Jumat, 26 Juni 2026
Beranda blog Halaman 22

Pemkot Tangsel Gairahkan UMKM Lewat Bantuan Modal dan Sertifikasi Halal Gratis

PelitaTangerang.com, Tangsel  – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mendorong pelaku usaha mikro di wilayahnya untuk terus berkembang dan memanfaatkan berbagai peluang bantuan permodalan yang disediakan pemerintah dan lembaga mitra.

Hal tersebut disampaikan Benyamin saat menghadiri Serah Terima Bantuan Pemodalan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang digelar oleh Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Bank BTN Syariah, di Gedung Galeri Koperasi dan UKM, Lengkong Gudang, Serpong pada Selasa (28/10/2025).

“Nanti ada bantuan yang diberikan bagi 100 orang berupa bantuan modal, bantuan sifatnya buat pinjaman tolong dimanfaatkan dengan baik. Kalau hari ini usaha mikro, saya ingin pelaku usaha di Tangsel bisa naik kelas menjadi usaha menengah, bahkan besar,” ujar Benyamin.

Benyamin pun mengapresiasi para pelaku UMKM yang tetap bersemangat menjalankan usahanya di tengah kondisi ekonomi yang menantang.

Ia menegaskan, pemerintah daerah mulai dari pusat hingga daerah, memberikan perhatian serius terhadap pemberdayaan ekonomi mikro.

Untuk itu, kata dia, penerima bantuan diharapkan bisa mengelola keuangannya secara bijak dengan memisahkan modal usaha, keuntungan dan tabungan.

Pasalnya, kebiasaan menabung merupakan kunci keberlanjutan usaha kecil agar tidak bergantung pada pinjaman secara terus menerus dalam bisnis jangka panjangnya.

“Walaupun sedikit, usahakan tetap ada saving (tabungan). Keuntungan jangan dihabiskan, sisihkan untuk pengembangan usaha. Dari sini mental juara harus tumbuh,” kata dia.

Benyamin turut mengapresiasi program Baznas Mikrofinance Desa (BMD) yang memberikan pinjaman tanpa agunan kepada pelaku usaha mikro hingga Rp3 juta.

Ia menekankan pentingnya menjaga kepercayaan agar program serupa bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga.

“Yang dipertaruhkan dalam program ini adalah kepercayaan. Kalau dipercaya, Insyaallah bantuan ini akan terus bergulir,” tegasnya.

Selain permodalan, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan fasilitasi sertifikasi halal dan legalitas usaha bagi para pelaku UMKM.

Kolaborasi antara Pemkot Tangsel dan BTN Syariah diharapkan membantu pelaku usaha memperoleh sertifikat halal dan izin usaha sehingga produk mereka lebih kompetitif dan berpeluang masuk ke pasar digital.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tangsel, Bachtiar Priyambodo menjelaskan, bantuan modal ini mengimplementasikan program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), di mana program permodalan diberikan dengan asas anti-riba atau anti-rentenir, yang selalu dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Jadi inilah salah stau upaya kami untuk membantu stimulus permodalan kepada bapak-obi sekalian sebagai pengusaha mikro yang ada di Tangerang Selatan agar tuak terjebak oleh pinjol maupun rentenir,” jelasnya.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program tahun sebelumnya, di mana Pemkot Tangsel telah menyalurkan bantuan sarana usaha berupa gerobak untuk pelaku usaha mikro.(Red)

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, Pilar Sampaikan Pesan Semangat ke Generasi Muda Tangsel

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025 tingkat Kota Tangsel di Halaman Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, pada Selasa (28/10/2025).

Upacara dihadiri oleh berbagai kalangan. Mulai dari forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda), organisasi kepemudaan (OKP), organisasi masyarakat, perangkat daerah, camat, hingga lurah dari seluruh wilayah Tangsel.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan bertindak sebagai pembina upacara, menyampaikan pesan semangat bagi generasi muda Tangsel untuk terus menjaga nilai-nilai perjuangan dan nasionalisme di tengah tantangan zaman.

