Kamis, 23 April 2026
Beranda blog Halaman 38

Dukung Pembangunan SPPG, Pemkot Tangerang Sediakan Tiga Lokasi Lahan Strategis

PelitaTangerang.com, Kota Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang mendukung komitmen pemerintah pusat dalam merealisasikan program nasional pemenuhan gizi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Sachrudin dalam Rapat Koordinasi Dukungan Penyediaan Tanah untuk Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Gubernur Banten yang berada di BLKI Provinsi Banten, Serpong kota Tangerang Selatan, Senin (12/5).

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menyampaikan kesiapan Pemerintah kota Tangerang dengan menyediakan tiga lokasi lahan strategis sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut.

“Kami telah menyiapkan tiga bidang lahan yang berlokasi di Kecamatan Ciledug, Larangan, dan Karawaci sebagai bagian dari komitmen kami dalam mendukung program nasional pemenuhan gizi untuk generasi penerus bangsa,” ujar Sachrudin dihadapan peserta rapat yang dipimpin langsung oleh Gubernur Provinsi Banten, Andra Soni, dan dihadiri oleh seluruh bupati serta wali kota se-Provinsi Banten, termasuk Kepala Badan Gizi Nasional, Prof. Dr. Ir. Dadan Hindayana.

Adapun rincian luas lahan yang disiapkan adalah sebagai berikut pertama di Kecamatan Ciledug dengan lahan seluas 1.964 meter persegi, selanjutnya di Kecamatan Larangan seluas 9.811 meter persegi dan terakhir Kecamatan Karawaci seluas 1.969 meter persegi.

Lebih lanjut, Sachrudin juga menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dalam setiap langkah pembangunan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, terlebih program pemenuhan gizi bagi generasi masa depan bangsa.

“Gizi yang cukup dan merata adalah pondasi penting bagi generasi masa depan. Maka kami tidak ragu untuk memberi dukungan penuh demi tercapainya target nasional ini,” tambahnya.

Sebagai informasi dalam rapat koordinasi ini juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Badan Gizi Nasional dan seluruh pemerintah daerah di Provinsi Banten. MoU ini merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran dari Kementerian Dalam Negeri terkait dukungan penyediaan lahan untuk pembangunan SPPG oleh pemerintah daerah.(Red)

Bupati Tangerang Dorong Diversifikasi Pangan Lokal melalui Panen Bersama Jagung Pulut

PelitaTangerang.com, Tangerang – Bupati Tangerang Maesyal Rasyid melakukan panen bersama komoditas jagung pulut di Desa Kaliasin, Kecamatan Sukamulya, Senin (12/5/2025). Kegiatan ini menjadi wujud nyata potensi besar jagung pulut sebagai salah satu alternatif diversifikasi pangan di Kabupaten Tangerang.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan rasa syukur dan bangganya bisa hadir langsung melakukan panen jagung pulut bersama yang telah ditanam petani dan menghasilkan panenan dengan yang cukup memuaskan.

“Hari ini adalah hari yang membahagiakan dan membanggakan bagi kita semua, khususnya bagi para petani yang telah bekerja keras menanam, merawat, dan saat ini akan panen jagung pulut, komoditas yang mulai menunjukkan potensi besar, baik dari sisi nilai ekonomi, keberagaman pangan, maupun keberlanjutan pertanian,” ucap Bupati Maesyal Rasyid.

Dia juga mengatakan bahwa selain panen jagung pulut bersama di lahan seluas 1.000 meter persegi dan juga dilakukan penyerahan bantuan sarana produksi. Hal tersebut merupakan bentuk komitmen dan dukungan teknis dari pemerintah melalui dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terhadap pembangunan pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

“Panen bersama Jagung Pulut merupakan hasil dari sinergitas yang terjalin antara pemerintah, kelompok tani, dan pendamping lapangan sehingga menjadi kunci keberhasilan panen jagung pulut hari ini, dengan estimasi hasil mencapai sekitar 700-800 kilogram,” ungkapnya.

