Rabu, 22 April 2026
Beranda blog Halaman 25

Tandon Puri Bintaro Indah, Langkah Nyata Tangsel Pengendalian Banjir.

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) terus memperkuat upaya pengendalian banjir. Salah satu proyek strategis yang tengah berjalan adalah pembangunan tandon di kawasan Perumahan Puri Bintaro Indah (PBI), Kecamatan Ciputat.(12/8/25)

Kepala Dinas SDABMBK Kota Tangsel, Robby Cahyadi, mengungkapkan bahwa progres pembangunan tandon sudah mencapai sekitar 70 persen. Fasilitas ini dibangun di atas lahan seluas ±2.000 meter persegi dengan kapasitas tampung hingga 8.000 meter kubik air. Desainnya dirancang untuk menampung air hujan sekaligus menyalurkan limpasan dari permukiman warga.

“Konsepnya, ketika hujan deras dan terjadi genangan, air dari rumah warga akan di alirkan ke tandon. Dengan begitu, genangan di PBI bisa surut lebih cepat,” jelas Robby.

Selain tandon, SDABMBK juga menyiapkan pompa air untuk mempercepat pengaliran ke penampungan. Harapannya, risiko banjir yang kerap terjadi saat musim hujan dapat ditekan secara signifikan.

Tidak hanya mengerjakan tandon, Bidang Sumber Daya Air (SDA) juga tengah membangun sejumlah long storage di berbagai wilayah. Langkah ini menjadi bagian dari strategi terpadu dalam meningkatkan kapasitas tampungan air dan mempercepat pembuangan saat curah hujan tinggi.

Di Ciputat, selain Tandon PBI, juga dibangun long storage seluas ±600 meter persegi. Sementara di Ciputat Timur, proyek serupa tengah berlangsung di Perumahan LAN dengan panjang ±300 meter.

Di Pondok Ranji, penanganan banjir dilakukan dengan peninggian kolam tampung seluas ±560 meter persegi, peninggian saluran eksisting sepanjang ±1.000 meter, serta pembangunan long storage di Kuricang RW 10 dengan panjang ±380 meter.

Pondok Aren mendapat pembangunan long storage di Perumahan Pondok Pucung sepanjang ±300 meter, sedangkan di Serpong Utara dibangun sodetan dari Paku Jaya Permai menuju saluran pembuang sepanjang ±170 meter.

Kepala Bidang SDA SDABMBK, Eka Pribawa, menegaskan seluruh pekerjaan menggunakan konstruksi beton bertulang dan precast. Standar ini dipilih untuk menjamin kekuatan struktur sekaligus mempercepat proses pembangunan.

“Kami tidak hanya membangun penampungan air, tapi juga memastikan adanya pompa pembuang di lokasi dengan elevasi rendah. Semua desain sudah mempertimbangkan potensi hujan ekstrem, dan kami targetkan selesai sesuai kontrak,” ujar Eka.

Rangkaian proyek ini diharapkan mampu menurunkan jumlah titik genangan dan meningkatkan kenyamanan warga saat musim hujan. Pemerintah Kota Tangsel berkomitmen melanjutkan berbagai program pengendalian banjir, mulai dari pembangunan saluran drainase, normalisasi kali, hingga penambahan pompa dan tandon di lokasi-lokasi rawan banjir.

Pembangunan tandon Puri Bintaro Indah hanyalah satu bagian dari strategi besar Tangsel dalam menjaga keselamatan dan kualitas hidup warganya—membuktikan bahwa upaya pencegahan selalu lebih bijak daripada penanggulangan.(**)

Pemkot dan DPRD Tangsel Teken Komitmen Antikorupsi Bersama KPK

PelitaTangerang.com, Serang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) memperkuat langkah pemberantasan korupsi, bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tangsel menandatangani komitmen antikorupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penandatanganan dilakukan oleh Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie didampingi Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, dan Ketua DPRD Tangsel Abdul Rasyid, di Aula Pendopo Gubernur Banten, Serang, Selasa (12/08/2025).

