Kamis, 25 Juni 2026
Beranda blog Halaman 59

Polresta Tangerang Selatan Gelar Pembinaan Pelajar SMP Falatehan, Fokus pada Cegah Tawuran dan Penggunaan Media Sosial Bijak

PelitaTangerang.com,  Tangsel –  Polresta Tangerang Selatan mengadakan pembinaan untuk pelajar SMP Falatehan di Serpong, dengan tujuan untuk mengedukasi generasi muda dalam mencegah tawuran, penyalahgunaan narkoba, serta pentingnya penggunaan media sosial secara bijak. Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah tersebut, menghadirkan Ipda M. Irfan Fauzi Kanit Bintibsos sat binmas dari Polresta Tangerang Selatan dan Sawal, mahasiswa dari Sekolah Tinggi Administrasi Mandala Jakarta, sebagai narasumber.(13/2/25)

Kegiatan ini menghadirkan program *CETAR* (Cegah Tawuran), yang bertujuan untuk mencegah kekerasan antarpelajar dengan cara memberikan wawasan tentang pentingnya menyelesaikan masalah dengan damai. M. Irfan Fauzi menyatakan bahwa tawuran pelajar adalah masalah serius yang harus diatasi dengan pendekatan yang lebih humanis dan kolaboratif antara pihak kepolisian, sekolah, dan orang tua.

“Pencegahan tawuran tidak bisa dilakukan sendirian. Kami membutuhkan peran aktif dari semua pihak untuk membentuk pola pikir pelajar yang lebih positif dan jauh dari kekerasan,” ujar M. Irfan Fauzi.

Selain itu, para pelajar juga diberi edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan dampak buruknya terhadap masa depan mereka. Dengan menggandeng mahasiswa dari STAM Jakarta, para pelajar diajak untuk mengenali tanda-tanda pergaulan yang berbahaya dan cara-cara untuk menghindarinya.

Tak kalah penting, pembinaan juga membahas cara menggunakan media sosial dengan bijak. Di tengah perkembangan teknologi, para pelajar diingatkan untuk tidak terjebak dalam penyebaran informasi hoaks atau ujaran kebencian. Program ini bertujuan agar pelajar bisa memanfaatkan media sosial sebagai sarana positif untuk belajar dan berinteraksi.
Kepala SMP Falatehan Eko Pranoto P dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih kepada Polresta Tangerang Selatan atas komitmennya dalam menjalankan program pembinaan ini.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan untuk menjaga generasi muda dari pengaruh negatif. Terima kasih kepada Pa Kanit, M. Irfan Fauzi yang sudah hadir dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi pelajar,” katanya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pelajar di Tangerang Selatan dapat menjauhkan diri dari tindakan yang merugikan dan tetap fokus pada pendidikan serta perkembangan karakter yang positif.(Epepe)

Pemkot Tangsel Bangun Gedung Baru SDN Pamulang Barat: Dulu Terendam Banjir, Kini Jadi Sekolah Impian dan Megah

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pagi itu, suara riuh rendah anak-anak terdengar dari halaman SDN Pamulang Barat. Mereka berlarian dengan wajah ceria, menikmati lapangan dan gedung baru sekolah mereka.

Pemandangan ini jauh berbeda dari beberapa tahun lalu, ketika sekolah ini masih kerap dikepung banjir setiap kali hujan turun deras.

Kepala SDN Pamulang Barat Nanang masih ingat betul bagaimana kondisi sekolahnya dahulu kala.

“Dulu waktu saya datang di SDN Pamulang Barat ini, sekolah ini sangatlah sederhana ya, bahkan sering terkena banjir dan bisa sampai setinggi pinggang (orang dewasa),” cerita Nanang saat dijumpai di ruangannya pada Jumat (14/02/2025).

Waktu itu, SDN Pamulang Barat hanyalah bangunan sederhana dengan tujuh ruang kelas. Setiap hujan deras, air dari kali di sebelah sekolah meluap, membanjiri ruang belajar dan membuat kegiatan belajar mengajar terganggu.

Namun, penampilan SDN Pamulang Barat kini sudah berubah total. Setelah mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan, sekolah ini direvitalisasi menjadi gedung yang lebih kokoh, modern, dan nyaman.

“Sekarang ruang kelas bertambah menjadi 15, ditambah ruang guru, ruang TU, dan kepala sekolah. Yang paling penting, sekolah ini sudah tidak lagi kebanjiran,” kata Nanang dengan senyum lega.

