Minggu, 19 April 2026
Beranda blog Halaman 15

Warga KKSS Meriahkan Car Free Day BSD City dengan Silaturahmi, Kuliner, dan Semangat Kebersamaan

PelitaTangerang.com, Tangsel – Minggu pagi di kawasan Car Free Day (CFD) BSD City terasa berbeda. Sejak pukul enam pagi, ruas jalan yang biasanya dipenuhi kendaraan berubah menjadi lautan manusia. Warga Tangerang Selatan tampak antusias mengikuti berbagai aktivitas — mulai dari berolahraga, mencicipi kuliner, hingga sekadar menikmati udara segar tanpa polusi.(02/11/2025)

Di tengah keceriaan itu, Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Tangerang Selatan) tampil mencuri perhatian dengan menggelar silaturahmi akbar antar anggota. Acara ini dihadiri oleh seluruh Badan Pengurus Cabang (BPC) dari tujuh kecamatan serta jajaran Badan Pengurus Daerah (BPD) KKSS Tangsel, menjadikan CFD kali ini penuh nuansa kekeluargaan khas Bugis-Makassar.

Menurut Daeng Alkaf, Ketua BPC KKSS Serpong, kegiatan ini merupakan agenda rutin komunitasnya. “Setiap CFD, kami berusaha hadir dengan semangat positif. Tapi kali ini terasa lebih istimewa karena seluruh pengurus BPC yang ada di Tangsel ikut meramaikan. Ini bentuk dukungan yang luar biasa untuk kami di BPC Serpong,” ujarnya dengan semangat, serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga KKSS.

Suasana sangat meriah terlihat di stand kuliner khas Sulawesi — dari barongko, putu cangkiri, jalangkote, sampai pisang epe — yang disajikan langsung oleh anggota KKSS. Stand-stand UMKM binaan KKSS Serpong juga ramai diserbu pengunjung yang penasaran ingin mencicipi cita rasa khas nusantara dari wilayah timur tersebut.

“Selain mempererat silaturahmi, kami ingin CFD ini jadi wadah memperkenalkan budaya dan kuliner Sulawesi kepada masyarakat Tangsel. Sekaligus mendukung anggota kami yang berwirausaha ,” tambah Daeng Alkaf.

Tak hanya berjualan, para pengurus juga memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan rapat singkat membahas kemajuan organisasi dan rencana pelantikan pengurus KKSS se-Tangerang Selatan.

Kegiatan Car Free Day sendiri telah menjadi ruang publik yang digemari warga Tangsel. Selain mendorong gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, CFD juga menjadi tempat interaksi sosial lintas komunitas, memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat perkotaan.

Antusiasme warga terlihat jelas — banyak yang berhenti sejenak untuk menikmati sajian khas Sulawesi, berfoto bersama, hingga berbincang santai dengan para anggota KKSS.

Suasana hangat itu menegaskan bahwa CFD bukan hanya soal menutup jalan dari kendaraan, tapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk saling mengenal, berbagi, dan membangun harmoni kota.

Dengan semangat itu, partisipasi KKSS di CFD BSD City hari ini menjadi contoh nyata bagaimana komunitas daerah bisa berkontribusi positif dalam memperkuat tali silaturahmi dan semangat kebersamaan di Kota Tangerang Selatan.(Epepe)

Lantik Pengurus Karang Taruna Tangsel 2025-2030, Benyamin Ajak Pemuda Jadi Motor Pembangunan

PelitaTangerang.com, Tangsel – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menyerukan agar generasi muda menjadi motor penggerak pembangunan daerah di berbagai sektor, terutama lingkungan hidup, sosial dan pendidikan.

Hal itu disampaikan Benyamin usai melantik dan mengukuhkan Keengurusan Karang Taruna Kota Tangsel masa bakti 2025-2030 di Ruang Blandongan, Puspemkot Tangsel pada Rabu (29/10/2025).

“Atas nama Pemerintah Kota Tangerang Selatan dan seluruh masyarakat, saya ucapkan selamat kepada ketua dan jajaran Karang Taruna Tangsel yang baru dilantik. Saya berharap kolaborasi antara generasi senior dan junior dapat memperkuat sinergi dalam mendukung pelaksanaan berbagai program pemerintah kota,” ujar Benyamin.