“Pemerintahan yang bersih adalah fondasi utama bagi pelayanan publik yang berkualitas. Kami berkomitmen penuh untuk menjalankan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi demi kesejahteraan masyarakat,” tegas Benyamin.

Acara ini dihadiri oleh Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK RI, Bahtiar Ujang Purnama, serta jajaran kepala daerah se-Banten.

Komitmen tersebut memuat sejumlah poin penting, antara lain penguatan integritas kelembagaan, transparansi dalam pelaksanaan tugas, serta pengawasan ketat terhadap perencanaan dan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Mari kita jaga dan upayakan bersama dengan seluruh stakeholder tentunya untuk saling menguatkan dalam pemberantasan korupsi dari akar rumput,” ucapnya.

Benyamin juga menegaskan akan terus meningkatkan kapasitas aparat pengawas internal pemerintah daerah untuk memastikan akuntabilitas dan mencegah penyalahgunaan wewenang.

Penandatanganan ini menjadi wujud nyata sinergi antara Pemkot Tangsel dan KPK dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.(Red)

Peringati HUT ke-80 RI, Pemkot Tangsel Bagikan Ribuan Bendera Merah Putih

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membagikan ribuan bendera Merah Putih dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia (RI).

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, pembagian bendera Merah Putih itu secara teknis didistribusikan dari kecamatan ke kelurahan.

“Satu kelurahan dibagikan 70 bendera yang akan dipasang secara masif di semua kelurahan sampai dengan akhir Agustus 2025,” kata Benyamin, usai memimpin rapat forkopimda di wilayah Serpong, pada Rabu (13/08/2025).

Diketahui, jumlah kelurahan di Kota Tangsel terdapat 54 kelurahan yang tersebar di 7 kecamatan. Diperkirakan, total ada sekitar 3.780 bendera Merah Putih yang dibagikan ke kelurahan untuk dipasang di wilayah masing-masing.

Benyamin menuturkan, pemasangan bendera Merah Putih secara masif di 54 kelurahan itu merupakan program rutin setiap peringati HUT RI.

Tujuannya, kata Benyamin, untuk meningkatkan jiwa nasionalisme khususnya warga Kota Tangsel dan terus komitmen menjaga keutuhan dan keutuhan Republik Indonesia.

“Tema HUT RI tahun ini Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju, jadi dalam rangka menunjukkan bersatu dan berdaulat untuk Indonesia maju jadi dipasang bendera secara masif di seluruh wilayah di Tangsel,” tutur Benyamin.

Untuk peringati HUT ke-80 RI, Pemkot Tangsel bakal menggelar upacara peringatan Kemerdekaan Indonesia dan pengibaran bendera Merah Putih pada 17 Agustus 2025 di Batalyon Kavaleri 9 di Serpong Utara.(Red)

Menyambut 17 Agustus,infodesakita mengadakan acara santunan 116 anak yatim piatu,di hadiri Diyan Mayang Sari,.S.STP,. M.Si

PelitaTangerang.com, Kosambi – Keindahan berbagi kepada yatim piatu adalah kepedulian sebuah lembaga apapun maupun perorangan,yatim piatu adalah salah satu titipan dari allah Swt yang harus kita muliakan dan bahagiakan di dunia ini.

Kali ini media online dan cetak Infodesakita melaksanakan santunan kepada 116 anak yatim piatu yang ada di kecamatan kosambi dan teluknaga dalam rangka 17 Agustus 2025 bertempat di Aula Balai Latihan Kerja Kecamatan Kosambi Kabupaten Tangerang,jumat (08.08.2025).

Hadir dalam kesempatan itu Kepala Dinas Infokom Kabupaten Tangerang Yang mewakili Bupati Tangerang,H.Tosim seekretaris ICMI ORDA Kabupaten Tangerang,H.Muhamad Mitang,S Ag,.MM sesepuh Kecamatan Kosambi,Ketua UPZ Kecamatan Kosambi,Ketua MUI Kelurahan Dadap,Koodinator Mandor Desa Belimbing dan para tokoh ulama yang mendapingi para anak yatim piatu.