Menurut dia, komoditas jagung pulut merupakan salah satu alternatif diversifikasi pangan yang sangat potensial di Kabupaten Tangerang. Komoditas ini tidak hanya menjawab kebutuhan gizi dan ketahanan pangan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi petani dan membuka peluang pasar yang menjanjikan serta sejalan dengan serta pengembangan komoditas lokal yang punya nilai tambah.

“Upaya ini tentunya, tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dalam daerah, tetapi juga untuk membuka peluang pasar dan meningkatkan kesejahteraan petani sebagai pelaku utama ketahanan pangan,” tandasnya.

Dirinya pun mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petani, kelompok tani, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi atas keberhasilan program ini. Pihaknya juga mengajak semua pihak untuk menjadikan panen jagung ini sebagai moment untuk menguatkan tekad bersama membangun kedaulatan pangan dari desa, untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang.

“Mari kita jadikan momen panen ini sebagai simbol harapan dan tekad kita bersama dalam membangun kedaulatan pangan dari desa, untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang,” ajaknya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Asep Jatnika, dalam laporannya menyampaikan bahwa Kelompok Tani Tarikolot II telah melaksanakan budidaya jagung pulut secara bertahap di lahan seluas 1 hektare.

Penanaman dimulai pada 6 Maret 2025 seluas 1.000 meter persegi, tahap kedua 15 Maret 2025 seluas 4.500 meter persegi, dan tahap terakhir pada 3 April 2025 seluas 2.500 meter persegi. Secara keseluruhan, pertumbuhan tanaman jagung menunjukkan kondisi yang cukup baik.

“Hari ini kita panen bersama di lahan seluas 1.000 meter persegi dengan estimasi hasil panen mencapai 700–800 kilogram. Jika digabungkan dengan estimasi panen tahap berikutnya, total hasil panen dari seluruh lahan diperkirakan mencapai antara 5.600 hingga 6.400 kilogram,” ujar Asep Jatnika.

Ia menambahkan bahwa dengan harga jagung pulut saat ini sekitar Rp12.000 per kilogram, maka estimasi pendapatan kotor yang diperoleh kelompok tani berada pada kisaran Rp67,2 juta hingga Rp76,8 juta. Meski demikian, angka tersebut belum dikurangi biaya produksi.

Tak hanya panen, kegiatan hari itu juga diisi dengan pendistribusian bantuan alat mesin pertanian berupa enam unit traktor roda empat kepada kelompok tani di berbagai kecamatan seperti Mauk, Sukadiri, Kronjo, Rajeg, dan Gunung Kaler. Selain itu, pada 25 April 2025 lalu juga telah dilaksanakan distribusi tambahan lima unit traktor untuk Kecamatan Kemiri dan Kronjo yang seluruhnya bersumber dari anggaran APBN Tahun 2025.

Asep Jatnika menegaskan bahwa dukungan sarana dan prasarana pertanian akan terus ditingkatkan demi mewujudkan pertanian yang mandiri dan berdaya saing. “Kami berkomitmen untuk terus mendorong produktivitas dan kesejahteraan petani melalui berbagai program nyata yang menyentuh langsung kebutuhan petani di lapangan,” tutupnya.(Red)

Pilar: Pemkot Tangsel Siapkan 3 Lahan untuk Perluas Program Makan Bergizi Gratis

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) telah menyiapkan tiga lahan yang akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan dalam rapat koordinasi penyediaan lahan pembangunan Sentra Pelayanan Pangan dan Gizi (SPPG) di Balai Latihan Kerja Industri, Kecamatan Serpong Utara pada Senin (12/5/2025).

“Salah satu lahannya berada di Kelurahan Keranggan, gedung atau rumah tahan gempa bantuan dari BRIN yang sudah siap pakai ” ujar Pilar.

Selain di Kelurahan Keranggan, Pemkot Tangsel juga menyiapkan tiga lokasi alternatif lain yang sedang dalam proses asesmen, yakni di Kampung Sawah, Kebantenan, dan Rusunawa Serua.

Pilar menegaskan bahwa minimal tiga dari empat lokasi tersebut akan segera dimanfaatkan untuk mendukung kelancaran program ini di Kota Tangerang Selatan.

