Rabu, 22 April 2026
Beranda blog Halaman 27

Pemkot Tangsel Genjot Perbaikan Jalan KH. Wahid Hasyim Pondok Aren Jadi Mulus dan Nyaman

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus memperkuat infrastruktur jalan demi memperlancar konektivitas antarwilayah dan kenyamanan mobilitas warga.

Disampaikan Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK), Ahmad Fatullah, pada Kamis (24/07/2025), bahwa sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan dibenahi secara menyeluruh, termasuk di Jalan KH. Wahid Hasyim.

Perbaikan Jalan KH. Wahid Hasyim di Pondok Aren saat ini sudah selesai dilakukan. Pelapisan hotmix sepanjang 1,5 km hingga perbatasan Kota Tangerang telah dilakukan, lengkap dengan pemasangan marka jalan demi keamanan lalu lintas.

Dengan selesainya pekerjaan di Jalan KH. Wahid Hasyim, masyarakat kini bisa menikmati kondisi jalan yang lebih halus, aman, dan nyaman.

Fatul menegaskan, kegiatan preservasi jalan bukan hanya tambal sulam, melainkan langkah jangka panjang menjaga kualitas infrastruktur. Jalan yang mantap dinilai krusial untuk mendukung mobilitas warga dan pertumbuhan ekonomi kota.

DSDABMBK Tangsel juga mengimbau masyarakat untuk mendukung proses pembangunan dan preservasi jalan yang tengah gencar dilakukan.

“Kami berharap dukungan dari masyarakat selama masa konstruksi berlangsung. Semua yang kami kerjakan adalah bagian dari upaya menjadikan Tangsel sebagai kota yang nyaman dan modern,” kata dia.

Selain itu, masyarakat dapat menyampaikan laporan jika ditemukan potensi kerusakan atau kendala di jalur yang sedang diperbaiki melalui kanal pengaduan resmi yang tersedia.(Red)

DPRD Setujui Rancangan Perjanjian Kerja Sama Penanganan Sampah Pemkot Tangsel dengan Pemkab Pandeglang

PelitaTangerang.com, Tangsel – Kerja sama penanganan sampah antara Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dengan Pemerintah Kabupaten Pandeglang akan segera terwujud.

Hal itu setelah adanya persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangsel terhadap Rancangan Perjanjian Kerjasama Penanganan Sampah antara Pemkot Tangsel dan Pemkab Pandeglang dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Tangsel, Rabu, 23 Juli 2025.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengapresiasi seluruh anggota DPRD yang menyetujui dan mendukung dalam penanganan sampah di Kota Tangsel itu.

Benyamin menerangkan, kerja sama antara Pemkot Tangsel dengan Pemkab Pandeglang itu direalisasikan dalam bentuk bantuan keuangan (Bankeu) total Rp 40 miliar.

“Bantuan keuangannya Rp 40 miliar, kemudian itu diberikan selama 3 tahun. Kerjasama ini untuk 4 tahun, bantuan keuangan akan diluncurkan selama 3 tahun anggaran ya. Kemudian tipping fee-nya itu disepakati Rp250.000 per tahun, termasuk KDN (kompensasi dampak negatif) yang nanti akan dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang,” kata Benyamin usai rapat paripurna, Rabu, 23 Juli 2025.

Benyamin menuturkan, dalam kerja sama tersebut nantinya sampah dari Kota Tangsel akan dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bangkonol, Kabupaten Pandeglang.

“Sehari mudah-mudahan bisa mencapai 150-200 ton, meningkat sesuai dengan kapasitas atau timbulan sampah yang ada di tanah,” tuturnya.

Benyamin menyebutkan, ada sejumlah catatan khusus yang diberikan Pemkot Tangsel kepada Pemkab Pandeglang dalam kerja sama penanganan sampah tersebut. Mulai dari kesediaan pemerintah hingga kondusivitas masyarakat Kabupaten Pandeglang.