Diyan Mayang sari yang membacakan sambutan Bupati Tangerang menyampaikan,”Pertama-tama atas nama pribadi Pemerintah Kabupaten Tangerang Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasinya kepada Media info Desa kita beserta seluruh pihak yang memberikan kontribusi menyelenggarakan kegiatan ini,merupakan bukti nyata bahwa media tidak hanya menjalankan fungsi normatif tetapi juga terus mengambil peran aktif dalam membangun kepedulian sosial dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan ini.

Sejatinya adalah jembatan antara masyarakat dan berbagai bentuk kebaikan melalui kegiatan bahwa peran media tidak terbatas pada penyampaian informasi semata tapi juga sebagai wadah untuk menumbuhkan semangat gotong royong menyebarkan kasih sayang serta memperkuat solidaritas di tengah-tengah masyarakat,bukan hanya untuk bantuan materi tapi juga merupakan bentuk pesan moral dari kita bahwa semua keberadaan anak-anak yatim adalah keluarga kita,seluruh anak-anak yang untuk mendapatkan perhatian cinta dan tumbuh menjadi generasi yang kuat budaya dan bermartabat dengan karakter, solidaritas dan cinta sejati kita sudah membentuk landasan karakter bagi generasi masa depan dan media melalui narasi yang disampaikan dan kegiatan dilaksanakan bisa menjadi penggerak pertama dalam membentuk pola pikir dan budaya yang cukup tinggi karena masyarakat kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi lingkungan masyarakat baik lembaga pemerintah yang sama terutama bagi mereka yang membutuhkan aliran bantuan dan anak-anakku yang saya cintai Kalian ada bagian dari masa depan bangsa Jangan pernah merasa kecil karena keadaan Jangan pernah merasa sendiri dibalik kejadian yang kalian alami,Allah yang menjalankan Mulia teruslah belajar sendiri dan berusaha kami semua masyarakat dan pemerintah ada untuk kalian, Jadilah pribadi yang baik dan juga masa depan dengan keyakinan,Yakinlah bahwa teman-teman kalian anak yang hebat, ilmuwan dan tokoh-tokoh bangsa yang membawa banyak kemajuan bagi negara.kalian adalah generasi penerus,tahun 2045 adalah tahun Indonesia emas”, sambutan Bupati.

Dan di tambahkan oleh Diyan Mayang Sari, “Mari sama-sama kita mendukung program-program dari bapak bupati Semoga di dalam penerapan ini sudah menyatu pada masyarakat dalam program sekolah gratis,jadi putra putri bapak ibu nanti. anak-anak yang tidak bisa masuk sekolah negeri dan silahkan koordinasi yang diberikan oleh Pemerintah kepada kita anak-anak dan masyarakat”,Tambahnya.

Tosim,SHI,.M.PD Sekretaris ICMI ORDA Kabupaten Tangerang juga Mewakili Ketua ICMI,H.Maksis Sakhabi menyampaikan,”Kami dari ICMI ORDA Kabupaten Tangerang,Mengapresiasi Santunan anak yatim yang di laksanakan oleh media Infodesakita,pelaksanaan ini terus berlanjut dan jangan berhenti di sini,seperti apa yang di katakan Ibu Kepala Dinas”, Terangnya.

