Rabu, 22 April 2026
Beranda blog Halaman 34

Gelar Sarasehan; PKSS dorong SPMB dapat berkualitas dan kredibel di kota Tangerang Selatan

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pelaksanaan giat Sarasehan Pendidikan sukses digelar oleh PKSS, dengan tema “Menuju Pendidikan Berkualitas melalui SPMB yang Kredibel”. Kegiatan ini berlangsung di SMP Universal As Syukro, Ciputat, dan dihadiri oleh kurang lebih 115 kepala sekolah swasta dari Kota Tangerang Selatan.

Acara sarasehan yang mengusung konsep hybrid ini juga menyediakan link Zoom untuk kepala sekolah yang tidak dapat hadir langsung di lokasi, sehingga partisipasi tetap optimal meskipun dalam kondisi terbatas.(2/06/25)

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pelaksana, Miss Eny, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya acara ini dengan baik serta mendapatkan dukungaan yang luar biasa. Terima kasih kami juga secara khusus kepada Yayasan direktur dan tentunya kepala sekolah SMP Universal As-Syukro.

Eko Pranoto selaku Ketua Perkumpulan Kepala Sekolah Swasta SMP (PKSS),menegaskan bahwa sarasehan ini merupakan program kerja PKSS yang harus terlaksana, dan tahun ini merupakan tahun ketiga sarasehan ini dilakukan. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan ruang dialog publik antara para kepala sekolah swasta dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) dalam pelaksanaan SPMB.

Bahwa dalam sarasehan ini sejatinya, PKSS mengundang tiga narasumber utama yakni dari Kemendikdasment, Dindikbud Kota Tangerang Selatan, serta DPRD Kota Tangerang Selatan. Namun, karena bertepatan dengan kunjungan ke luar daerah, narasumber dari DPRD Tangerang Selatan tidak dapat hadir. Eko Pranoto menyampaikan ucapan terima kasih kepada para narasumber yang telah berpartisipasi dalam kegiatan sarasehan ini.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, Deden Deni, dalam paparannya menyatakan komitmennya untuk sepenuhnya menjalankan aturan yang telah dibuat terkait SPMB. Dinas Pendidikan telah melakukan MoU dengan berbagai pihak agar SPMB berjalan kredibel, transparan, dan tanpa diskriminasi. Deden Deni juga menjelaskan bahwa untuk memastikan kelancaran pelaksanaan SPMB tahun ini, pihaknya telah melakukan roadshow sosialisasi hingga tingkat kecamatan dengan mengundang kepala sekolah SD/MI, unsur DPRD Komisi II, hingga lurah.

Lebih lanjut, Deden Deni menegaskan serta mendorong agar siswa yang tidak diterima di sekolah negeri dapat melanjutkan pendidikan di sekolah swasta pendamping, yang mendapatkan subsidi bantuan dari pemerintah daerah sebesar Rp 1,8 juta per tahun per anak. Ia juga mengingatkan agar tidak memaksakan diri masuk sekolah negeri dengan cara yang tidak benar, kami menolak adanya praktik titip-menitip atau paksaan agar pihak dinas mengakomodir titipan tersebut.

Muhammad Nur, Kasi Peserta Didik Dindikbud, menyampaikan bahwa penguncian kuota oleh Kementerian Pendidikan sudah ditetapkan jauh hari sebelumnya, sehingga petunjuk teknis (juknis) yang dibuat oleh Dindikbud harus sesuai dengan SK dari Kemendikdasmen tersebut. Pada pelaksanaan SPMB tahun ini, aplikasi pendaftaran online yang dibuat oleh kominfo telah mencantumkan sekolah swasta pendamping sebagai alternatif pilihan. Dengan demikian, jika siswa tidak diterima di SMP negeri, mereka dapat secara online memilih sekolah swasta pendamping melalui aplikasi SPMB Dindikbud Kota Tangerang Selatan.

