Kamis, 23 April 2026
Beranda blog Halaman 45

Datangi Mapolresta Tangerang, Masa PSHT Minta Oknum LSM Pelaku Pembacokan Secepatnya Ditangkap

PelitaTangerang.com, Tangerang – Insiden berdarah yang terjadi di lingkungan SMKN 9 Kabupaten Tangerang beberapa waktu lalu kini kian memanas. Pasalnya hingga detik ini terduga pelaku penganiayaan yang merupakan oknum dari anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) statusnya masih dalam pencarian aparat Kepolisian.

Oleh sebab itu, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) berbondong-bondong mendatangi Mapolresta Tangerang sebagai bentuk aksi solidaritas menuntut keadilan. Bahwa mereka meminta kepada Aparat Kepolisian agar segera melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku yang telah melakukan penganiayaan berujung penusukan terhadap anggotanya. Sabtu, 22/03/2025.

Banjir Supriyatna, Wakil Ketua I Bidang Organisasi PSHT Cabang Kabupaten Tangerang mengatakan bahwa kedatangannya di Mapolresta Tangerang tak lain adalah berupaya mendesak Aparat Kepolisian untuk secepatnya memburu terduga pelaku yang diketahui statusnya dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Kami datang kesini berdasarkan panggilan hati, karena yang menjadi korban ini adalah saudara kami dari PSHT. Bilamana kasus ini belum ada titik terang dan pelaku tak kunjung juga ditangkap, maka kami akan terus mengadakan aksi serupa dengan jumlah masa yang lebih besar tentunya,” jelasnya.

Ditegaskan Banjir, tidak ada yang namanya berdamai ataupun mediasi. Terduga pelaku dari oknum anggota LSM tersebut harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami tegaskan tidak ada kata damai, semuanya lanjut, tangkap dan proses hukum para pelaku,” ujar Banjir kepada Wartawan.

Sementara, Kasat Intelkam Polresta Tangerang Kompol R. Moch Sofyan, SH saat menjumpai kerumunan masa PSHT dia menyampaikan bahwa pihak Kepolisian akan terus berupaya dalam melakukan pencarian dan akan berusaha semaksimal mungkin untuk memburu para terduga pelaku.

“Kami mohon maaf apabila sampai saat ini terduga pelaku belum tertangkap, anggota kami sedang berusaha melakukan pengejaran, kami harap semuanya bersabar, posisinya sekarang sudah di Pulau Sumatra, pada intinya rekan-rekan percayakan kepada kami, bahwa pihak Kepolisian tidak akan tinggal diam dan berhenti melakukan pencarian,” ungkap R. Moch Sofyan.(D.s)

Pilar Sidak Pasar di Tangsel, Harga Stabil dan Pasokan Aman Jelang Lebaran

PelitaTangerang.com, Tangsel – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tangsel dan Banten, serta sejumlah instansi terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua pasar tradisional pada Rabu (19/03/2025).

Pasar Tradisional Bintaro dan Pasar Ceger menjadi lokasi pantauan utama. Hasilnya, harga bahan pokok terpantau tetap stabil, bahkan beberapa mengalami penurunan dibandingkan awal Ramadan.

“Kita melihat ada beberapa pergerakan harga di bulan ramadan ini. Namun, dari keseluruhan secara overall harga masih remain stable (masih stability), gak ada kenaikan yang signifikan, tapi malah ada beberapa penurunan (harga) dibandingkan di awal bulan ramadan,” ujar Pilar usai sidak di Pasar Ceger.

Pilar menjelaskan, sidak pasar ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok di bulan ramadan sekaligus mengantisipasi lonjakan harga menjelang lebaran.

Namun, ada satu catatan menarik. Jumlah pembeli di pertengahan Ramadan mengalami sedikit penurunan. Pilar menduga ini berkaitan dengan pola konsumsi masyarakat.

“Ya mungkin karena namanya sahur yang tadi biasanya sahur mungkin, udah tengah-tengah (bulan ramadan) gak sahur dan lain sebagainya,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan harga saat mendekati Lebaran, Pemerintah Kota Tangsel berencana menggelar operasi pasar murah di tujuh kecamatan.