Benyamin menekankan, peran pemuda harus diwujudkan dalam aksi nyata di lapangan, bukan hanya dalam kegiatan seremonial.

Ia mengajak seluruh pemuda untuk berperan aktif dalam penanganan isu-isu lingkungan hidup, seperti pengelolaan sampah, penghijauan, serta pencegahan banjir di wilayah Tangsel.

“Saya yakin dengan modernisasi saat ini, kiprah-kiprah kepemudaan di Tangerang Selatan bisa lebih banyak lagi. Kalau kita bekerja sama, penyelesaian persoalan lingkungan bisa lebih cepat,” kata dia.

Lebih lanjut, Benyamin juga mengapresiasi langkah Pilar yang berkomitmen untuk menjadikan Karang Taruna sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong partisipasi pemuda membangun kota.

Langkah utama yang dilakukan yakni dengan menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Pemuda pertama di Tangsel pada tahun 2026 mendatang.

Benyamin menilai, forum tersebut penting sebagai ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan aspirasi dan ide kreatif dalam arah kebijakan pembangunan daerah.

“Saya sangat mendukung rencana Musrenbang Pemuda yang digagas Bung Pilar. Ini menjadi ruang bagi para pemuda untuk menyampaikan aspirasi dan ide-ide kreatifnya sebagai masukan dalam penyusunan program pembangunan kota,” jelasnya.

Dengan komposisi penduduk Tangsel yang 72 persen berada di usia produktif, peran pemuda menjadi sangat strategis. Benyamin menyebut, sumber daya manusia yang unggul menjadi kekuatan utama pembangunan kota.

“Tangerang Selatan memang tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah, tetapi kita memiliki sumber daya manusia yang luar biasa, yakni para pemuda. Seperti kata Bung Karno, berikan aku satu pemuda, niscaya akan kuubah dunia,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Benyamin mengajak seluruh jajaran Karang Taruna, organisasi kepemudaan, dan perangkat daerah di lingkungan Pemkot Tangsel untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun kota.(Red)

Program Bedah Rumah Tangsel Makin Gencar, Pilar: Lingkungan Sehat Dimulai dari Rumah

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) akan menuntaskan perbaikan 388 rumah tidak layak huni melalui program Bedah Rumah sepanjang tahun 2025.

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, kegiatan ini merupakan komitmen pemerintah kota untuk memastikan warga memiliki tempat tinggal yang layak dan sehat dan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat berpenghasilan rendah.

“Jadi total 388 unit rumah yang akan dibangun semua. Alhamdulillah, saya menanyakan langsung testimoni kepada para penerima manfaat, mereka sangat senang sekali,” ujar Pilar saat meninjau tiga lokasi bedah rumah di Kelurahan Serua Indah, Sawah, dan Ciputat pada Selasa (28/10/2025).

Dari total tersebut, 369 rumah telah selesai dibangun melalui APBD murni 2025, sementara 19 rumah lainnya akan dirampungkan pada anggaran perubahan hingga akhir tahun.

Pilar memastikan program bedah rumah akan terus dilanjutkan karena manfaatnya langsung dirasakan warga. Bahkan, Pemkot Tangsel terus membuka peluang penambahan jumlah penerima manfaat jika alokasi anggaran mencukupi.

“Ini menjadi prioritas untuk Pak Wali Kota (Benyamin Davnie) dan saya. Jadi efisiensi tidak dilakukan untuk infrastruktur khususnya untuk bedah rumah, karena ini benar-benar kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Setiap penerima bantuan merupakan warga berpenghasilan rendah yang telah diverifikasi.

Ia juga mengingatkan warga untuk menjaga dan merawat rumah yang sudah dibangun agar manfaatnya bisa bertahan lama.

“Ini salah satu upaya dalam penanganan kawasan kampung umum, atau kampung-kota yang ada di Tangerang Selatan. Jadi ekosistemnya seperti itu ya, saluran air yang kita bangun, aspalnya kita bangun, rumahnya kita bangun, seperti itu. Mudah-mudahan bisa terus ditingkatkan, ada sekitar seribu rumah lagi,” kata dia.

Program Bedah Rumah menjadi bagian dari penataan kawasan padat penduduk atau kampung kota di Tangsel. Pilar menyebut, lingkungan sehat harus dimulai dari rumah yang sehat.