Vicky Veronika, selaku narasumber dari kemendikdasmen memaparkan secara detail permendikdasmen No 3 tahun 2025 tentang system penerimaan murid baru serta semangat perubahan dalam SPMB kali ini, yang diarahkan untuk memperbaiki sistem penerimaan murid agar lebih berkualitas dan lebih baik.
Selain mengatur secara rinci perubahan kuota jalur penerimaan murid baru, SPMB juga menetapkan batas jumlah rombongan belajar (rombel) dan siswa yang dapat diterima. Vicky menjelaskan bahwa apabila di kemudian hari jumlah siswa melebihi kuota yang telah disepakati dan ditetapkan oleh kementrian maka siswa tersebut tidak dapat dimasukkan dalam data Dapodik.

Dalam closing statementnya Eko Pranoto menyampaikan bahwa hasil dari sarasehan ini akan dijadikan rekomendasi kepada Dindikbud Kota Tangerang Selatan untuk tindak lanjut dan pelaksanaan SPMB yang akan berjalan.(EPP)

Presiden Prabowo Gulirkan Paket Stimulus Ekonomi Rp24,44 Triliun untuk Jaga Momentum Pertumbuhan

PelitaTangerang.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah jajaran Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 2 Juni 2025, guna merespons meningkatnya risiko pelemahan ekonomi nasional akibat tekanan global. Dalam pertemuan tersebut, pemerintah secara resmi menggulirkan paket stimulus ekonomi senilai Rp24,44 triliun untuk menjaga laju pertumbuhan dan memperkuat stabilitas perekonomian nasional.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam keterangannya menjelaskan bahwa Presiden Prabowo memutuskan lima kelompok kebijakan dalam paket stimulus, dengan sasaran utama sektor transportasi, bantuan sosial, subsidi upah, dan insentif tol. “Hari ini Bapak Presiden juga telah memutuskan untuk memberikan sebuah paket stimulus agar pertumbuhan ekonomi dapat dijaga momentumnya dan juga stabilitas perekonomian terus diperkuat,” ujar Menkeu dalam keterangannya kepada awak media usai rapat.

Paket pertama mencakup program diskon moda transportasi pada masa libur sekolah dan awal tahun ajaran baru Juni–Juli 2025. Diskon 30 persen tiket kereta api disediakan bagi 2,8 juta penumpang dengan alokasi anggaran Rp0,3 triliun. Sementara itu, tiket pesawat kelas ekonomi akan kembali dikenakan skema PPN ditanggung pemerintah sebesar 6 persen dengan anggaran Rp0,43 triliun, menyasar sekitar 6 juta penumpang.

Angkutan laut juga mendapatkan potongan harga 50 persen bagi 0,5 juta penumpang dengan anggaran Rp0,21 triliun. “Ini semuanya dilakukan di bulan Juni dan Juli dengan keseluruhan total anggaran untuk tiket kereta api, tiket pesawat kelas ekonomi, dan tiket angkutan laut adalah Rp0,94 triliun,” ungkap Menkeu.

Selain itu, tarif jalan tol akan diberikan diskon 20 persen selama periode yang sama untuk 110 juta pengguna. Kebijakan ini diimplementasikan melalui kerja sama dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

“Untuk ini akan dilakukan melalui operasi non-APBN, karena dalam hal ini untuk Kementerian PU akan melakukan atau sudah memberikan surat edaran kepada BUJT mengenai kebijakan diskon tarif tol tersebut,” jelas Menkeu.

Pemerintah juga mengalokasikan anggaran Rp11,93 triliun untuk penebalan bantuan sosial. Tambahan dana sebesar Rp200 ribu per bulan akan diberikan selama dua bulan kepada 18,3 juta penerima program Kartu Sembako. Selain itu, mereka juga akan menerima 10 kg beras gratis per bulan, total 20 kg selama dua bulan.

Paket stimulus berikutnya adalah bantuan subsidi upah (BSU) sebesar Rp300 ribu per bulan selama dua bulan bagi 17,3 juta pekerja bergaji di bawah Rp3,5 juta atau di bawah upah minimum provinsi/kabupaten/kota, serta untuk 565 ribu guru honorer dari Kementerian Dikdasmen dan Kementerian Agama. Total anggaran BSU ini mencapai Rp10,72 triliun.