“Pertama tentunya kesediaan pemerintah kota, kemudian kondusivitas masyarakat di sekitar Bangkonol itu sendiri. Kemudian jarak tempuh yang relatif lebih cepat karena banyak melalui jalan tol, antaranya seperti itu. Tentunya kesepakatan-kesepakatan yang bisa kita capai dengan Pemerintah Kabupaten Pandeglang,” ungkapnya.(Red)

Tiongkok Beri Bantuan ke Ruhama Lab School Uhamka, Pilar: Dampaknya Besar untuk SDM Tangsel

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menyambut hangat pemberian bantuan dari Republik Rakyat Tiongkok kepada Yayasan Lab School Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka).

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan yang hadir mewakili Wali Kota Benyamin Davnie menyampaikan apresiasi tinggi atas bantuan atau investasi yang diberikan untuk membangun gedung baru SMK Islam Ruhama Lab School Uhamka.

Pilar menekankan, perhatian dari Pemerintah Tiongkok dan kolaborasi dengan organisasi Muhammadiyah ini akan sangat berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Tangerang Selatan.

“Tentu saja dengan bantuan dari Republik Rakyat Tiongkok ini sangat berarti buat kami. Walaupun sekolah ini bagian dari organisasi Muhammadiyah, dampaknya sangat positif bagi pengembangan SDM di Tangsel,” ujar Pilar saat menghadiri acara peresmian gedung SMK Islam Ruhama Lab School of Uhamka di Ciputat Timur, Rabu (23/7/2025).

Bantuan ini merupakan wujud nyata kolaborasi internasional dalam memperkuat sektor pendidikan di Indonesia, khususnya di Tangsel.

Pilar menambahkan, saat ini Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tangerang Selatan mencapai angka 85 poin, menjadi yang tertinggi di Provinsi Banten.

Menurutnya, capaian ini tidak lepas dari kontribusi institusi pendidikan, termasuk dari jaringan Muhammadiyah yang berkembang pesat di wilayah tersebut.

Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Prof. Dr. Abdul Mu’ti, Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong, serta jajaran pimpinan Yayasan dan Muhammadiyah.

“Dengan simbolis penyerahan bantuan ini, menjadi semangat bagi Pemkot Tangsel untuk menumpukan edukasi di Kota Tangerang Selatan,” kata dia.

Kolaborasi seperti ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi lintas negara dan organisasi, demi pendidikan Indonesia yang semakin maju dan merata.(Red)

Sekda Bambang: Komisaris dan Direksi Perseroda PITS Tangsel Terpilih, Harus Mampu Tingkatkan Layanan ke Masyarakat

PelitaTangerang.com, Tangsel – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Bambang Noertjahjo berharap jajaran komisaris dan direksi Perseroda Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) dapat meningkatkan layanan kepada masyarakat.

Hal itu diungkapkan Bambang setelah melakukan wawancara dan penilaian terhadap para pelamar calon komisaris dan direksi Perseroda PITS di Pranaya Hotel Serpong, Rabu, 23 Juli 2025.

Diketahui, Pemerintah Kota Tangsel tengah melakukan seleksi terbuka untuk jabatan Komisaris, Direktur Operasional dan Direktur Umum Perseroda PITS.

Hasil seleksi administrasi, total ada 11 orang calon yang mendaftar. Pada jabatan Komisaris ada lima pendaftar yakni Imam Mahendra, Iqbal Utama, Muhamad Taslim, Tubagus Imamudin, dan Wini Septiana Sari.

Pada jabatan Direktur Operasional ada tiga pendaftar yakni M. Iqbal Prayoga, Muhammad Kristiyono dan Sugeng Santosa. Sementara pada jabatan Direktur Umum ada tiga pendaftar yaitu Agus Supadmo, Seven Fajarwati dan Shinta Dewi Rengganis Arga.

Sekda Tangsel Bambang menerangkan, saat ini proses seleksi sampai pada tahap wawancara, pemaparan makalah dan pemaparan konsep-konsep yang telah dibuat oleh para calon.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah masuk ke tahap wawancara, makalah, dan juga konsep-konsep yang dibawa oleh para calon yang kemarin sudah menjalani tahapan uji kompetensi yang kita kerjasamakan dengan PLP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,” terang Bambang.