Tidak hanya itu, fasilitas penunjang yang ada di setiap ruang kelas pun sudah di upgrade. Dahulu, meja dan kursi yang ada terbuat dari kayu dan digunakan untuk dua orang. Sekarang, setiap siswa punya meja dan kursi sendiri yang terbuat dari besi.

Lemari di kelas juga sudah diganti dengan lemari besi, agar lebih awet dan rapi, serta berbagai fasilitas lainnya yang meningkatkan semangat belajar-mengajar di sekolah ini.

Revitalisasi ini rupanya tidak hanya mempercantik sekolah, tetapi juga meningkatkan semangat belajar siswa.

“Dulu, penerimaan murid baru biasa saja, tapi sejak gedung ini dibangun, jumlah pendaftar membludak drastis. Bahkan, kalau mau terima lima kelas pun bisa,” ujar Nanang.

Dengan begitu, prestasi siswa pun meningkat. Para siswa jadi lebih percaya diri untuk berkreasi dan mengikuti beragam perlombaan baik akademik maupun non-akademik.

“Dulu sekolah ini boleh dikatakan tidak dikenal, sekarang ketika SDN Pamulang Barat sudah bangunan baru seperti ini, anak-anak pun semangat untuk berkreasi, bisa berprestasi di bidang seni, bidang olahraga juga. Alhamdulillah peningkatannya semua luar biasa,” jelasnya.

Perubahan ini tentu tidak lepas dari komitmen Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Nanang berharap, revitalisasi sekolah-sekolah lain terus dilakukan agar semua anak mendapat fasilitas pendidikan yang setara.

“Alhamdulillah ya, ini otomatis memicu prestasi siswa dan para orang tua pun berlomba-lomba untuk memasukkan anaknya ke SDN Pamulang Barat ini,” ucap dia.

Kini, SDN Pamulang Barat bukan lagi sekolah sederhana yang terendam banjir. Ia telah menjadi simbol perubahan, tempat di mana anak-anak bisa bermimpi lebih tinggi, belajar lebih nyaman, dan menorehkan prestasi untuk masa depan yang lebih cerah.(Red)

Dikunjungi DPR RI, Pilar: Pemkot Tangsel Siap Kawal Program MBG dengan Optimal

PelitaTangerang.com, Tangsel – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan memastikan bahwa proses program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kota ini sudah berjalan dengan lancar dan sesuai harapan.

Hal ini disampaikan Pilar dalam peninjauan langsung yang dilakukan oleh DPR RI ke dapur umum Satuan Pelayanan Gizi (SPPG) di Serpong dan Sekolah Dasar Lengkong Gudang Timur pada Kamis (13/02/2025).

“Tadi juga dari DPR RI menyampaikan masukan-masukan dan pertanyaan-pertanyaan (terkait pelaksanaan MBG di Tangsel) yang kami sudah jawab juga dengan kondisi di lapangan. Tentu saja Pemkot Tangsel saat ini bertugas untuk mengawal berjalannya program ini, walaupun penganggarannya langsung dari pusat,” ujarnya.

Pilar menegaskan, meskipun penganggaran program MBG langsung dikelola oleh pemerintah pusat, tetapi Pemkot Tangsel akan terus berperan aktif untuk memastikan bahwa setiap aspek dari program ini berjalan optimal.

Saat ini Pemkot Tangsel menunggu petunjuk teknis dari pusat untuk memastikan anggaran tersebut digunakan dengan tepat.

“Awalnya, kami diarahkan untuk menyiapkan 5% dari PAD, tapi arahan terbaru dari Kemendagri mengatakan agar dana Rp139 miliar tersebut di-hold terlebih dahulu. Saat ini, kami menunggu juknis untuk memastikan alokasi dana digunakan sebaik mungkin,” jelas Pilar.

Dana sebesar Rp139 miliar yang telah dicanangkan oleh Pemkot Tangsel sebelumnya juga akan dialokasikan sesuai dengan aturan yang berlaku dari juknis resmi nanti.

Sembari menunggu juknis tersebut, selain memastikan makanan bergizi sampai ke anak-anak, Pemkot Tangsel sedang bekerja keras untuk memperbanyak fasilitas SPPG lengkap dengan sarana-prasarana penunjangnya sebanyak 70 dapur umum.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Badan Aspirasi Masyarakat, Agun Ginandjar menegaskan bahwa anggaran dari pemerintah daerah tidak diperbolehkan untuk dianggarkan dalam makan bergizi ini, tetapi diperbolehkan untuk melengkapi fasilitas penunjang program.