Pemerintah juga memperpanjang diskon 50 persen iuran JKK bagi 2,7 juta pekerja di enam industri padat karya. “Ini tujuannya adalah kepada para pekerja di industri padat karya yang mendapatkan tekanan akibat berbagai situasi global dan persaingan ekspor bisa tetap mendapatkan jaminan,” jelas Menkeu.

Secara keseluruhan, nilai paket stimulus mencapai Rp24,44 triliun, terdiri dari Rp23,59 triliun yang bersumber dari APBN dan Rp0,85 triliun dari non-APBN. Stimulus ini juga dilengkapi dengan pencairan gaji ke-13 pada bulan Juni ini sebesar Rp49,3 triliun bagi ASN, TNI, Polri, dan pensiunan.

“Dengan adanya stimulus ini dan berbagai langkah percepatan program pemerintah seperti dalam hal ini makan bergizi gratis, perumahan, koperasi merah putih, sekolah rakyat, dan rekonstruksi atau perbaikan sekolah-sekolah yang tadi anggarannya sebesar Rp16 triliun, kita harapkan pada kuartal kedua maka pertumbuhan ekonomi tetap bisa dijaga mendekati 5 persen dari yang tadinya diperkirakan akan melemah akibat kondisi global,” tandas Sri Mulyani.(***)

Gubernur Banten Andra Soni Tegaskan Komitmen Pemprov Banten Tindaklanjuti Temuan BPK RI

PelitaTangerang.com, Serang – Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan, Pemerintah Provinsi Banten komitmen memaksimalkan langkah untuk menindaklanjuti hasil temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Republik Indonesia tanpa menunggu 60 hari kerja.

Hal itu disampaikan Andra Soni usai menerima kunjungan Kepala BPK Perwakilan Provinsi Banten Firman Nurcahyadi bersama rombongan Gedung Negara Provinsi Banten, Jl Brigjen KH Syam’un No.5, Kota Serang, Selasa (3/6/2025).

“Alhamdulillah kita silaturahmi sekaligus koordinasi terkait dengan tindak lanjut temuan-temuan BPK tahun-tahun sebelumnya, bahkan ada dari tahun 2005,” ungkap Andra Soni.

“Jadi ada beberapa hal yang kami diskusikan, salah satunya kita bisa maksimal hasil dari tindak lanjut dari temuan BPK selama ini,” sambungnya.

Dalam memaksimalkan tindak lanjut tersebut, Andra Soni menuturkan pihaknya akan membagi dalam beberapa klaster, di antaranya temuan BPK pada Tahun Anggaran (TA) 2024.

“Temuan 2024 ini harus kita tindaklanjuti, saya telah instruksikan baik dalam rapat maupun dalam forum-forum tertentu kepada seluruh OPD untuk tindaklanjuti temuan tersebut. Tanpa harus menunggu 60 hari,” katanya.

Selanjutnya, kata Andra Soni, untuk tindak lanjut dari hasil temuan tahun-tahun sebelumnya. Pemprov Banten akan lebih maksimal melakukan tindak lanjut temuan tersebut.

“Tadi disampaikan bahwa hal-hal seperti itu ada mekanisme sendirinya nanti. Belum lagi peristiwa hukum yang sudah inkrah dan sebagainya. Insyaallah setelah ini, progres akan meningkat (persentase tindak lanjut;red),” imbuhnya.

Untuk tindak lanjut temuan BPK pada TA 2024, Pemprov Banten telah menindaklanjuti sampai dengan saat ini sekitar 85,35 persen dan masih berproses penyelesaian tindak lanjut dari temuan BPK tersebut

“Alhamdulillah sudah 85,35 persen, saya juga telah menginstruksikan kepada OPD terkait untuk segera menindaklanjuti temuan tersebut. Tanpa harus menunggu sampai 60 hari, dan mudah-mudah besok lusa sudah bisa naik lagi persentasenya sehingga harapan bisa selesai maksimal hingga 100 persen” jelasnya.