Bambang menuturkan, urgensi seleksi terbuka Perseroda PITS itu dilakukan sesuai dengan instruksi Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

“RUPS terakhir mengamanatkan agar harus dilakukannya seleksi untuk jabatan-jabatan tersebut karena analisa dari stakeholder dibutuhkannya tambahan komisaris, plus telah berakhirnya masa jabatan komisaris, Direktur Operasional dan Direktur Umum dari RUPS,” tuturnya.

Bambang menjelaskan, Pemerintah Kota Tangsel sebagai pemilik saham telah menentukan kriteria sosok yang akan mengisi jabatan di Perseroda PITS.

“Pertama yang paling dasar memenuhi syarat dasar dulu. Kedua harapannya kita semua pemerintah daerah dan juga semua harapan dari masyarakat yang dijaga oleh Kementerian Dalam Negeri berdirinya Perumda ataupun Perseroda itu yang paling utama adalah meningkatkan layanan kepada masyarakat. Jadi sosok komisaris yang seperti apa? Yang bisa memberikan tingkat kemungkinan yang lebih besar. Target-target dari stakeholder yang diberikan kepada perseroda ini dapat diwujudkan dan dicapai,” jelas Bambang.(Red)

Pemkot Tangsel Perbaiki Jalan Griya Loka Raya, Prioritas Kenyamanan Pengguna Jalan

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) melakukan perbaikan menyeluruh pada Jalan Griya Loka Raya, Kecamatan Serpong.

Kepala Bidang Bina Marga DSDABMBK Tangsel, Ahmad Fatullah menjelaskan, perbaikan ini dilakukan lantaran kondisi jalan sudah mengalami banyak kerusakan.

Kondisi eksisting jalan ini berupa aspal, namun pada beberapa segmen mengalami penurunan badan jalan hingga menimbulkan gelombang yang mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

Pekerjaan ini tidak melibatkan pelebaran jalan ataupun perubahan desain, melainkan fokus pada perbaikan fisik demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

“Ini merupakan bagian dari peningkatan infrastruktur yang rutin kami lakukan. Tidak ada pelebaran, tapi kami pastikan kualitas jalannya diperbaiki menyeluruh dengan metode rigid pavement atau perkerasan beton,” ujar Fatullah, Rabu (23/7/2025).

Jalan Griya Loka Raya sebelumnya merupakan jalan lingkungan yang dibangun oleh pihak pengembang perumahan, dan baru diserahterimakan ke Pemkot Tangsel.

Namun seiring pertumbuhan kawasan dan intensitas lalu lintas yang meningkat, jalan ini kini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dan masuk dalam pengelolaan DSDABMBK Tangsel.

Adapun, pekerjaan yang dilakukan di wilayah tersebut meliputi pengaspalan ulang, penggantian kansteen di Jalan Angsana Raya, pengecoran beton yang rusak, pembongkaran paving tanggul di kawasan Widya Kencana, serta perataan permukaan menggunakan Asphalt Concrete – Binder Course (AC-BC).

Saat ini proses perbaikan tengah dilakukan dan ditargetkan selesai pada akhir November.

Fatul menambahkan bahwa proyek ini merupakan tindak lanjut dari hasil inspeksi rutin terhadap kondisi jalan yang dilakukan oleh DSDABMBK.

Diharapkan, peningkatan kualitas jalan ini dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Tangsel.

“Semoga dengan ditingkatkannya kondisi jalan ini, dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga dalam beraktivitas, baik yang tinggal di Tangsel maupun pengguna jalan dari luar daerah,” ujarnya.

DSDABMBK Tangsel juga mengimbau masyarakat untuk mendukung proses pembangunan ini dengan tertib dan berhati-hati saat melintasi area proyek.

