Kamis, 25 Juni 2026
Beranda blog Halaman 57

Tinjau Relokasi Kabel ke Bawah Tanah, Pilar: Kalau Masih Bandel, Kita Potong!

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan semakin serius menata wajah kota dengan merelokasi kabel udara ke bawah tanah.

Sehari usai resmi dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan, turun langsung meninjau proses perapihan di Jalan Serua Raya, Jalan Merpati Raya, Jalan Menjangan Raya, dan Jalan WR. Supratman pada hari ini, Jumat (21/02/2025).

“Ini kan baru mulai dua tahun ya, kita berharap setiap tahun bertambah terus jumlahnya. Ini aja sudah ada lebih dari tujuh ruas jalan utama (dirapihkan), dan memang masih ada tantangannya,” ujar Pilar.

Sejak program ini berjalan dua tahun lalu, sudah ada lebih dari tujuh ruas jalan utama yang kabelnya direlokasi ke bawah tanah, di antaranya Ciater Raya, Parakan Benda Raya, Serua, Menjangan, Merpati, Cenderawasih, dan Bhayangkara.

Tahun ini, ditargetkan ada tambahan minimal lima hingga dua belas ruas jalan lagi yang akan dirapikan.

Pilar menegaskan bahwa semua kabel di Tangsel harus ditanam di bawah tanah, bukan lagi menggantung di udara.

Ia juga menginstruksikan tindakan tegas terhadap pengusaha yang masih membandel dan tidak mematuhi aturan.

“Saya minta Kadis Bina Marga untuk segera menyurati (surat peringatan) ke mereka (pengusaha provider terkait). Kalau masih ada yang membandel, saya minta pihak kelurahan untuk melakukan pemotongan,” katanya.

Menurut Pilar, proyek perapihan kabel ini tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tangsel, melainkan dikoordinasikan langsung oleh Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) bersama para provider.

“Ini tidak dikenakan retribusi karena tidak menggunakan ducting dari Pemkot. Pajaknya langsung ke pusat, izin juga ke pusat. Tapi tetap, yang kena dampaknya kan kita di daerah, jadi tugas kita memastikan kerapihan tata kotanya,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, ia meminta masyarakat untuk bersabar jika ada gangguan internet selama proses pengerjaan berlangsung.(Red)

Wagub Banten Dimyati Berencana Optimalkan BIS untuk Turnamen Sepak Bola Nasional hingga Internasional

PelitaTangerang.com, Banten – International Stadium (BIS) rencananya akan dioptimalkan dalam pemanfaatannya diantaranya digunakan sebagai tempat pertandingan sepak bola tingkat nasional hingga internasional.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur (Wagub) Banten A Dimyati Natakusumah usai menghadiri Deklarasi Banten Warriors menjadi julukan baru Dewa United FC dan Friendly Match antara All Star Pemprov Banten dengan Dewa United FC di BIS, Kabupaten Serang, Minggu petang (23/2/2025).

Menurut Dimyati, jika BIS dimanfaatkan penggunaannya dengan baik dapat memberikan dampak positif dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

“Harapannya dapat berlangsung pertandingan, baik nasional maupun internasional disini. Sehingga memberikan multy efek yang besar, termasuk bagi para pedagang, hotel, transportasi dan kalau banyak orang berkunjung otomatis dapat menguntungkan perekonomian masyarakat,” ungkap Dimyati

Untuk mewujudkan hal tersebut, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam rangka upaya pemenuhan sarana prasana yang menjadi faslitas penunjang dari BIS. Sehingga dapat digunakan dan dijadikan home base bagi tim liga 1 Indonesia.

“Kita akan penuhi, kita akan komunikasi dengan Dewa United, Pemerintah Pusat terkait sharingnya. Kalau itu tanggungjawab Pemprov dan anggaran ada maka kita lakukan, karena ini penting, stadion ini bagus dan sayang kalau tidak dioptimalkan,” katanya.

Dimyati juga menuturkan, pihaknya menyambut baik bila Dewa United FC menjadikan BIS sebagai home basenya.

“Dengan dikelola Dewa United ini aman tumbuh kembang dan di sini menjadi tempat kompetisi pertandingan,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Dimyati juga berpesan kepada generasi muda yang berprestasi dan memiliki minat sebagai atlet olahraga agar dapat fokus pada satu cabang dan mendalaminya sehingga menjadi atlet yang profesional.