Ia mengakui keterbatasan lahan akibat pesatnya pembangunan permukiman dan komersial di Kota Tangsel menjadi tantangan tersendiri dalam penyediaan fasilitas.

Akan tetapi, Pemkot Tangsel tetap berkomitmen mencarikan solusi dengan menginventarisasi aset-aset daerah yang dimiliki.

“Karena memang kondisi Tangsel kan beda dengan daerah kabupaten dan kota lainnya, karena memang lahannya terbatas ya, jadi kami dalam mencari aset memang susah-susah mudah, tapi kalau memang masih terus diperlukan lahan Pemkot Tangsel yang dipinjam-pakaikan, ya kami akan cari aset-aset yang lain,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Pilar menyampaikan bahwa saat ini program MBG di Tangsel telah menjangkau sebanyak 22.221 siswa dari sekitar 25 sekolah.

Untuk itu, Pemkot Tangsel berharap cakupan program ini bisa terus diperluas seiring dengan ketersediaan infrastruktur pendukung.(Red)

Wagub Banten A Dimyati Natakusumah: Pemprov Banten Komitmen Tindaklanjuti Rekomendasi Pansus LKPj Tahun 2024

PelitaTangerang.com, Serang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berkomitmen untuk menindaklanjuti rekomendasi atau catatan Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Provinsi Banten Tahun Anggaran 2024.

Hal itu diungkapkan Dimyati usai mengikuti Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan Atas Persetujuan DPRD Provinsi Banten terhadap LKPj Tahun Anggaran 2024, di Gedung DPRD Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Kamis (8/5/2025).

Menurut Dimyati, berbagai rekomendasi itu sudah dicatat untuk kemudian dilakukan inventarisasi dan diselesaikan dalam waktu yang secepat-cepatnya.

Rekomendasi LKPj itu sendiri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pemerintahan antara Pemprov Banten dengan DPRD Provinsi Banten selaku penyelenggara pemerintahan.

“Kolaborasi ini harus terus dijalin dengan kuat, agar kita bisa saling melakukan evaluasi sehingga kedepan akan lebih sempurna lagi,” kata Dimyati.

Dimyati juga berkomitmen ke depan berbagai catatan rekomendasi itu tidak boleh terulang lagi. Jangan sampai kemudian terjadi gali lubang tutup lubang.

Kalau bisa tahun berikutnya Provinsi Banten menjadi daerah percontohan yang menerapkan sistem birokrasi yang sempurna.

“Saya melihat aparatur yang ada sudah sangat profesional dan akuntabel. Sehingga dari sistem birokrasi kita sudah cukup bagus. Tinggal ke depan kita lakukan upgrade saja,” ujarnya.

Oleh karena itu, kepada seluruh aparatur yang ada, jika dalam pelaksanaannya menemukan persoalan segera lakukan konsultasi, sehingga bisa diselesaikan secara bersama.

“Saya akan rapihkan semua supaya bisa berjalan harmonis,” imbuhnya.

Pansus LKPj tahun anggaran 2024 diketuai oleh Faizal dari Fraksi Golkar.

Dalam laporannya, Pansus LKPj memberikan rekomendasi dalam beberapa bidang, misalnya dalam sektor pendidikan, kesehatan, peningkatan PAD, IPM, perkembangan perekonomian, gini rasio, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sampai pembangunan infrastruktur.

Kendatipun terdapat beberapa rekomendasi, namun secara garis besar Pansus LKPj mengapresiasi atas capaian yang diraih Pemprov Banten selama tahun anggaran 2024.

“Pada tahun 2024 berbagai indikator itu mengalami kemajuan yang signifikan. Misalnya dalam upaya pembangunan kualitas hidup manusia di Provinsi Banten berhasil melebihi target yang ditetapkan,” katanya.(***)

 

Libur Panjang Akhir Pekan, Prakiraan Cuaca Kota Tangerang Didominasi Hujan Ringan Sampai Berawan

PelitaTangerang.com, Kota Tangerang – Akhir pekan ini, masyarakat Kota Tangerang akan menjalani libur panjang (long weekend). Tidak ketinggalan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengimbau kepada masyarakat memperhatikan prakiraan cuaca selama libur panjang mendatang, 10-13 Mei 2025.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar menuturkan, berdasarkan data terkini yang diunggah Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah daerah di Kota Tangerang didominasi cuaca berawan dan hujan ringan.