Sebagai kota dengan mayoritas penduduk sebagai konsumen, Tangerang Selatan bergantung pada pasokan dari daerah lain.

Pilar juga menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten untuk memastikan distribusi bahan pokok tetap aman dan lancar.

“Jadi ini yang perlu ada sinkronisasi harmonisasi antar-daerah, supaya bahan pokok di Kota Tangerang Selatan tetap bisa terjaga karena Kota Tangerang Selatan ini kan bukan lumbung pangan, lebih kepada masyarakat konsumen,” ucapnya.(Red)

Musrenbang RKPD dan FKP RPJMD Tangsel 2025-2029, Pilar: Kita Tingkatkan Capaian Positif untuk Kesejahteraan Masyarakat

PelitaTangerang.com, Tangsel – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel akan terus berupaya untuk memperkuat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan hasil capaian positif dari berbagai program yang sudah terealisasi dengan baik selama ini.

Hal ini disampaikan dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 dan Forum Konsultasi Publik (FKP) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2025-2029 di Ruang Blandongan Puspemkot Tangsel, Selasa (18/3/2025).

Pilar menekankan pentingnya Musrenbang sebagai tahapan krusial dalam menyusun arah pembangunan daerah yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan visi-misi Wali Kota serta Wakil Wali Kota terpilih.

“Pelaksanaan Musrenbang RKPD Tangsel tahun 2026 dan FKP perancangan awal RPJMD Tangsel tahun 2025-2029 dilaksanakan juga secara bersamaan dengan tujuan penyelarasan, sehingga program-program dan capaian targetnya dapat terlaksana dengan optimal,” ujar Pilar.

RPJMD Tangsel 2025-2029 dirancang untuk menjawab berbagai tantangan perkotaan dengan prioritas seperti SDM berkualitas dan inklusif dengan pemerataan pendidikan, layanan kesehatan berkualitas, dan peningkatan kesejahteraan sosial.

Dilanjutkan dengan sektor ekonomi digital dan kreatif dengan memberikan dukungan bagi UMKM berbasis teknologi dan pengembangan inovasi daerah.

Dalam rencana pembangunan ke depan, Pemkot Tangsel akan menyelaraskan sistem transportasi massal dan digitalisasi layanan publik untuk mempercepat infrastruktur serta transportasi dalam kota.

Program prioritas lainnya yang akan ditingkatkan untuk periode 2025-2029 di Kota Tangsel adalah ketahanan kota dan lingkungan dengan penguatan pengelolaan air, energi, dan pangan untuk keberlanjutan jangka panjang.

Tidak hanya itu, ada berbagai program lainnya yang akan dibuat dan diperkuat oleh Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan dengan visi menjadi Tangsel Unggul, Inklusif, Inovatif, Kolaboratif menuju Kota Lestari.

“Ini semua ditargetkan agar masyarakat bisa mengupgrade dirinya, supaya daya diri masyarakat terutama di kelas menengah dan bawah itu bisa terus meningkat, menurunkan angka kemiskinan dan jumlah pengangguran terbuka di Tangerang Selatan,” kata dia.

Pilar menjelaskan, dalam periode sebelumnya Pemkot Tangsel sudah berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan hasil capaian yang sudah terealisasi saat ini, dan mempertahankan tren positif yang sudah ada.

Beberapa contoh pencapaian sepanjang tahun 2024 saja yakni;
– IPM meningkat signifikan dari 83,57 persen menjadi 84,14 persen
– Tingkat kemiskinan turun dari 2,27 persen menjadi 1,83 persen
– Pengangguran terbuka menurun dari 4,9 persen menjadi 4,7 persen
– Angka harapan hidup meningkat menjadi 75,8 tahun
– Kemampuan daya beli masyarakat naik dari Rp16,23 juta menjadi Rp17,03 juta
– Rata-rata lama sekolah meningkat dari 11,85 tahun menjadi 11,8 tahun

Untuk itu, kata Pilar, Pemkot Tangsel ingin mempertahankan tren positif ini dengan fokus pada pendidikan berkualitas, kesehatan yang merata, dan penciptaan lapangan kerja berbasis ekonomi kreatif dan teknologi.