Kepala BPK Perwakilan Provinsi Banten, Firman Nurcahyadi menyampaikan persentase Provinsi Banten dalam menindaklanjuti dari hasil temuan BPK selama ini (sejak Provinsi Banten berdiri;red), dan untuk tahun 2025 sampai dengam saat ini telah mencapai 85 persen.

Dan, diharapkan hal itu dapat terus meningkat hingga diatas 90 persen.

“Tadi kita membahas masalah tindak lanjut, karena memang ada temuan yang lama-lama yang sudah lebih 10 tahun. Saya berharap dengan berkomunikasi ini, Gubernur dapat berkonsentrasi kepada tindak lanjut yang lama,” ujarnya.

Selanjutnya, Firman menuturkan temuan puluhanan tahun lalu yang belum ditindaklanjuti itu diantaranya, karena organisasi perangkat daerah (OPD) sudah tidak ada atau mengalami perubahan nomenklatur.

Kemudian untuk temuan yang pengembalian uang pihak terkaitnya sudah tidak ada atau meninggal dunia.

“Itu kan karena temuan sudah lama. Ini lagi kita proses. Saya bersama Pak Gubernur ini intinya membahas tindak lanjut. Dan, alhamdulillah Pak Gubernur komitmen dalam artian supaya lebih 90 persen (persentase tindak lanjut;-red),” katanya.

Selain itu, BPK Perwakilan Provinsi Banten akan mengawal program dan kegiatan yang akan dilakukan oleh Pemprov Banten.

Di antaranya terkait sekolah gratis dan pembangunan jalan desa sejahtera.

“Kalau itu pasti sambil berjalan dengan dilakukan pemeriksaan, pasti dilakukan,” pungkasnya.(Red)

Sachrudin Tutup Kapolres Cup: Olahraga Perekat Sosial dan Kebersamaan

PelitaTangerang.com, Kota Tangerang – Turnamen Futsal Kapolres Cup 2025 resmi ditutup oleh Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, pada Senin (03/06/2025) di GOR Nambo Jaya, Karawaci. Kegiatan yang digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-79 Bhayangkara ini, dinilai sebagai salah satu cara efektif untuk menyatukan elemen masyarakat lewat semangat sportivitas.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menyampaikan, olahraga merupakan jembatan sosial yang kuat untuk mempererat hubungan antarkelompok di masyarakat.

“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tapi momentum memperkuat silaturahmi dan kolaborasi antarwarga Kota Tangerang. Semangat sportivitas seperti ini harus terus dijaga dan berkelanjutan,” ungkap Sachrudin.

Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran Polres Metro Tangerang Kota atas konsistensinya menghadirkan kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas.

“Pemerintah Kota Tangerang mendukung penuh kegiatan yang mempererat persatuan. Kami juga terus berupaya memperluas akses dan fasilitas olahraga agar masyarakat bisa menyalurkan energi positif melalui kegiatan seperti ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Zain Nugroho, dalam kesempatan yang sama, menegaskan, turnamen ini dirancang bukan hanya sebagai hiburan, melainkan untuk memperkuat solidaritas sosial dan menciptakan suasana kamtibmas yang kondusif.

“Olahraga menjadi medium penting membangun rasa kebersamaan dan menjaga keharmonisan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Adapun turnamen yang berlangsung sejak 26 Mei ini, diikuti oleh 32 tim dari beragam unsur masyarakat, mulai dari organisasi wartawan, ormas, LSM, hingga OKP. Pada partai final, Tim Banksasuci tampil gemilang dan mengalahkan Tim Gawat dengan skor meyakinkan 5-0, sekaligus menjadi juara Kapolres Cup 2025.(Red)

Bupati Tangerang Ajak Pemkab Bogor Bersinergi Bangun Jembatan Legok-Parung Panjang

PelitaTangerang.com, Tangerang – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid meninjau jembatan baja yang menghubungkan Desa Babat, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang dengan Desa Jagabita, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Senin (2/6/25).