Selain itu, masyarakat dapat menyampaikan laporan jika ditemukan potensi kerusakan atau kendala di jalur yang sedang diperbaiki melalui kanal pengaduan resmi yang tersedia.(Adv)

Peringatan Hari Anak Nasional, Wali Kota Tangsel Dorong Penguatan Pendidikan hingga Perlindungan Anak

PelitaTangerang.com, Tangsel – Peringatan Hari Anak Nasional tingkat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) begitu semarak dengan berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel, di Plaza Puspemkot Tangsel, pada Rabu (23/07/2025).

Beragam kegiatan diselenggarakan mulai dari lomba menggambar, talkshow parenting, mendongeng, cek kesehatan gratis hingga pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA).

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan peran Pemkot Tangsel dalam memperkuat pendidikan bagi anak hingga perlindungan terhadap anak.

“Tangsel sudah mendapatkan predikat kota layak anak. Oleh karenanya, pemkot harus terus menumbuhkembangkan anak dengan cara infrastruktur, lingkungan hingga keamanan kita siapkan. Termasuk sekolah-sekolah kita dorong dan kita juga berikan insentif bagi penyelenggara PAUD dan disabilitas,” ujarnya.

Tentunya Benyamin berharap, berbagai program Pemkot Tangsel yang menyasar untuk anak dapat berdampak secara langsung. Ditambah perkembangan teknologi yang saat ini juga perlu diperhatikan terkait perkembangan tumbuh kembang anak.

“Harapan saya anak-anak kita tumbuhkembang dengan baik, dengan sehat, di tengah perkembangan zaman maupun pengaruh teknologi yang banyak,” ungkapnya.

Tak hanya program dari pemerintah, perkembangan anak juga harus menjadi prioritas orang tua di rumah.

“Perhatian orang tua kepada anak dan penghargaan anak kepada orang tua harus menjadi kultur masyarakat kita,” kata Benyamin.

“Perhatian orang tua itu, kasih sayangnya bukan sekadar sehari-hari, tapi juga menjaga mereka dari perkembangan teknologi informasi. Jadi pengawasannya dimulai dari tingkat keluarga,” tambahnya.

Selain itu, Benyamin juga menyoroti permasalahan pelecehan terhadap anak yang acapkali terjadi. Dirinya, bersama kepolisian tengah menyiapkan terobosan inovasi agar permasalahan tersebut tidak kembali terjadi, bahkan dapat terungkap lebih cepat.

“Saya sepakat dengan Pak Kapolres untuk melakukan patroli intensif. Kemudian dialog dengan masyarakat yang lebih akrab, tidak ada sekat-sekat. Ini untuk mengungkap, kalo dulu bisa terungkap 7 kasus, bisa jadi yang tidak dilaporkan lebih banyak lagi,” katanya.(Red)

Pilar Pastikan Tangsel All Out Gelar Porprov Banten 2026: 45 Cabor dan Venue Disiapkan

PelitaTangerang.com, Tangsel – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan memastikan bahwa Kota Tangsel siap menjadi tuan rumah ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026.

Hal itu disampaikannya usai membuka acara Festival Pencak Silat C’MORE Championship 2025 di Lapangan Puspemkot Tangerang Selatan pada Jumat (18/7/2025).

“Insya Allah kami sebagai tuan rumah siap untuk pelaksanaan dan juga venue juga insyaAllah siap,” ujar Pilar.

Menurutnya, komunikasi antara Pemkot Tangsel dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Banten dan Diaspora Provinsi Banten juga terus berjalan secara intens. Persiapan sudah mencapai 30 persen.

“Terakhir saya sudah lakukan rapat konsolidasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Diaspora), KONI, dan perangkat daerah lainnya. Sekarang kami sedang menunggu waktu untuk memaparkan langsung persiapan ke Wali Kota. Dalam waktu dekat juga akan dilakukan rapat teknis lanjutan,” tambahnya.

Pilar optimis, Kota Tangsel siap baik dari sisi teknis penyelenggaraan maupun ketersediaan venue pertandingan.

Meski rincian anggaran belum final karena menunggu ketuk palu, namun sebagian besar kebutuhan teknis telah dividentifikasi oleh Dispora dan dinas terkait.