Salah satu rumah yang dikunjungi Pilar sebelumnya benar-benar tidak punya tembok, jadi bangunannya hanya ada atapnya saja dan ditempelkan ke tembok tetangga.

“Kalau hujan deras, ya sampai banjir katanya. Jadi ini dengan adanya pembangunan rumah layak huni ini, alhamdulillah senang sekali, jadi sudah tidak ada banjir lagi, tidak khawatir lagi, rumahnya sehat, ada kamarnya, tadinya tidak ada kamarnya, seperti itu. Mudah-mudahan bermanfaat, penerima manfaat juga semakin sehat lagi,” kata dia.

Sejak pertama kali dijalankan pada masa Wali Kota Airin Rachmi Diany dan dilanjutkan pada periode kepemimpinan Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan, program ini telah memperbaiki lebih dari 2.880 rumah di seluruh wilayah Tangsel.(Red)

Pemkot Tangsel Gairahkan UMKM Lewat Bantuan Modal dan Sertifikasi Halal Gratis

PelitaTangerang.com, Tangsel  – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mendorong pelaku usaha mikro di wilayahnya untuk terus berkembang dan memanfaatkan berbagai peluang bantuan permodalan yang disediakan pemerintah dan lembaga mitra.

Hal tersebut disampaikan Benyamin saat menghadiri Serah Terima Bantuan Pemodalan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang digelar oleh Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Bank BTN Syariah, di Gedung Galeri Koperasi dan UKM, Lengkong Gudang, Serpong pada Selasa (28/10/2025).

“Nanti ada bantuan yang diberikan bagi 100 orang berupa bantuan modal, bantuan sifatnya buat pinjaman tolong dimanfaatkan dengan baik. Kalau hari ini usaha mikro, saya ingin pelaku usaha di Tangsel bisa naik kelas menjadi usaha menengah, bahkan besar,” ujar Benyamin.

Benyamin pun mengapresiasi para pelaku UMKM yang tetap bersemangat menjalankan usahanya di tengah kondisi ekonomi yang menantang.

Ia menegaskan, pemerintah daerah mulai dari pusat hingga daerah, memberikan perhatian serius terhadap pemberdayaan ekonomi mikro.

Untuk itu, kata dia, penerima bantuan diharapkan bisa mengelola keuangannya secara bijak dengan memisahkan modal usaha, keuntungan dan tabungan.

Pasalnya, kebiasaan menabung merupakan kunci keberlanjutan usaha kecil agar tidak bergantung pada pinjaman secara terus menerus dalam bisnis jangka panjangnya.

“Walaupun sedikit, usahakan tetap ada saving (tabungan). Keuntungan jangan dihabiskan, sisihkan untuk pengembangan usaha. Dari sini mental juara harus tumbuh,” kata dia.

Benyamin turut mengapresiasi program Baznas Mikrofinance Desa (BMD) yang memberikan pinjaman tanpa agunan kepada pelaku usaha mikro hingga Rp3 juta.

Ia menekankan pentingnya menjaga kepercayaan agar program serupa bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga.

“Yang dipertaruhkan dalam program ini adalah kepercayaan. Kalau dipercaya, Insyaallah bantuan ini akan terus bergulir,” tegasnya.

Selain permodalan, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan fasilitasi sertifikasi halal dan legalitas usaha bagi para pelaku UMKM.

Kolaborasi antara Pemkot Tangsel dan BTN Syariah diharapkan membantu pelaku usaha memperoleh sertifikat halal dan izin usaha sehingga produk mereka lebih kompetitif dan berpeluang masuk ke pasar digital.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tangsel, Bachtiar Priyambodo menjelaskan, bantuan modal ini mengimplementasikan program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), di mana program permodalan diberikan dengan asas anti-riba atau anti-rentenir, yang selalu dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Jadi inilah salah stau upaya kami untuk membantu stimulus permodalan kepada bapak-obi sekalian sebagai pengusaha mikro yang ada di Tangerang Selatan agar tuak terjebak oleh pinjol maupun rentenir,” jelasnya.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program tahun sebelumnya, di mana Pemkot Tangsel telah menyalurkan bantuan sarana usaha berupa gerobak untuk pelaku usaha mikro.(Red)

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, Pilar Sampaikan Pesan Semangat ke Generasi Muda Tangsel

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025 tingkat Kota Tangsel di Halaman Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, pada Selasa (28/10/2025).