“Alhamdulillah, hari ini Pemkot Tangsel menyelenggarakan upacara sumpah pemuda yang dihadiri oleh berbagai kalangan. Hari ini bangsa Indonesia mengenang tonggak sejarah bangkitnya pemuda dalam menyongsong kemerdekaan bangsa,” ujarnya.

Pilar juga menyampaikan pesan dari Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang menekankan bahwa tantangan generasi muda di masa depan akan semakin kompleks. Tantangan tersebut bukan lagi perjuangan fisik, melainkan perjuangan dalam menghadapi kemajuan teknologi dan perkembangan ilmu pengetahuan.

“Tantangan pemuda di masa depan tentu semakin sulit. Bukan lagi soal berperang, tapi bagaimana menyeimbangkan teknologi dengan ilmu pengetahuan, dedikasi, dan semangat juang serta loyalitas kepada bangsa dan negara,” tuturnya.

Ia juga berpesan agar semangat sumpah pemuda ditanamkan oleh seluruh pemuda di Tangsel. Dimulai dari hal yang sederhana dari perubahan diri sendiri, membangun lingkungan, dan memberi manfaat bagi masyarakat.

“Apapun profesi dan latar belakang pendidikan yang dimiliki, pemuda harus memberikan dampak positif untuk masyarakat. Siapapun pemuda di Kota Tangerang Selatan harus berani mengambil langkah dan berkontribusi bagi kemajuan kota,” tambahnya.

Pilar mengapresiasi semangat para pemuda yang hadir dalam peringatan sumpah pemuda. Dirinya menilai bahwa kekuatan serta dedikasi mereka menjadi pendorong kemajuan daerah.

“Saya melihat para pemuda luar biasa menunjukkan dedikasi yang tinggi. Dengan kekuatan dan semangat pemuda, saya yakin organisasi pemerintahan di Tangerang Selatan dapat berjalan dengan cepat karena para pemuda mengetahui kebutuhan masyarakat,” ungkap Pilar.

Lebih lanjut, dirinya menekankan pentingnya pendidikan dan pembentukan karakter pemuda sebagai modal dasar pembangunan bangsa. Termasuk nilai religius sesuai dengan motto Kota Tangsel.

“Mulai dari pendidikan, pembentukan mental, attitude, perilaku, dan karakter yang kuat, hingga nilai-nilai religius perlu di persiapkan. Bukan hanya cerdas dalam teknologi, tapi juga memiliki karakter yang seimbang,” tegasnya.

Pemkot Tangsel berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan generasi muda melalui berbagai program kepemudaan, pendidikan, dan inovasi.

“Pemkot Tangsel akan terus mendukung 100 persen setiap upaya untuk kemajuan anak bangsa,” pungkasnya.(Red)

Temui Jalan Rusak di Kota Tangerang, Segera Lapor Tim Perjaka Gesit Siap Perbaiki Sehari Tuntas

PelitaTangerang.com, Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, termasuk dalam hal perbaikan infrastruktur jalan. Melalui program Perjaka Gesit (Perbaikan Jalan Kota Gerakan Sehari Tuntas), warga kini tak perlu khawatir lagi jika menemukan jalan rusak di lingkungan sekitar.

Kepala DPUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni mengungkapkan, cukup dengan melapor ke nomor 0811-1500-152 atau melalui aplikasi Tangerang LIVE, tim Perjaka Gesit akan segera turun ke lapangan untuk melakukan perbaikan.

Program ini menjadi wujud nyata respons cepat Pemkot Tangerang terhadap laporan masyarakat, khususnya terkait jalan lingkungan, jalan berlubang atau rusak ringan yang menjadi kewenangan pemerintah kota.

“Melalui Perjaka Gesit, kami ingin memastikan setiap laporan warga ditangani dengan cepat. Prinsipnya, laporan masuk, jalan langsung diperbaiki, sehari tuntas,” ungkap Taufik, Senin (27/10/25).

