Selasa, 21 April 2026
Beranda blog Halaman 22

Pemkot Tangsel Berikan Layanan Trauma Healing Korban Kebakaran Asrama Polsek Serpong

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota melalui Dinas Sosial Tangerang Selatan (Tangsel) menerjunkan tim psikolog untuk lakukan pendampingan psikologis kepada korban kebakaran asrama Polsek Serpong, Kamis, (04/09/2025).

Kepala Dinsos Kota Tangsel Mohammad Ervin Ardani mengatakan, psikolog yang diterjunkan dari Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3).

“Kita mulai hari ini mengirimkan LK3 untuk memberikan konseling terhadap korban bencana. Ada beberapa yang diberikan konseling ada orangtua ada anak-anak,” kata Ervin.

Ervin menerangkan, Dinsos Kota Tangsel turut serta memberikan bantuan sembako dan keperluan lainnya dihari setelah musibah kebakaran di Asrama Polsek Serpong terjadi.

“Sejak kemarin sore kami sudah memberikan bantuan paket sembako diapers untuk warga terdampak dan mengungsi maupun untuk kleuarga rentan,” terang Ervin.

Soal pendampingan psikologis, Dinsos Kota Tangsel juga menggandeng Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Konseling itu, kata Ervin, diberikan kepada anak-anak dan juga orangtua lantaran mengalami trauma akibat musibah kebakaran yang terjadi Rabu, 3 September 2025 pukul 14.00 WIB.

“Ada salah satu anak SMA yang nangis histeris karena kenangan memori di rumah dan banyak barang yang hancur dan habis terbakar. Orang tua juga sama diberikan pendampingan psikologis karena trauma dan harta bendanya habis maka dilakukan oleh LK3 dan dibantu okeh Fakultas Psikologi UIN Jakarta uin. Total ada 6 petugas yang diterjunkan pendampingan psikologis,” papar Ervin.(Red)

PTPN IV PalmCo Ajak Pemerintah dan Asosiasi Kolaborasi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

PelitaTangerang.com, Jakarta – PTPN IV PalmCo, subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), mendorong penguatan kemitraan antara perusahaan, pemerintah, dan asosiasi petani sawit untuk meningkatkan kesejahteraan pekebun. Hal itu disampaikan dalam Forum Bisnis Kemitraan Aspekpir Indonesia yang berlangsung di Pekanbaru, akhir Agustus lalu.

Forum tersebut dihadiri jajaran manajemen PTPN IV yang ada di Riau, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Eddy Martono, Ketua Aspekpir Indonesia Setyono, perwakilan Pemerintah Provinsi Riau, pelaku usaha industri sawit, hingga perwakilan petani sawit.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung peningkatan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani. Menurut dia, PalmCo tidak hanya berperan sebagai pembeli hasil panen (offtaker), tetapi juga sebagai penggerak ekosistem sawit dari hulu ke hilir.

“PalmCo berkomitmen menjadi mitra petani untuk memastikan keberlanjutan produktivitas dan kesejahteraan. Sejalan dengan visi kemandiran pangan dan penguatan petani, kami mendorong peremajaan sawit rakyat, penyediaan bibit unggul bersertifikat, hingga penguatan kelembagaan petani,” kata Jatmiko dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/9/2025) di Jakarta.

Hingga Juli 2025, PalmCo tercatat telah membantu penerbitan rekomendasi teknis untuk 14.520 hektar kebun, merealisasikan pencairan dana Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) seluas 13.864 hektar dengan nilai lebih dari Rp831 miliar, serta melaksanakan penanaman di 10.628 hektar kebun sawit masyarakat. Perusahaan juga mendistribusikan 5,7 juta bibit unggul untuk mendukung peremajaan di lahan 40.000 hektar yang melibatkan lebih dari 20.000 petani.

Selain itu, PalmCo mendampingi 90 koperasi petani sawit di berbagai daerah dengan pelatihan teknis, administrasi, dan manajemen budidaya. Program sertifikasi minyak sawit berkelanjutan (RSPO) juga terus dijalankan. Hingga 2024, sertifikasi telah diterapkan di lahan 1.889 hektar yang melibatkan 869 kepala keluarga.

“Semua pencapaian tersebut akan sulit diwujudkan tanpa kolaborasi dengan banyak pihak. Mulai dari petani dan lembaganya sendiri, hingga pemerintah maupun asosiasi,” sebutnya.