“Tantangan ke depan adalah mempertahankan dan meningkatkan tren positif ini,” ucapnya.(Red)

Safari Ramadan di Setu, Sekda Bambang: Kita Perkuat Silaturahmi dan Sinergi dengan Warga

PelitaTangerang.com, Tangsel – Safari Ramadan Pemerintah Kota Tangerang Selatan kembali menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo hadir di tengah-tengah masyarakat saat berkumpul dalam acara safari ramadan di Masjid Al-Firdaus, Paradise Serpong City, Cluster Adventure RW 08, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu pada Senin (17/3/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Bambang menyampaikan apresiasi dari Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan kepada seluruh masyarakat yang telah berperan aktif dalam berbagai program pembangunan di kota ini.

“Saya mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat atas dukungan dan partisipasinya terkait berbagai program yang telah berjalan selama ini,” ucapnya.

Menurutnya, Kota Tangsel telah berada pada jalur yang tepat dalam pertumbuhan dan pembangunan, yang dibuktikan dengan posisinya yang terus meningkat dalam berbagai parameter pembangunan di tingkat provinsi.

Berbagai program telah dibuat dan diperbuat dari berbagai sektor, baik itu kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan lain sebagainya.

Semua kemajuan ini terus berprogres dari waktu ke waktu, berkat kerja sama antara pemerintah dan masyarakat.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja, tetapi harus ada kerja sama antara pemerintah dan masyarakat. Program-program pembangunan di Tangsel berbasis pada kebutuhan warga, dan kami berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan yang bermanfaat bagi semua,” kata dia.

Selain membahas program kemasyarakatan yang ada, Bambang juga menyoroti peran aktif masyarakat dalam membangun tempat ibadah.

Ia mengapreasiasi warga sekitar yang telah berinisiatif membangun Masjid Al-Firdaus secara mandiri. Pemkot Tangsel, kata Bambang, akan terus mendukung upaya masyarakat dalam menghadirkan fasilitas keagamaan yang lebih baik.

“Kemandirian warga dalam membangun tempat ibadah seperti Masjid Al-Firdaus ini luar biasa. Pemerintah akan terus mendukung dan membantu agar tempat ini bisa dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh jamaah,” ujarnya.

Safari Ramadan ini dihadiri oleh para tokoh masyarakat, alim ulama, serta Ketua RW dan perwakilan warga.

Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, Pemkot Tangsel berharap Safari Ramadan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat sinergi dalam membangun kota yang lebih maju, inovatif, dan nyaman bagi seluruh warganya.(Red)

BEST SMAIT CORDOVA 3 menggelar acara *Charity day* Santunan Anak Yatim

PelitaTangerang.com, Tangerang – BEST SMAIT CORDOVA 3 menggelar acara *Charity day* Santunan Anak Yatim. Acara tersebut bagian rangkaian dari Buka Bersama. Yang di adakan Yayasan Panti Asuhan Muh Dallifah, Cadas Kecamatan Sepatan Kabupaten Tangerang. Selasa (18/03/2025).

“Hari ini, kami dari SMA IT Cordova 3 bersama dengan temen temen melakukan acara santun anak yatim dan buka bersama. Acara yang diadakan di Yayasan panti asuhan Muh- Dallifah Desa cadas kecamatan Sepatan Kab Tangerang.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah relawan, donatur, dan tentunya anak-anak yang menjadi penerima manfaat dari kegiatan ini,” Terang Aisyah Ramizah Alya, Ketua Panitia.

Lanjut, Aisyah. Menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran dan bantuan dari semua pihak yang telah mendukung acara ini. Dalam sambutannya, beliau juga menekankan pentingnya berbagi dan saling peduli, terutama kepada mereka yang kurang beruntung.

