar yang berdiri dilahan pemerintah,” tandasnya. (Agus KJK)

Pemkot Tangsel Susun Peta Pembangunan 2026, Warga Dilibatkan dalam Forum Perangkat Daerah

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus berkomitmen menghasilkan program kerja yang tepat sasaran dalam menyusun rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) tahun 2026.

Melalui Forum Lintas Perangkat Daerah diantaranya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) hingga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), masyarakat diberi ruang untuk memberikan masukan langsung terhadap kebijakan yang akan datang.

Forum tersebut digelar di Command Center Pemkot Tangsel, Selasa (18/02/2025),

Forum ini menjadi ajang sinkronisasi antara usulan masyarakat dari musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan dengan kebijakan pemerintah, sehingga rencana kerja yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan warga.

Kepala Bappelitbangda Tangsel, Eki Herdiana, menekankan pentingnya forum ini sebagai jembatan antara aspirasi masyarakat dan prioritas pembangunan pemerintah untuk tahun 2026.

“Perencanaan yang baik harus berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat. Forum OPD ini menjadi ruang koordinasi yang memastikan usulan masyarakat benar-benar masuk dalam rencana kerja pemerintah,” ujar Eki.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tangsel, TB Asep Nurdin, menyoroti pentingnya transparansi dan keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan perencanaan pembangunan.

“Kami di Diskominfo Tangsel memastikan bahwa seluruh proses perencanaan pembangunan tahun 2026 ini dapat diakses oleh masyarakat dan sesuai kebutuhan masyarakat dari usulan-usulan yang sudah masuk hasil musrenbang di tingkat kelurahan,” kata dia.

Dalam forum tersebut, terungkap bahwa mayoritas usulan masyarakat yakni 72 persen berfokus pada pembangunan perkotaan yang terintegrasi dan berketahanan sosial, budaya, serta ekologi.

Sebanyak 14 persen masyarakat mengusulkan pemerataan layanan pendidikan dan kesehatan.

Sementara itu, sektor pengembangan ekonomi berbasis riset dan inovasi, seperti UMKM, ekonomi kreatif, dan pariwisata perkotaan, mendapatkan porsi 7 persen dari usulan masyarakat.

Kemudian, 4 persen lainnya terkait peningkatan kompetensi dan daya saing tenaga kerja, serta 2 persen sisanya mengusulkan perbaikan tata kelola pemerintahan yang adaptif dan berintegritas.(Red)

Carut Marut Taman Pisang, Lurah Karawaci Baru Geram Kumuhnya Taman

PelitaTangerang.com, Kota Tangerang – Lurah Karawaci Baru, Kecamatan Karawaci kota Tangerang Endang Suardi, memberikan keterangan terkait polemik yang berkembang mengenai kumuhnya Taman Pisang yang berada di wilayah kelurahan Karawaci baru kota Tangerang. Senin (17/02/2025).

Dalam pernyataan resminya. Endang Suardi menegaskan. Bahwa taman pisang tersebut bertujuan untuk meningkatkan ruang hijau dan kesejahteraan warga, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

“Kami ingin memastikan bahwa Taman Pisang ini adalah bagian dari upaya penghijauan dan penataan lingkungan yang telah direncanakan sebelumnya. Tidak ada unsur kepentingan pribadi dalam taman pisang ini,” ujar Endang dalam saat di temui di tempat kerjanya Kantor Kelurahan Karawaci Baru.

beberapa informasi yang kami dapat bahwa taman pisang telah di jadikan komersil dan taman tersebut sudah terlihat kumuh tidak sesuai apa yang kami harapkan dan taman pisang bisa bermanfaat bagi masyarakat.

Lanjut Endang Suardi memastikan bahwa semua soal kumuhnya taman pisang kami sudah melaporkan.!! ke dinas Kebudayaan Pariwisata dan Pertamanan (DisBudParTam), sudah sebulan yang lalu hingga kini tidak ada tindakan yang signifikan

“Kami berkomitmen untuk terus monitoring lokasi taman pisang agar masyarakat kami bisa bermain dan santai tanpa adanya pungli untuk dijadikan komersil kami berharap akan kami jadikan untuk tertata rapih, serta nyaman,” imbuhnya.

Taman Pisang sendiri dirancang sebagai ruang terbuka hijau yang dapat dimanfaatkan oleh warga untuk berolahraga, bersantai, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya lingkungan yang asri.

