Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 57

Diskominfo Tangsel Buka Layanan Aduan untuk Gangguan Wifi Publik Gratis

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyediakan fasilitas pengaduan bagi masyarakat yang mengalami gangguan saat mengakses layanan WiFi publik gratis.

Langkah ini diambil untuk memastikan layanan internet gratis tetap optimal dan mendukung aktivitas masyarakat.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Statistik Sektoral dan Layanan Informasi Publik Diskominfo Tangsel, Ahmad Syatiri menjelaskan bahwa saat ini sedang dilakukan perawatan bandwidth pada jaringan WiFi publik gratis.

Perawatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas koneksi dan kualitas layanan 1.078 titik WiFi publik di seluruh sudut kota, sehingga memungkinkan terjadi kendala sementara di beberapa lokasi jaringan.

“Diskominfo Tangsel memiliki sistem pemantauan untuk mengidentifikasi perangkat bermasalah secara real-time. Namun, kami juga membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan gangguan yang mungkin tidak terdeteksi oleh sistem,” ujar Syatiri saat dijumpai di ruangannya pada Kamis (09/01/2025).

Bagi masyarakat yang menemukan kendala, pengaduan dapat disampaikan melalui nomor WhatsApp khusus di +62812-5000-6200, dan layanan ini tersedia pada jam kerja, yakni pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.

“Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga keberlangsungan layanan ini. Dengan melaporkan gangguan, kami bisa segera melakukan perbaikan dan memastikan layanan WiFi publik gratis tetap bermanfaat bagi semua,” tambahnya.

WiFi publik gratis yang disediakan oleh Pemkot Tangsel merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendukung transformasi digital dan memberikan akses internet yang merata bagi warganya.

Untuk itu, Syatiri berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan baik dan turut mendukung pemeliharaannya melalui pelaporan yang aktif.(Red)

Presiden Prabowo Dorong Kebijakan Pro Rakyat di Sektor Perumahan, Fokus pada Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menjelaskan bahwa sejak 20 Oktober 2024, pemerintah telah membangun sekitar 40 ribu unit rumah. Pencapaian tersebut akan terus ditingkatkan melalui pemanfaatan lahan negara, termasuk tanah hasil sitaan dari korupsi, aset BLBI, hingga Hak Guna Usaha (HGU) yang tidak diperpanjang.

“Kemudian akan diproses lebih lanjut bagaimana kita akan membuat skema yang legal, yang ada kepastian hukumnya, dan juga yang berkeadilan, terutama untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yaitu yang berpenghasilan 8 juta ke bawah. Jadi kita akan membuat skema itu,” ujar Maruarar dalam keterangannya kepada awak media usai rapat.

Maruarat menambahkan bahwa Presiden Prabowo juga memberikan perhatian khusus pada skema pembiayaan bagi masyarakat yang bekerja di sektor informal, seperti pedagang kaki lima, penjual bakso, dan pedagang sayur, yang umumnya tidak memiliki penghasilan tetap. Skema tersebut dibuat pemerintah agar mereka bisa tetap memiliki rumah.

“Keadilan itu harus dijalankan bukan hanya kepada yang punya gaji, tetapi juga yang tidak punya gaji, tidak bersifat pegawai, tetapi yang bergerak di sektor informal itu menjadi perhatian beliau,” kata Maruarar.

Dalam kesempatan tersebut, Maruarar turut memaparkan sejumlah kebijakan pro rakyat yang akan diimplementasikan oleh pemerintah dalam 90 hari pertama pemerintahan Presiden Prabowo. Kebijakan tersebut mencakup penghapusan BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) sebesar 0 persen, Bentuk Bangunan Gedung (BBG) 0 persen, serta penghapusan PPN selama 6 bulan untuk rumah di bawah Rp2 miliar.

“Ini adalah sesuatu yang tadinya bayar menjadi gratis buat rakyat. Rakyat yang mana? Rakyat kecil yang berpenghasilan tadi MBR. Jadi seperti arahan beliau, kebijakan harus pro rakyat dan kami jalankan,” ujar Maruarar.