Program ini dijalankan secara kolaboratif oleh Dinas PUPR bersama perangkat kewilayahan. Setiap laporan yang diterima melalui kanal resmi akan diverifikasi, kemudian ditindaklanjuti oleh tim lapangan untuk segera melakukan perbaikan sesuai tingkat kerusakan jalan.

“Dalam hal ini, jalan yang diperbaiki melalui Perjaka Gesit ialah jalan lingkungan, jalan berlubang atau rusak ringan dan jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Tangerang,” jelas Taufik.

Selain mempercepat penanganan, program Perjaka Gesit juga bertujuan mendukung kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Dengan respons cepat dan sistem pelaporan yang mudah, Pemkot Tangerang berupaya mewujudkan jalan yang mulus, aman dan nyaman bagi seluruh warga.

“Kami harap masyarakat aktif melapor bila menemukan jalan rusak di lingkungannya. Partisipasi warga menjadi kunci agar infrastruktur kota selalu dalam kondisi baik dan aman digunakan,” tutupnya.(Red)

Benyamin Ingatkan Camat dan Lurah di Tangsel Soal Tertib Urus Pertanahan Warga

PelitaTangerang.com, Tangsel – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengingatkan para camat dan lurah agar lebih berhati-hati dalam mengurus administrasi pertanahan di wilayahnya.

Peringatan ini disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Camat dan Lurah Bidang Administrasi Pertanahan di Puspemkot Tangsel, Senin (27/10/2025).

“Alhamdulillah, tadi intinya dari Ibu Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tangsel persoalan pertanahan yang memang biasanya mereka lakukan, tapi mereka sering lupa aturannya seperti apa, begitu,” ujar Benyamin.

Dalam arahannya, Benyamin meminta jajaran kecamatan dan kelurahan untuk memperkuat pemahaman terhadap aturan pertanahan yang berlaku.

Langkah ini, kata dia, penting agar pelayanan kepada masyarakat berjalan sesuai prosedur dan menghindari kesalahan administratif.

Ia menambahkan, perangkat wilayah memiliki peran penting dalam memastikan setiap transaksi tanah atau pembuatan akta jual beli berjalan transparan dan akurat.

Lurah dan sekretaris kelurahan, misalnya, berperan sebagai saksi dalam proses administrasi pertanahan dan harus memastikan dokumen yang diajukan masyarakat benar adanya.

“Nah, ini banyak persyaratan yang harus diteliti oleh mereka, enggak bisa sembarangan,” ujarnya.

Selain membahas pertanahan, Wali Kota juga menyampaikan arahan terkait efisiensi dan keseimbangan anggaran daerah tahun 2025–2026.

Ia meminta seluruh jajaran memahami arah kebijakan keuangan daerah agar setiap program yang dijalankan selaras dengan kemampuan fiskal Pemkot Tangsel.

“Tadi saya sampaikan kepada mereka langkah-langkah yang kami ambil karena harus menyeimbangkan APBD, karena ini harus terus saya sosialisasikan kepada mereka, jangan sampai nanti mereka enggak tahu apa yang akan mereka lakukan di tahun 2026,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu pula, Benyamin menyoroti pemanfaatan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum) yang sudah diserahkan ke pemerintah.

Menurutnya, lahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kepentingan publik seperti area parkir, ruang terbuka, atau kegiatan sosial masyarakat, selama pemanfaatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Perlu prinsip kehati-hatian ya, lurah dan camat tersebut harus tahu tentang tugas, fungsi, dan kewenangannya dalam kaitannya dengan persoalan tanah,” kata dia.

Melalui kegiatan koordinasi ini, Pemkot Tangsel berharap sinergi antara pemerintah kota dan perangkat wilayah semakin kuat, terutama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada masyarakat.(Red)

Kadis Kominfo Tangsel Tb Asep Paparkan Empat Fungsi Utama Diskominfo dalam Mendorong Transformasi Digital Daerah

PelitaTangerang.com, Tangsel – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menegaskan komitmennya dalam menjalankan perannya sebagai pengelola komunikasi publik dan pendorong utama transformasi digital di Kota Tangsel.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Tangerang Selatan, Tb. Asep Nurdin, dalam kegiatan Semangat Safari Sholat Subuh (S4) yang berkolaborasi dengan Safari Sabtu Subuh (S3) Forum Majelis Musyawarah Bersama (FMMB), yang dilaksanakan pada Sabtu, (25/10), di Masjid Al-I’tishom, Puspemkot Tangsel.