Untuk itu, Jatmiko berharap kolaborasi dapat semakin kuat yang dampaknya pada akselerasi PSR itu sendiri. “Saya mengajak seluruh kita untuk terus berkolaborasi. Menjaga komunikasi, menata koordinasi. Peningkatan produkitivitas sawit nasional adalah kunci. Tidak hanya bagi kemandirian pangan dan energi, tapi juga demi kesejahteraan petani yang kita dambakan,” imbuh Jatmiko.

Selaras dengan itu, SEVP Business Support PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, menekankan pentingnya sinergi lintas pihak untuk meningkatkan daya saing sawit nasional. “Penguatan ekosistem sawit tidak bisa berjalan sendiri. Perlu kolaborasi erat dengan pemerintah, asosiasi, dan pemangku kepentingan lain. Kami sudah membuktikannya” ujarnya.

Ia mencontohkan keberhasilan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Riau yang dimodernisasi sejak 2019. Melalui program ini, produktivitas kebun petani mitra meningkat signifikan. Pendapatan petani pun tercatat mencapai rata-rata Rp12 juta per bulan per kavling.

“Dampaknya bukan hanya pada kesejahteraan keluarga petani, tetapi juga ikut menggerakkan ekonomi desa secara lebih merata,” kata Bambang. Ia menambahkan, lebih dari 2.000 petani mitra kini tengah mempersiapkan diri memperoleh sertifikasi RSPO untuk memperkuat posisi mereka di pasar global.

Ketua Dewan Pengawas Aspekpir, Rusman Heriawan, mengapresiasi konsistensi PTPN IV dalam membangun kemitraan dengan petani. Ia menyebut komoditas sawit terbukti mampu mempercepat penurunan angka kemiskinan di wilayah sentra produksi.

“Petani sawit sekarang jarang yang miskin. Itu fakta. Sawit telah mengangkat kesejahteraan masyarakat dan berkontribusi pada penurunan kemiskinan nasional,” ujarnya.

Rusman juga menekankan bahwa hubungan antara Aspekpir dan PTPN sudah terjalin sejak era 1980-an dan tetap terjaga hingga kini. “Kami adalah petani murni yang fokus memperbaiki nasib. Loyalitas Aspekpir untuk membangun kemitraan dengan perusahaan tidak perlu diragukan,” katanya.

Dengan kolaborasi erat antara perusahaan, pemerintah, dan asosiasi, diharapkan petani sawit di Indonesia semakin mandiri, industri semakin tangguh, dan kontribusi terhadap perekonomian nasional semakin besar. (Faisol)

Pemkot Tangsel Buka Dapur Umum hingga Berikan Kebutuhan Korban Kebakaran Asrama Polsek Serpong

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangerang Selatan (Tangsel) membuka dapur umum di halaman kantor Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan. Dapur umum ini dibuat untuk melayani para korban kebakaran di Asrama Polsek Serpong, Cilenggang, Kecamatan Serpong.

Setelah berjibaku menjinakan api pada kebakaran hebat yang terjadi Rabu 3 September 2025 ini, BPBD Kota Tangsel tidak berhenti memberikan pelayanan. Mereka dengan tanggap membuka dapur umum bagi para korban yang mengungsi.

Dengan satu mobil dapur umum berukuran besar mereka menyulap bahan mentah untuk didistribusikan bagi para pengungsi.

Dian Wiryawan Danton BPBD yang bertugas mengatakan kejadian kebakaran ini terjadi pada siang hari tepatnya pukul 14.00 WIB.

Kata Dian, akibat kebakaran ini setidaknya 20 KK Terdampak. Pihaknya pun berkoordinasi dengan Polres Tangsel, Kecamatan Serpong dan beberapa perangkat daerah untuk pembuatan posko.

“Polres Tangsel menjadi insider commander penanganan. Damkar Tangsel lakukan operasi pemadaman hingga kondusif, Kecamatan Serpong fasilitasi aula kecamatan untuk pengungsian, BPBD Kota Tangsel, Dinsos Kota Tangsel dan Baznas Tangsel fasilitasi logistik dan dapur umum sedangkan PMI Tangsel fasilitasi pengecekan kesehatan dan bantuan distribusi logistik lainnya,” kata dia.