“Jelang long weekend ini, kami menerika informasi bwah kondisi cuaca hujan ringan hingga berawan akan mendominasi sejumlah wilayah, perubahan cuaca mungkin juga terjadi sehingga masyarakat yang akan beraktivitas terutama di luar ruangan tetap diambau untuk terus memantau informasi secara berkala,” ujar Mahdiar, Jumat (9/5/25).

Ia melanjutkan, BPBD Kota Tangerang mengimbau masyarakat dapat menyiapkan beberapa langkah antisipastif sekaligus memantau pembaharian prakiraan cuaca melalui kanal resmi yang disediakan.

“Kami juga menyarankan beberapa langkah antisipastif untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan selama beraktivitas seperti menyediakan jas hujan, payung, maupun perlengkapan lain yang dibutuhkan,” tambahnya.

Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Tangerang selama libur panjang, 10-13 Mei 2025, di antaranya:

Sabtu, 10 Mei 2025
Hujan Ringan
Suhu udara: 23-31 C
Kelembapan udara: 66-97 persen.

Minggu, 11 Mei 2025
Hujan Ringan
Suhu udara: 24-34 C
Kelembapan udara: 72-98 persen

Senin, 12 Mei 2025
Hujan Ringan
Suhu udara: 23-32 C
Kelembapan udara: 67-98 persen.

Selasa, 13 Mei 2025
Hujan Ringan
Suhu udara: 24-29 C
Kelembapan udara: 75-98 persen

 

Pilar Kunjungi Korban Pelecehan Seksual: Kami Berdiri di Pihak Korban dan Siap Kawal Sampai Tuntas

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan menegaskan komitmennya dalam melindungi dan mendampingi korban kekerasan seksual.

Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan saat mengunjungi siswi S, korban dugaan pelecehan seksual di SMK Waskito pada Kamis (8/5/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Pilar didampingi dari Dinas Pemberdayaan perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Dinas Pendidikan dan Satgas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

“Kami datang bukan untuk bertanya soal kejadian seperti apa, karena sudah dijelaskan sebelum ke sini, tapi kedatangan kami ini untuk memberikan dukungan moral atas kejadian ini. Pemkot Tangsel tegas berdiri di sisi korban-korban pelecehan seksual di Tangerang Selatan,” ujar Pilar.

Pilar juga menyampaikan apresiasi atas keberanian korban yang sudah berani speak up atau melaporkan kasus tersebut.

Menurutnya, keberanian itu adalah langkah penting untuk menghentikan rantai kekerasan atau pelecehan seksual di lingkungan pendidikan.

“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan semangat kepada siswi S yang sudah berani bicara. Ini kan sulit, tidak semua korban pelecehan itu berani bicara, speak up ke para tenga guru ataupun kepada publik,” ujarnya.

Pilar juga sempat berbincang dengan korban dan keluarganya saat kunjungan tersebut.

“Dengan kondisi kamu yang sangat terluka secara mental seperti ini, tapi kamu berani bicara itu hal yang luar biasa dan itu patut ditiru,” ucap Pilar kepada S.

Bahkan, Pilar juga menyampaikan bahwa Pemkot Tangsel juga akan membentuk S untuk tetap mengejar cita-citanya, terutama ketika mendengar S memiliki kegemaran menari dan bercita-cita kuliah di bidang pariwisata,

“Kita kebetulan juga sedang ada komunikasi dengan beberapa kampus dan mungkin di situ ada pariwisata. Siapa tahu nanti ke depan kita bisa dampingin untuk beasiswanya. Jadi supaya jangan takut, itu hadiah bagi mereka yang berani bicara,” jelas Pilar.

Dalam kesempatan itu juga Pilar menegaskan bahwa kunjungan ini tidak hanya untuk memberikan dukungan moril saja, tetapi juga akan terus membantu mengawal proses hukum kasus ini hingga tuntas.