Sampai berita ini ditayangkan belum ada komentar resmi dari pihak pemerintah terkait. (Red/KJK)

Benyamin Imbau Pegawai Pemkot Tangsel Patuhi Instruksi Efisiensi Anggaran Sesuai Aturan Presiden

PelitaTangerang.com, Tangsel – Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menegaskan pentingnya penghematan anggaran dan efisiensi kegiatan pemerintahan dalam rangka mendukung instruksi presiden tahun 2025.

Menurutnya, pemerintah daerah harus segera melakukan penyesuaian terhadap berbagai kegiatan yang dianggap tidak mendesak dan berpotensi memboroskan anggaran.

“Kita juga sedang melakukan dan sudah melakukan penyisiran bagi kegiatan-kegiatan yang harus kita efisiensikan berdasarkan instruksi presiden di tahun 2025, khususnya bagi kegiatan yang bersifat seremonial kurangi sebanyak-banyaknya, bahkan kalau perlu dihilangkan,” ujar Benyamin dalam arahannya kepada seluruh jajaran pemerintahan daerah saat Apel Hari Kesadaran Nasional di Kantor Wali Kota Tangsel pada Senin (17/02/2025).

Selain itu, Benyamin meminta agar pengeluaran untuk makan dan minum di setiap OPD dikurangi seminimal mungkin. Semua kegiatan non-fisik yang tidak terkait langsung dengan tugas pokok, katanya, juga perlu diperhatikan agar dapat diminimalisasi.

“Kemudian kita juga akan mengurangi perjalanan dinas baik di dalam maupun luar daerah, hanya yang berkaitan langsung dengan tugas pokok yang akan tetap dilakukan,” kata dia.

Namun, Benyamin menyadari bahwa kebijakan efisiensi ini akan berdampak pada sektor ekonomi lokal, seperti hotel-hotel dan rumah makan yang biasa mendapat kontrak dari kegiatan pemerintah.

Sebagai solusi, Benyamin mengusulkan agar kegiatan yang biasa diselenggarakan di hotel dialihkan kepada pelaku usaha swasta dengan Dinas Pariwisata sebagai pendukung.

Oleh karena itu, Benyamin mengajak seluruh jajaran pegawai di Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk memahami dan menjalankan instruksi ini dengan penuh kesadaran, disiplin, tanggung jawab, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Mari kita bersama-sama wujudkan visi-misi dan program-program yang telah kita tetapkan, serta pertanggungjawabkan setiap rupiah yang kita belanjakan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku,” tambahnya.(Red)

Presiden Prabowo Siapkan Kebijakan Strategis untuk Dorong Ekonomi Nasional

“Dalam kuartal pertama tahun ini kebijakan-kebijakan yang mendorong pertumbuhan ekonomi, pertama, hasil kebijakan kenaikan UMP 2024. Dua, optimalisasi penyaluran bansos di bulan Februari dan Maret 2025. Tiga, pencairan THR bagi ASN dan swasta di bulan Maret 2025. Empat, stimulus pada bulan Ramadan yaitu diskon harga tiket pesawat, diskon tarif tol, program diskon belanja, program pariwisata mudik lebaran, (dan) stabilitas harga pangan,” ujar Presiden.

Selanjutnya, Presiden menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan kebijakan strategis dalam hal penyiapan paket stimulus ekonomi, serta optimalisasi program makan bergizi gratis (MBG), penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan realisasi Panen Padi. Presiden menuturkan bahwa terdapat laporan peningkatan produksi beras secara signifikan.

“Paket stimulus ekonomi (seperti) diskon tarif listrik, PPN DTP pembelian properti dan otomotif, PPnBM DTP otomotif electronic vehicle (EV) dan hibdrida, subsidi pajak DTP motor listrik, PPh DTP sektor padat karya, optimalisasi program makan bergizi gratis, optimalisasi penyaluran KUR, panen padi terealisasi secara optimal,” jelas Kepala Negara.

Selain kebijakan jangka pendek, Presiden Prabowo juga menyoroti upaya transformasi ekonomi melalui beberapa kebijakan pendorong daya saing, seperti program makan bergizi gratis, program ketahanan pangan dan energi, dan optimalisasi pengelolaan BUMN melalui Danantara.