Selain itu, pemerintah juga mempercepat proses perizinan pembangunan. Izin Mendirikan Bangunan (IMB), yang kini disebut Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), sebelumnya memerlukan waktu hingga 45 hari, kini dipangkas menjadi 10 hari. Bahkan, di Tangerang, proses tersebut dapat diselesaikan dalam waktu 4 jam.

“Prinsip Bapak Presiden rakyat harus diberikan layanan yang cepat. Kalau ada yang bisa dibuat murah ya murah, gratis ya gratis,” tegas Maruarar.

Tidak hanya itu, Maruarar juga menyampaikan bahwa kepercayaan investor asing terhadap Indonesia semakin meningkat. Hal tersebut seiring dengan langkah diplomasi Presiden Prabowo ke berbagai negara.

“Kita mesti menyiapkan tim yang kuat sehingga nanti begitu investor datang sudah bisa legalnya begini, lokasinya di sini, dan sebagainya, posisinya seperti apa, hak kewajibannya seperti apa, dengan tentu prinsip saling menghormati dan kita mengutamakan kepentingan nasional kita dan juga bagaimana punya dampak kepada pertumbuhan ekonomi yang berkualitas di Indonesia,” tutur Maruarar.(***)

 

Pemkot Tangsel Raih Penghargaan Kota Peduli HAM, Benyamin: Bukti Nyata Perlindungan Hak Warga

PelitaTangerang.com, Serang – Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjunjung nilai-nilai kemanusiaan dengan meraih penghargaan sebagai Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) dari Kementerian HAM RI.

Kepala Kanwil Kemenkum Banten, R. Natanegara Kartika Purnama menjelaskan, pemberian penghargaan di bidang Hak Asasi Manusia adalah bentuk apresiasi atas dedikasi, komitmen, dan perjuangan Pemerintah Daerah yang telah berkolaborasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, dalam memperjuangkan hak-hak dasar setiap individu.

“Ini merupakan hasil penilaian sepanjang tahun 2024 yang yang telah dilakukan oleh Kementerian Hak Asasi Manusia, yang sebelumnya Direktorat Jenderal Hak Asasi Manusia”, ujarnya.

Penghargaan prestisius ini diserahkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Banten, A. Damenta dan diterima langsung oleh Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, dalam acara yang berlangsung di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, pada Rabu (08/01/2025).

Benyamin menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan hanya sebuah pengakuan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk terus memberikan pelayanan berbasis HAM bagi seluruh masyarakat Kota Tangsel.

“Penghargaan ini adalah bukti dari kerja keras semua pihak di Tangsel dalam memastikan perlindungan hak-hak masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan bagi kelompok rentan,” ujarnya.

Kota Tangerang Selatan telah meraih penghargaan ini sejak tahun 2016 lalu. Hal itu menandakan komitmen tegas yang dipertahankan oleh pemerintah daerah setempat.

Penghargaan Kota Peduli HAM diberikan kepada daerah yang telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan peran dan tanggung jawab dalam penghormatan, perlindungan, pemenuhan penegakan dan pemajuan HAM.

Adapun indikator penilaian dalam penghargaan ini yaitu hak atas bantuan hukum, hak atas informasi, hak turut serta dalam pemerintahan, hak atas kependudukan, hak atas keberagaman dan pluralisme.

Tidak hanya itu, indikator lainnya yang dinilai adalah terpenuhinya hak ekonomi, sosial dan budaya, hak atas kesehatan, hak atas pendidikan, hak atas pekerjaan, hak atas atas lingkungan yang baik dan sehat, hak atas perumahan yang layak, serta hak perempuan dan anak.

Tangsel dinilai berhasil memenuhi berbagai kriteria tersebut, termasuk melalui program-program inovatif yang mendukung kesejahteraan masyarakat, seperti pendidikan inklusif dan layanan kesehatan yang merata.