“Nah ternyata sejak awal itu kan tadinya ada anggaran yang dari 5% itu harus dialokasikan untuk makan bergizi itu, ternyata kebijakan dari pusat itu bukan peruntukan untuk makan bergizinya, tapi kalau untuk turunannya seperti anak sekolah, ruangan kelas, hal-hal begitu silahkan,” kata dia.

Sementara itu, mengenai pelaksanaan program MBG di Tangsel saat ini sudah memenuhi standar kelayakan yang sangat baik, mulai dari dapur umum SPPG hingga distribusinya ke sekolah juga dilakukan dengan baik.

Agun menyebut, pelaksaan program MBG di Tangsel ini layak dijadikan model percontohan untuk daerah lain dalam mengelola program makan bergizi.(Red)

Pilar Pastikan Dapur Umum MBG Berstandar Baik, Targetkan 70 Dapur di Tangsel

PelitaTangerang.com, Tangsel – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan meninjau langsung dapur umum untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlokasi di Jalan Promoter, Lengkong Wetan, Kecamatan Serpong pada Rabu (12/02/2025).

Dapur umum ini merupakan Dapur Badan Gizi Nasional yang dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Nasional (SPPG).

“Hari ini saya meninjau langsung dapur umum BGN yang baru diresmikan. Ini langkah baik dalam upaya pemenuhan gizi masyarakat di Tangsel. Dapur ini bisa menjadi percontohan karena sudah dikelola dengan standar yang baik,” ujar Pilar.

Meskipun sudah memenuhi standar kelayakan, Pilar menegaskan bahwa masih ada beberapa aspek yang perlu ditingkatkan yang tentunya nanti akan didukung penuh oleh Pemkot Tangsel.

Namun, keberadaan dapur ini diharapkan menjadi percontohan dalam penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat Tangsel, terutama untuk anak-anak sekolah.

“Sebenarnya dapur ini sudah memenuhi standar kelayakan ya, tinggal nanti beberapa hal ditambahkan yang mungkin nanti atas arahan Bapak Wali Kota Tangsel (Benyamin Davnie), apa support yang bisa dilakukan dari Pemkot Tangsel untuk melengkapi (dapur umum MBG ini),” kata dia.

Dapur gizi ini memiliki kapasitas besar dan akan menjadi salah satu pusat penyedia makanan bergizi gratis di Tangsel untuk mendistribusikan makanan bergizi ke tujuh sekolah di sekitarnya.

Saat ini, Tangsel baru memiliki dua dapur umum serupa, yaitu di Lengkong Wetan Kecamatan Serpong dan Ciputat. Ke depannya, ditargetkan akan ada 70 dapur umum untuk memfasilitasi layanan MBG di Tangsel ini.(Red)

DBMSDA Respon Cepat Keluhan Masyarakat Soal Jalan Sepatan- Pakuhaji, Masyarakat Beri Apresiasi

PelitaTangerang.com, Tangerang – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) 8 telah merespon cepat keluhan masyarakat terkait perbaikan jalan di wilayah Desa Kayu Agung Kecamatan Sepatan.

Masyarakat Desa Kayu Agung memberikan apresiasi terhadap langkah cepat yang dilakukan DBMSDA Kabupaten Tangerang tersebut.

“Saya apresiasi respons cepat kepada DBMSDA Kabupaten Tangerang melalui UPT 8 terkait keluhan masyarakat, dan saat ini telah dilakukan perbaikan atau perawatan jalan rusak di jalan Sepatan Kayu Agung,” ujar salah satu Masyarakat Desa Kayu Agung, Sepatan,Kabupaten Tangerang.

Menurutnya, perbaikan ini sangat penting guns meningkatkan mobilitas warga serta mendukung aktivitas perekonomian masyarakat. Dan pihaknya berharap agar Pemerintah Kabupaten Tangerang terus memperhatikan infrastruktur agar terjaganya kualitas dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.

