Kamis, 23 April 2026
Beranda blog Halaman 46

Kunjungan ke Jawa Timur, Presiden Prabowo akan Resmikan PMR PTFI dan Stadion Olahraga

PelitaTangerang.com, Sidoarjo – Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandar Udara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur, pada Senin, 17 Maret 2025 pukul 12.40 WIB untuk melakukan kunjungan kerja. Ketibaan Presiden di Sidoarjo disambut oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto.

Dari Sidoarjo, Presiden kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Gresik dengan menggunakan heli caracal TNI AU. Di Gresik, Presiden Prabowo dijadwalkan untuk meninjau area smelter di kawasan PT Freeport Indonesia (PTFI) sekaligus meresmikan produksi pemurnian logam mulia atau precious metal refinery (PMR) terintegrasi terbesar di dunia.

Setelahnya, Presiden Prabowo kembali menuju Kabupaten Sidoarjo dengan menggunakan heli caracal TNI untuk selanjutnya menuju Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Di sana, Kepala Negara akan meresmikan rehabilitasi, renovasi, dan pembangunan 17 stadion di Indonesia.

“Kehadiran Presiden di Gresik ini menandai komitmen pemerintah dalam mendorong industri pengolahan dan pemurnian mineral di dalam negeri. Sementara peresmian rehabilitasi dan renovasi, serta pembangunan stadion menjadi langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan fasilitas olahraga,” ucap Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana dalam keterangan tertulisnya.

Sebelumnya, Presiden bersama rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta sekitar pukul 11.30 WIB. Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Jawa Timur yakni Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.(***)

Gubernur Andra Soni Tinjau Banjir di Padarincang, 3 Alat Berat Diturunkan

PelitaTangerang.com, Banten – Gubernur Banten Andra Soni turun meninjau lokasi sungai yang mengalami pendangkalan akibat banjir bandang diikuti bebatuan, di Kampung Begog, Desa Citasuk, Kecamatan Padarincang, Minggu, (16/3/2025).

Andra didampingi istrinya, Tinawati dan Ketua DPUPR Banten, Arlan Marzan.

“Saya mendapat laporan dari warga bahwa terjadi pendangkalan anak sungai Cibanten di wilayah Padarincang, akibat longsor. Sebelumnya longsor tersebut menutup jalan di wilayah tersebut, yang sudah diselesaikan oleh PUPR dengan dibantu TNI, Polri dan masyarakat, relawan. Alhamdulillah, jalan tersebut sudah rampung beberapa hari lalu,” kata Gubernur Andra.

“Kemudian terjadi pendangkalan sungai akibat longsoran batu, yang mengakibatkan beberapa rumah di wilayah tersebut rusak dan terendam banjir. Jadi, hari ini alhamdulillah ada respon cepat dari Kepala Dinas PUPR, saat itu saya baru saja meneruskan video dari masyarakat dan beliau langsung berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3) yang memang memiliki kewenangan untuk mengurus sungai dan anak-anak sungainya. Kami akan tangani dulu sambil berkoordinasi,” imbuhnya.

Mereka mengerahkan dua alat berat dan 60 personel untuk proses penanganan sementara, ditambah satu alat berat dari BBWSC3. 

“Karena ini cukup panjang, dan volume material yang menutupi sungai sangat besar. Ini juga mengakibatkan aliran irigasi ke pertanian terganggu dan InsyaAllah ini akan segera kami tangani,” katanya.

Gubernur Andra mengatakan, pihaknya akan membantu membersihkan material batu agar aliran sungai kembali normal, serta akan menyiapkan dermaga untuk bendungan sementara tersebut.

“Selanjutnya saya minta dinas terkait untuk mendata warga yang terdampak. Karena tadi saya lihat, ada rumah yang hampir roboh dan sebagainya. Mudah-mudahan pemerintah hadir dan kita harus tanggap cepat, karena tugas kita sekali lagi melayani,” jelasnya.

Kepala DPUPR Banten, Arlan Marzan mengatakan, secara kewenangan penanganan merupakan kewenangan pusat, namun atas arahan Gubernur Banten, Pemerintah Provinsi langsung turun melakukan penanganan sementara untuk membantu warga dan berkoordinasi dengan BBWSC3. 