“Ke depan, Pemkot Tangsel akan terus berupaya menjaga keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan penguatan nilai-nilai HAM di tengah masyarakat. Ini penting agar Tangsel tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga menjadi kota yang manusiawi,” tambah Benyamin.(Red)

Pimpin Apel Pagi, Sekda Motivasi Lagu Pegawai Para Tahun 2025

PelitaTangerang.com, Tangerang – Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja memotivasi para pegawai Pemkab Tangerang agar terus disiplin dan lebih baik lagi dalam menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun 2025.

  1. “Manusia yang ingin sukses, harus berubah. Kuncinya adalah disiplin dan terus melangkah pantang menyerah,” ungkap Sekda kepada ASN Pemkab Tangerang, saat apel Senin pagi di lapangan Raden AriaYudhanegara Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Senin (06/01/25)

Dalam amanatnya, Soma menekankan agar perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan 2025 semakin baik. Pembangunan yang dilaksanakan tersebut harus bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat yang nantinya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Awal tahun 2025, mari kita sambut dengan semangat. Saya berterima kasih kepada para kepala OPD dan seluruh jajarannya yang telah bekerja dengan sangat baik di tahun 2024. Semoga di tahun 2025 ini, program yang dilaksanakan dapat lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tuturnya.

Lanjut dia, ke depan tentu saja dengan dicat oleh Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dari Bupati dan Wakil terpilih. Masa transisi dari RPD ke RPJMD tentu saja membutuhkan dukungan sinergitas dan kolaborasi semua pihak agar program kerja yang dicanangkan Bupati dan Wakil Bupati terpilih dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya.

“Kita semua harus bersinergi dan berkolaborasi agar program pembangunan yang telah dicanangkan berjalan dengan baik untuk kebutuhan masyarakat, baik pendidikan, kesehatan dan infrastruktur,” ujarnya.

Usai apel, Sekda meninjau layanan kesehatan yang rutin digelar setelah apel senin pagi di ruang laktasi Setda.(D.s)

Program Makan Bergizi Gratis Dimulai, Pemkot Tangsel Siap Dukung Penuh

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) siap mendukung penuh pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat.

Di hari pertama, pelaksanaan program (MBG) dilakukan di radius 5 kilometer dari lokasi dapur umum yang terletak di wilayah Serpong dan penyaluran untuk tahap pertama dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

“Jadi ini hari pertama, semuanya dari Badan Gizi Nasional sambil kami menunggu juknis buat keberlanjutannya seperti apa khusus di sekolah-sekolah lain,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdik) Tangsel, Deden Deni, pada Senin (06/01/2025).

Lebih rinci dijelaskan, bahwa mekanisme MBG saat ini masih dilakukan oleh Badan Gizi Nasional, sehingga baru menyasar 7 sekolah yang terletak di dekat dapur umum. Salah satunya, di SDN Lengkong Wetan 1.

“Kurang lebih di SDN Lengkong Wetan 1 ada 500 sekian siswa yang sudah didistribusikan. Sudah dilakukan makan siangnya. Alhamdulillah sukses, tadi saya tanya bagaimana ke guru, makanan tidak sisa berarti kan menunya sesuai dengan anak-anak,” ujarnya.

Ditambahkan olehnya, target penerima program (MBG) di Tangsel ada 235 ribu siswa dari jenjang TK sampai SMP sesuai kewenangannya.

“Kita tunggu arahan dari BGN. Tentu kan itu harus seragam harus sama kemasannya supaya semua seragam dengan ketentuan yang ditetapkan BGN kita tunggu, mudah-mudahan dalam waktu dekat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Kota Tangsel, Nindy Sabrina, menambahkan pihaknya menyiapkan menu yang berbeda setiap harinya agar para siswa tidak merasa bosan.

“Biar tidak bosan, jadi setiap hari selama 22 hari itu menunya selalu berbeda. Menu yang kami buat mengikuti standardisasi gizi yang sudah ditetapkan,” kata Nindy.