Dian mengatakan saat ini pihaknya menekankan untuk penanganan para korban kebakaran yang mengungsi. Pemerintah Kota Tangsel pun memastikan memenuhi kebutuhan para korban pengungsi.

“Kami sudah assessment dan pemenuhan kebutuhan dasar seperti mendistribusikan bantuan logistik berupa paket sembako, paket tambahan gizi, matras, selimut, popok,air mineral serta Layanan dapur umum , dan cek kesehatan,” ujarnya.(Red)

Gelar Patroli Gabungan Cipta Kondisi dan Strong Point, Polsek Pagedangan Wujudkan Wilayah Aman Kondusif

PelitaTangerang.com, Tangerang – Dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan kondusif, Polsek Pagedangan Polres Tangerang Selatan menggelar Patroli Gabungan dan Operasi Cipta Kondisi pada Selasa (02/09/2025) sore. Kegiatan ini melibatkan unsur TNI, Satpol PP Kecamatan Pagedangan, Pokdar Kamtibmas, dan masyarakat.

Apel persiapan digelar di halaman Polsek Pagedangan sekitar pukul 16.30 WIB, dipimpin langsung oleh Kapolsek Pagedangan AKP Galan Adid Dharmawan, S.T.K, S.I.K. Kegiatan ini juga dikendalikan oleh Pawas Kanit Samapta Polsek Pagedangan IPTU Ranto Tamba, S.H dengan kekuatan gabungan sebanyak 18 personel.

Patroli gabungan ini difokuskan pada lokasi rawan gangguan kamtibmas seperti tawuran, pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), serta pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Selain itu, personel juga diarahkan untuk mencegah aksi konvoi atau pergerakan massa yang dapat berujung pada unjuk rasa liar.

Adapun rute patroli meliputi Jl. Raya Pagedangan, Jl. BSD Boulevard, Tl. IPEKA, Cluster Zora, Jl. Bumi Botanika, Jl. BSD Raya Pusat, Tl. Eastvara Mall, Cluster Tanakayu, The Mozia, Vanya Park, AEON Mall, Jl. BSD Grand Boulevard, hingga Jl. BSD Raya Utama.

Dari hasil patroli, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Pagedangan terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya kelompok yang bergerombol atau indikasi tindak kejahatan jalanan. Personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak ikut-ikutan aksi unjuk rasa ke Jakarta serta menjaga keamanan lingkungan.

Kapolsek Pagedangan, AKP Galan Adid Dharmawan, S.T.K, S.I.K, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menciptakan rasa aman di masyarakat.

“Patroli gabungan ini kami lakukan sebagai bentuk sinergitas TNI, Polri, Satpol PP, dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Kami ingin memastikan wilayah Pagedangan bebas dari gangguan keamanan, serta mencegah potensi aksi kriminal maupun pergerakan massa yang dapat mengganggu ketertiban umum,” tegas AKP Galan.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin di titik-titik rawan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jika ada potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan ke pihak kepolisian,” tutupnya.(D.s)

Sekda Bambang Dampingi Wapres Gibran Tinjau MBG di 2 SMPN Tangsel

PelitaTangerang.com, Tangsel – Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Bambang Noertjahjo mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Indonesia Gibran Rakabuming Raka di sejumlah sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Tangerang Selatan, Selasa (2/9/2025).

Bambang mendampingi Gibran berkunjung ke dua sekolah yakni SMPN 14 Kota Tangsel di Pondok Aren dan SMPN 1 Kota Tangsel di Serpong.

Dalam kunjungan itu, Gibran melihat langsung aktivitas para pelajar di SMPN 14 dan SMPN 1 Kota Tangsel. Kedatangan Gibran itu disambut antusias oleh guru dan para siswa.

“Program ini bukan sekadar memberikan makanan, tetapi juga investasi jangka panjang untuk mencetak generasi Tangsel yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” kata Bambang.

Bambang menjelaskan, Gibran mengunjungi dua SMPN di Tangsel untuk memantau pelakasanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tidak hanya itu, dalam kunjungannya Gibran juga berkesempatan berbincang dengan siswa mengenai manfaat program ini.

Bambang menilai antusiasme yang ditunjukkan pelajar menjadi bukti nyata bahwa program ini berdampak positif.