Dalam sambutannya, Tb. Asep menjelaskan bahwa Diskominfo memiliki peran penting dalam memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, termasuk komunitas masjid.

Melalui kegiatan seperti Safari Subuh ini, Diskominfo berupaya membangun kedekatan, menampung aspirasi, serta menyebarluaskan informasi pembangunan kepada masyarakat secara langsung di ruang-ruang publik.

Ia menuturkan bahwa perubahan teknologi saat ini berkembang sangat pesat. Oleh karenanya, pemerintah daerah dituntut untuk beradaptasi dan memastikan pelayanan publik dapat diakses dengan mudah melalui pemanfaatan teknologi informasi.

lebih lanjut, keberadaan Diskominfo menjadi sangat penting karena memiliki empat fungsi utama, yaitu pengelolaan komunikasi publik, pengembangan teknologi informasi dan komunikasi, fasilitasi infrastruktur digital, serta penguatan keamanan informasi.

“Dinas Komunikasi dan Informatika mendapatkan amanah langsung dari Bapak Wali Kota untuk mengelola dan memfasilitasi apa yang dibutuhkan masyarakat, khususnya dalam bidang komunikasi. Di era digital seperti sekarang ini, teknologi bukan hanya sebagai alat komunikasi saja, tetapi juga sarana untuk mencari ilmu,” ujarnya.

Melalui empat fungsi tersebut, Diskominfo Tangsel berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola komunikasi publik, memperluas akses teknologi informasi, serta memastikan keamanan data dan informasi di lingkungan pemerintah.

Dengan demikian, Tangsel diharapkan dapat tumbuh sebagai kota yang unggul, terkoneksi, dan berdaya saing di tengah kemajuan era digital.(Red)

Pilar Ajak Warga Hidupkan Lagi Semangat Gotong Royong dengan Jumat Bersih

PelitaTangerang.com, Tangsel – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan semangat gotong royong menjaga kebersihan lingkungan melalui kegiatan Jumat Bersih.

Gerakan ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia atas inisiatif Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), termasuk di wilayah Jakarta, Banten dan Jawa Barat.

“Ini merupakan perhatian khusus dari KLHK untuk menggerakkan semangat terhadap kepedulian lingkungan yang dilakukan oleh masyarakat,” ujar Pilar saat melakukan kegiatan Jumat Bersih di Kecamatan Pamulang pada Jumat (24/10/2025).

Pilar menegaskan pentingnya peran RT dan RW dalam menumbuhkan kesadaran warga terhadap kebersihan lingkungan. Ia mendorong agar kegiatan bersih-bersih dilakukan secara rutin di tingkat lingkungan warga.

“Nah ini juga yang kita dorong, tindak lanjut bersama DLH supaya peran RW, RT dapat kembali menggerakkan masyarakatnya untuk melakukan kerja bakti, ya satu minggu sekali, mau di hari Minggu boleh, mau di hari Jumat boleh, silahkan,” jelasnya.

Menurut Pilar, gerakan Jumat Bersih menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

Selain menggalakkan gerakan kebersihan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga tengah menyiapkan Peraturan Wali Kota (Perwal) yang akan menetapkan Ketua RW sebagai ketua bank sampah di setiap lingkungan.

“Perwalnya sedang disusun berkait peran ketua RW menjadi ketua bank sampah,” kata Pilar.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat, sekaligus mendukung gerakan ekonomi sirkular melalui pemilahan dan pemanfaatan sampah.(Red)

Tinjau Program Pembangunan Permukiman di Lebak, Gubernur Andra Soni Ingin Infrastruktur Tingkatkan Kesejahteraan

PelitaTangerang.com, Lebak – Gubernur Banten Andra Soni meninjau langsung sejumlah proyek pembangunan rumah dan kawasan permukiman di Kabupaten Lebak.