Dalam kunjungannya, Bupati prihatinan atas kondisi jembatan yang telah berusia lebih dari 20 tahun tersebut. Meskipun secara fisik tidak mengalami kerusakan besar, namun dari aspek usia dan tingginya intensitas lalu lintas membuat kondisi jembatan perlu segera ditangani bersama.

“Sebenarnya jembatan ini belum patah, tetapi usianya sudah cukup tua, dibangun secara swadaya oleh masyarakat sekitar dua dekade lalu. Setiap hari, jembatan ini dilintasi sekitar 1.000 kendaraan roda dua dan pejalan kaki dari dua kabupaten, yaitu Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Bogor,” jelas Bupati Maesyal Rasyid.

Menurut dia, jembatan sepanjang 30 meter dengan lebar 2 meter tersebut menjadi penghubung vital antarwilayah dan antarwarga. Untuk itu, pihaknya segera berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam merancang dan merealisasikan pembangunan jembatan baru yang lebih aman dan memadai.

“Kami dari Pemkab Tangerang akan berkoordinasi dengan Pemkab Bogor agar pembangunan jembatan ini bisa dilakukan bersama. Targetnya, pembangunan bisa dimulai pada akhir 2025 melalui perubahan anggaran. Kami juga ingin jembatan ini nantinya bisa dilalui oleh kendaraan roda empat,” imbuhnya.

Selain itu, pihaknya melalui dinas terkait segera memasang rambu-rambu keselamatan sebagai langkah awal antisipasi kecelakaan, serta menyosialisasikan penggunaan jembatan dengan lebih hati-hati kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, mengatakan bahwa pihaknya akan menyusun Dokumen Perencanaan Teknik atau Detail Engineering Design (DED) untuk rencana pembangunan jembatan tersebut, serta mengatur pemasangan rambu-rambu kegawatdaruratan di sekitar lokasi.

“Jembatan ini memiliki panjang 30 meter dan lebar 2 meter. Kami akan segera membuat DED sebagai dasar pembangunan, dan dalam waktu dekat akan memasang rambu-rambu peringatan agar masyarakat lebih waspada saat melintas,” kata Iwan.

Menurut dia, pembangunan harus dipersiapkan sejak tahun 2025 ini, setelah lahannya Clear And Clean dan sudah ada kejelasan dari Pemkab Bogor, maka baru bisa dilaksanakan pembangunan secara menyeluruh. Mengingat vitalnya jembatan tersebut, tindakan cepat dari pemerintah daerah, diharapkan jembatan penghubung dua kabupaten ini dapat segera diperbaiki demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

“Kami imbau masyarakat untuk berhati-hati ketika melintas jembatan baja tersebut, karena dikhawatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.(Red)

Pastikan SPMB Berjalan Lancar, Pilar Cek Kesiapan Infrastruktur Digital di Diskominfo Tangsel

PelitaTangerang.com, Tangsel – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan memastikan kesiapan server hingga infrastruktur digital lainnya di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tangsel dalam menghadapi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025.

Dalam tinjauannya, Pilar menegaskan bahwa proses SPMB harus berjalan lancar dan memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat luas. Terutama terkait sistem secara online yang dapat memudahkan masyarakat.

“Jadi masyarakat bisa melakukan pra-SPMB di websitenya ppdb.tangerangselatankota.go.id, ini ada beberapa layanan terkait tutorial pendaftaran seperti apa, pelaksanaan dan informasinya semua orang tua bisa menginput di website ini,” ucapnya saat meninjau pada Selasa (03/06/2025)

Bahkan secara teknis, Pilar mengimbau kepada orang tua untuk menyiapkan administrasi kependudukan. Mulai dari Kartu Keluarga (KK) hingga rapor.

“Jadi semuanya mulai dari KK, rapor, dan sebagainya disiapkan nanti diupload di website ini,” katanya.

Selama pelaksanaan SPMB kata Pilar, berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, permasalahan server tidaklah terjadi berkat kesiapan dan kesigapan Diskominfo Tangsel.

“Alhamdulilah beberapa tahun terakhir tidak ada kendala. Mudah-mudahan server ini bisa berjalan dengan baik terus, sama-sama kita jaga, kita dukung proses SPMB online ini untuk masyarakat. Kasian masyarakat banyak sekali yang membutuhkan, kita dukung agar sistem ini berjalan baik,” ujarnya.