Ia menambahkan, kehadiran Gibran hari ini menjadi dorongan bagi Pemkot Tangsel untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

“Program Makan Bergizi Gratis ini sangat penting untuk memastikan anak-anak kita tumbuh sehat dan berprestasi. Kami di Pemkot Tangsel berkomitmen mendukung penuh implementasi program ini, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh siswa,” ujarnya.

Kunjungan tersebut turut didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel Deden Deni, Camat Pondok Aren Hendra, dan Camat Serpong Syaifuddin.(Red)

H.Zulkarnaen.,SE,ketua MPC Pemuda Pancasila kab.Tangerang lnstruksikan Tingkat PAC

Oplus_16908288

PelitaTangerang.com –  H.Zulkarnaen.,SE,Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Tangerang,instruksikan PAC Jayanti Ngepam di Polsek Cisoka,Bukti Ormas pemuda Pancasila Hadir untuk Kamtibmas

Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan kondusifitas wilayah hukum Polsek Cisoka, Pemuda Pancasila (PP) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Jayanti melaksanakan giat ngepam (pengamanan) di Mapolsek Cisoka, Senin (1/9/2025).

Kegiatan ini dilakukan atas instruksi Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Tangerang, sebagai langkah strategis untuk memastikan terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah Cisoka dan sekitarnya.

Ketua PP PAC Jayanti, Apud Mahpud, menegaskan bahwa kehadiran ormas Pemuda Pancasila dalam giat ini adalah wujud komitmen dalam membantu pemerintah dan aparat kepolisian.

“Sebagai bentuk cinta kepada bangsa dan negara, kami hadir ikut serta menjaga keamanan wilayah Cisoka,” tegasnya.

Tak hanya PAC Jayanti, kegiatan ini juga diikuti oleh anggota ormas pemuda Pancasila PAC Kecamatan Solear dan Paguyuban Kostrad Kecamatan Solear, menunjukkan solidaritas antar-elemen masyarakat dalam menjaga kamtibmas.

Peran Ormas Tak Bisa Dianggap Remeh

Kehadiran ormas Pemuda Pancasila garda terdepan dalam memperkuat keamanan dilingkungan masyarakat.
Kegiatan seperti ngepam di Polsek Cisoka bukan sekedar simbol loyalitas, tetapi bukti nyata bahwa ormas pemuda Pancasila dapat bersinergi dengan aparat kepolisian dalam mencegah potensi gangguan keamanan.

Di tengah maraknya isu-isu provokatif dan ancaman disintegrasi, ormas pemuda Pancasila yang konsisten mendukung kamtibmas patut diapresiasi. Tugas menjaga keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa,Pemuda Pancasila membuktikan komitmennya kepada masyarakat.(Red)

Patroli Gabungan Skala Besar di Tangsel, Benyamin Pastikan Keamanan Warga Tetap Terjaga

PelitaTangerang.com, Tangsel – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie bersama jajaran Forkopimda melaksanakan patroli gabungan berskala besar di wilayah Tangsel pada Minggu malam (31/8/2025).

Patroli ini melibatkan Kapolres Kota Tangsel, Dandim 0506 Tangerang, Kejari Tangsel, serta jajaran kelompok masyarakat.

Rombongan berkeliling ke sejumlah titik di wilayah Tangsel untuk memastikan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga.

Benyamin menegaskan, patroli tersebut menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah bersama aparat keamanan dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan warga.

“Kami hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat. Patroli ini juga menunjukkan kesiapan kita dalam mengantisipasi segala kemungkinan yang terburuk di Tangsel,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa patroli berskala besar ini bukan hanya sebagai upaya preventif, melainkan juga sebagai bentuk komitmen nyata Pemkot Tangsel bersama jajaran aparat dalam menjaga kondusivitas daerah.

Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan kelompok masyarakat agar tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat, dan warga dalam menjaga keamanan lingkungan.

Dengan demikian, masyarakat diharapkan semakin merasa terlindungi sekaligus berperan aktif menjaga lingkungannya masing-masing.