Sebelumnya, Salah seorang warga bernama Hasan Chipeng mengatakan, perbaikan hanya dilakukan di wilayah jalan Sarakan Sepatan saja tanpa ada lanjutan ke jalan Kayu Agung hingga ke Pakuhaji. Padahal keadaan jalan Sepatan-Pakuhaji rusak parah dan berlubang, terlebih kalau setelah hujan, keadaan jalan makin parah karena becek, dan pada saat tidak hujan pun berdebu.

“Jalan raya Sepatan – pakuhaji kondisinya sudah rusak parah dan banyak berlubang tentunya sangat rawan dengan kecelakaan. Kami berharap Pemerintah Kabupaten Tangerang serius untuk melakukan pembangunan Kembali,” ujarnya.(Adv)

Forwat, KJK, FWJI Gelar Aksi Damai Dalam Rangka Refleksi HPN 2025

PelitaTangerang.com, Kota Tangerang – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN), sejumlah komunitas wartawan di Kota Tangerang, yakni Forum Wartawan Tangerang (Forwat), Komunitas Jurnalis Kompeten (KJK), dan Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI), menggelar aksi damai di Polres Metro Tangerang Kota dan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, pada (11/02/25).

Aksi damai ini mendapat sambutan baik dari Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tangerang, Mugiya Wardhany. Sebagai bentuk apresiasi terhadap insan pers, perayaan tersebut juga ditandai dengan prosesi pemotongan kue.

Dalam sambutannya, Kapolres Metro Tangerang Kota, Zain Dwi Nugroho, menegaskan bahwa media dan kepolisian merupakan mitra yang saling mendukung dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat.

“79 tahun bukan usia yang kecil. Kehadiran media sangat penting dalam membantu tugas kepolisian untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat. Tanpa media, informasi mengenai tugas kepolisian tidak akan tersampaikan dengan baik,”ujar Kapolres.

Ia juga menambahkan bahwa silaturahmi dan sinergi antara media dan kepolisian harus tetap terjaga.

“Saya berharap hubungan baik ini tidak terputus. Jika ada permasalahan, pasti ada solusi. Selamat ulang tahun ke-79 untuk insan pers. Semoga semakin berkembang dan berkontribusi nyata bagi Indonesia, khususnya di Kota Tangerang dan Provinsi Banten,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, memperkenalkan diri sebagai Kepala dinas Kominfo yang baru. Ia juga menyampaikan pentingnya kolaborasi antara media dan pemerintah daerah.

“Saya ingin perlahan mengenal teman-teman media. Informasi yang saya dapatkan, ada sekitar 15 organisasi. Nantinya, kita bisa bertemu dan berkenalan lebih dekat. Jika bertemu di lain kesempatan, jangan sungkan menyapa saya,”katanya.

Lebih lanjut, Mugiya menyampaikan pesan dari Pj Wali Kota Tangerang yang menekankan pentingnya sinergi antara media dan pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Pemerintah Kota Tangerang berharap media dapat berperan dalam menyebarkan informasi terkait kebijakan dan program pemerintah. Kami juga terbuka terhadap masukan dan kritik yang membangun agar pelayanan publik semakin baik. Kita hanya berbeda seragam, tetapi saya juga asli orang Tangerang,”ujarnya.

Koordinator Lapangan dan Ketua Forwat, Andi Lala, menegaskan bahwa peringatan Hari Pers Nasional ke-79 ini menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan profesionalisme insan pers di Indonesia.

“Kami berharap organisasi pers di Indonesia semakin dewasa, bersatu, dan dapat memberikan kontribusi terbaik untuk bangsa,”ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa aksi damai ini merupakan upaya untuk mempererat hubungan dengan mitra kerja.

“Hari ini, kami menggelar aksi di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, yang sudah diterima dengan baik oleh Kapolres dan Dinas Kominfo. Harapan kami, Kominfo bisa terus menjadi mitra dalam menyebarkan informasi dan meningkatkan sinergi dengan wartawan di Kota Tangerang,” pungkasnya.

Peringatan HPN 2025 ini menjadi bukti bahwa pers memiliki peran strategis dalam menciptakan masyarakat yang lebih sadar informasi dan mendukung pembangunan di Kota Tangerang.(Red/KJK)

Dikunjungi Menko Cak Imin, Benyamin: Tangsel Siap Dukung Cek Kesehatan Gratis 2025

PelitaTangerang.com, Tangsel – Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah pusat, Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, memastikan bahwa daerahnya telah menyiapkan 35 puskesmas untuk melayani program ini.