Upacara dihadiri oleh berbagai kalangan. Mulai dari forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda), organisasi kepemudaan (OKP), organisasi masyarakat, perangkat daerah, camat, hingga lurah dari seluruh wilayah Tangsel.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan bertindak sebagai pembina upacara, menyampaikan pesan semangat bagi generasi muda Tangsel untuk terus menjaga nilai-nilai perjuangan dan nasionalisme di tengah tantangan zaman.

“Alhamdulillah, hari ini Pemkot Tangsel menyelenggarakan upacara sumpah pemuda yang dihadiri oleh berbagai kalangan. Hari ini bangsa Indonesia mengenang tonggak sejarah bangkitnya pemuda dalam menyongsong kemerdekaan bangsa,” ujarnya.

Pilar juga menyampaikan pesan dari Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang menekankan bahwa tantangan generasi muda di masa depan akan semakin kompleks. Tantangan tersebut bukan lagi perjuangan fisik, melainkan perjuangan dalam menghadapi kemajuan teknologi dan perkembangan ilmu pengetahuan.

“Tantangan pemuda di masa depan tentu semakin sulit. Bukan lagi soal berperang, tapi bagaimana menyeimbangkan teknologi dengan ilmu pengetahuan, dedikasi, dan semangat juang serta loyalitas kepada bangsa dan negara,” tuturnya.

Ia juga berpesan agar semangat sumpah pemuda ditanamkan oleh seluruh pemuda di Tangsel. Dimulai dari hal yang sederhana dari perubahan diri sendiri, membangun lingkungan, dan memberi manfaat bagi masyarakat.

“Apapun profesi dan latar belakang pendidikan yang dimiliki, pemuda harus memberikan dampak positif untuk masyarakat. Siapapun pemuda di Kota Tangerang Selatan harus berani mengambil langkah dan berkontribusi bagi kemajuan kota,” tambahnya.

Pilar mengapresiasi semangat para pemuda yang hadir dalam peringatan sumpah pemuda. Dirinya menilai bahwa kekuatan serta dedikasi mereka menjadi pendorong kemajuan daerah.

“Saya melihat para pemuda luar biasa menunjukkan dedikasi yang tinggi. Dengan kekuatan dan semangat pemuda, saya yakin organisasi pemerintahan di Tangerang Selatan dapat berjalan dengan cepat karena para pemuda mengetahui kebutuhan masyarakat,” ungkap Pilar.

Lebih lanjut, dirinya menekankan pentingnya pendidikan dan pembentukan karakter pemuda sebagai modal dasar pembangunan bangsa. Termasuk nilai religius sesuai dengan motto Kota Tangsel.

“Mulai dari pendidikan, pembentukan mental, attitude, perilaku, dan karakter yang kuat, hingga nilai-nilai religius perlu di persiapkan. Bukan hanya cerdas dalam teknologi, tapi juga memiliki karakter yang seimbang,” tegasnya.

Pemkot Tangsel berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan generasi muda melalui berbagai program kepemudaan, pendidikan, dan inovasi.

“Pemkot Tangsel akan terus mendukung 100 persen setiap upaya untuk kemajuan anak bangsa,” pungkasnya.(Red)

Temui Jalan Rusak di Kota Tangerang, Segera Lapor Tim Perjaka Gesit Siap Perbaiki Sehari Tuntas

PelitaTangerang.com, Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, termasuk dalam hal perbaikan infrastruktur jalan. Melalui program Perjaka Gesit (Perbaikan Jalan Kota Gerakan Sehari Tuntas), warga kini tak perlu khawatir lagi jika menemukan jalan rusak di lingkungan sekitar.

Kepala DPUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni mengungkapkan, cukup dengan melapor ke nomor 0811-1500-152 atau melalui aplikasi Tangerang LIVE, tim Perjaka Gesit akan segera turun ke lapangan untuk melakukan perbaikan.

Program ini menjadi wujud nyata respons cepat Pemkot Tangerang terhadap laporan masyarakat, khususnya terkait jalan lingkungan, jalan berlubang atau rusak ringan yang menjadi kewenangan pemerintah kota.