Patroli yang digelar malam ini menyasar sejumlah lokasi strategis dan kawasan padat aktivitas warga. Hal ini dilakukan untuk memastikan situasi di seluruh wilayah Tangsel dalam kondisi aman dan terkendali di tengah situasi kisruh yang terjadi di beberapa daerah lainnya di Indonesia saat ini.(Red)

PTPN IV PalmCo Salurkan Bantuan Sembako untuk Veteran dan Masyarakat, Wujudkan Kepedulian Sosial yang Berkelanjutan

PelitaTangerang.com, Tangsel –  PTPN IV PalmCo, salah satu subholding dari PTPN III (Persero), menyalurkan bantuan sembako kepada 120 penerima manfaat yang terdiri dari veteran pejuang kemerdekaan, purnakarya, masyarakat sekitar, serta anak-anak pondok tahfidz. Bantuan ini disalurkan melalui Regional VII PTPN IV PalmCo, yang mencakup wilayah Lampung dan sekitarnya akhir Agustus lalu.

Program bantuan ini adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk terus membangun hubungan harmonis dengan masyarakat dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Menurut Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Irwan Perangin-angin, perusahaan menyadari bahwa keberhasilannya tidak terlepas dari dukungan penuh masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

“Kami memahami bahwa pencapaian kami tidak hanya ditentukan oleh kinerja perusahaan, tetapi juga oleh dukungan yang terus-menerus dari masyarakat. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh mereka,” kata Irwan di Jakarta, Senin (01/09/2025).

Bantuan sembako ini tidak hanya ditujukan kepada para veteran dan purnakarya yang telah memberikan dedikasi sepanjang hidup mereka, tetapi juga kepada anak-anak pondok tahfidz dan masyarakat sekitar yang membutuhkan. Denny Ramadhan, Region Head PTPN IV PalmCo Regional VII, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud rasa syukur atas pencapaian yang telah diraih perusahaan dan bagian dari upaya untuk mempererat ikatan antara perusahaan dan masyarakat.

“Bagi kami, ini adalah kesempatan untuk memberi kembali kepada masyarakat yang telah mendukung kami. Bantuan ini merupakan bentuk terima kasih kami kepada para veteran yang telah berjuang, serta kepada masyarakat yang telah turut serta menjaga kelangsungan usaha kami,” ujar Denny.

Selain itu, Sekretaris Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Bandar Lampung, Ali Anwar, menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan oleh perusahaan. Ali mengatakan bahwa bantuan sembako ini sangat berarti bagi para veteran yang telah berjuang demi kemerdekaan bangsa.

“Bantuan ini menunjukkan perhatian yang luar biasa dari PTPN IV PalmCo terhadap kami para veteran. Kami sangat berterima kasih karena perusahaan ini tidak hanya peduli terhadap keberlanjutan usahanya, tetapi juga terhadap kesejahteraan kami,” ungkap Ali.

Langkah yang diambil oleh PTPN IV PalmCo ini semakin mempertegas komitmen perusahaan untuk selalu berbagi dan mendukung masyarakat sekitar dalam berbagai aspek kehidupan, melalui kepedulian yang nyata dan berkelanjutan. (Faisol)

Dirut PalmCo: Kolaborasi Kunci Wujudkan Ketahanan Pangan dan Energi

PelitaTangerang.com, Pekanbaru – Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa menyatakan kolaborasi menjadi kunci dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan dan energi nasional. Kolaborasi tersebut, kata dia, dapat diwujudkan dengan mendorong intesifikasi produktivitas sawit petani yang saat ini masih memiliki ruang besar untuk optimalisasi.

Hal itu disampaikan Jatmiko di hadapan ratusan peserta seminar internasional, The 2nd International Conference on Agirculture, Food and Enviromental Science (ICAFES) tahun 2025 yang terdiri dari 60 dekan Fakultas Pertanian seluruh Indonesia, dosen, peneliti, dan mahasiswa pertanian saat menjadi keynote speakers di Universitas Riau, Pekanbaru, Sabtu hari ini (30/8/2025).

Kegiatan itu turut para ahli pangan dan lingkungan dari berbagai belahan dunia seperti Johan Kieft ahli lingkungan Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa, Dr Idesert Jelsma peneliti Belanda, Prof Ir Usman Pato yang merupakan peneliti bidang ketahanan pangan lulusan Gifu University Jepang, serta sejumlah peneliti akademisi lainnya dari Malaysia dan Filipina.

Dalam pemaparannya, Jamtiko mengatakan bahwa ruang terbesar untuk penguatan ketahanan pangan dan energi dari komoditas sawit, yang selama ini menjadi penyumbang ekonomi Indonesia, bahkan pada saat beberapa krisis yang terjadi, adalah penguatan produtkivitas sawit petani.