“Jadi saya minta kepada anak-anak untuk fokus pada satu cabor, sehingga menjadi pemain yang profesional,” jelasnya.

Sementara, Pemilik Dewa United FC, Jerry Hermawan Lo dalam sambutannya mengatakan, dirinya memiliki sejarah panjang di Provinsi Banten. Bahkan istrinya merupan warga Banten.

Sehingga hal tersebut menjadi alasannya memilih stadion kebanggaan masyarakat Banten menjadi homebase klub sepak bola miliknya.

“Kita kumpul, untuk mendeklarasikan Dewa United menjadi Banten Warriors,” ujar Jerry.

“Kenapa kita bikin base camp di Banten, karena Banten memiliki sejarah panjang buat hidup saya.” sambungnya.

Jerry berharap ke depan Dewa United FC bisa menjadi kebanggaan masyarakat Banten. Saat ini klub sepak bola tersebut sedang berlaga di liga 1.

“Ini untuk kebanggaan warga Banten, tidak semua provinsi memiliki liga satu, dan dewa united liga satu di klasemen kedua,” harapnya.

Ditempat yang sama, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim menilai, bila Dewa United FC memilih BIS sebagai home basenya hal ini dapat memberikan dampak positif dan membawa pertumbuhan yang baik bagi Provinsi Banten.

Ia juga mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi, baik kepada Pemprov Banten dan pihak terkait dalam rangka mensupport sarana-prasarana sebagai infrastruktur penunjang BIS.

“Seperti akses jalan, lapangan latihan , dan parkir. Insyaallah kedepan kita berkoordinasi dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten dalam rangka membangun BIS menjadi sarana prasarana olahraga,” pungkasnya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Direktur Tipidter Mabes Polri, Brigadir Jenderal Pol Nunung Syaifuddin, sejumlah kepala OPD di Lingkungan Pemprov Banten serta tamu undangan lainnya.(***)

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah Pimpin Apel Perdana Pasca Pelantikan

PelitaTangerang.com, Tangerang – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah memimpin apel Senin pagi perdana setelah resmi dilantik sebagai Wakil Bupati Kabupaten Tangerang. Apel Senin pagi ini dihadiri jajaran pegawai di lingkungan pemerintahan, di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Senin (24/2/25).

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengajak seluruh peserta apel untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas kesehatan dan limpahan rahmat yang diberikan. Ia juga mengajak seluruh ASN untuk terus menguatkan komitmen dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara dan masyarakat.

“Atas izin Bapak Bupati, saya mengambil apel pagi ini sebagai awal pertemuan saya dengan Bapak dan Ibu sekalian. Semoga pertemuan ini memperkuat kebersamaan, kekompakan, serta semangat dalam menjalankan tugas pemerintahan guna mewujudkan Tangerang yang semakin gemilang,” ujar Intan Nurul Hikmah.

Dia meneruskan pesan Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, yang tengah mengikuti program retret di Magelang sejak 21 hingga 28 Februari 2025, agar seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang, termasuk kepala perangkat daerah, camat, lurah, hingga ASN, tetap bersatu dalam satu komando serta meneguhkan komitmen dalam menjalankan pemerintahan dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan integritas.

“Saya ingin menyampaikan pesan dari Bapak Bupati, mari kita merapatkan barisan dalam satu komando dan meneguhkan komitmen untuk melanjutkan roda pemerintahan dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan integritas,” tuturnya.

Menurut dia, apel pagi yang rutin dilaksanakan bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi merupakan ruang untuk menyampaikan informasi, arahan dan konsolidasi serta wujud dari disiplin dan tanggung jawab sebagai ASN. Untuk itu, dia pun meminta dukungan aktif dari seluruh jajaran perangkat daerah dan ASN untuk melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik baiknya sesuai prinsip prinsip good governance.

“Apel pagi yang rutin kita laksanakan bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan ruang untuk menyampaikan informasi, arahan dan konsolidasi serta wujud dari disiplin dan tanggung jawab kita sebagai ASN untuk melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya.

Dalam amanatnya, Wabup Intan juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkup Pemkab Tangerang mematuhi segala peraturan yang telah ditetapkan, khususnya yang mengatur jam kerja selama bulan suci Ramadhan.

“Dalam menyambut bulan suci ini, saya mengingatkan kepada seluruh ASN untuk tetap mematuhi aturan jam kerja yang telah ditetapkan. Berdasarkan Peraturan Bupati Tangerang Nomor 2 Tahun 2025 tentang Hari dan Jam Kerja Perangkat Daerah dan Pegawai Aparatur Sipil Negara, jam kerja selama bulan Ramadhan,” tegasnya.