“Instruksi Gubernur harus segera ditindaklanjuti, sayangnya warga khawatir banjir susulan karena curah hujan masih tinggi,” ujarnya.

“Pemerintah provinsi melalui Dinas PUPR juga mengerahkan dua alat berat dan 60 personel untuk menormalisasi sungai dan membersihkan rumah warga dari material longsor. BBWSC3 juga telah mengirimkan alat berat untuk mempercepat penanganan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua RT Kampung Begog, Desa Citasuk, Kecamatan Padarincang, Samsuri mengaku senang Gubernur Banten Andra Soni turun langsung membantu menangani pendangkalan sungai akibat banjir.

“Saya sangat senang, sangat senang, sangat gembira, sambil menunggu kedatangan Bapak Gubernur Soni Andra dari Banten, saya berharap masyarakat yang terdampak segera dibangun kembali, masyarakat yang betul-betul terdampak, bisa secepatnya dibangun kembali,” harapnya.(***)

Satpol PP Gelar Patroli Monitoring Tempat Hiburan Malam di PIK 2 Kecamatan Kosambi

Dalam operasi yang berlangsung sejak malam hingga dini hari ini, tim Satpol PP menyisir sejumlah tempat hiburan malam guna memastikan kepatuhan terhadap jam operasional, serta potensi pelanggaran ketertiban umum. Patroli ini dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap gangguan keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadan yang dapat timbul dari aktivitas hiburan malam.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang, Agus Suryana, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan rutin yang dilakukan pemerintah daerah dalam penerapan Surat Edaran Bupati Tangerang No. 2 Tahun 2025.

“Kami melakukan pemantauan terhadap tempat hiburan malam untuk memastikan bahwa mereka beroperasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran, kami akan memberikan teguran hingga tindakan sesuai aturan yang berlaku,” ujar Agus Suryana.

Dalam patroli ini, Satpol PP juga mendapati beberapa tempat usaha seperti Bar & Resto yang masih beroperasi, tim gabungan melakukan penindakan dengan cara memberikan teguran dengan diberikan surat pernyataan kepada tempat usaha tersebut.

“Pernyataan yang dimaksud berisi, pernyataan untuk tidak melakukan operasional jenis Bar nya selama bulan suci Ramadan dan untuk resto dipesilahkan beroperasi, namun sesuai aturan Surat Edaran Bupati Tangerang,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Satpol PP Kabupaten Tangerang, Ana Supriyatna, menjelaskan razia gabungan bersama TNI dan Polri dan Pemerintah Kabupaten Tangerang tersebut dalam rangka Monitoring dan kepengawasan tempat hiburan malam di kawasan PIK2, Kecamatan Kosambi selama bulan Ramadan 1446 H.

“Surat Edaran Bupati Tangerang nomor 2 tahun 2025 telah menjelaskan bahwa THM tidak diperbolehkan untuk beroperasional selama bulan puasa ini, tadi kami telah melaksanakan monitoring dan kepengawasan, kami berharap para pengusaha tempat hiburan dapat menjalankan SE yang telah kami sosialisasikan,”pungkasnya.

Satpol PP Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan patroli secara berkala guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat. Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif dalam menjaga ketertiban dengan melaporkan setiap potensi gangguan keamanan kepada pihak berwenang.(Red)

Pemkot Tangsel Pastikan THR ASN Dibayar Secara Penuh

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan bahwa pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tambahan kesejahteraan pegawai untuk Non ASN dibayar secara penuh.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo, pada Senin (17/03/2025).

“THR bagi seluruh pegawai di Pemkot Tangsel akan segera diberikan dan dibayarkan secara penuh,” ujarnya.

Bambang menyebut, besaran nominal THR yang akan diterima oleh para pegawai yakni satu bulan gaji beserta tunjangan kinerja masing-masing individu yang berdasarkan pada tunjangan yang didapat pada bulan Februari.

“Insyaallah kita akan berikan secara penuh kepada para ASN, baik itu gaji maupun TPP. Terkait waktunya kita usahakan secepatnya apabila secara aturan sudah terpenuhi,” katanya.

THR ini nantinya akan diberikan ke kurang lebih 15 ribu pegawai yang terdiri dari ASN dan Non ASN.