“Sekali lagi, posisi kami Pemkot Tangsel selalu berada di belakang korban-korban pelecehan seksual, supaya mereka mendapatkan keadilan, dan kita tentu saja memberi tahu kepada semua anak di Kota Tangerang Selatan, apabila kalian mengalami kejadian-kejadian seperti ini, bicara pada kami. Kita kawal sampai tuntas,” jelasnya.(Red)

Pemkot Tangsel Gelar Health Tourism Talk di APEKSI VII, dr. Tompi: Kota Ini Siap Jadi Role Model

Pelita Tangerang.com, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mencuri perhatian dalam ajang Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-VII yang berlangsung di Surabaya, Kamis (08/05/2025), melalui sesi Health Tourism Talk bersama dr. Tompi.

Dalam diskusi tersebut, Kota Tangsel dinilai telah siap menjadi role model nasional dalam pengembangan wisata kesehatan (health tourism) di Indonesia.

“Oh sangat bisa (jadi role model daerah lain), karena memang semua udah ada di sana . Dan harapan saya sih mudah-mudahan apa sekarang yang udah terjadi di Tangsel bisa meng-influence daerah-daerah lain juga,” ujar Tompi.

Dokter Tompi, yang dikenal sebagai dokter estetika dan musisi, memuji infrastruktur dan pelayanan kesehatan di Tangsel yang menurutnya sudah sangat lengkap dan maju.

Bahkan, kata dia, keunggulan Kota Tangsel tidak hanya pada fasilitas kesehatan saja, tetapi juga didukung oleh infrastruktur yang baik, tata kota yang nyaman, kuliner yang beragam, hingga destinasi wisata buatan yang semakin berkembang.

“Banyak rumah sakit besar sekarang ada di Tangsel, dan klinik-klinik estetika terbaik juga banyak di sana. Jadi saya rasa nggak berlebihan kalau Tangsel mempromosikan medical tourism (serangkaian Health Tourism) jadi salah satu program andalannya,” ujar Tompi.

Ia menambahkan, peran aktif pemerintah kota menjadi salah satu kunci sukses dalam membangun ekosistem health tourism yang solid dan berkelanjutan.

“Iya saya rasa kita tuh enggak mungkin bisa ngapa-ngapain kalau pemerintah daerah ini enggak bantuin. Iya, justru dari pemerintah yang berusaha ngejahut semua jadi satu-kesatuan (dalam health tourism),” jelasnya.

Kegiatan ini mendapatkan sambutan positif dari para peserta APEKSI yang hadir. Banyak di antaranya mengaku terinspirasi dari perbincangan yang telah dikemukakan selama talk show berlangsung.(Red)

Tampil Beda, Booth Paviliun Tangsel Jadi Pusat Perhatian Peserta Apeksi ke-7

PelitaTangerang.com, Surabaya – Booth Paviliun Kota Tangerang Selatan di ajang Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-7 di Surabaya menjadi pusat perhatian para peserta dan masyarakat.

Hal itu terlihat dari kunjungan para peserta dan masyarakat dari berbagai kota ke booth Kota Tangerang Selatan untuk melihat produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pelayanan cek kesehatan gratis dari RS Premier Bintaro, kuis-kuis berhadiah, penampilan band, hingga permainan mesin capit yang menarik pengunjung.

Firli, Warga Surabaya, menyebut Kota Tangerang Selatan menampilkan sesuatu yang berbeda dibandingkan kota lainnya. Bahkan, dirinya memuji beragam kegiatan yang ada di booth paviliun Tangsel.

“Menurut aku ini Tangerang Selatan sumpah keren banget, sumpah asik, dekorasinya, cemilannya. Keren ajib, keren,” pujinya saat diwawancarai pada Kamis (08/05/2025).

Pujian juga datang dari Lela, Warga Bontang, menurutnya booth Tangsel memiliki penampilan yang keren, serta memiliki produk-produk yang bagus.

Bahkan dirinya juga senang bisa bertemu dengan teman-teman Kota Tangsel yang dinilainya sangat ramah.