Dia berharap ketentuan yang telah ditetapkan dapat dipatuhi dengan baik, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal dan meminta seluruh OPD terkait segera melakukan berbagai persiapan untuk menjaga ketenangan, kesucian dan ketertiban selama bulan Ramadhan.

“Saya juga meminta kepada jajaran perangkat daerah terkait untuk segera melakukan berbagai persiapan dalam rangka menyambut Ramadhan,” tandasnya.

Selain itu, Wabup Intan juga mengusulkan agar UMKM diberikan ruang dan kesempatan untuk berjualan takjil di lingkungan pemerintahan guna meningkatkan kesejahteraan para pelaku UMKM sekaligus juga memudahkan masyarakat mendapatkan makanan berbuka puasa.

Setelah selesai apel, seluruh peserta apel berkesempatan untuk berjabat tangan dan mengucapkan selamat kepada Wakil Bupati Tangerang.(Red)

Presiden Prabowo Tandatangani Tiga Produk Hukum Strategis Investasi Nasional

PelitaTangerang.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto secara resmi menandatangani tiga produk hukum yang berperan penting dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan investasi strategis nasional. Ketiga produk hukum tersebut secara langsung ditandatangani oleh Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 24 Februari 2025.

Kepala Negara menandatangani Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara. Selain itu, Presiden juga menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 10 tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kelola Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara.

“Selanjutnya saya juga menandatangai Keputusan Presiden Nomor 30 Tahun 2025 tentang Pengangkatan Dewan Pengawas dan Badan Pelaksana Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, Danantara Indonesia,” ucap Presiden.

Penandatanganan ketiga produk hukum ini menandai komitmen pemerintah dalam memperkuat tata kelola BUMN serta meningkatkan efektivitas pengelolaan investasi nasional. Danantara sebagai lembaga pengelola investasi strategis nasional diharapkan mengoptimalkan pengelolaan aset negara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di samping itu, Presiden juga menetapkan jajaran Dewan Pengawas serta Badan Pelaksana BPI Danantara melalui keputusan Presiden. Penetapan ini diharapkan dapat mendorong kinerja optimal guna meningkatkan daya saing Indonesia di dunia internasional.

Turut mendampingi Presiden dalam acara tersebut yakni Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto, Wakil Menteri BUMN Dony Oskaria, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.(***)

Dinas PUPR Kota Tangerang Berikan Penjelasan Terkait Pembayaran Tanah Warga

PelitaTangerang.com, Kota Tangerang, – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang memberikan klarifikasi terkait permasalahan pembayaran lahan milik warga yang digunakan untuk proyek infrastruktur Turab dan promenade sungai cisadane.

Beberapa warga mengeluhkan bahwa hingga saat ini mereka belum menerima ganti rugi atas tanah mereka yang telah digunakan dalam proyek Turab sungai cisadane
Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni , menyatakan. Kami akan melaksanakan pembayaran apabila jika masyarakat dapat memenuhi persyaratan yang lengkap sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku, katanya

Kemudian kami juga menegaskan bahwa pada perinsipnya pemerintah daerah berkomitmen untuk menyelesaikan pembayaran kepada warga sesuai dengan peraturan yang berlaku. Namun, terdapat beberapa kendala administratif yang menyebabkan keterlambatan pencairan dana ganti rugi tersebut.

“Kami memahami keresahan warga yang merasa haknya belum dipenuhi. Proses pembayaran memerlukan kelengkapan dokumen dan prosedur administrasi yang harus dipatuhi agar sesuai dengan aturan hukum,” ujar Taufik di ruang kerjanya hari ini Jumat (21/02/2025)

Adapun syarat yg ditentukan kita mengacu pada PP No. 19 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum dan Permen ATR/BPN No. 19 Tahun 2021 Tentang Ketentuan Pelaksanaan PP No. 19 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum.

Lanjut Kadis PUPR kota Tangerang sebagian besar lahan yang telah dibebaskan sudah menerima pembayaran, tetapi ada beberapa warga yang masih belum dilaksanakan. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak berniat menunda pembayaran secara sengaja, melainkan kami harus memastikan agar proses tersebut berjalan sesuai ketentuan,” imbuhnya

“Proses pembebasan ini telah dimulai sejak proses sosialisasi pada Desember 2020 di Kelurahan Panunggangan Barat dan sejak saat itu sampai dengan sekarang sebanyak 18 bidang tanah telah dilakukan pembayarannya,” tuturnya.