Sekda berharap THR yang diterima dapat dimanfaatkan oleh ASN untuk sesuatu yang bermanfaat. Bahkan, bisa memacu perputaran ekonomi di tengah masyarakat.

“Semua dilakukan sesuai ketentuan dan kita berharap nantinya akan digunakan oleh penerima dengan baik sesuai kebutuhan,” tutupnya.(Red)

Pastikan Hak Pekerja, Disnaker Tangsel Buka Posko Pengaduan THR

PelitaTangerang.com, Tangsel – Menjelang Idulfitri 1445 Hijriah, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tangerang Selatan membuka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk memastikan hak pekerja atau buruh di wilayah Tangsel terpenuhi sesuai peraturan perundang-undangan.

Kepala Disnaker Tangsel, Sabam Maringan menjelaskan, pembentukan posko ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor M/2/HK.04.00/III/2025 tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2025.

Posko ini diatur melalui Surat Keputusan Kepala Disnaker Kota Tangerang Selatan Nomor: 500.15.14.1/015/Disnaker/2025.

“Jadi kita bentuk posko pengaduan THR di Tangsel, ya tujuan utamanya memberikan pelayanan bagi pekerja yang tidak dibayarkan THR-nya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Sabam dari keterangan yang didapat pada Senin (17/3/2025).

Dengan adanya Posko Pengaduan THR ini, Disnaker Tangsel berharap seluruh perusahaan dapat memenuhi kewajibannya, sehingga hak pekerja tetap terlindungi dan kesejahteraan mereka terjamin selama perayaan Idulfitri.

Berdasarkan data tahun sebelumnya, jumlah pengaduan terkait THR di Tangsel mengalami penurunan dari 15 kasus pada 2023 menjadi 3 kasus pada 2024. Semua pengaduan tersebut berhasil diselesaikan dengan kesepakatan bersama.

“Kami hadir untuk memastikan tidak ada pekerja yang dirugikan dalam pemberian THR. Jika ada kendala, pekerja dapat segera melapor, dan kami akan menindaklanjutinya,” kata Sabam.

Posko Pengaduan THR akan beroperasi dalam dua periode, yakni 13-27 Maret 2025 dan 8-16 April 2025.

Pekerja yang ingin melaporkan masalah THR bisa datang langsung ke Posko THR Kota Tangerang Selatan di kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Tangerang Selatan, di Kecamatan Setu,  Gedung Arsip Daerah Kota Tangerang Selatan Lantai 5. Pelapor juga bisa membuat pengaduan melalui email ke pphitangsel@gmail.com.

Sistem Ketenagakerjaan yang Lemah: Pencari Kerja di Indonesia Terus Dirugikan

PelitaTangerang.com, Tangerang -Sistem ketenagakerjaan di Indonesia masih belum ideal, menyebabkan kesulitan besar bagi masyarakat dalam mencari pekerjaan. Hingga kini, pencari kerja harus mengandalkan berbagai saluran seperti platform lowongan kerja swasta, media sosial, jasa penyalur kerja, hingga aplikasi pesan instan. Sayangnya, belum ada sistem terintegrasi yang dikelola pemerintah, membuat pencari kerja sering kali menghadapi kendala dan potensi penyalahgunaan dari pihak tertentu. sabtu 15/03/2025

Salah satu contoh kasus terjadi di PT. Skai Semende Jaya Abadi, sebuah yayasan penyalur kerja yang beralamat di Jl. NN No. 11/5, RT 002 RW 001, Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten. Yayasan ini diduga menyalahgunakan aturan dengan meminta uang jaminan dari pencari kerja di luar biaya administrasi yang wajar.

Seorang jurnalis berinisial D/S, yang juga merupakan orang tua salah satu pencari kerja, mengungkapkan pengalaman kurang menyenangkan saat mencoba meminta pengembalian uang jaminan anaknya.

“Saat kami berkunjung, teman saya tiba-tiba diusir hanya karena memakai celana pendek, tanpa penjelasan yang sopan,” ungkapnya.