Pilar juga mengapresiasi keamanan data di Diskominfo Tangsel karena telah memiliki standar ISO 27.001 yang merupakan standar dalam menggambarkan sistem manajemen keamanan informasi dengan berbagai aspek, misalnya manajemen risiko, audit, tata kelola, keamanan siber dan sebagainya.

Sementara itu dijelaskan Kepala Diskominfo Tangsel, Tb. Asep Nurdin, bahwa SPMB yang diselenggarakan secara online di tahun 2025 diperluas ke jenjang Sekolah Dasar (SD).

Terdapat 7 SD yang menjadi piloting proses SPMB secara online.

“Kita sudah melakukan sosialisasi juga ke seluruh operator sekolah yang melaksanakan SPMB secara online. Lalu, website SPMB juga sudah versi 5 sebagai bentuk pengembangan yang terus menerus di setiap tahunnya demi memudahkan masyarakat,” tutupnya.(Red)

Pilar Tinjau Langsung Titik Banjir di Rawa Buntu Tangsel, Komitmen Prioritaskan Penanganan Sampai Tuntas

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus memprioritaskan penanganan banjir di sejumlah titik rawan.

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan meninjau langsung lokasi terdampak banjir khususnya di wilayah Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, pada Senin (02/06/2025).

Dalam tinjauannya, Pilar menyebut titik RW 02 Rawa Buntu merupakan salah satu lokasi dengan elevasi paling rendah, yang menjadi tempat pertemuan aliran air dari berbagai arah.

Setiap hujan deras, wilayah ini kerap dilanda genangan yang cukup tinggi, sehingga membutuhkan perencanaan penanganan yang kompleks.

“Ini titik paling rendah, semua aliran air dari titik-titik lebih tinggi berkumpul di sini. Tadi kami survei bersama dinas teknis terkait dan akan segera dilakukan perencanaan penanganan menyeluruh, baik melalui kolam retensi, drainase baru, atau pelebaran saluran,” ujar Pilar.

Pilar mengungkapkan, jumlah titik banjir ekstrem di Tangsel saat ini sudah menurun signifikan menjadi sekitar 17 titik, padahal di awal masa ia menjabat ada lebih dari 50 titik banjir ekstrem yang tersebar di kota ini.

Hal ini menunjukkan bahwa berbagai tindakan dan program khusus yang dilakukan untuk menangani permasalahan banjir selama ini telah membuahkan hasil yang bagus untuk masyarakat.

“Sudah banyak (area rawan banjir) yang terselesaikan. Salah satunya di Pondok Maharta dan Kampung Bulak. Dulu banjir parah sampai se-leher, sekarang Kami bangun 9 tandon air, long storage, perbaikan saluran drainase, dan akan terus kita upayakan solusi penanganan lainnya untuk mengatasi sisanya,” jelasnya.

Sementara itu, untuk lokasi Puskesmas Rawa Buntu yang ditinjau hari ini, Pilar mengatakan bahwa bangunan berada di titik yang lebih rendah dari jalan, sehingga air mudah masuk ke area layanan kesehatan tersebut.

“Kami akan cari solusi teknis, agar air tidak lagi menggenangi area puskesmas. Relokasi tentu butuh lahan besar, jadi kami fokus dulu pada solusi teknis yang efektif,” katanya.

Terkait target pengerjaan, Pilar menyebut perencanaan teknis akan segera dilakukan oleh konsultan agar diketahui kebutuhan anggarannya.

Jika anggaran tidak memungkinkan di APBD Perubahan 2025, maka pembangunan permanen ditargetkan masuk pada APBD 2026.

Koordinasi lintas wilayah terus dilakukan oleh Pemkot Tangsel, termasuk dengan Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kota Tangerang, dan Kementerian PUPR, untuk menyelesaikan permasalahan banjir lintas wilayah.