Hal ini disampaikan dalam kunjungan pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Ciater, Kelurahan Serpong, Kota Tangerang Selatan pada Senin (10/02/2025).

“Kami berterima kasih kepada pemerintah pusat atas kebijakan ini. Tangerang Selatan telah menyiapkan 35 puskesmas dan didukung oleh tiga rumah sakit daerah untuk memberikan pelayanan cek kesehatan gratis kepada masyarakat,” ujar Benyamin.

Selain meningkatkan kesadaran akan kesehatan, Pemkot Tangerang Selatan juga menjadikan program ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan angka harapan hidup warganya yang saat ini mencapai 75,64 tahun, dengan target naik hingga 76 tahun.

“Kesehatan adalah investasi utama bagi masyarakat. Program ini tidak hanya membantu mendeteksi penyakit lebih awal, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan berkualitas,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar mengatakan, program ini merupakan inisiatif pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan layanan kesehatan preventif bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Kepada seluruh masyarakat yang belum mendengar atau belum tahu kalau ada cek kesehatan gratis ini, maka silahkan mendatangi puskesmas di tempat masing-masing,” ajak Muhaimin.

Program cek kesehatan gratis ini juga terintegrasi dengan BPJS Kesehatan, sehingga hasil pemeriksaan dapat dijadikan dasar untuk tindakan medis lebih lanjut, baik di puskesmas maupun rumah sakit rujukan.

Pemerintah berharap, dengan adanya program ini, tidak ada lagi warga yang melewatkan kesempatan untuk mendapatkan layanan kesehatan berkualitas secara gratis.

Untuk itu, warga yang berulang tahun di bulan Januari, Februari, dan Maret diberikan kelonggaran waktu untuk melakukan pemeriksaan, sementara bagi mereka yang berulang tahun di bulan April dan seterusnya hanya memiliki waktu satu bulan setelah tanggal ulang tahun mereka.(Red)

DPRD Kota Tangerang, Andri S Permana, Apreasiasi Kegiatan Pelajar Dalam Student Unity Bhineka Tunggal Ika

PelitaTqngerang.com, Kota Tangerang – Student Unity Bhineka Tunggal Ika. Kegiatan untuk para pelajar sebagai edukasi untuk mempersatukan pelajar Di Kota Tangerang .

Ratusan pelajar tersebut, sangat antusias dan senang mengikuti Student Unity Bhineka Tunggal Ika yang diselenggarakan di Mall Balai Kota, Buaran Indah, Kota Tangerang pada Minggu lalu (9/2/25) dini hari.

Ketua Pelaksana, Muhammad Zainun Naim mengatakan kegiatan tersebut untuk mempersatukan pelajar se-Kota Tangerang dan untuk menghindari adanya kejadian-kejadian yang mungkin disebabkan oleh anarkisme di kalangan pelajar di Kota Tangerang.

Acara yang sudah berjalan sejak tahun 2017 itu, menurut Naim saat ini diselenggarakan secara kolektif dari teman-teman pelajar mengumpulkan dana bersama pelajar lain yang berasal dari 15 sekolah .

Dalam kesempatan itu, Naim selaku ketua pelaksana mendeklarasikan ikrar pelajar bersama ratusan pelajar lainnya.

“Untuk menghindari tawuran, penyalahgunaan narkoba, asusila seperti yang tadi dideklarasikan,” kata Naim usai deklarasi.

Kendati demikian, dirinya tahu ada beberapa kasus kekerasan pelajar ke guru ada 4 atau 5 kasus, ada oknum murid yang membangkang ke guru, tidak cuma lisan tapi juga melakukan tindakan kekerasan. Hal ini kita lakukan agar kasus kekerasan hingga pembunuhan bahkan oknum-oknum pelajar yang melakukan kekerasan ke tenaga pendidik. Kita akan mengecam aksi kekerasan siswa terhadap guru,” paparnya

Dirinya berharap dengan rangkaian acara, dari ikrar pelajar dan perlombaan yang digelar hingga hiburan musik dapat memberikan edukasi kepada para pelajar.

“Sangat penting mengedukasi teman-teman pelajar, dari acara seperti ini, semoga teman-teman juga sadar dengan kesatuan di kalangan pelajar “ucapnya.