Dinas PUPR juga mengimbau warga yang masih mengalami kendala dalam proses pencairan ganti rugi untuk segera menghubungi pihak terkait guna memenuhi ketentuan persyaratan yang dibutuhkan sesuai dengan kewenangannya masing-masing.

“Kami juga memastikan bahwa dana telah dialokasikan dan siap dicairkan setelah semua prosedur terpenuhi, dan siap memfasilitasi agar permasalahan ini dapat diselesaikan dan tentunya Pemerintah Kota Tangerang berkomitmen untuk memastikan setiap proses pembebasan lahan dilakukan secara adil dan transparan agar kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah dapat berjalan.” Tambahnya. (Red/KJK)

Laksanakan Tugas, Gubernur Andra Soni Ucapkan Terima Kasih dan Mohon Doa Restu Masyarakat Banten

Gubernur Banten Andra Soni didampingi sang istri usai dilantik Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, Kamis (20/2/2025). Foto oleh Biro Adpimpro Setda Provinsi Banten.

PelitaTangerang.com, Banten – Gubernur Banten Andra Soni sampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat Banten. Dirinya juga memohon doa restu dan dukungan masyarakat dalam melaksanakan tugas sebagai Gubernur Banten periode 2025 – 2030.

Hal itu diungkap Andra Soni usai dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta, Kamis (20/2/2025).

“Resmilah kami menjadi pelayan dari pada masyarakat, menjadi abdi dari pada masyarakat. Arahan Pak Presiden jelas, bagaimana kita melayani sebaik-baiknya masyarakat,” ungkapnya.

Andra juga mengucapkan terima kasih kepada stakeholder dan seluruh masyarakat Banten serta memohon dukungan dan doanya agar dirinya bisa melayani masyarakat Banten sebaik-baiknya.

“Mencapai Banten maju adil merata tidak korupsi,” tambahnya.

Ia juga sampaikan terima kasih kepada para Gubernur Banten, para Wakil Gubernur Banten, serta para Penjabat Gubernur Banten sebelumnya.

Sebagai informasi, Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi melantik sebanyak 961 orang kepala daerah beserta para wakilnya. Termasuk di antaranya Andra Soni dan Achmad Dimyati Natakusumah.

Keduanya dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Banten. Pelantikan digelar di halaman tengah antara Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Kamis, (20/2/2025).

Proses pelantikan diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) terkait pelantikan para gubernur-wakil gubernur serta pembacaan keputusan Menteri Dalam Negeri terkait pengesahan bupati-wakil bupati dan wali kota-wakil wali kota.

Presiden Prabowo mengatakan, pelantikan serentak ini pertama kali dilakukan dalam sejarah. Presiden kemudian mengucapkan selamat kepada para kepala dan wakil kepala daerah yang dilantik.

“Selamat atas mandat yang diberikan rakyat dari daerah masing-masing. Saya juga ingin memberikan selamat atas terpilihnya saudara saudara menjadi kepala daerah masing-masing,” ucapnya usai melantik.

“Momen bersejarah pertama kali di negara kita, kita lantik 33 gubernur, 33 wakil gubernur, 363 bupati 362 wakil bupati, 85 walikota, 85 wakil walikota dengan total 961 kepala daerah dari 481 daerah dilantik serentak di Istana Merdeka oleh Kepala Negara,” sambung Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo berpesan kepada para kepala dan wakil kepala daerah yang dilantik untuk benar-benar melayani masyarakat.

“Saudara dipilih, saudara adalah pelayan rakyat, saudara adalah abdi rakyat saudara harus membela kepentingan rakyat, saudara harus menjaga kepentingan rakyat kita, sudara harus berjuang untuk perbaikan hidup mereka itu adalah tugas kita,” pesannya.(***)

Gubernur Banten Andra Soni Tegaskan Tidak Korupsi

PelitaTangerang.com, Banten – Gubernur Banten Andra Soni tegaskan untuk tidak melakukan korupsi.

“Banten adil maju merata, syaratnya tidak korupsi,” kata Andra Soni usai dilantik sebagai Gubernur Banten periode 2025 – 2030 oleh Presiden Prabowo Subianto, di Jakarta, Kamis (20/2/2025) 

Andra mengatakan tidak korupsi dalam pengertiannya tidak hanya berkaitan dengan pribadi, tetapi memiliki komitmen bersama untuk tidak korupsi.  