Program MBG yang dimulai pada hari ini memiliki target awal melibatkan 7 sekolah mulai dari SD, SMP, hingga SMA yang berada di Kota Tangsel.

Menu yang disiapkan pun sudah dipastikan memiliki kandungan karbohidrat, protein, hingga lemak yang sudah ditentukan oleh ahli gizi. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel juga selalu memantau dan memastikan makanan yang diberikan sudah higienis.

“Memang semuanya sudah diukur, jadi ada patokannya. Kami juga punya ahli gizi sendiri, sudah ada standar gizinya sendiri,” jelasnya.

Nindy menjelaskan sebelumnya pihaknya juga sudah melakukan survei dan ditemukan banyak siswa di Kota Tangsel yang berangkat ke sekolah dengan melewatkan sarapan. Maka dari itu, makanan dalam program ini akan disalurkan kepada para siswa pada saat waktu istirahat pertama.

“Kami sebenarnya menyesuaikan jam-jam. Jadi kalau anak SD kelas 1 sampai kelas 3, kadang mereka pulangnya pukul 10.00 WIB. Jadi kami kasihnya pukul 09.00 WIB,” tegasnya.

Dapur yang berfungsi untuk menyiapkan makanan dalam program MBG ini juga sudah dirancang sedemikian rupa untuk bisa melayani dan membuat makanan untuk 3.000 siswa, lokasinya pun tak jauh dari sekolah. Selain itu, program ini juga melibatkan puluhan tenaga kerja yang merupakan warga lokal sebagai upaya pemberdayaan masyarakat.

“Kami mengupayakan pemberdayaan warga sekitar, baik untuk tenaga kerja di dapur maupun sebagai penyedia bahan baku seperti sayur dan susu,” pungkas Nindy.(Red)

Program Makan Siang Bergizi di SMP Falatehan : Langkah Strategis untuk Meningkatkan Kesehatan dan Kecerdasan Anak Bangsa

PelitaTangerang.com, Tangsel – Program Makan Siang Bergizi, sebuah program nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, resmi dilaksanakan pada hari ke-2, di SMP Falatehan, Tangerang Selatan. Program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan siswa ini, dihadiri langsung oleh Walikota Tangerang Selatan, Bapak Benyamin Davnie, yang mendukung penuh inisiatif tersebut.(07-01-2025)

Dalam sambutannya, Walikota Benyamin Davnie menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu upaya strategis dari Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kualitas hidup generasi muda, khususnya dalam hal pemenuhan gizi yang seimbang.

“Sebagai bagian dari komitmen Bapak Presiden Prabowo Subianto terhadap pembangunan kualitas sumber daya manusia, program Makan Siang Bergizi ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang optimal, yang tidak hanya mendukung kesehatan fisik mereka tetapi juga merangsang perkembangan otak mereka, sehingga mereka tumbuh menjadi individu yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Benyamin Davnie.

Program ini hadir sebagai solusi terhadap masalah kurangnya perhatian terhadap gizi seimbang pada anak-anak, yang kerap kali menjadi hambatan bagi mereka untuk belajar dan berkembang dengan optimal. Makanan bergizi yang diberikan dalam program ini diharapkan dapat mendukung peningkatan konsentrasi, daya tahan tubuh, dan kemampuan belajar siswa, sehingga mereka dapat meraih prestasi yang lebih baik di bidang akademis maupun non-akademis.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, Bapak Deden Deni, yang mengapresiasi program ini sebagai bagian dari transformasi pendidikan yang mendukung kesejahteraan siswa secara holistik.

“Pendidikan bukan hanya tentang pengetahuan, tetapi juga tentang memastikan anak-anak mendapatkan perhatian yang cukup dalam aspek kesehatan mereka. Program ini adalah contoh nyata kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan mendukung pertumbuhan anak-anak yang cerdas dan berbakat,” kata Deden Deni.