Ketua panitia yang juga pemimpin redaksi infodesakita. Alfan Wutular menyampaikan terima kasih yang telah mendukung terlaksananya acara santunan anak yatim ini,kepada Bupati Tangerang,wakil Bupati Tangerang,Ketua Baznas Kabupaten Tangerang,H.M.Mitang,H.Maskota HJS.SE,Mulyana SE Kepala Desa Legok,Tim CSR PIK 2,H.Kamil,UPZ Kosambi,Karang Taruna Banten,ICMI ORDA Kabupaten Tangerang, H.Muslim.HS,Ike Megasari dari DPP HMNI,temen temen organisasi Media DPP MIO Indonesia,DPP IMDI,KMC,Brata Pos,infotangerangraya,Masviral.co.id,Portal Poros Dunia,pelitatangerang.com,FKBB dan semua yg telah mendukung Yang tidak di sebutkan satu persatu.(Budi)

MTQ ke-16 Tangsel Resmi Ditutup, Pamulang Raih Juara Umum

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pelaksanaan MTQ ke-16 tingkat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi ditutup. Penutupan dilakukan oleh Wali Kota Benyamin Davnie didampingi Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, sekaligus diumumkan juara umum pelaksanaan MTQ ke-16 Tangsel, pada Rabu malam (06/08/2025), di Kecamatan Setu.

Hasil didapatkan, juara umum MTQ ke-16 yakni Kecamatan Pamulang, disusul Setu, Ciputat Timur, Pondok Aren, Serpong Utara, Ciputat, dan terakhir Serpong.

Usai menutup MTQ ke-16, Benyamin mengaku senang dan bangga dengan pelaksanaan MTQ kali ini. Bukan tanpa alasan, berbagai inovasi pertandingan dihadirkan dan berbeda dengan MTQ sebelumnya.

“MTQ ke-16 ini sangat sukses dilaksanakan di Kecamatan Setu. Baik secara teknis, maupun rangkaian seluruh rangkaian perlombaan musabaqahnya,” ucap Benyamin.

“Saya semakin bergembira karena ada inovasi perlombaan baru. Pertama, musabaqah untuk lansia. Kedua, kaligrafi menggunakan sinar laser dan yang paling dahsyat adalah musabaqah bagi tuna rungu wicara, ini yang luar biasa,” tambahnya.

Pelaksanaan model perlombaan MTQ ke-16 di Setu kata Benyamin, dapat dijadikan model untuk pelaksanaan MTQ selanjutnya.

Nantinya, para pemenang di ajang MTQ ke-16 Tangsel akan dilakukan pembinaan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Tangsel untuk disiapkan ke jenjang berikutnya yakni MTQ tingkat provinsi.

Ditemui di tempat yang sama, Camat Pamulang, Mukroni mengatakan, keberhasilan Pamulang mempertahankan juara umum MTQ tingkat Kota Tangsel berkat dukungan bersama para alim ulama. Ditambah, perjuangan yang luar biasa para kafilah Pamulang yang berhasil membawa 21 emas, terbanyak dibandingkan kecamatan lainnya.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus LPTQ Kecamatan Pamulang, alim ulama, kyai yang mensupport kegiatan MTQ, khususnya kafilah Kecamatan Pamulang,” ucapnya.

Hasil ini kata Mukroni, tentunya bisa menjadi motivasi bagi Kecamatan Pamulang untuk terus memberikan yang terbaik sekaligus membumikan Al-Qur’an dan nilai-nilai Islam.

“Tentu keberhasilan ini menjadi motivasi bagi Kecamatan Pamulang untuk terus meningkatkan religiusitasnya nilai-nilai Islam,” ucapnya.(Red)

Pemkot Apresiasi Polres Tangsel Bangun SPPG: Perluas MBG dan Ketahanan Ekonomi Masyarakat

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) oleh Polres Tangerang Selatan, sebagai upaya nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan peningkatan gizi masyarakat.

Proyek yang ditandai dengan seremoni groundbreaking pada Rabu (6/8/2025) di Jalan Raya Puspiptek, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu ini diharapkan menjadi pusat layanan terpadu yang menghubungkan aspek kemanusiaan, keamanan, dan kesehatan masyarakat.

Asisten Daerah (Asda) I Kota Tangsel, Chaerudin yang hadir mewakili Wali Kota Tangerang Selatan, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Tangsel membangun fasilitas pelayanan gizi tersebut.