“Acara ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim dan piatu. Kami berharap, dengan sedikit bantuan ini, dapat meringankan beban mereka dan memberikan kebahagiaan dalam hidup mereka,” ungkapnya.

Acara dilanjutkan dengan pembagian santunan berupa uang tunai, sembako, dan paket pendidikan bagi 60 anak yatim yang hadir. Tentu acara seperti ini kami berharap dapat berkelanjutan tiap tahun nya, tandanya. (Red/KJK).

RDTR Digital Kota Tangerang Siap Mendukung Investasi di Kota Tangerang

PelitaTangerang.com, – Kota Tangerang juga telah memiliki Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang disahkan dalam Peraturan Wali Kota Tangerang Nomor 111 Tahun 2023 Tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Tangerang Tahun 2023-2043. RDTR ini mengatur pemanfaatan tata ruang secara lebih rinci, dengan tujuan untuk menciptakan keseimbangan tata ruang, keberlanjutan pembangunan, dan ketahanan masyarakat.

Sejalan dengan amanat Undang-undang (UU) Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang,

Pemerintah Kota Tangerang telah mendigitalisasi RDTR. RDTR digital ini terintegrasi dengan Online Single Submission (OSS), sehingga dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat melalui laman oss.go.id/rdtr-interaktif atau dengan memindai kode QR yang tersedia.

Digitalisasi RDTR ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat, yaitu:
1. Memudahkan akses informasi mengenai kesesuaian rencana lokasi kegiatan dan/atau usaha dengan rencana tata ruang yang telah disahkan.
2. Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pemanfaatan tata ruang.
Dengan langkah-langkah ini, Kota Tangerang menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata ruang yang dinamis, berkelanjutan, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat.

Dengan kemudahan ini tentunya memberikan pula kemudahan untuk para investor berusaha di kota tangerang dengan adanya kemudahan akses kepastian ruang dalam rencana usaha dan rencana pengembangan kawasan.(Adv)

Mantap, Gegulasi Anti Judol Dan Pinjol, Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Dorong Perda Inisiatif

PelitaTangerang.com, Kota Tangerang – Mantap, Gegulasi Anti Judol Dan Pinjol, Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Dorong Perda Inisiatif, lantaran munculnya aspirasi agar penyakit masyarakat seperti judol, pinjol hingga bank keliling (banke) segera diberantas dengan menerbitkan regulasi berupa perda seperti yang disuarakan oleh Bidang Perempuan, Remaja dan Keluarga (PRK) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang didukung oleh wakil rakyat. Selasa (18/03/2025)

Dukungan salah satunya disampaikan oleh Wakil Ketua II DPRD Kota Tangerang Arief Wibowo. Dia menyampaikan, pihaknya sangat mendukung masukan PRK MUI Kota Tangerang agar Kota Tangerang memiliki perda untuk menangani dan mengatasi masalah tersebut. Dimana, nantinya peraturan tersebut dapat dijadikan sebuah perda inisiatif bagi DPRD Kota Tangerang.

“Saya sangat mendukung sepenuhnya untuk adanya sebuah perda atau legalitas aturannya. Nah nanti kita bisa jadikan ini sebagai perda inisiatif. Karena saya juga melihat adanya urgensi di sini. Dengan adanya peraturan ini kita dapat siapkan anggaran untuk membuat sebuah perda untuk menyelesaikan masalah tersebut,” katanya.

Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman mengatakan aspirasi PRK MUI Kota Tangerang merupakan bentuk keprihatinan emak-emak yang melihat bahwa saat ini judol, pinjol dan banke kian merajalela di masyarakat, tak terkecuali di Kota Tangerang.

“Masih ada, berdasarkan pantauan kami, hampir di seluruh wilayah masih ada. Karena ketergantungan, sebenarnya bukan karena kesusahan. Mungkin karena gaya hidup, dan lain sebagainya, sehingga masyarakat banyak yang terjerat pinjol dan banke,” ungkapnya, Minggu (2/3/2025).