“Insya Allah sekarang lagi difinalisasi. Saya belum berani bicara besarannya karena belum ketuk palu anggaran. Tapi setidaknya dari Dispora sendiri sudah mengetahui kebutuhan rinciannya,” jelasnya.

Terkait jumlah cabang olahraga (cabor), diperkirakan akan ada sekitar 45 cabor yang dipertandingkan.

Beberapa venue akan digunakan untuk lebih dari satu cabang karena dianggap representatif.

Venue yang akan digunakan juga bersumber dari berbagai pihak, mulai dari milik Pemkot, pinjaman dari instansi lain, hingga hasil kerja sama dengan swasta.

Ia menambahkan, banyak pihak menyarankan agar Pemkot memaksimalkan penggunaan venue yang sudah ada untuk efisiensi anggaran.

“Kita bisa menggunakan anggaran dengan tepat. Jadi ya ada beberapa yang bisa dimanfaatkan dari kampus, maupun perusahaan atau swasta. Sayang kalau udah dibangun lalu ke sananya enggak kepake, kan untuk perawatannya sayang,” kata dia.(Red)

Lewat Festival Pencak Silat C’MORE Championship 2025, Pilar: Kita Kenalkan Jati Diri Bangsa

PelitaTangerang.com, Tangsel – Plaza Puspemkot Tangerang Selatan (Tangsel) kembali diramaikan dengan semangat budaya dan seni bela diri khas Nusantara dalam Festival Pencak Silat C’MORE Championship 2025, Jumat (18/7/2025).

Bukan sekadar ajang kompetisi pencak silat, acara tahunan ini menjadi simbol pelestarian budaya lokal dan penguatan karakter bangsa.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan menyebut, Festival Pencak Silat C’MORE sebagai ruang strategis untuk memperkenalkan komitmen kota dalam menjaga akar budayanya.

“Silat itu adalah merupakan karakter diri kita. Kalau mau tahu siapa diri kita sebenarnya ya melalui seni budaya. Seni budaya yang paling mudah untuk ditunjukkan ke mata dunia itu adalah silat. Dan itu memang karakter bangsa Indonesia, seni budaya yang khas bangsa Indonesia. Nah, ini yang harus dilestarikan,” ujarnya.

Kolaborasi antara Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dan Dinas Pendidikan Tangsel, khususnya Bidang Kebudayaan, menjadikan penyelenggaraan tahun ini lebih meriah dan inklusif.

Bahkan, peserta tak hanya datang dari Tangsel, tapi juga dari luar kota hingga luar provinsi.

Pilar juga mengungkapkan, Pemkot Tangsel sejak dua tahun terakhir telah memasukkan silat dalam kurikulum muatan lokal tingkat SD dan SMP negeri.

Langkah ini dinilai penting untuk menanamkan rasa cinta terhadap budaya sejak dini.

“Nah itulah kita melahirkan generasi-generasi yang terus mempertahankan pencak silat ke depannya. Kalau mengenalkan, mencintai ya pasti mereka akan mempertahankan budaya silat ini sebagai ciri khas bangsa atau identitas bangsa kita,” kata dia.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta Festival C’MORE yang semakin meningkat, bahkan berasal dari luar kota dan luar provinsi.

Hal ini menjadi bukti bahwa pencak silat masih memiliki magnet kuat sebagai olahraga tradisional yang sarat nilai budaya.(Red)

Operasi Patuh Jaya 2025, Lima Ruas Jalan Arteri di Kota Tangerang Dicanangkan Kawasan Bebas Macet

PelitaTangerang.com, Kota Tangerang – Operasi Patuh Jaya 2025 masih terus berlangsung di Kota Tangerang, Rabu (16/7/25). Beriringan dengan ini, Polres Metro Tangerang Kota pun mencanangkan lima ruas jalur arteri menjadi Kawasan Bebas Macet atau KBM oleh Satlantas Polres Metro Tangerang Kota.