“Kita harus pastikan aliran air tidak terhambat atau menyempit di wilayah lain, karena ini akan berdampak ke Tangsel juga. Sungai harus mengalir dengan lancar tanpa hambatan,” tandas Pilar.

Namun, Pilar juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga lingkungan, termasuk tidak membuang sampah ke sungai dan tidak membangun di sempadan sungai.

“Banjir ini bukan hanya soal pembangunan. Masyarakat juga harus sadar, jangan buang sampah ke sungai, jangan bangun di bahu sungai. Kalau tidak, akan berdampak ke tetangganya,” ujarnya.(Red)

Pilar Saga Ichsan Tegaskan Tidak Ada Lagi Titip-Menitip dalam SPMB 2025, PKSS Apresiasi Langkah Tegas Pemerintah.

Oplus_16777216

PelitaTangerang.com, Tangsel — Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas dan transparansi pelaksanaan Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (SPMB) Tahun 2025. Hal ini disampaikan dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta penandatanganan Pakta Integritas terkait SPMB, yang digelar belum lama ini.

Dalam pernyataannya, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa tidak akan ada lagi praktik titip-menitip siswa di sekolah negeri.

Ia menekankan pentingnya penguncian jumlah rombongan belajar (rombel) demi menjaga kualitas proses belajar-mengajar di ruang kelas.
“Dinas Pendidikan harus benar-benar mengunci jumlah rombel agar tidak terjadi over capacity dalam satu kelas. Jangan ada lagi upaya memaksakan jumlah siswa melebihi kapasitas. Jika kelas penuh, belajar menjadi tidak efektif,” tegas Pilar.

Pernyataan tersebut mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak, termasuk dari kalangan sekolah swasta. Ketua Perkumpulan Kepala Sekolah Swasta (PKSS), Eko Pranoto P, mengungkapkan terima kasih atas ketegasan Pemkot Tangsel dalam pelaksanaan SPMB tahun ini.
“Ini yang kami tunggu-tunggu dari tahun ke tahun. Kami sangat mengapresiasi ketegasan Wakil Wali Kota bahwa tidak akan ada lagi titip-menitip dan pemaksaan masuk ke sekolah negeri.

Ini langkah yang progresif dan wajib didukung serta dikawal,” ujar Eko.

PKSS juga menyambut baik kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel yang membuka secara transparan kuota rombel dan siswa, dengan batas maksimal 42 siswa per rombel. Kebijakan ini dinilai sebagai sebuah perubahan besar yang mendukung pemerataan pendidikan dan menjaga kualitas pengajaran.
“Kalau jumlah siswa dalam satu kelas berlebih, tentunya belajar tidak efektif dan maksimal dampaknya tujuan mencetak SDM unggul pun tidak akan tercapai.

SPMB tahun harus ada perubahan dan menjadi lebih baik serta transparan dan tegas, ini sangat kami apresiasi,” tambah Eko.

Lebih lanjut, PKSS berharap agar seluruh pihak yang terlibat dapat menjalankan nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani dapat berkomitmen secara sungguh-sungguh dan konsisten akan mengikuti regulasi yang telah dibuat dalam hal ini tentunya sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang telah dikeluarkan oleh Dikdikbud Tangerang Selatan
“SPMB adalah pintu awal menuju SDM unggul dan jujur. Percuma unggul kalau masuk lewat pintu belakang.

Kami dari PKSS akan mengawal kebijakan ini dengan maksimal,” tutupnya.(EPP)

Pemilihan Ketua DPC KKSS Serpong Serut – Mewujudkan Kepemimpinan yang Berintegritas dan Kolaboratif

PelitaTangerang.com, Tangsel – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Serpong Serut sukses menggelar pemilihan ketua baru pada tanggal 1 Juni 2025. Acara ini dihadiri oleh Ketua KKSS Provinsi Banten, Ketua DPD Tangerang Selatan, serta para pembina dan dewan penyantun KKSS.(1/06/25)

Proses pemilihan berjalan dengan demokratis dan transparan, melibatkan seluruh anggota KKSS Serpong Serut dalam menentukan pemimpin yang akan membawa organisasi ke arah yang lebih baik.