Selain perlakuan yang tidak ramah, D/S juga menyoroti kebijakan yayasan yang meminta uang jaminan sebesar Rp 1.000.000,00 dengan alasan sebagai “penjamin” agar pelamar tetap terikat dengan mereka. Namun, ketika D/S meminta untuk melihat perjanjian tertulis terkait uang jaminan tersebut, pihak yayasan menolak dengan alasan yang tidak jelas.

Aji, salah satu staf yayasan, mengakui bahwa jika pelamar tidak hadir dalam tes yang dijadwalkan, maka uang jaminan tersebut akan hangus. Selain itu, sejak awal mendaftar, pencari kerja juga harus membayar biaya administrasi sebesar Rp 200.000,00 yang tidak termasuk dalam uang jaminan.

Said, pemilik yayasan, menegaskan bahwa biaya tersebut adalah hal yang wajar. “Tidak ada yang gratis. Siapa saja yang masuk ke sini pasti dikenakan biaya,” ujarnya.

Namun, ketika ditanya mengenai perjanjian tertulis terkait uang jaminan, Said menolak memberikan akses kepada pihak luar. “Itu adalah urusan internal kami dan tidak bisa diperlihatkan,” imbuhnya.

Praktik yang dilakukan yayasan ini berpotensi melanggar hukum. Berdasarkan aturan yang berlaku di Indonesia, meminta uang jaminan kepada pencari kerja dapat dianggap sebagai bentuk penipuan lowongan kerja. Tindak pidana semacam ini bisa dikenakan sanksi hukum, mengingat pencari kerja seharusnya tidak dibebani dengan biaya yang tidak wajar saat mencari pekerjaan.

Keberadaan yayasan penyalur kerja memang dapat membantu pencari kerja, namun harus dilakukan dengan transparan dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Pemerintah diharapkan segera bertindak untuk mengatasi permasalahan ini dan menciptakan sistem ketenagakerjaan yang lebih baik agar pencari kerja tidak terus-menerus menjadi korban praktik curang.(D.s)

Diisi Tausyiah Ustaz Abdul Somad, Pemkot Tangsel Gelar Peringatan Malam Nuzulul Qur’an

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan menggelar peringatan malam Nuzulul Qur’an. Peringatan yang digelar di Islamic Center Baiturrahmi, BSD Serpong, diisi dengan tausyiah dari Ustaz Abdul Somad serta dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, Sekretaris Daerah Bambang Noertjahjo, Ketua DPRD Abdul Rasyid dan jajaran Forkopimda, pada Jumat (14/03/2025).

“Peringatan Malam Nuzulul Qur’an merupakan agenda rutin tahunan Pemkot Tangsel. Alhamdulillah di tahun ini kami dapat mengundang Bapak Profesor Doktor Abdul Somad di tengah-tengah kita,” ucap Pilar.

Tentunya tujuan dari kegiatan ini kata Pilar, untuk mengisi kegiatan di bulan Ramadan dengan menggiatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Selain kegiatan keagamaan, Pilar menyampaikan komitmen Pemkot Tangsel dalam memberantas buta huruf Al-Qur’an.

“Saat ini alhamdulilah Pemkot Tangsel selama tiga tahun menyediakan beasiswa bagi para penghafal Al-Qur’an, mulai dari SD, SMP hingga perguruan tinggi,” ujarnya.

Tak hanya itu, Pemkot Tangsel juga terus memberikan insentif kepada guru ngaji sebanyak 3.500 orang.

“Diberikan insentif tiap bulannya oleh Pemkot Tangsel melalui APBD. Lalu juga untuk amil, pemandi jenazah, guru majelis taklim. Insyaallah terus kita tingkatkan, mohon doanya bapak-ibu, mudah-mudahan bisa terus bermanfaat dan program berjalan dengan baik, serta terwujudnya motto cerdas, modern dan religius,” tutupnya.

Sementara itu dalam tausyiahnya Ustaz Abdul Somad mengingatkan masyarakat untuk terus membaca Al-Qur’an dan mengamalkannya.

“Tadarus itu bukan buat petantang-petenteng, bangga-banggaan. Tadarus itu untuk menyadari kelemahan, karena selama ini baca Al-Qur’an sendiri, merasa kitalah juaranya,” ingatnya.

Dirinya juga mendoakan kepada para jemaah yang hadir menjadi para penghafal Al-Quran, serta mendoakan Kota Tangerang Selatan.