Oleh karenanya, Pemkot Tangerang sangat mendukung aspirasi emak-emak PRK MUI Kota Tangerang dalam memberantas penyakit masyarakat tersebut. “Karena kita tidak berharap bahwa masyarakat terdampak dan menjadi korban atas aktivitas tersebut. Pemkot Tangerang terus berupaya agar perekonomian masyarakat lebih maju, lebih gampang sesuai dengan visi misi Wali kota, gampang sekolah, gampang sembako dan gampang kerja,” ucapnya.

“Saya kira itu yang menjadi harapan Pak Wali Kota, sehingga kedepannya mudah-mudahan masyarakat Kota Tangerang tidak ada yang terdampak pinjol, judol, banke, dan lain sebagainya,” katanya. Terkait usulan Perda, Herman mengaku usulan atau masukan itu akan menjadi pembahasan dengan pihak legislatif. “Mudah-mudahan ini akan jadi bahan yang bagus untuk menjadi pegangan didalam mengambil langkah-langkah yang dilaksanakan oleh masyarakat,” harapnya. (Adv)

Gerakan Ramadan Minim Sampah : Kurangi Sampah Tingkatkan Keimanan dan Keberkahan

Tubagus Apriliadhi Kusumah Perbangsa, S.STP
Kepala Bidang Kebersihan

PelitaTangerang.com, Tangsel – Momen terpenting Pada bulan suci Ramadhan adalah beribadah, namun Umat Muslim dituntut untuk dapat menahan diri dan menahan hawa nafsu. Akan tetapi timbulah sampah di bulan suci Ramadhan, kali ini justru tercatat naik 5% – 10% atau meningkat 50 – 100 ton/hari, dibandingkan hari biasa yaitu 1000 ton/hari. Dikarenakan jumlah sisa makanan dan sampah kemasan.

Melalui Gerakan Ramadan Minim Sampah ini, Dinas Lingkungan Hidup ingin mengajak masyarakat Kota Tangerang selatan untuk memulai dan memberikan perubahan budaya terkait sampah.

Selanjutnya berdasarkan data, pada hari biasa sampah organik berupa sisa makanan atau sampah dapur mendominasi komposisi sampah tertinggi di Tangerang Selatan hingga mencapai 38,8%, dan diikuti oleh sampah plastik 12,2% yang merupakan penyumbang kenaikan sampah pada Bulan Suci Ramadan ini.

Sementara berdasarkan sumber sampah ternyata sampah rumah tangga hingga saat ini menyumbang jumlah sampah terbesar mencapai 77% dan sampah sejenis sampah rumah tangga dari non permukiman sebesar 23%. Apabila sampah tidak dapat terkelola dengan baik, sampah dapat berdampak buruk bagi kesehatan, sehingga memiliki potensi pencemaran lingkungan, peningkatan emisi karbon dari sektor sampah dan tentunya menyebabkan lebih cepat penuh TPA.

Langkah sederhana dalam pengelolaan sampah yang baik yang dapat dilakukan selama Bulan Suci Ramadhan ini agar tidak menimbulkan kenaikan timbulan sampah pada bulan suci ini, diantaranya dengan membawa wadah makanan sendiri dari rumah yang dapat dipakai berulang kali dan membawa tas belanja sendiri saat membeli takjil, kemudian mengkonsumsi makanan secukupnya, hingga memilah sampah dari rumah guna mendorong ekonomi sirkular. Langkah- langkah sederhana ini dapat memberikan dampak positif yang besar apabila dilakukan bersama-sama dan dapat merubah perilaku agar lebih ramah lingkungan. Dan tetap diterapkan dalam keseharian selepas Ramadan.(Adv)

Posko Mafati Group Ramadhan Berkah Gratis,Kerjasama Yayasan Mafati Tahfidz Qur’an dan Perusahaan Untuk Kebaikan Bersama.

PelitaTangerang.com, Tangsel – Mafati group mengadakan acara tiap tahun utk menyambut bulan suci Ramadhan, Mafati Group bersama Pondok Mafati Tahfidz Al-Qur’an mempersembahkan program Posko Ramadhan pembagian takjil Gratis utk yg mau berbuka puasa.