“Optimalisasi pengolahan BUMN kita melalui konsolidasi ke dalam suatu dana investasi nasional yang akan kita launching pada tanggal 24 Februari yang akan datang yaitu Danantara. Danantara adalah konsolidasi semua kekuatan ekonomi kita yang ada di pengelolaan BUMN itu nanti akan dikelola dan kita beri nama Danantara (Daya Anagata Nusantara),” tuturnya.

Selanjutnya, Presiden Prabowo menuturkan pemerintah menyiapkan kebijakan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), pembangunan kawasan industri, kredit investasi untuk industri padat karya, kebijakan tentang DHE SDA, serta pembentukan bank emas.

“Kita akan bentuk bank emas jadi selama ini kita tidak punya bank untuk emas kita, tidak ada di Indonesia, jadi emas kita banyak di tambang dan mengalir ke luar negeri, kita ingin sekarang punya bank khusus untuk emas di Indonesia insyaallah kita akan resmikan tanggal 26 Februari,” ucap Presiden.

Di tingkat global, Presiden Prabowo mengatakan bahwa Indonesia juga tengah mempercepat keanggotaan dalam BRICS, menyelesaikan perjanjian Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA), Uni Eropa-CEPA, serta melanjutkan proses pendaftaran ke Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD).

“Kita juga akan menyelesaikan perjanjian CEPA (Comprehensive Economic Partnership Agreement), intinya adalah semacam free trade area, saling menurunkan tarif bagi barang-barang kedua pihak. Kemudian kita juga menjalankan terus pendaftaran kita ke OECD, yang terakhir kita juga ingin secepatkan menyelesaikan kerja sama kita Indonesia-EU CEPA,” ucapnya.(***)

PPSTB Korcam Mauk Raih Juara ke-2 di Festival Seni Budaya Pencak Silat Tradisional

PelitaTangerang.com, Tangerang – Padepokan Pencak Silat Terumbu Banten (PPSTB) Korcam Mauk, melalui Padepokan Jalak Harupat, berhasil meraih juara 2 dalan Festival Seni Budaya Pencak Silat Tradisional Kabupaten Tangerang, Minggu (16/02/2025)

Prestasi membanggakan dalam Festival Seni Budaya Pencak Silat Tradisional yang diselenggarakan oleh Paguyuban Urang Banten (PUB) Kabupaten Tangerang. Dalam ajang yang digelar pada Sabtu, 15 Februari 2025, Padepokan Jalak Harupat berhasil meraih Juara ke-2 pada kategori Tunggal Putra Usia SMA.

Festival ini bertujuan untuk melestarikan budaya pencak silat dan mencetak generasi muda yang unggul dalam bidang seni bela diri tradisional. Peserta dari berbagai daerah turut berkompetisi dalam kategori yang beragam, dan Padepokan Jalak Harupat menunjukkan kemampuannya dengan meraih posisi yang sangat membanggakan.

Samudi, Ketua Padepokan Jalak Harupat, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas dukungan semua pihak, terutama para pelatih dan anggota yang telah bekerja keras.

“Ini adalah hasil dari kerja keras dan komitmen bersama untuk mempertahankan dan mengembangkan seni budaya pencak silat di Banten, khususnya di Kabupaten Tangerang,” ujar Samudi.

Juara ke-2 yang diraih menjadi bukti bahwa Padepokan Jalak Harupat terus berkembang dan siap berkompetisi lebih jauh di tingkat yang lebih tinggi. Keberhasilan ini juga menjadi motivasi bagi generasi muda di Kecamatan Mauk untuk terus berlatih dan mengharumkan nama daerah melalui prestasi-prestasi di bidang seni bela diri.

Dengan capaian ini, Padepokan Jalak Harupat berharap dapat menginspirasi lebih banyak anak muda untuk ikut bergabung dan belajar pencak silat sebagai bagian dari pelestarian budaya dan pengembangan diri. (Red/KJK)

Dugaan Korupsi APBD Kota Tangerang, Berujung Hak Ganti Rugi Warga Belum di Bayar

PelitaTangerang.com, Kota Tangerang – Dugaan Korupsi APBD Kota Tangerang, berujung Hak Ganti Rugi belum di bayar. Sejumlah Warga di kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

Sapri, Sarbini, Djamhara dan enung mengeluhkan pembayaran ganti rugi tanah yang tak kunjung di bayar oleh dinas PUPR kota Tangerang. Patut diduga ada tindak pidana korupsi atas dana pembebasan tanah warga, sebab surat walikota kepada kementrian PUPR RI No 601/2490-PUPR/2020 menyatakan bahwa tanah warga telah dilakukan pembebasan menggunakan APBD tahun 2020. Minggu (16/02/2025)