Kunjungan tersebut adalah komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam mewujudkan tempat tinggal yang layak, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Peninjauan dilakukan bersama jajaran Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Banten yang saat ini tengah melaksanakan berbagai program peningkatan kualitas rumah dan kawasan permukiman di wilayah selatan Banten.

Andra Soni mengatakan bahwa pembangunan kawasan permukiman tidak hanya memperindah lingkungan. Pembangunan bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.

“Kami Pemprov Banten bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lebak, DPRD, kepala desa, dan bupati. Penataan kawasan kumuh ini penting karena menyangkut kondisi rumah, jalan, dan sanitasi. Sanitasi itu bagian dari kesehatan. Kalau rumahnya bersih, ada air bersih, ada WC, masyarakat jadi sehat,” ujar kata Andra Soni, Rabu (22/10/2025).

Andra Soni berharap pembangunan infrastruktur permukiman di Lebak dapat benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga mengingatkan warga agar menjaga fasilitas yang telah dibangun dengan penuh tanggung jawab.

Rumah dibangun dengan teknologi RUSPIN tipe 36 yang tahan gempa, cepat konstruksinya, memiliki dua kamar tidur, dapur, kamar mandi, serta sistem modular untuk rumah tumbuh.

Di desa ini juga dibangun satu unit MCK komunal, saluran drainase lingkungan sepanjang 2.600 meter, jalan lingkungan sepanjang 4.200 meter dengan lebar 3–4 meter, serta 30 titik penerangan jalan umum atau PJU.

Pada titik keempat, gubernur meninjau pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga Kampung Cihuni, Desa Curugpanjang, Kecamatan Cikulur yang terdampak bencana pergerakan tanah pada Februari 2022 silam.

Sebanyak 56 unit rumah huntap dibangun oleh Pemprov Banten sementara penyediaan lahannya dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lebak.

Bangunan juga menggunakan struktur Rumah InstanSederhana Sehat (RISHA) yang kuat, aman, dan tahan gempa.

Di Kecamatan Cikulur, Kepala Desa Curugpanjang Yadi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada gubernur dan jajaran Pemprov Banten atas kepedulian terhadap masyarakatnya.

Masyarakat mendoakan gubernur mendapatkan keberkahan atas dedikasi membantu masyarakat melalui berbagai program.

“Kami bangga dan terharu karena 33 rumah warga kami telah direnovasi. Mudah-mudahan pengabdian dan kepemimpinan bapak gubernur menjadi berkah untuk Banten,” ujarnya.

Sementara salah satu warga penerima manfaat, Husdi juga mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas bantuan rumah yang diberikan pemerintah.

Ia menambahkan bahwa rumah baru yang dibangun Pemprov Banten sering digunakan untuk kegiatan keagamaan.

“Bangunannya bagus, tempat tinggalnya enak. Lengkap, ada kamar tidur, kamar mandi, listrik, air, semua ada. Jadi kita tinggal menempati rumahnya. Ini keuntungan besar bagi kami, dibangunkan rumah oleh pemerintah, alhamdulillah,” tutur Husdi.

Terakhir, Andra Soni lalu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program yang mendukung kesejahteraan dan kemajuan masyarakat.

Ia berterima kasih atas sambutan hangat masyarakat selama melakukan peninjauan.

“Harapan kita, jalan sudah dibangun, masyarakat sejahtera. Pemprov Banten juga memiliki program unggulan bernama Bang Andra, yaitu Bangun Jalan Desa Sejahtera. Jadi kalau jalan desanya sudah dibangun, doa kita desanya sejahtera. Ibu ke pasar, anak-anak ke sekolah, semuanya lebih mudah,” ujarnya.

Gubernur juga menyampaikan pesan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto agar seluruh program pembangunan di daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Ini ia sampaikan di hadapan masyarakat yang gubernur datangi.