Dirinya menekan seluruh ASN untuk tidak melakukan korupsi.

“Kepada teman-teman ASN yang hari ini mendapat amanah, mendapatkan jabatan dan mempunyai kepercayaan untuk memimpin suatu organisasi. Yuk kita-kita bersama-sama membangun komitmen banten maju adil merata tidak korupsi,” katannya.

Menurut Andra Soni, tidak akan ada suatu pemerintahan yang berhasil jika masih ada korupsi.

Tidak korupsi merupakan janji pasangan Andra Soni – Dimyati Natakusuma selama kampanye selama kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Banten tahun 2024 lalu. Tagline -nya ‘Banten Maju Adil Merata Tidak Korupsi’

Andra Soni – A Dimyati Natakusumah dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur 

Gubernur dan Wakil Gubernur Banten di Halaman Tengah Istana Negara. Andra Soni – Dimyati dilantik bersama dengan 959 Kepala Daerah, terdiri dari Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Wali Kota seluruh Indonesia.(Red)

Kesbangpol Tingkatkan Kapasitas Manajerial Ormas

PelitaTangerang.com, Tangerang – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten tangerang menggelar kegiatan Peningkatan Manajemen Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Kabupaten Tangerang di Hotel Vega, Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Rabu (19/2/2025). Kepala Bidang Poldagri dan Ormas, Sapta Laelani menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas manajerial ormas di tengah tantangan globalisasi yang semakin kompetitif.

Menurut dia, penerapan manajemen dan komunikasi yang baik menjadi kunci dalam peningkatan efisiensi serta efektivitas organisasi. Acara ini mengangkat tema “Peran Penting Manajemen Dalam Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas Organisasi”.

“Peningkatan manajemen Ormas tidak hanya tergantung pada struktur dan sistem yang kita bangun, tetapi juga bagaimana kita menjaga komunikasi yang terbuka dan konstruktif antar Ormas. Hal ini menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan untuk mencapai tujuan bersama,” ungkapnya di Hotel Vega, Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua.

Dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013, ormas adalah organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakat secara sukarela. Dalam konteks ini, ia mengingatkan bahwa untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas Ormas, penting untuk menerapkan manajemen yang baik.

Manajemen yang efektif, lanjutnya, dapat membantu ormas dalam merencanakan, mengorganisir, serta mengarahkan sumber daya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Manajemen yang baik adalah elemen fundamental dalam keberhasilan suatu organisasi.

“Dengan manajemen yang tepat, Ormas dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing, sehingga dapat berkontribusi lebih optimal terhadap pembangunan daerah,” tambahnya.

Selain itu, dia mengajak seluruh komponen ormas di Kabupaten Tangerang untuk berkomitmen menjaga kerukunan dan keharmonisan. Hal ini penting agar situasi dan kondisi di Kabupaten Tangerang tetap kondusif dan terkendali.

“Saya berharap kita semua dapat saling belajar dan terinspirasi untuk meningkatkan kualitas manajemen dalam organisasi, demi kemajuan Kabupaten Tangerang yang lebih baik,” tutupnya.(Red)

Benyamin-Pilar Resmi Dilantik Presiden, Pimpin Tangsel untuk Periode 2025-2030

PelitaTangerang.com, Jakarta – Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan resmi dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan pada Kamis (20/02/2025).

Pelantikan ini berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, dan dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Prosesi pelantikan ini menjadi bagian dari momen bersejarah, di mana sebanyak 961 kepala daerah beserta wakilnya berjalan dari Monumen Nasional (Monas) menuju Istana Negara sejak pagi hari.

Arak-arakan para pemimpin daerah ini mencerminkan simbolisasi kesiapan mereka dalam mengemban amanah baru untuk membangun daerah masing-masing.

Benyamin dan Pilar yang kembali memimpin Tangerang Selatan diharapkan dapat melanjutkan berbagai program pembangunan dan inovasi yang telah mereka rintis sebelumnya.

Benyamin mengatakan, dalam masa kepemimpinannya lima tahun ke depan, Pemkot Tangsel akan terus mendukung program-program utama yang menjadi prioritas nasional, dan melanjutkan program prioritas yang telah dicanangkan daerah selama ini.