“Mudah-mudahan semuanya menjadi anak-anak para penghafal Al-Quran. Tangerang Selatan baldatun thoyyibatun warobbun ghofur, Aaminn,” tutupnya.(Red)

Kolaborasi Pemkot Tangsel dan Gojek Resmikan 2 Halte Publik untuk Kemudahan Masyarakat

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama Gojek meresmikan dua halte transportasi publik yang berlokasi di Pamulang dan Rawa Buntu, Serpong.

Peresmian ini digelar di depan Masjid Mujahidin, Alun-alun Pamulang, sebagai langkah inovatif dalam meningkatkan aksesibilitas transportasi bagi masyarakat.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif dari Gojek dalam menghadirkan halte bagi para pengguna transportasi publik.

Menurutnya, keberadaan halte ini bukan sekadar fasilitas bagi mitra pengemudi, melainkan bagian dari upaya meningkatkan akses sistem transportasi umum di Kota Tangsel.

“Halte ini peruntukannya untuk penumpang transportasi umum. Jadi saya sangat mengapresiasi bahwa Gojek membuka ruang untuk para pengguna angkutan umum di Tangerang Selatan ini,” ujar Pilar, Kamis (13/3/2025).

Ia juga berharap kolaborasi ini dapat menginspirasi sektor swasta lainnya untuk turut berkontribusi dalam pengembangan fasilitas transportasi publik di Tangsel.

Menurutnya, keterlibatan perusahaan dari berbagai sektor dapat membantu menciptakan sistem transportasi yang lebih modern dan efisien.

Dengan hadirnya halte Gojek ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang beralih menggunakan transportasi umum, sehingga dapat mengurangi kemacetan serta meningkatkan efisiensi mobilitas di Kota Tangerang Selatan.

“Mudah-mudahan kerjasama ini ke depan bisa terus berlanjut, menjadi contoh baik sekali bahwa Gojek bukan hanya peduli terhadap pengembangan bisnisnya, tapi juga bagaimana Gojek peduli terhadap masyarakat pengguna transportasi publik, yang di mana kita lihat bahwa transportasi publik itu kalau di perkotaan sangat penting sekali,” ucapnya.

Pemkot Tangsel sendiri telah menetapkan 33 trayek terbaru untuk transportasi publik, yang diharapkan dapat terintegrasi dengan layanan Gojek serta moda transportasi lainnya.

Pilar menekankan bahwa hadirnya berbagai pilihan transportasi publik, termasuk Bus Rapid Transit (BRT) dan feeder, justru semakin mempermudah mobilitas masyarakat tanpa menimbulkan persaingan yang tidak sehat.

Dalam kesempatan itu, Pilar juga mengungkapkan bahwa rencana pembangunan MRT Tangerang Selatan telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2030.

Ia optimistis proyek ini akan segera terwujud sebagai bagian dari proyek strategis nasional yang menghubungkan DKI Jakarta dan Banten.(Red)

Ini Kata Ketua DPD IMM Banten : MK Perintahkan PSU. Diduga Mendes PDT Terbukti Terlibat Pilkada Serang

PelitaTangerang.com, Serang – Ini Kata Ketua DPD IMM Banten : MK Perintahkan PSU Diduga Mendes PDT Terbukti Terlibat Pilkada Serang. Maka DPD IMM Banten mendesak Presiden Republik Indonesia untuk segera mencopot Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) dari jabatannya.

Hal ini merupakan respons terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membuktikan adanya tindakan diduga “cawe-cawe” atau pencampur tangan oleh Mendes PDT dalam mendukung pasangan calon tertentu di Pilkada Kabupaten Serang 2024. Sabtu (15/03/2025).

Dalam putusan yang telah dikeluarkan, MK menemukan bukti-bukti yang menunjukkan bahwa Menteri Yandri Susanto, dalam kapasitasnya sebagai pejabat negara, terlibat aktif mengarahkan dan mengkoordinasikan dukungan dari sejumlah kepala desa. Tindakan tersebut, yang terjadi secara terstruktur dan masif, dianggap telah mempengaruhi netralitas aparat desa sehingga berdampak signifikan terhadap hasil perolehan suara. Sebagai konsekuensinya, MK memerintahkan agar diselenggarakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Serang dengan menggunakan daftar pemilih yang sama dengan pemungutan suara pada 27 November 2024.