“Bahagia senang bisa bertemu dengan Tangsel, produk-produknya bagus, keren banget dan orang-orangnya ramah, ayo dong main ke Bontang,” ucapnya.(Red)

Diskominfo Tangsel Paparkan Rancangan Renstra 2025-2029, Fokus Transformasi Layanan Publik Berbasis Digital

PelitaTangerang.com, Tangsel – Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyampaikan rancangan Rencana Strategis (Renstra) 2025-2029 dengan fokus terwujudnya transformasi layanan publik berbasis digital.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas (Sekdis) Kominfo, Tati Suryati saat memaparkan Renstra di hadapan berbagai kalangan masyarakat, dari Relawan TIK, akademisi, organisasi masyarakat, hingga pihak swasta.

Paparan dilakukan bersama tiga dinas lainnya yakni Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang dilakukan secara daring, pada Selasa (06/05/2025).

“Rancangan Renstra Diskominfo 2025-2029 tujuannya yakni transformasi layanan publik berbasis digital, dengan sasaran terwujudnya ekosistem layanan publik berbasis digital yang terpadu, transparan, inklusif, dan efisien,” ujar Tati.

Untuk mencapai sasaran tersebut, Sekdis Kominfo memaparkan empat strategi yang dilakukan ke depan. Pertama, meningkatkan jangkauan kualitas komunikasi publik pemerintah daerah. Kedua, meningkatkan kualitas pengelolaan aplikasi informatika.

“Lalu, meningkatkan siber dan sandi di lingkungan pemerintah daerah, hingga kolaborasi, integrasi dan standardisasi dalam penyelenggaraan Sistem Statistik Nasional (SSN),” ungkapnya.

Bahkan secara target, Tati menjelaskan, persentase tingkat kepuasan masyarakat terhadap akses dan kualitas informasi publik pemerintah daerah di tahun 2025 sebesar 80,84 dan wajib meningkat setiap tahunnya.

Tak hanya itu, target indeks Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) hingga indeks pembangunan statistik juga menjadi catatan yang akan terus ditingkatkan agar terwujudnya pelayanan transformasi digital yang semakin maksimal kepada masyarakat.(Red)

Bupati Tangerang Tinjau Perbaikan Jalan Cangkudu-Cisoka

PelitaTangerang.com, Tangerang – Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA) Iwan Firmansyah dan Camat Cisoka meninjau proses perbaikan Jalan Cangkudu–Cisoka, Selasa (6/5/25).

Dalam tinjauannya tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa perbaikan jalan sepanjang kurang lebih 198 meter dengan lebar 7 meter tersebut merupakan salah satu bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

“Saya bersama Kepala Dinas Bina Marga dan Camat Cisoka hari ini meninjau langsung pembangunan jalan Cangkudu–Cisoka. Kami memastikan bahwa pekerjaan berjalan sesuai tanggung jawab dan standar yang telah ditetapkan,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Dia mengatakan, perbaikan tersebut ditargetkan selesai pada akhir Juni 2025. Sebagai akibatnya pasti akan timbul ketidaknyamanan bagi para pengguna jalan tersebut selama proses perbaikan berlangsung.

“Kami mohon maaf kepada para pengguna jalan atas gangguan yang terjadi, baik pagi, siang, maupun malam. Ini adalah bagian dari upaya perbaikan infrastruktur yang manfaatnya akan segera dirasakan masyarakat,” lanjutnya.

Bupati Tangerang mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengguna sepeda motor, untuk berhati-hati melintasi jalur ini selama proses perbaikan berlangsung dan mengikuti arahan lalu lintas yang diberlakukan secara bergiliran.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan SDA, Iwan Firmansyah, menjelaskan bahwa perbaikan jalan Cangkudu–Cisoka ini dilakukan dengan metode betonisasi.

“Revitalisasi dan rekonstruksi jalan sepanjang 198 meter dengan lebar 7 meter ini dilaksanakan dalam kontrak pengerjaan selama 120 hari kalender. Namun, kami optimistis pekerjaan bisa selesai lebih cepat, bahkan dalam waktu satu bulan, demi mengantisipasi kemacetan,” terang Iwan.

Iwan memastikan, Dinas Bina Marga terus memantau dan mengawasi seluruh pelaksanaan pekerjaan infrastruktur di wilayah Kabupaten Tangerang agar berjalan tepat waktu dan tepat mutu.(Red)

Berita Terbaru