“Ruang terbesar untuk improvement adalah dari sisi petani. Kita semua dapat berkolaborasi bersama, untuk meningkatkan produktivitas petani sawit Indonesia melalui intesifikasi,” kata Jatmiko.

Ia menjelaskan, penguatan produktivitas petani merupakan satu dari dua kunci utama yang diusung PTPN IV PalmCo untuk mendukung program nasional mewujudkan ketahanan pangan dan energi nasional.

Saat ini, rerata produktivitas petani sawit Indonesia masih di kisaran 2–3 ton crude palm oil (CPO) per hektare per tahun, jauh dari korporasi perkebunan yang dikelola secara profesional yang mampu mencapai 6 ton.

Untuk meminimalis disparitas itu, ia mengatakan PTPN IV PalmCo telah menempuh beragam inisiatif penting untuk mendongkrak produktivitas petani, mulai dari Program BUMN Untuk Sawit Rakyat, penyediaan bibit unggul bersertifikat yang kini tercatat lebih dari dua juta batang bibit sawit unggul telah diserap petani, penerapan skema off-taker yang menjangkau lebih dari 10.200 hektare, serta penguatan sistem kelembagaan organisasi koperasi.

Hingga 2024, PalmCo telah mendukung pencairan dana BPDPKS untuk areal peremajaan sawit mitra KUD seluas 15.321 hektare. Keberhasilan model kemitraan ini terlihat dari produktivitas tanaman menghasilkan (TM) plasma yang mencapai rata-rata 12,57 ton/Ha, bahkan ada yang mencapai 18,05 ton/Ha, melampaui standar nasional 12 ton/Ha.

“Peremajaan sawit rakyat (PSR) adalah kunci. Tanpa itu, kita akan kehilangan daya saing sekaligus melemahkan kontribusi sawit bagi ketahanan pangan dan energi. Dan melalui forum ini, kami berharap ke depan kita akan saling berkolaborasi dan bersinergi untuk bersama-sama memperkuat inisatif ini,” jelas Jatmiko yang disampaikannya menggunakan bahasa Inggris.

Jika kolaborasi untuk intesifikasi tersebut dapat terlaksana dengan baik, maka bukan hanya ketahanan pangan dari sektor sawit yang dapat di wujudkan, melainkan target pemerintah dalam implementasi B50 pada 2027 bisa terpenuhi. Untuk diketahui, target alokasi biodiesel B50 itu diperkirakan membutuhkan pasokan sekitar 20,11 juta kiloliter.

Lebih jauh, dalam paparannya, Jatmiko turut menyinggung bahwa perubahan iklim bukan lagi ancaman di masa depan, melainkan kenyataan yang berpotensi berdampak terhadap produktivitas pertanian global, termasuk komoditas kelapa sawit Indonesia. Tantangan ini jika tidak disikapi dengan bijak, maka sejarah Indonesia yang pernah menjadi eksportir gula di tahun 1930-an silam, dan kini malah menjadi salah satu importir gula terbesar dunia, juga dikhawatirkan akan terjadi dengan komoditas CPO.

Berdasarkan data yang ia paparkan, selama dekade 2015-2024 yang tercatat sebagai periode terpanas dalam sejarah, dengan konsentrasi CO₂ mencapai level tertinggi. Dampaknya, setiap kenaikan suhu 1°C menurunkan hasil panen antara 3,1 hingga 7,4 persen sehingga memicu yang disebut sebagai ‘climateflation’-kenaikan harga pangan akibat anomali iklim.

“Sehingga ini memerlukan solusi berkelanjutan yang hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi seluruh stakeholders, termasuk bapak ibu akademisi,” tuturnya lagi.

Sebagai produsen minyak sawit mentah (CPO) terbesar dunia yang menyumbang sekitar 60% pasokan global, ia menyebut Indonesia memiliki peran krusial. Namun, industri ini menghadapi tantangan multidimensi. Selain ruang perbedaan produktivitas antara petani dan korporasi yang tinggi, tekanan regulasi sustainability, khususnya dari Uni Eropa, juga semakin kompleks.

“Jadi selain kunci meningkatkan produktivitas petani, dan penguatan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) juga harus berjalan berkesinambungan,” tegas Jatmiko.