Merujuk pada pelanggaran yang telah terbukti, khususnya ketidak netralan pejabat sebagaimana diatur dalam Pasal 71 Ayat 1 Undang-Undang No. 10 Tahun 2016, DPD IMM Banten menilai bahwa tindakan tersebut tidak hanya mencederai prinsip demokrasi, tetapi juga merusak kepercayaan publik terhadap proses Pilkada. Oleh karena itu, DPD IMM Banten mendesak Presiden RI untuk mengambil langkah tegas dengan mencopot Mendes PDT, agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang dan agar penyelenggaraan pemilu di tingkat daerah tetap berjalan adil dan transparan.

Dalam pernyataannya, DPD IMM Banten menekankan bahwa kepentingan bangsa dan kedaulatan rakyat harus diutamakan. “Keputusan MK yang sudah final menunjukkan adanya penyimpangan serius dalam proses pemilu. Saatnya pimpinan negara bertindak tegas dengan mencopot pejabat yang terbukti melakukan cawe-cawe agar kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi tetap terjaga,” ujar Pegy Septiawan Ketua Umum DPD IMM Banten.

Lanjut pegy, Kami akan terus mengawal jalannya PSU agar berjalan dengan adil dan transparan. Kami tidak ingin demokrasi di Kabupaten Serang dicederai oleh kepentingan politik yang melibatkan pejabat negara. Netralitas pejabat publik adalah harga mati dalam setiap pemilu, sambungnya

DPD IMM Banten berharap agar langkah ini dapat menjadi titik balik untuk mencegah intervensi pejabat dalam politik praktis, sehingga keadilan dan integritas proses demokrasi di Indonesia tetap terjaga. (Agus KJK)

Dihadiri Pilar, Bazar Ramadan Kecamatan Pamulang Diserbu Masyarakat

PelitaTangerang.com, Tangsel – Hari kedua pelaksanaan Bazar Ramadan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapatkan reaksi positif dari masyarakat. Tiga kecamatan yang menggelar Bazar Ramadan yakni Kecamatan Serpong, Ciputat dan Pamulang diserbu oleh ribuan masyarakat untuk berbelanja bahan pokok dengan harga yang murah.

Bahkan antrian mengular terjadi di Bazar Ramadan Kecamatan Pamulang yang dihadiri oleh Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, pada Kamis (13/03/2025).

“Ya bazar ini saya sudah mengunjungi di Setu, hari ini di Pamulang, kita adakan bazar Ramadan murah ini di 7 kecamatan,” ucapnya.

Tujuan bazar ini kata Pilar, untuk membantu masyarakat yang membutuhkan akses sembako murah. Apalagi dalam pelaksanaan bazar ini, bahan pokok yang dijual jauh di bawah harga pasar.

“Alhamdulillah tadi saya ngobrol sama warga, mereka bilang sangat membantu dan senang sekali dengan adanya bazar Ramadan ini. Pelaku UMKM juga senang karena ini kan free (tenant-red) ini semua,” katanya.

Pilar menyoroti antusiasme warga yang luar biasa, bahkan di beberapa stan sudah terlihat habis karena dibeli oleh masyarakat.

“Artinya memang dari pagi itu antusiasme masyarakat luar biasa dari jam 6 pagi udah rame tadi. Ada ribuan warga yang datang, mudah-mudahan bermanfaat,” katanya

Tak hanya bazar Ramadan, kegiatan ini juga diisi dengan pemberian santunan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tangsel yang disalurkan ke masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Widi (25) yang hadir dalam bazar tersebut mengaku datang sejak pagi hari untuk berbelanja kebutuhan pokok, seperti beras, telur hingga cabai.

Menurutnya, harga yang dipatok jauh di bawah harga pasar, bahkan untuk telur dirinya bisa mendapatkan harga yang terjangkau.

“Datang dari pagi, udah rame banget sampai ngantri-ngantri buat belanja,” katanya.

Dirinya juga berharap, Pemkot Tangsel rutin menyelenggarakan pasar murah karena membantu masyarakat.(Adv)

Berita Terbaru