Sementara Wakil Ketua l DPRD Kota Tangerang, Andri S Permana mengapresiasi kegiatan yang pelaksanaannya secara mandiri dan kolektif dari para pelajar Kota Tangerang. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan momentum besar bagi Kota Tangerang, bahwa persatuan bukan hanya sebuah tagline semata, melainkan bentuk gerakan aktif yang didasari dengan kesadaran. Saat di wawancarai via telepon seluler.

“Walaupun mereka berangkat dari sekolah yang berbeda, tapi kesadaran mereka dalam bingkai persatuan ini patut diapresiasi,” ucapnya. Senin, (10/02).

“Ini menjadi sebuah pelajaran bagi seluruh elemen masyarakat Kota Tangerang terutama kalo pelajar saja bisa secara mandiri mengkampanyekan nilai persatuan kebersamaan, ini harusnya bisa dijadikan pelajaran bagi Pemkot Tangerang untuk menjaga nilai-nilai itu dalam setiap program dan kegiatan yang dilakukan,” jelasnya.

Disinggung soal kenakalan remaja, menurutnya hal tersebut hal yang lumrah di kalangan remaja. Pasalnya, kesalahan atau kenakalan pelajar merupakan sebuah proses dalam tumbuh kembang remaja khususnya di kalangan pelajar untuk menjadi generasi lebih baik kedepannya.

“Karena kenakalan dan kriminalitas itu dua hal yang berbeda. Kalo kenakalan hal yang lumrah di kalangan pelajar. Tapi jangan sampai kenakalan ini mengarah ke tindakan kriminalitas. Itu yang harus sama-sama kita cegah dan awasi,”ucapnya.

Terakhir, Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Tangerang dalam hal ini juga harus berperan dengan membuka ruang ekspresi bagi para remaja.

“Karena di usia-usia mereka butuh-butuh ruang berekspresi, dan pemerintah punya tanggung jawab untuk mengembangkan mereka menjadi generasi yang cerdas, kreatif dan inovatif,”pungkasnya. (Agus/KJK)

Dinkes Tangsel Pastikan Seluruh Puskesmas Siap Layani Pemeriksaan Kesehatan Gratis 2025

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) siap memulai pelaksanakan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) tahun 2025.

Program ini merupakan hadiah dari negara bagi masyarakat, berfokus pada deteksi dini dan pencegahan penyakit sesuai kategori usia.

Kepala Dinkes Tangsel, dr. Allin Hendalin Mahdaniar memastikan bahwa layanan kesehatan gratis ini tetap berkualitas dengan sistem pelayanan yang terstruktur di puskesmas.

“Puskesmas di Tangsel sudah siap memfasilitasi pemeriksaan kesehatan secara gratis ini. Kami juga sudah menyediakan ruangan khusus, tenaga kesehatan, serta alat kesehatan yang dibutuhkan untuk program ini,” ujar dr. Allin dari keterangan yang didapat pada Sabtu (08/02/2025).

Menurutnya, puskesmas di Tangsel memiliki alur pemeriksaan yang jelas, termasuk perkiraan waktu layanan bagi tiap kelompok usia.

Dengan tenaga medis yang sudah mencukupi serta fasilitas pemeriksaan yang menggunakan sarana dan prasarana yang ada di puskesmas.

Dinkes Tangsel juga berharap program layanan kesehatan gratis ini dapat menjangkau masyarakat secara luas dan memberikan manfaat nyata bagi kesehatan mereka.

“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan layanan pemeriksaan gratis secara merata, terutama pada hari ulang tahun mereka. Program ini juga bertujuan untuk mendeteksi masalah kesehatan sejak dini, mencegah penyakit di kemudian hari, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tambah dr. Allin.

Dengan sistem yang telah disiapkan, diharapkan program ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi kesehatan warga Tangsel.

Pemeriksaan Gratis Sesuai Usia

Program PKG dapat diakses di puskesmas dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti klinik pratama, tempat praktik tenaga medis, dan tenaga kesehatan. Bagi masyarakat yang berulang tahun pada Januari-Maret 2025, layanan ini masih bisa diakses hingga April 2025.

Pemeriksaan dilakukan sesuai siklus hidup, dengan layanan seperti:
– Pemeriksaan kelainan bawaan pada bayi baru lahir
– Pengukuran pertumbuhan dan perkembangan balita
– Pengukuran tekanan darah, gula darah, dan fungsi ginjal
– Pemeriksaan indera (mata dan telinga)
– Pemeriksaan gigi, kesehatan jiwa, dan lainnya.