Lima jalur yang masuk dalam program KBM ini ialah Jalan Raya Daan Mogot, Jalan Lio Baru, Jalan KH Hasyim Ashari, Jalan Maulana Hasanudin, serta Jalan Raya Cadas Sangego Periuk Kota Tangerang.

Kasatlantas Polres Metro Tangerang Kota AKBP Nopta Histaris Suzan Tengah menyatakan, tahap awal personel Satlantas Polres Metro Tangerang melakukan analisa dan juga rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Cadas Sangego, Periuk, Kota Tangerang.

“Lokasi ini menjadi perhatian Kepolisian, pasalnya titik ini yang selalu dikeluhkan oleh para pengendara terkait dengan kondisi kemacetan yang sangat parah di saat jam pergi dan pulang kantor seperti saat ini,” ungkap AKBP Nopta, yang turut turun ke lapangan.

Ia menjelaskan, sejumlah ruas jalan tersebut dinilai kerap menimbulkan kemacetan lantaran tingginya volume kendaraan yang melintas.

Adapun titik utama yang akan diselesaikan masalah kemacetannya ialah di Jalan Raya Bayur yang menjadi salah satu jalur penghubung antara Kota Tangerang dengan Kabupaten Tangerang.

“Kemacetan yang terjadi di dua ruas jalan ini juga saling berkaitan yaitu menjadi perlintasan utama masyarakat yang tinggal di wilayah Cibodas, Periuk, Cadas, hingga Sepatan untuk bekerja menuju Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ),” paparnya.

Dalam menangani kemacetan pada lima jalur ini, Polres Metro Tangerang Kota juga akan menggandeng masyarakat bekerja sama dengan polisi untuk menjadi Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas).

“Masyarakat yang bersedia menjadi Supeltas akan diberikan arahan dan bimbingan dalam menghindari kemacetan saat berada di jalur yang memiliki akses putar balik arah,” katanya.

Dalam hal ini, Polres Metro Tangerang Kota akan menerapkan program kawasan bebas macet tersebut secara berkala hingga satu tahun ke depan.(Red)

Wabup Intan Tinjau MPLS dan Pelaksanaan Program SD-SMP Swasta Gratis

PelitaTangerang.com, Tangerang – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Anggota DPRD meninjau langsung Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Muhammadiyah 33 Kademangan Kelurahan Pakulonan Barat, SMP Muhammadiyah Bojong Nangka dan SDN Gurubug 1 Kecamatan Kelapa Dua, Rabu (16/7/25).

Di sela-sela kegiatan tersebut, Wabup Intan melihat secara langsung pelaksanaan MPLS sekaligus meninjau sekolah SD dan SMP swasta yang terdaftar sebagai penerima program sekolah SD dan SMP swasta gratis di Kecamatan Kelapa Dua.

“Alhamdulillah hari ini, pagi hari ini, saya didampingi oleh Pak Kadisdik dan 2 anggota DPRD kabupaten Tangerang meninjau sekolah yang disubsidi oleh pemerintah daerah tadi saya mengunjungi SD Muhammadiyah 33 Kademangan Kelurahan Pakulonan Barat dan sekarang SMP Muhammadiyah Bojong Nangka,” ujar Wabup Intan.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan berdialog dengan siswa, guru, dan orang tua terkait pelaksanaan MPLS dan program sekolah gratis yang dilaksanakan Pemkab Tangerang pada tahun ajaran baru 2025/2026.Kita meninjau hari ini bagaimana prosesnya dan juga beberapa masukan dari guru dan juga orang tua murid agar program sekolah gratis atau sekolah bersubsidi di Kabupaten Tangerang ini bisa berjalan dengan lancar dan sarana prasarananya bisa kita lengkapi ke depannya,” ungkapnya.

Dia berharap agar seluruh elemen baik dari lembaga pendidikan maupun masyarakat untuk mendukung dan menyukseskan program sekolah gratis yang digulirkan pemerintah daerah.

“Kita mohon dukungan seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan mari kita sama-sama monitoring program sekolah gratis ini agar program sekolah gratis yang dijalankan pemerintah ini terus diperluas secara bertahap dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.(Red)

Berita Terbaru