Tujuan program ini adalah untuk memberikan takjil kepada pemakai jalan lebih dari 5000 warga setiap harinya selama 30 hari bulan Ramadhan dijalan raya pondok cabe.

Namun, upaya ini terwujud dukungan dan kerjasama dari perusahaan- perusahaan yang peduli terhadap kebaikan sosial di bulan ramadhan.

Haji Ahyar pemilik dari Mafati Group,mengatakan kita kerjasama kepada perusahaan- perusahaan yang peduli pada kegiatan sosial dan keagamaan di bulan suci ini.

Dengan adanya partisipasi ini dr pihak donatur &perusahaan,akan memperluas jangkauan dan frekuensi pembagian takjil kepada warga yang berbuka puasa.

perusahaan &donatur yg sudah berikan partisipasi bukan hanya sekadar menyumbangkan bahan baku, tetapi juga menjadi bagian dari sebuah gerakan kebaikan yang lebih besar.

Sebagai bentuk terima kasih atas bantuan yang diberikan, Panitia akan melakukan pemasangan umbul-umbul dan tenda dengan logo, merek, atau nama perusahaan di posko pembagian takjil.ujarnya.(Red)

Tinjau Kondisi TPA Rawa Kucing, Sachrudin: Persoalan Sampah Perlu Peran Aktif Semua Pihak

PelitaTangerang.com, Kota Tangerang – Wali Kota Tangerang H. Sachrudin didampingi Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono Hasan meninjau langsung kondisi terkini Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, di Kecamatan Neglasari Kota Tangerang, Senin (17/3/25).

Dalam kunjungannya tersebut, Wali Kota dan Wakil Wali Kota meninjau langsung area TPA, melihat proses pengelolaan sampah yang sedang berjalan, dan berdiskusi dengan para petugas di lapangan.

“Kondisi di sini tentu bukan suatu yang baik ya, karena setiap hari sampah masih terus masuk dan menggunung, kendati demikian Pemkot Tangerang bersama teman-teman Dinas Lingkungan hidup juga terus berjibaku agar sampah yang masuk ke TPA bisa terus diminimalisir,” ujar Sachrudin.

Didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Wawan Fauzi, Wali Kota beserta Wakilnya juga meninjau pemrosesan sampah menjadi RDF, yang merupakan salah satu inovasi pengelolaan sampah di Kota Tangerang.

“Kami ingin memastikan bahwa pengelolaan sampah di TPA Rawa Kucing berjalan dengan baik dan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Selain itu, progres dari pemrosesan RDF ini merupakan langkah penting dalam mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA,” ujar Wali Kota Tangerang saat meninjau fasilitas pengolahan sampah RDF yang saat ini sudah beroperasi dan berhasil mengolah sampah sebanyak 30 ton/hari.

Sachrudin juga menyoroti peran penting seluruh komponen masyarakat dalam pengelolaan sampah. Dia juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif memilah sampah dari sumbernya, sehingga dapat memudahkan proses pengelolaan sampah di TPA.

“Pengelolaan sampah yang baik membutuhkan kerjasama dari semua pihak, termasuk masyarakat. Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan mewujudkan Kota Tangerang yang lebih bersih dan sehat,” ajak Wali Kota Tangerang.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Wawan Fauzi menjelaskan bahwa saat ini komposisi sampah yang masuk ke TPA Rawa Kucing terbagi dua organik dan anorganik. Untuk sampah organik mendominasi sebanyak 57.65% dari total sampah yang masuk ke TPA Rawa Kucing.

“Jadi kalau misal masyarakat bisa mengolah sampah organik tersebut dari sumber atau rumah masing-masing misal dengan mengoptimalkan kembali lubang-lubang biopori sampah yang masuk ke TPA juga pasti akan berkurang,” ujarnya.

“Dan ini jadi tugas kita bersama untuk melakukan edukasi ke masyarakat tentang pentingnya mengurangi sampah dari sumber. Mengingat TPA usianya juga terbatas,” pungkasnya.(Red)

Berita Terbaru