Komitmen ESG PalmCo diwujudkan dengan pengembangan energi baru terbarukan (EBT). PalmCo telah mengoperasikan 7 unit Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) dan 4 unit co-firing biogas dengan total kapasitas 9,3 MW. Bahkan, perusahaan sedang dalam proses seleksi mitra untuk pengembangan 20 unit Compressed Biomethane Gas (CBG) dan 1 fasilitas Sustainable Aviation Fuel (SAF).

Sehingga, di akhir penjelasannya, ia kembali menegaskan bahwa investasi strategis, kebijakan yang efektif, inovasi, dan kolaborasi yang erat antara petani dan industri, merupakan fondasi essential untuk membangun ketahanan dan mengamankan sistem pangan dan energi yang berkelanjutan bagi Indonesia.

“Sekali lagi kami sampaikan, kolaborasi adalah kunci menuju solusi berkelanjutan. Kesempatan ini kami harap menjadi awal yang baik untuk bersama mewujudkannya,” demikian dia. (Faisol)

Pemkot Tangsel Bedah 386 Rumah Tak Layak Huni di 2025, Prioritas Sesuai Kebutuhan Warga

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) menargetkan membedah 386 unit rumah tidak layak huni (RTLH) sepanjang tahun 2025.

Kepala Dinas Perkimta Tangsel, Aries Kurniawan mengatakan, jumlah tersebut terdiri dari 369 unit yang dialokasikan pada APBD 2025, serta tambahan 17 unit dari APBD perubahan.

“Progres bedah rumah ini sudah berjalan dalam tiga tahap ya, tahap pertama sebanyak 200 unit sudah selesai 100 persen, tahap kedua 169 unit juga telah rampung dan sedang proses serah terima pekerjaan (PHO), sementara tahap ketiga sebanyak 17 unit masih menunggu pencairan anggaran perubahan,” jelas Aries, dari keterangan yang didapat pada Jumat (29/08/2025).

Penentuan lokasi rumah yang menjadi prioritas dilakukan berdasarkan tingkat kebutuhan di setiap wilayah. Wilayah yang paling banyak memerlukan bantuan bedah rumah akan menjadi prioritas utama. Seluruh kecamatan dan kelurahan di Tangsel mendapat perhatian dalam program ini.

Aries menegaskan, program ini sepenuhnya dibiayai dari APBD Kota Tangsel yang bersumber dari pajak daerah, tanpa dukungan pemerintah pusat ataupun CSR swasta.

Adapun, kendala terbesar yang dihadapi saat ini adalah meningkatnya jumlah pemohon untuk bantuan perbaikan rumah layak huni ini, dan masih ada saja warga yang masih terakomodir seluruhnya karena keterbatasan anggaran juga.

“Kendala dari sisi permasalahan teknis di lapangan tidak ada, hanya saja permasalahannya pada unit yang dibangun masih terbatas jumlahnya, mengingat permohonan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni berdasarkan data base saat ini sudah mencapai 1.500-an,” kata dia.

Ia juga mengimbau warga yang ingin mengajukan bantuan agar melalui mekanisme resmi dan mengikuti prosedur atau ketentuan yang diberlakukan, agar warga tidak ada salah paham jika ada yang belum terakomodir.

“Warga jika ingin mendapatkan bantuan bedah rumah, bisa menghubungi ketua RT/RW/BKM di wilayahnya masing-masing untuk diusulkan melalui Musrenbang, atau diusulkan melalui usulan pokok pikiran anggota DPRD dan bisa juga diusulkan langsung ke dinas (Perkimta),” jelasnya.

Untuk ke depannya, Dinas Perkimta berharap pagu anggaran bisa lebih disesuaikan dengan kebutuhan lapangan. Pasalnya, sejumlah komponen penting seperti septic tank, jet pump, instalasi listrik baru, hingga akses pintu belakang masih sering tidak terakomodir dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Harapan dari dinas, agar pagu anggaran per/unitnya bisa menyesuaikan dengan kebutuhan yang ada, mengingat kondisi saat ini masih ada kebutuhan pembangunan rumah tidak layak tersebut yang belum terakomodir dalam RAB, seperti septictank, mesin jetpump, pemasangan listrik baru, dan akses pintu belakang,” ujarnya.(Red)

Berita Terbaru