“Presiden selalu berpesan, buatlah program-program yang bermanfaat dan bisa langsung dirasakan masyarakat. Ibu sudah merasakan jalannya, rumahnya ditata rapi, saluran airnya dijaga, jangan buang sampah di saluran. Nanti daerah sini akan tumbuh dan berkembang,” tambahnya.

Peninjauan lokasi pembangunan sendiri dilakukan oleh Andra Soni ke beberapa titik di Kabupaten Lebak mulai dari Kecamatan Cibadak sampai ke Cikulur.

Di sana, gubernur juga berdialog dengan masyarakat mengenai program Pemprov Banten demi kesejahteraan masyarakat.

Di titik pertama gubernur misalnya berkunjung ke Kampung Pasir Ipis, Desa Kaduagung Barat, Kecamatan Cibadak.

Di sana gubernur melihat progres pembangunan rumah milik pasangan suami istri Saniti dan Juned. Keduanya adalah lanjut usia penerima bantuan rumah layak huni dari Pemprov Banten.

Kemudian, gubernur meninjau pembangunan peningkatan kualitas prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) berupa jalan lingkungan di Kampung Lame Payung, Desa Muncangkopong, Kecamatan Cikulur.

Jalan dibangun menggunakan konstruksi paving block agar lebih kuat, rapi, dan ramah lingkungan.

Selanjutnya, gubernur meninjau program peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh di Desa Curugpanjang, Kecamatan Cikulur.

Program ini mencakup perbaikan 33 unit rumah tidak layak huni (RTLH) menjadi rumah layak huni bagi 133 jiwa.

“Rumah, jalan, drainase, penerangan, semua ini dibangun bukan pakai uang saya, tapi uang masyarakat Banten. Jadi mari kita jaga bersama. Semoga berkah, semoga masyarakatnya sehat, dan kehidupannya semakin baik,” pungkasnya.(**)

Dari Nyaris Roboh Jadi Layak Huni, Warga Rasakan Manfaat Program Bedah Rumah Tangsel

PelitaTangerang.com, Tangsel – Raut bahagia terpancar dari wajah para penerima manfaat program Bedah Rumah di Kota Tangerang Selatan. Mereka kini bisa menikmati hunian yang lebih layak setelah puluhan tahun tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan.

Salah satunya dialami Asia, warga RT 011, Jurang Mangu Barat, Kecamatan Pondok Aren. Sebelum mendapatkan bantuan, rumahnya terbuat dari bambu dan nyaris roboh.

“Rumah saya dulu panggung dari bambu, bocor, rapuh, dan tidak layak huni. Sangat parah ya kalau hujan sedikit saja, dan ada angin itu basah semua masuk rumah, takut rubuh, memang jujur hampir rubuh kalau gak ditunjang (bambu) mungkin udah rubuh,” ujar Asia di kediamannya pada Rabu (22/10/2025).

Perempuan paruh baya itu tak menyangka rumah panggung yang ia tempati selama kurang lebih 36 tahun, kini telah berumah menjadi hunian permanen yang kokoh dan nyaman berkat program Bedah Rumah dari Pemkot Tangsel.

“Dengan adanya program bedah rumah ini, saya bersyukur akhirnya saya mendapatkan dan alhamdulillah sekarang rumah saya sudah bagus, ada kamarnya, ada dapur semuanya ada, dan terasa sangat layak untuk dihuni,” ujarnya penuh haru.

Kondisi serupa juga dirasakan Robiani, warga Kampung Kebantenan RT 02 RW 08, Kecamatan Pondok Aren. Selama bertahun-tahun ia harus bertahan di rumah yang bocor dan temboknya retak. Kini, setelah dibedah oleh Pemkot Tangsel, rumahnya menjadi nyaman untuk ditinggali.

“Dulu atapnya bocor dari depan sampai belakang, temboknya pada gempur, kamar cuma satu, kalau huja bocor,” cerita Robiani.

Setelah dibedah, Robiani sangat bersyukur karena rumahnya telah berubah total dan menjadi tempat berteduh yang sangat nyaman baginya beserta keluarga.