Selain itu, turut hadir pula perwakilan dari Badan Gizi Nasional, Ibu Dian, yang memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai pentingnya asupan gizi yang tepat bagi anak-anak dalam mendukung tumbuh kembang mereka.

“Dengan adanya program makan siang bergizi di sekolah, kita berharap dapat membantu anak-anak untuk mendapatkan makanan yang mengandung zat gizi yang dibutuhkan untuk mendukung perkembangan fisik, mental, dan intelektual mereka,” ungkap Dian.

Acara peluncuran ini juga dihadiri oleh Babinsa, Binamas Kelurahan Lengkong Gudang Timur, serta Lurah Lengkong Gudang Timur, Firdiansyah, yang turut mendukung inisiatif ini sebagai bagian dari upaya mempererat kerjasama antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan mendukung pendidikan yang berkualitas.

Sebagai bagian dari acara simbolis, Walikota Benyamin Davnie menyerahkan paket makan bergizi kepada Kepala SMP Falatehan, Bapak Eko Pranoto. Penyerahan paket ini menandai dimulainya program tersebut di SMP Falatehan dan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penyediaan gizi yang lebih baik bagi para siswa di Tangerang Selatan.

Program Makan Siang Bergizi ini tidak hanya berfokus pada pemberian makanan sehat, tetapi juga melibatkan edukasi mengenai pentingnya pola makan yang baik. Melalui kerjasama antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, pihak sekolah, dan orang tua, diharapkan program ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kesehatan anak-anak di daerah tersebut.

Sebagai langkah berikutnya, Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan memperluas implementasi program ini ke sekolah-sekolah lain di wilayah Tangerang Selatan
Dengan begitu, para siswa yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi dapat tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang mampu bersaing di tingkat global, membawa Indonesia ke arah yang lebih maju dan sejahtera(.EPP)

Dukung Program Makan Siang Bergizi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan Hadiri Launching di SMP Falatehan

PelitaTangerang.com, Tangsel – SMP Falatehan menjadi salah satu dan satu satunya tuan rumah peluncuran program makan siang bergizi yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadindik) Kota Tangerang Selatan Deden Deni, pada Senin.(06/01/2025)

Program ini bertujuan untuk mendukung kesehatan dan kualitas pendidikan para siswa dengan memastikan mereka mendapatkan asupan gizi yang baik selama kegiatan belajar.

Peluncuran program makan siang bergizi ini juga dihadiri oleh Kabid Bina SMP Dedi, Kasie Kesiswaan Muhammad Nur, serta perwakilan dari Binamas Noby dan Babinsa Lengkong Gudang Timur Serpong, Hamzah. Kehadiran sejumlah pihak terkait menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif ini.

Dalam sambutannya, Deden Deni mengungkapkan, “Program makan siang bergizi ini merupakan salah satu program nasional yang kami dukung sepenuhnya. Kami berharap agar semua anak di Tangerang Selatan dapat merasakan manfaatnya, sehingga mereka dapat lebih fokus dalam belajar dan berkembang dengan baik.

Kesehatan adalah investasi utama untuk masa depan yang lebih cerah.”
Lebih lanjut, Deden juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam mewujudkan keberhasilan program ini.

“Program makan siang bergizi tidak hanya mengutamakan kualitas makanan, tetapi juga membangun kebiasaan hidup sehat yang akan menjadi bekal bagi anak-anak kita dalam menghadapi tantangan masa depan,” tambahnya.

Program makan siang bergizi ini diharapkan dapat menjadi model bagi sekolah-sekolah lain di Tangerang Selatan dan di seluruh Indonesia, guna memastikan bahwa anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup selama menjalani aktivitas pendidikan mereka.

Dengan adanya dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan program ini dapat berlangsung dengan sukses dan memberikan dampak positif bagi para siswa di SMP Falatehan serta di sekolah-sekolah lainnya di Tangerang Selatan.