Menurut salah satu warga sarbini (65), dirinya sudah menunggu lebih dari 4 tahun, sejak lahan miliknya digunakan untuk proyek namun hingga saat ini, ia belum menerima pembayaran, hanya janji dan syarat administrasi yang tidak jelas sumbernya.!! Belum lagi syarat syaratnya juga tidak di tanda tangan oleh pejabat yang berwenang,” ungkapnya

“Kami hanya ingin hak kami sebagai pemilik lahan di penuhi, sampai sekarang belum ada kepastian kapan pembayaran akan selesai,” tandasnya.

Selanjutnya keluhan serupa juga di sampaikan oleh Anton selaku tim advokasi yang mendampingi warga, Ia menegaskan bahwa warga merasa dirugikan akibat proses ganti rugi yang tidak transparan dan menabrak aturan hukum, warga miskin dituntut taat hukum namun pejabat di dinas PUPR kota tangerang justru menabrak hukum.

Baik Sapri, Sarbini, Djamhara dan enung bahkan mengaku telah bertemu PJ walikota dan melaporkan masalah ini kepada pemerintah daerah kota Tangerang namun belum mendapatkan solusi konkret,” ujarnya

Lanjut Anton Menanggapi hal ini kami sebagai tim advokasi, bahwa pihak dinas PUPR kota Tangerang seharusnya tanah warga di bebaskan dan dibayar dahulu, bukan asal gusur apalagi sebagian tanah warga telah dicor,” katanya

Sampai saat ini kami sudah melaporkan kepada ombudsman Republik Indonesia, dan telah disposisikan kepada perwakilan ombudsman provinsi Banten untuk ditindak lanjuti pemerikasaan. Bahkan, telah meminta kantor perwakilan BPK provinsi Banten untuk melakukan audit dan investigasi adanya potensi kerugian negara dalam penggunaan APBD tahun 2020.

Sementara itu juga, warga berharap agar kejaksaan negeri kota tangerang turun tangan memanggil dan memeriksa oknum oknum di dinas PUPR kota tangerang yang diduga ikut bermain dalam dugaan tindak pidana korupsi pembebasan tanah warga yang bersumber dari APBD tahun 2020,” tandasnya.

Sampai berita ini ditayangkan belum ada kutipan resmi dari pihak terkait (Red/KJK)

Miris! Taman Pisang di Kota Tangerang Beralih Fungsi Diduga Menjadi Ajang Komersil

Oplus_131072

PelitaTangerang.com, Kota Tangerang, – Miris. Taman Pisang, dijalan Prapatan Kantor, Kelurahan Karawaci Baru, Kota Tangerang. Hilangnya fungsi Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang selama ini menjadi tempat rekreasi warga lokal Kota Tangerang. Kini diduga menjadi alat Komersil. Minggu (16/2).

Lantaran. Kawasan yang awalnya dipenuhi pepohonan dan area bermain anak, kini beralih fungsi menjadi pusat jajanan yang bisa menghasilkan pemasukan pribadi dan kelompok. Hal tersebut membuat resah para pengunjung jadi harga yang dijajakan melampaui batas normal, karena besarnya sewa tempat yang entah kemana aliran dananya.

Menurut pantauan di lapangan, Sabtu Malam (15/02/2025), sejumlah warung kecil diduga memberikan uang sewa tempat secara relatif dengan sistem per bulan antara Rp.180.000 hingga Rp. 210.000, bahkan mingguan pun diambil Rp. 20.000. per warung.

“Dulu tempat ini sangat nyaman untuk berolahraga pagi dan bermain dengan anak-anak. Sekarang malah jadi tempat jualan dan parkir,” keluh Siti, seorang warga yang biasa berkunjung ke taman tersebut.

Salah satu Pedagang sebut saja Pade di areal Taman Pisang pun menjelaskan. Tidak ada sewa tempat tapi tiap bulannya selalu ada yang minta sekitar Rp. 210.000 perbulan dan Mingguannya Rp 20.000. ujarnya.

“Tidak tau, bang. Dana tersebut kemana infonya buat bayar listrik, Sampah, Penataan Taman,” imbuhnya.