“Ke depan tentunya kita juga akan mendukung program pemerintah pusat yakni makan bergizi gratis, cek kesehatan gratis, itu harus menjadi prioritas dengan cakupan yang lebih luas,” kata Benyamin saat dijumpai usai pelantikan.

Saat dijumpai terpisah, Pilar menambahkan, program daerah yang akan terus dikawal dan dilanjutkan juga banyak.

Di antaranya seperti penurunan angka stunting, pembangunan dan perbaikan infrastruktur, perbaikan rumah tinggal layak huni, sanitasi dan lain sebagainya.

“Kita juga akan menambah total bus sekolah gratis, infrastruktur perbaikan, tangsel terang, tangsel sehat prima juga akan kita kawal, bersama dengan program-program lainnya,” kata dia.

Di bawah kepemimpinan mereka, Tangsel ditargetkan terus berkembang sebagai kota yang modern, maju, dan berdaya saing global maupun internasional.

Dengan pelantikan ini, Benyamin dan Pilar resmi memulai periode kepemimpinan mereka di Kota Tangerang Selatan yang baru untuk tahun 2025-2030.(Red)

Diduga Telah Lama Belum Di Bayar, Warga Minta Pemkot Tangerang Selesai Haknya

PelitaTangerang.com, Kota Tangerang – Dengan adanya pemberitaan terkait dugaan belum adanya pembayaran lahan tanah saat penurapan di Panunggangan Barat. Ada 4 warga yang kecewa sehingga mereka mengadukan ke Ombudsman RI. Rabu (19/02).

Lurah Panunggangan Barat, saat di konfirmasi oleh awak media Selasa (18/02/2025), membenarkan adanya 4 warga yang belum terbayarkan. Sampai saat ini belum ada informasi pasti, sampai sejauh mana ke 4 warga tersebut dalam penyelesaian masalahnya.

“Didata kami, bahwa buku C yang ada di Panunggangan Barat, C.148, masih tercatat atas nama Samin Bin Pengki. Sementara dengan girik C. 334 atas nama Djamiah Bin Mainah,” ujar Fitdina Aprianto

Lanjutnya. Selama menjabat di kelurahan Hanya 2 warga yang melaporkan dan menyerahkan terdata oleh kita yang belum terbayarkan karena mereka memberikan informasi terkait kepemilikan hak tanahnya, sementara Sarbini dan Djamhara, kita tidak mengetahuinya bidang dan nomor leter C terletak dimana,” tuturnya.

Sebelumnya telah diberitakan, bahwa ada 4 warga yang merasa belum terbayar ganti rugi tanah, diantaranya. Sapri, Sarbini, Djamhara dan enung. Lantaran mengeluhkan sampai saat ini ganti rugi tanah yang tak kunjung di bayar oleh dinas PUPR kota Tangerang.

Patut diduga ada tindak pidana korupsi atas dana pembebasan tanah warga, sebab surat Walikota kepada kementrian PUPR RI No. 601/2490-PUPR/2020 menyatakan bahwa tanah warga telah dilakukan pembebasan menggunakan APBD tahun 2020. Minggu (16/02/2025) lalu

Anto, sebagai Tim Advokasi yang mendampingi warga, Ia menegaskan bahwa warga merasa dirugikan akibat proses ganti rugi yang tidak transparan dan menabrak aturan hukum, warga miskin dituntut taat hukum namun pejabat di dinas PUPR kota tangerang justru menabrak hukum.

“Baik Sapri, Sarbini, Djamhara dan enung bahkan mengaku telah bertemu PJ walikota dan melaporkan masalah ini kepada pemerintah daerah kota Tangerang namun belum mendapatkan solusi konkret,” ujarnya

Lanjut Anton Menanggapi hal ini kami sebagai Tim Advokasi, bahwa pihak dinas PUPR kota Tangerang seharusnya tanah warga di bebaskan dan dibayar dahulu, bukan asal gusur apalagi sebagian tanah warga telah dicor,” katanya

Sampai saat ini kami sudah melaporkan kepada ombudsman Republik Indonesia, dan telah disposisikan kepada Perwakilan Ombudsman Provinsi Banten untuk ditindak lanjuti pemerikasaan. Bahkan, telah meminta kantor perwakilan BPK provinsi Banten untuk melakukan audit dan investigasi adanya potensi kerugian negara dalam penggunaan APBD tahun 2020. Pungkasnya.

Sampai berita ini ditayangkan belum ada kutipan resmi dari pihak terkait (Red/KJK)

Berita Terbaru