Kepala Sekolah SMP Falatehan ketika diminta pendapatnya terkait program Makan siang menyampaikan bahwa “ ini program yang sangat keren dan luar biasa dari Presiden kita, untuk menjadikan anak Indonesia pintar cerdas dan badan yang sehat dimulai dari makan bergisi seperti ini, asupan makanan yang bergisi akan meningkatkan kualitas anak Indonesia, Eko juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Badan Gizi nasional wilayah Tangerang selatan.

Binamas dan Babinsa dan Kadindik kota Tangerang selatan yang selalu mengawal mendukung agar program ini berjalan. Semoga program makan siang bergisi ini segera dapat dirasakan oleh siswa di seluruh sekolah di Tangerang selatan”(EPP)

Tan Malaka Gelar Tausiyah dan Do’a Bersama Tahun Baru 2025 Bertepatan Dengan Bulan Rajab 1446 H

PelitaTangerang.com, CibInong – Warga Perumahan Puri Mas Perdana RT 01/08 Kecamatan Pondok Rajeg Kabupaten Cibinong Bogor menyelanggarakan Tausiyah dan Do’a sebagai wujud rasa syukur memasuki Tahun Baru 2025 yang bertepatan dengan memasuki Bulan Rajab 1446 H, bertempat di kediaman Tan Malaka seorang Tokoh Masyarakat Perumahan Puri Mas Perdana, Sabtu (04/01).

Acara diawali dengan sambutan Tan Malaka selaku tuan rumah penyelenggara acara menyampaikan kegiatan ini sebagai wujud rasa syukur dan do’a memasuki Tahun Baru 2025 di Bulan Januari yang bertepatan dengan memasuki bulan Rajab 1446 H, sekaligus refleksi spiritual yang menyentuh hati, harapan do’a dan pengharapan kepada Allah SWT.

“Tausiyah dan do’a ini sebagai wujud rasa syukur bentuk rasa terima kasih atas umur yang diberikan Allah SWT, sekaligus sebagai bentuk penghormatan atas kesempatan memasuki tahun 2025 di Bulan Januari yang bertepatan memasuki bulan Rajab 1446 H”, ujar Tan Malaka.

Tan Malaka berharap, semoga kegiatan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu mensyukuri nikmat hidup dan memperbaiki diri menuju kehidupan yang lebih baik di tahun yang akan datang, harapnya.

Tausiyah dan Do’a disampaikan oleh HR. Roby Samsi, S.SAg, M.Pd (Kasi Pendidikan Agama Islam Kemenag Kab. Bogor), mengajak seluruh warga yang hadir untuk merenungkan perjalanan hidup dan mengambil pelajaran dari setiap detik yang telah berlalu, sekaligus mengajak untuk selalu bersyukur atas nikmat kehidupan yang diberikan Allah SWT, dengan memasukinya dua momen penting tahun Masehi 2025 dan memasuki bulan Rajab 1446 H, yang memiliki nilai spiritual tinggi dalam kalender Islam.

Dalam momen ini, warga Puri Mas Perdana mengangkat tangan bersama memanjatkan doa-doa yang tulus dan penuh harap, mengharapkan ridha serta keberkahan dari Allah SWT.

“Dalam setiap doa yang diangkat, seluruh warga yang hadir berharap agar segala permohonan dan hajat mereka dikabulkan oleh Allah SWT,” pungkasnya.(Red)

Berisikan Nasihat Tokoh Agama, Pemkot Bersama Kemenag Tangsel Luncurkan Buku Stop Kekerasan Perempuan dan Anak

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangsel meluncurkan Buku Nasihat Tokoh Agama yang berisikan tentang perlindungan terhadap perempuan dan anak sebagai langkah bentuk pencegahan terhadap kekerasan yang acap kali terjadi.

Peluncuran dilakukan tepat bersamaan dengan peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-79 di Halaman Kantor Kemenag Tangsel, pada Sabtu (04/01/2025).