“Alhamdulillah sudah dibedah rumahnya, dari atapnya dan sampai bawah bangunannya baru, udah nyaman dari sebelumnya, udah layak huni, kamarnya jadi bertambah, terus ada kamar mandinya, dapurnya,” tuturnya.

Ia berharap program ini terus berlanjut karena masih banyak warga lain yang membutuhkan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan rumah saya sudah jadi layak huni untuk tempat tinggal, dan saya mengharapkan agar terus berlangsung (Program Bedah Rumah) karena saudara-saudara kita masih banyak yang membutuhkan,” ucapnya.

Sementara Maria, warga di lokasi yang sama, mengaku tak menyangka rumahnya akan berubah sedemikian layak. Rumah yang dulunya sempit, bocor, dan tak memiliki kamar mandi kini berdiri kokoh dan bersih.

“Dulu rumah saya bocor, gak punya kamar, juga masih nyampur sama orang tua untuk airnya dan kamar mandinya. Sekarang sudah dibedah, sudah ada kamar, kamar mandi, semuanya rapi. Saya berterima kasih kepada Bapak Wali Kota Bapak Benyamin, Pak Camat, Pak Lurah, RT, dan RW yang sudah bantu saya,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus menjalankan komitmen menyediakan hunian layak bagi warganya melalui program bedah rumah. Tahun ini, Pemkot Tangsel menargetkan sebanyak 386 unit rumah tidak layak huni (RTLH) untuk diperbaiki melalui anggaran APBD.

Program yang dijalankan oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) ini terdiri dari 369 unit yang dibiayai melalui APBD reguler dan tambahan 17 unit dari APBD perubahan.

Program ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemkot Tangsel untuk menekan angka kemiskinan ekstrem dan memperkuat kualitas hidup warga.

Dengan terus berjalannya program ini, diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni, dan seluruh warga dapat menikmati kehidupan yang lebih sejahtera dan bermartabat.(Red)

Ribuan Santri Ramaikan Pemkot Tangsel, Pilar: Mereka Aset dan Pondasi untuk Membangun Bangsa

PelitaTangerang.com, Tangsel –  Ribuan santri berseragam putih dan bersarung memadati lapangan upacara Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan sejak pagi. Lantunan selawat dan doa menggema mengiringi udara sejuk, menandai dimulainya peringatan Hari Santri Nasional 2025 tingkat Kota Tangerang Selatan, Rabu (22/10/2025).

Kegiatan diawali dengan istigasah bersama para ulama dan santri pada pukul 06.00 WIB pagi, lalu dilanjutkan dengan apel yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan.

Dalam suasana khidmat namun penuh semangat itu, Pilar mengatakan, santri bukan hanya sekadar pelajar agama, melainkan pondasi moral untuk pembangunan bangsa.

“Ini penting sekali karena santri adalah salah satu pondasi dasar membangun bangsa ini, dari pondok pesantren,” ujar Pilar.

Menurut Pilar, pandangan bahwa santri hanya bisa menjadi ustaz atau ulama kini sudah tidak relevan. Banyak lulusan pesantren yang telah menunjukkan kiprahnya di berbagai bidang dari ekonomi, sains, teknologi, hingga pemerintahan.

Bahkan, kata Pilar, banyak sekali orang-orang hebat atau tokoh-tokoh ternama di Indonesia yang merupakan santri dari berbagai pondok pesantren di tanah air.

“Maka dari itu kita mengangkat semangat kepada para santri bahwa Anda itu adalah modal bangsa. Anda itu adalah aset penting bangsa. Dimulai pendidikan karakter, pendidikan ahlak, pendidikan iman Islam dari pondok pesantren. Tapi Anda akan menjadi orang-orang hebat di masa depan,” ucap Pilar.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus menggulirkan berbagai program yang berpihak kepada santri dan pesantren.

Mulai dari beasiswa bagi penghafal Al-Qur’an, bantuan hibah untuk pembangunan pesantren, hingga pelatihan dan sertifikasi guru agama agar semakin profesional dan sejahtera.