“Saya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiasi Polres Tangerang Selatan dalam membentuk dan membangun SPPG ini,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa persoalan gizi tidak hanya terkait sektor kesehatan, tetapi beririsan dengan berbagai permasalahan sosial dan ketahanan ekonomi masyarakat, terutama kelompok rentan.

Keberadaan SPPG dari Polres Tangsel akan memperkuat sinergi lintas sektor antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat, dalam upaya penanganan isu gizi secara sistemik dan berkelanjutan.

“Kami dari Pemkot Tangsel siap bersinergi melalui dinas pendidikan, kebudayaan, dan perangkat daerah lainnya untuk mendukung program-program yang akan dijalankan SPPG ke depan,” kata dia.

SPPG oleh Polres Tangsel nantinya diharapkan dapat berfungsi sebagai pusat layanan gizi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat—khususnya untuk mendukung program-program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan ketahanan keluarga.

“Langkah ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap peningkatan kesehatan masyarakat. Maksudnya dalam aspek pemenuhan gizi yang menjadi fondasi utama bagi pembangunan semua manusia yang sehat dan berkualitas,” ucapnya.

Chaerudin juga berharap pembangunan fasilitas ini dapat selesai tepat waktu dan menjadi inspirasi bagi hadirnya inisiatif serupa di berbagai wilayah.

“Mari kita dukung bersama pembangunan SPPG ini sebagai salah satu komitmen kita dalam membangun kota yang aman, nyaman, dan inklusif,” tuturnya.(Red)

Benyamin Targetkan 300 Ribu Pelajar Tangsel Jalani Cek Kesehatan Gratis di Sekolah

PelitaTangerang.com, Tangsel  – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) menargetkan 300 ribu lebih pelajar dari tingkat SD hingga SMA untuk menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.

Program ini resmi dikick-off di SMAN 6 Tangsel, Senin (4/8/2025), bertepatan dengan pelaksanaan kegiatan Aksi Bergizi di sekolah.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menjelaskan bahwa program ini menyasar sebanyak 963 sekolah di wilayah Tangsel, terdiri dari 466 SD, 286 SMP, dan 211 SMA.

“Kemudian juga sasaran muridnya untuk SD ada 162.000 lebih, jenjang SMP ada 70.829 siswa, dengan SMA ada 68.760 siswa yang akan kita jaring melalui program Cek Kesehatan Gratis ini,” ujar Benyamin.

Pemeriksaan kesehatan pelajar akan dilaksanakan langsung oleh petugas medis dari Puskesmas, yang dikerahkan ke sekolah-sekolah.

Pemeriksaan mencakup berbagai aspek, seperti penglihatan, pendengaran, dan kebugaran jasmani.

Menariknya, pemeriksaan di sekolah-sekolah dilakukan secara lebih komprehensif. Selain pemeriksaan fisik umum, siswa juga menjalani tes kebugaran seperti lari jarak pendek yang tidak dilakukan pada pemeriksaan umum di Puskesmas.

“(Cek kesehatan) di sekolah justru lebih lengkap, karena ada tambahan tes kebugaran seperti lari, yang tidak dilakukan di Puskesmas,” kata dia.

Apabila ditemukan siswa yang mengalami gangguan kesehatan, Pemkot Tangsel akan merujuk mereka ke Puskesmas terdekat untuk penanganan lanjutan, dengan seluruh biaya ditanggung pemerintah daerah.

Pelajar yang harus dirujuk, dipastikan dapat ditangani dan mendapatkan perawatan yang sesuai.

Rekam medis yang diperoleh dari hasil CKG di sekolah bisa menjadi dasar untuk ditindaklanjuti di fasilitas kesehatan.

“(Siswa yang tidak sehat) akan dirujuk ke Puskesmas terdekat. Akan kita tangani dengan tentunya biaya dari pemerintah daerah, akan kita tangani di Puskesmas terdekat. Catatannya, nanti medical record-nya sangat penting di bawa ke Puskesmas terdekat,” jelasnya.