Sementara ditempat terpisah, Pengiat Sosial. Budi Prasastra. Menuturkan, Sangat disayangkan adanya retribusi bulanan dan mingguan yang sangat fantastis. Jelas ini bisa merubah dan hilangnya Ruang Terbuka Hijau (RTH), karena kurangnya penataan hanya meningkatkan pemasukan dana saja, tuturnya.

“Kami meminta Pemerintah Kota Tangerang untuk segera menata ulang taman pisang, agar bentuk semula bisa kembali dan bisa menjadikan pendapatan kas daerah, ini kan jelas Pemkot Tangerang membuat taman itu untuk warga sebagai tempat santai bukan menjadikan tempat komersil hanya kepentingan dan keuntungan saja dan tidak menempatkan aspek dampaknya,” ungkapnya.

Kendati demikian, dirinya tidak menampik apabila kutipan Sewa Tempat, Bayar Listrik, Sampah dan lain – lain, silakan aja. Asal ada pengurusan legal dan bisa dipertanggung jawabkan, karena ini bisa menghasilkan pendapatan daerah apabila ditata kembali. Pastinya apabila ada penataan serta sidak pasti para pelaku dan oknum yang selama ini memungut kepada pedagang tidak akan mengakuinya. Bisa jadi saling lempar tanggung jawab. Pungkasnya.

Sampai berita ini ditayangkan belum ada kutipan resmi dari pemerintah terkait. (Red/KJK)

Dua Pelaku Curanmor Ditangkap Unit Reskrim Polsek Batuceper, Ini Modusnya

PelitaTqngerang.com, Kota Tangerang — Polisi berhasil mengamankan 2 (dua) pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial MRS (19) dan AAS (19) saat hendak menjual sepeda motor hasil curiannya melalui sistem cash on delivery (COD).

Kedua pelaku curanmor itu ditangkap di wilayah Parung Jaya, Kecamatan Karang Tangah, Kota Tangerang saat menunggu calon pembeli oleh tim opsnal Polsek Batuceper, Polres Metro Tangerang Kota.

Kapolsek Batuceper, Kompol Gunawan mengungkapkan bahwa penangkapan dilakukan setelah adanya laporan korban, warga Kebon Besar, Kecamatan Batuceper yang kehilangan sepeda motornya pada Minggu, 26 Januari 2025 sekira pukul 23.00 WIB waktu terparkir depan rumah kontrakannya.

Selanjutnya usai menerima laporan tersebut anggota unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek langsung melakukan penyelidikan secara intensif.

“Unit Reskrim dipimpin Kanit Iptu Eko Cahyono, setelah mengumpulkan bukti-bukti di TKP dan memeriksa saksi-saksi. Diketahui pemetik sepeda motor korban adalah MRS. Yang bertempat tinggal di daerah Poris Jaya,” kata Kapolsek dalam keterangannya, Sabtu (15/2/2025).

Lanjut dia, pada Selasa, 11 Februari 2025 sekira pukul 18.00 WIB, pelaku MRS bersama rekannya AAS (berperan sebagai joki) diketahui akan menjual motor korban dengan cara COD melalui aplikasi Facebook di daerah Parung Jaya, Kecamatan Karang Tengah, dengan harga Rp 1.350.000 (Satu Juta Tiga Ratus Lima puluh Ribu Rupiah).

“Kedua pelaku diamankan saat sedang menunggu calon pembeli melalui COD. Karena tanpa surat-surat pelaku mengakui sepeda motor itu nerupakan hasil curian,” terangnya.

Dalam pemeriksaan, kata Gunawan kedua pelaku merupakan spesialis curanmor dan mengakui telah beberapa kali melakukan pencurian di wilayah hukum Polsek Batuceper, termasuk di wilayah Cipondoh dan sekitarnya. Dari penangkapan itu Polisi mengamankan barang bukti 1 unit sepeda motor Yamaha Vega milik korban, helm KYT warna hitam kuning dan 2 kunci kontak palsu.

“Pelaku kita jerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” ujarnya.

Kompol Gunawan mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi curanmor ini. Parkir di tempat aman dan yang terpantau kamera CCTV, termasuk penggunaan kunci ganda pada kendaraan.

“Laporkan jika melihat kejadian mencurigakan, Kami menerima setiap laporan masyarakat dan akan menindak tegas para pelaku kejahatan,” pungkasnya. (Agus KJK) / (Humas PMTK)

Berita Terbaru