Kepala DP3AP2KB Tangsel, Cahyadi mengatakan, dengan peluncuran buku ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi tokoh lintas agama dalam memberikan edukasi sekaligus pemahaman tentang bahaya kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Sebelumnya, terima kasih kepada Kepala Kantor Kemenag Tangsel, khususnya kasie binmas atas kerja samanya selama ini hingga diterbitkannya buku tersebut. Ini sangat penting karena menjadi panduan tokoh lintas agama,” ujarnya.

Selain buku, kata Cahyadi, Pemkot Tangsel juga sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Kota Tangsel pada (02/10/2024) perihal pelaksanaan dakwah atau pembinaan umat lintas agama dengan membawa tema terkait pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Kami meminta kepada semua tokoh agama berdasarkan SE tersebut agar menyampaikan materi pencegahan kekerasan perempuan dan anak. Bahkan, secara detail bisa mengetahui jumlah yang menjadi sasaran ceramahnya,” ujarnya.

Ia meyakini kerja sama dari semua pihak terlebih tokoh lintas agama dapat menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Dalam peringatan HAB ke-79 ini, juga digelar jalan sehat kerukunan, santunan yatim dan dhuafa, penggalangan dana peduli Palestina, dan launching tagline kemenag Tangsel dan dihadiri dari berbagai tokoh lintas agama.(Red)

Di Duga Pemkab Tangerang Menyalahi Aturan Diruko 1A Paramount, Gading Serpong Ilegal

PelitaTangerang.com,  Tangerang – Diduga Ilegal Warga RW 10, 13 Diruko Blok 1A Paramount Gading Serpong. Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, adanya Security Parking yang di kelola oleh pihak luar.

Pasal dengan lahan Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos) diareal tersebut, digunakan oleh pihak luar, artinya warga sekitar tidak dilibatkan dan keberatan lantaran diduga Parkir tersebut Ilegal. Minggu, (5/01/2025).

Arwil Sugandhi Ketua Koordinator Ring Luar Blok 1A Paramount, mengatakan. Pihaknya merasa kecewa, keberatan dengan keputusan secara sepihak. Pasal pihak perusahaan tidak mengundang kita sehingga terbitlah surat dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah yang diketahui dan diduga tanda tangan oleh Oknum ARH Aparat Sipil Negeri (ASN).

“Sesuai Permendagri Nomor 9 Tahun 2009 dan UU Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan dan Pemukiman pasal 47 ayat 3 tentang Prasana dan Sarana, sudah jelas. Artinya Fasos dan Fasum tersebut seharusnya di gunakan bukan komersial atau usaha,” imbuh Arwil.

Lanjutnya, Ia minta dalam situasi dilokasi dari pihak Pemkab Tangerang terkait Tanah Fasum yang di menjadi lahan parkir oleh pihak perusahan security parking yaitu PT. Securindo Packatama Indonesia sebaiknya melakukan musyawarah bersama dengan warga setempat dan diduga keputusan yang diambil mereka secara sepihak ini tanpa melibatkan pengurus warga setempat. Pihak PT. Gemilang Agung Pratama Perusahaan yang ditunjuk oleh Pihak Pemkab Tangerang.

“Kita akan gelar Audensi dan aksi kepada Bupati Tangerang untuk menuntaskan permasalahan ini, bahkan bila perlu kita akan gelar perkara dan melapor oknum yang peran serta dan tidak memihak kepada warga sebagai Kearifan Lokal. Kita menduga terbit Surat Dari BPKAD Kabupaten Tangerang Nomor. 593/12/BAST-UPTPPBMD /XII/2024. Palsu akibatnya menimbulkan masalah besar, lantaran sebelum surat itu terbit Kita terlebih dahulu menyurati kepada Bupati Tangerang terkait permasalahan ini,” pungkasnya.

Sampai berita ini ditayangkan belum ada kutipan dan Konfirmasi Resmi dari pihak terkait. (Red/KJK)

Berita Terbaru