Program CKG untuk pelajar ditargetkan rampung sebelum Desember 2025. Pemeriksaan di setiap sekolah direncanakan berlangsung selama tiga hari, disesuaikan dengan jumlah tenaga medis yang tersedia. CKG juga dilaksanakan di berbagai sekolah lain di Tangsel.

Dengan program ini, Pemkot Tangsel berharap dapat meningkatkan kesadaran hidup sehat sejak dini serta memperkuat data kesehatan pelajar sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit di kalangan generasi muda.(Red)

Langgar Jam Operasional, Pilar Tindak Tegas Truk Tonase Besar yang Melintas Tangsel

PelitaTangerang.com, Tangsel – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan turun gunung. Dia menindak tegas pengemudi truk tonase besar yang melintas melebihi jam operasional.

Pilar melakukan penindakan ini dalam operasi gabungan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) bekerja sama dengan Satlantas Polres Tangsel, Polisi Militer (POM), TNI, dan Kejaksaan Tangsel di Jalan Raya Serpong-Puspitek (Hutama Karya) pada Rabu (30/7/2025).

“Hari ini kita melakukan razia gabungan terhadap kendaraan-kendaraan yang overload, ataupun lebih daripada 2 sumbu yang melintasi wilayah Tangsel melewati aturan yang seharusnya,” ujar Pilar.

Pilar menegaskan, Pemkot Tangsel telah memberikan ruang bagi para pengendara, pengusaha ekspedisi dengan tonase besar bisa mengikuti jam operasional. Namun sampai saat ini dia mengaku masih terdapat pengemudi yang melanggar.

“Karena seharusnya mereka beroperasi mulai jam 10 malam sampai jam 5 subuh. Tapi ini saya lihat jam 11 (siang) masih ada juga mobil mobil overload yang masih melintas,” tegasnya.

Padahal, kata Pilar, aturan tersebut telah dituangkan dalam Peraturan Walikota (Perwal) nomor 58 Tahun 2019 terkait pembatasan operasional mobil besar di Tangsel.

“Jadi agenda ini kami lakukan secara rutin. Di tahun ini juga sudah 7 kali kami adakan lagi. Lalu juga setelah diadakan 7 kali ini alhamdulillah penurunan cukup besar terjadi, karena memang sopir-sopir ini tahu di Tangsel kontrolnya cukup ketat,” ujarnya.

Ia mengimbau perusahaan yang bergerak di bidang logistik atau para pengusaha lainnya agar tidak menyalahi aturan yang telah ditetapkan.

“Karena kami akan tindak tegas dan berikan sanksi melalui pengadilan,” kata dia.

Bahkan, akibat tegasnya aturan yang diterapkan Pilar mengaku terdapat penurunan hingga 50 persen.

“Kami juga berterima kasih terhadap pihak terkait telah mendukung kami,” kata dia.

Pilar memastikan akan melakukan sanksi tegas terhadap pelanggar yang berulangkali.

“Jika ada saksi denda uang atau tilang. Itu sudah ada aturannya, melalui proses pengadilan. Kalau bandel lagi ya kami panggil perusahaan atau pemilik, kendaraan tersebut juga dapat kami larang melintasi Tangsel,” tegas Pilar.

“Mungkin juga kami juga akan berkoordinasi dengan Polda. Karena ini berulang dan bekerjasama,” tambahnya.(Red)

Wawancara Calon Komisaris dan Direksi Perseroda PITS, Benyamin Tekankan Profesionalisme dan Jaga Kepercayaan Publik

PelitaTangerang.com, Tangsel – Calon Komisaris dan Direksi Perseroda Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) diharapkan mampu menjaga sikap profesionalisme dalam melayani kebutuhan masyarakat.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie setelah wawancara pendalaman terhadap tiga calon komisaris dan direksi Perseroda PITS di wilayah Serpong, Kamis (31/07/2025).

Benyamin melakukan wawancara pendalaman bersama dengan Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel Bambang Noertjahjo.