Pilar juga menyinggung keberhasilan acara Santri Land, kolaborasi berbagai lembaga santri di Tangsel yang menampilkan kreativitas dan bakat para santri.

Menurutnya, kegiatan seperti itu adalah bukti nyata bahwa santri juga mampu berinovasi dan bersaing di era modern.

“Pada momen hari santri ini, kita dorong santri-santri kita, kita beri semangat, kita beri motivasi supaya mereka menjadi orang-orang hebat di masa depan,” kata dia.

Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini tak hanya menjadi momen refleksi spiritual, tapi juga panggilan untuk bergerak bersama.

Dengan sinergi antara Pemkot Tangsel, PCNU, MUI, FSPP, dan para pengasuh pesantren, Pilar berharap lahir lebih banyak generasi santri yang cerdas, berkarakter, dan membawa perubahan positif bagi bangsa.(Red)

Jalan Mulus, Warga Pasar Bukit Pamulang Bahagia: Sekarang Enak, Lancar, Gak Ada Lubang Lagi!

PelitaTangerang.com, Tangsel – Warga sekitar Pasar Bukit, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyambut dengan penuh sukacita selesainya perbaikan jalan utama di kawasan tersebut.

Setelah bertahun-tahun menunggu, kini jalan yang dulu rusak dan berlubang telah berubah menjadi mulus dan nyaman dilalui.

Perbaikan jalan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan ini membawa dampak besar bagi aktivitas warga dan pelaku usaha di sekitar pasar.

Jalan yang semula sering dikeluhkan karena rusak, kini menjadi akses yang lancar dan aman bagi pengendara maupun pejalan kaki.

Ahmad Sukardi, warga setempat yang sangat mengikuti perkembangan proses perbaikan Jalan Pasar Bukit ini mengaku bahagia karena harapan warga akhirnya terwujud.

“Wah bahagia, udah berapa tahun ngusulin perbaikan jalan ini dan bisa tercapai tahun ini. Tiga tahun kita ngusulin ini jalan. Tadi kan mau diaspal-aspal warga gak mau, soalnya rusak-rusak terus kan. Sekarang udah begini, yang enak kan kita-kita juga, warga juga yang ke pasar aksesnya jadi enak,” ujar Sukardi saat dijumpai di lokasi pada Selasa (21/10/2025).

Dengan adanya perbaikan jalan ini, kata Sukardi, warga yang hilir-mudik melewati dan mau ke Pasar Bukit tidak perlu khawatir lagi dengan lubang-lubang yang membahayakan.

“Sekarang udah enak, tinggal jalan ngebut-ngebutvaja dan lancar jalannya,” ucap dia.

Rasa bahagia juga dirasakan oleh warga lain Yuni, karena jalan yang sudah diperbaiki itu kini membuat nyaman para pembeli, pedagang di pasar maupun warga sekitar yang sering melintasi jalan tersebut.

“Senang, senang banget pokoknya (Jalan Pasar Bukit sudah diperbaiki). Mudah-mudahan Pemkot Tangsel tambah maju aja, biar rakyatnya juga senang kan kalau jalan-jalannya bagus semua, kan kitanya enak gitu loh, biar gak macet juga,” kata Yuni.

Sementara itu, Mulyadi, warga yang sudah 15 tahun berdagang di sekitar lokasi, merasa lega karena kini tidak ada lagi jalan rusak yang mengganggu kelancaran kegiatan ekonomi warga.

“Alhamdulillah sekarang sudah bagus, alhamdulillah lancar, juga gak ada jalan rusak lagi, insyaallah awet lah dan tahan lama,” kata Mulyadi.

Perbaikan jalan di kawasan Pasar Bukit ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan warga, memperlancar mobilitas pedagang dan pembeli, serta mendukung aktivitas ekonomi lokal di Kecamatan Pamulang.

Dengan kondisi jalan yang kini lebih tertata dan layak, warga berharap Pemkot Tangsel terus memperhatikan infrastruktur di wilayah-wilayah lainnya agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan secara merata.(Red)

Berita Terbaru