Hasilnya, Daeng Alkaf terpilih sebagai Ketua DPC KKSS Serpong Serut periode 2025–2030. Secara Aklamasi, Dengan pengalaman dan visi yang jelas, Daeng Alkaf yang sudah tinggal di Serpong sejak tahun 1990 ini, diharapkan dapat memperkuat peran KKSS di wilayah Serpong Serut serta mengembangkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Daeng Alkaf sebagai Ketua terpilih menyampaikan terima kasih kepada para pimpinan KKSS di wilayah Banten, serta menekankan pentingnya partisipasi aktif dari setiap anggota dalam proses berorganisasi di KKSS. Ia juga mengapresiasi antusiasme dan semangat kekeluargaan yang ditunjukkan oleh seluruh peserta.

Acara yang dilaksanakan di resto Telaga Seafood Tangerang Selatan ini, ditutup dengan momen nostalgia melalui lagu-lagu daerah yang menghangatkan suasana, diiringi live musik, yang turut menambah keakraban dan kebersamaan seluruh peserta.

Dengan kepemimpinan baru ini, DPC KKSS Serpong Serut optimis akan memberikan kontribusi positif dalam membangun persatuan, sosial budaya, dan kemajuan masyarakat Sulawesi Selatan di Tangerang Selatan.(EPP)

Farewell dan Quran Celebration SMP IT Bintang 2025 Gemilang dengan Ilmu, Terang dengan Al-Qur’an

PelitaTangerang.com, Tangsel – SMP IT Bintang, yang bernaung di bawah Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Bintang Cipta Madani, sukses menyelenggarakan acara Farewell dan Quran Celebration pada tanggal 1 Juni 2025 di Pranaya Hotel Tangerang Selatan. Acara yang mengusung tema “Gemilang dengan Ilmu, Terang dengan Al-Qur’an” ini menjadi momen penting bagi siswa, guru, dan seluruh keluarga besar SMP IT Bintang.

Acara ini dihadiri oleh para pengurus dan pembina yayasan, orang tua siswa, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan.

Dalam celebration ini, ditampilkan berbagai penampilan yang memukau dari para siswa, termasuk tari Saman yang energik serta beberapa pertunjukan lainnya yang sangat apik dan menawan. Para siswa yang lulus pun mendapatkan penghargaan khusus berupa kalungan Bintang serta selendang hafiz dan hafizah Quran sebagai simbol prestasi dan keberhasilan mereka.

Ricky Yuanda Bastian, selaku Ketua yayasan dalam kata sambutannya, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya di SMP IT Bintang serta kepada seluruh guru yang telah mendidik siswa dengan maksimal.

Lebih jauh, Ricky Yuanda Bastian mengulas masa lalu, menceritakan perjalanan panjang YPI Bintang Cipta Madani dalam mendirikan sekolah ini. Berawal dari hanya mengontrak bangunan rumah dan hingga kini memiliki gedung megah 4 lantai dan jumlah siswa yang mencapai 800 lebih. Semua pencapaian ini merupakan hasil kerja keras para pendiri, pengurus yayasan, dan dewan guru yang telah berkontribusi penuh untuk kemajuan lembaga.

Sementara itu, Kepala Sekolah, Lia Suslia, juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada yayasan atas dukungan penuh terhadap program sekolah, terutama untuk jenjang SMP yang baru berusia tiga tahun ini. Berkat dukungan tersebut, SMP IT Bintang telah berhasil meraih Akreditasi dengan nilai A.

Di akhir sambutannya dengan mata berkaca-kaca dan penuh haru, Lia Suslia mengucapkan selamat kepada para siswa kelas 9 yang lulus dengan predikat memuaskan. Lia Suslia pun berpesan agar para siswa tetap semangat menuntut ilmu di jenjang pendidikan selanjutnya dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup mereka.

Acara Farewell dan Quran Celebration ini tidak hanya menjadi ajang perpisahan, tetapi juga momen penguatan iman dan motivasi untuk terus gemilang dengan ilmu dan terang dengan Al-Qur’an.(Epp)

Berita Terbaru