Benyamin mengatakan, wawancara pendalaman itu lanjutan dari proses penilaian seleksi yang dilakukan panitia seleksi.

“Hasilnya nanti kami diskusikan lebih lanjut. Kita lihat di dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) untuk dilakukan penetapan. Sementara jadwal RUPS saya menunggu usulan dari Direktur Utama,” kata Benyamin.

Diketahui, ada tiga calon yang disarankan untuk dilakukan seleksi lanjutan dari hasil uji kelayakan dan kepatutan. Yakni Muhamad Taslim sebagai calon Komisaris, Sugeng Santoso sebagai Calon Direktur Operasional dan Agus Supadmo sebagai Calon Direktur Umum.

Dalam wawancara tersebut, Benyamin menekan beberapa poin kepada para calon komisaris dan direksi Perseroda PITS itu.

Benyamin menekankan para sosok terpilih harus mampu menjaga sikap profesionalisme dalam melayani kebutuhan masyarakat di Badan Usaha Milik Daerah Kota Tangsel itu.

“Jangan bercampur dengan sikap birokrasi. Harus betul-betul profesional, amanat dari pemerintah kota yang diwujudkan dalam penyertaan modal harus diwujudkan dengan baik,” tekan Benyamin.

Tak hanya itu, Benyamin juga berharap, para calon yang akan menduduki pimpinan Perseroda PITS itu harus mampu menjaga kepercayaan publik.

“Saya tekankan untuk jaga kepercayaan publik. Karena ini pengelolaan air bersih, air minum kan orang perorang. Jadi soal kepercayaan publik, airnya bersih, tepat waktu, tidak bocor, tidak terlambat dan tidak bau,” tegas Benyamin.(Red)

Gubernur Banten Andra Soni Tegaskan Komitmen Percepatan Reforma Agraria

PelitaTangerang.com, Banten – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmennya untuk mempercepat pelaksanaan reforma agraria di Provinsi Banten.

Hal itu disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) di Aula Baduy, Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Banten, KO3B, Curug Kota Serang, Rabu (30/7/2025).

Sebagai Ketua GTRA Banten, Andra Soni menyebut rapat itu menjadi langkah awal untuk merumuskan strategi konkret dalam penataan lahan serta redistribusi tanah bagi masyarakat.

“Ini adalah rapat pertama saya, dan hari ini akan ada rapat panjang membahas program reforma agraria di Provinsi Banten tahun ini,” ujar Andra Soni.

Andra Soni menyampaikan bahwa dirinya menekankan reforma agraria di Provinsi Banten bisa berjalan sesuai harapan pemerintah, sekaligus mendukung Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI.

Andra Soni juga menekankan pentingnya kesepahaman antar instansi serta koordinasi lintas sektor untuk memastikan kebijakan berjalan efektif.

“Kami punya satu kesepahaman. Selanjutnya tinggal bagaimana semua pihak, mulai dari pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota, berkoordinasi dengan baik agar program reforma agraria ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Dalam rakor tersebut, salah satu fokus utama adalah penataan lahan  terlantar. Andra Soni menyebut, lahan tersebut harus segera dimanfaatkan untuk kepentingan negara maupun masyarakat.

Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Provinsi Banten, Sudaryanto mengatakan rakor tersebut membahas permasalahan pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Provinsi Banten.

Sudaryanto menyebut sesuai arahan Gubernur Banten Andra Soni, GTRA di Provinsi Banten menyatakan siap mengawal penyelesaianya.

Gubernur menegaskan bahwa reforma agraria bukan hanya soal penataan tanah, tetapi juga upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses yang adil terhadap sumber daya.

“Percepatan reforma agraria di Provinsi Banten harus memberikan kepastian hukum, penataan akses, penataan aset  dan membuka peluang bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Melalui rakor ini, Pemerintah Provinsi Banten bersama BPN berkomitmen mempercepat redistribusi tanah untuk menumbuhkan kepastian hak atas tanahnya.(Red)

Berita Terbaru