Untuk mengakses layanan ini, masyarakat perlu memastikan keaktifan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan mengikuti beberapa tahapan, mulai dari mengunduh SATUSEHAT Mobile (SSM) hingga menunjukkan kode tiket hasil skrining kepada petugas di FKTP.

Selain itu untuk usia 7-17 th (usia sekolah) akan dilaksanakan disekolah pada saat tahun ajaran baru.

Program ini diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: HK.01.07/MENKES/33/2025 tentang Petunjuk Teknis Pemeriksaan Kesehatan Gratis Hari Ulang Tahun, yang menegaskan pentingnya pemeriksaan kesehatan sebagai upaya pencegahan dan peningkatan kualitas hidup.

Tahapan Akses PKG

Untuk dapat mengakses program ini, hal yang paling utama kamu lakukan adalah memastikan status kepersetaan JKN sudah aktif ya. Lalu ikuti beberapa tahapan berikut ini:

1. Unduh SATUSEHAT Mobile (SSM)

2. Isi dan lengkapi biodatamu

3. Tunggu pemberitahuan atau notifikasi via WA dan dari SATUSEHAT Mobile

4. Își kuesioner skrining mandiri

5. Datang ke FKTP dengan membawa identitas seperti KTP, KIA, KK

6. Tunjukkan kode tiket dari hasil skrining mandiri kepada petugas yang ada di FKTP (loket pendaftaran)

7. Manfaatkan layanan PKG sesuai siklus hidup

8. Cek raport kesehatan di SATUSEHAT Mobile

Balita dan anak usia prasekolah, lansia, penyandang disabilitas atau yang tidak dapat mendaftar secara mandiri dapat didaftarkan oleh orang tua, wali, dan/atau keluarga.

Bayi baru lahir didaftarkan oleh petugas kesehatan melalui website ASIK.(Red)

Panitia Temu Karya KATAR ke-7 Kabupaten Tangerang Diduga Kurang Serius dalam Proses Pemilihan

PelitaTangerang.com, Tangerang – Panitia Pelaksana Temu Karya Karang Taruna ke-7 tingkat Kabupaten Tangerang tahun 2025 diduga tidak serius. Minggu (09/02/2025).

Lantaran dalam mengelola surat undangan terkait tahapan pemilihan Bakal Calon Ketua Karang Taruna Kabupaten Tangerang untuk periode 2025-2030. Hal ini terungkap adanya surat undangan yang tertulis pada Sabtu, 9 Februari 2025, yang sebenarnya hari Sabtu tanggal 8 dan tanggal 9 tersebut hari Minggu.

Salah satu Ketua Karang Taruna dari Kecamatan Curug, Irwan, menjelaskan bahwa surat undangan yang berisi agenda wawancara kepada bakal calon ketua, penetapan calon ketua, penetapan nomor urut pemilihan, dan penandatanganan surat perjanjian kerjasama, mengandung kesalahan.

“Surat tersebut mencantumkan tanggal yang salah, yaitu hari Sabtu, 9 Februari 2025, Padahal (9/2) itu hari Minggu, Ini menunjukkan bahwa panitia diduga tidak serius dalam menjalankan tugasnya,” ungkap Irwan.

Kendati demikian, Irwan juga menyoroti adanya intervensi dari pihak legislatif dan eksekutif dalam proses pemilihan ketua Karang Taruna.

“Sebagian anggota DPRD Kabupaten Tangerang secara terbuka ikut campur dalam kontestasi pemilihan ketua Karang Taruna. Disinyalir kuat, eksekutif yang dipimpin oleh Sekda Kabupaten Tangerang juga turut campur dan melakukan penekanan politik kepada para camat,” paparnya.

Irwan mempertanyakan situasi yang terjadi dalam Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Tangerang saat ini.

“Ada apa dengan Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Tangerang saat ini?” pungkasnya.

Lanjut Irwan. Dengan adanya dugaan kurang seriusnya panitia dan intervensi dari pihak luar, diharapkan semua pihak dapat menjaga integritas dan transparansi dalam proses pemilihan ketua Karang Taruna.

Hal ini penting untuk memastikan bahwa organisasi pemuda ini dapat berfungsi dengan baik dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.

Sampai berita ini ditayangkan belum ada kutipan resmi dari panitia dan para calon kandidat Karang Taruna Kabupaten Tangerang. (Red/KJK)

Berita Terbaru