“Melalui Perjaka Gesit, kami ingin memastikan setiap laporan warga ditangani dengan cepat. Prinsipnya, laporan masuk, jalan langsung diperbaiki, sehari tuntas,” ungkap Taufik, Senin (27/10/25).

Program ini dijalankan secara kolaboratif oleh Dinas PUPR bersama perangkat kewilayahan. Setiap laporan yang diterima melalui kanal resmi akan diverifikasi, kemudian ditindaklanjuti oleh tim lapangan untuk segera melakukan perbaikan sesuai tingkat kerusakan jalan.

“Dalam hal ini, jalan yang diperbaiki melalui Perjaka Gesit ialah jalan lingkungan, jalan berlubang atau rusak ringan dan jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Tangerang,” jelas Taufik.

Selain mempercepat penanganan, program Perjaka Gesit juga bertujuan mendukung kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Dengan respons cepat dan sistem pelaporan yang mudah, Pemkot Tangerang berupaya mewujudkan jalan yang mulus, aman dan nyaman bagi seluruh warga.

“Kami harap masyarakat aktif melapor bila menemukan jalan rusak di lingkungannya. Partisipasi warga menjadi kunci agar infrastruktur kota selalu dalam kondisi baik dan aman digunakan,” tutupnya.(Red)

Benyamin Ingatkan Camat dan Lurah di Tangsel Soal Tertib Urus Pertanahan Warga

PelitaTangerang.com, Tangsel – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengingatkan para camat dan lurah agar lebih berhati-hati dalam mengurus administrasi pertanahan di wilayahnya.

Peringatan ini disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Camat dan Lurah Bidang Administrasi Pertanahan di Puspemkot Tangsel, Senin (27/10/2025).

“Alhamdulillah, tadi intinya dari Ibu Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tangsel persoalan pertanahan yang memang biasanya mereka lakukan, tapi mereka sering lupa aturannya seperti apa, begitu,” ujar Benyamin.

Dalam arahannya, Benyamin meminta jajaran kecamatan dan kelurahan untuk memperkuat pemahaman terhadap aturan pertanahan yang berlaku.

Langkah ini, kata dia, penting agar pelayanan kepada masyarakat berjalan sesuai prosedur dan menghindari kesalahan administratif.

Ia menambahkan, perangkat wilayah memiliki peran penting dalam memastikan setiap transaksi tanah atau pembuatan akta jual beli berjalan transparan dan akurat.

Lurah dan sekretaris kelurahan, misalnya, berperan sebagai saksi dalam proses administrasi pertanahan dan harus memastikan dokumen yang diajukan masyarakat benar adanya.

“Nah, ini banyak persyaratan yang harus diteliti oleh mereka, enggak bisa sembarangan,” ujarnya.

Selain membahas pertanahan, Wali Kota juga menyampaikan arahan terkait efisiensi dan keseimbangan anggaran daerah tahun 2025–2026.

Ia meminta seluruh jajaran memahami arah kebijakan keuangan daerah agar setiap program yang dijalankan selaras dengan kemampuan fiskal Pemkot Tangsel.

“Tadi saya sampaikan kepada mereka langkah-langkah yang kami ambil karena harus menyeimbangkan APBD, karena ini harus terus saya sosialisasikan kepada mereka, jangan sampai nanti mereka enggak tahu apa yang akan mereka lakukan di tahun 2026,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu pula, Benyamin menyoroti pemanfaatan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum) yang sudah diserahkan ke pemerintah.

Menurutnya, lahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kepentingan publik seperti area parkir, ruang terbuka, atau kegiatan sosial masyarakat, selama pemanfaatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Perlu prinsip kehati-hatian ya, lurah dan camat tersebut harus tahu tentang tugas, fungsi, dan kewenangannya dalam kaitannya dengan persoalan tanah,” kata dia.

Melalui kegiatan koordinasi ini, Pemkot Tangsel berharap sinergi antara pemerintah kota dan perangkat wilayah semakin kuat, terutama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada masyarakat.(Red)

Kadis Kominfo Tangsel Tb Asep Paparkan Empat Fungsi Utama Diskominfo dalam Mendorong Transformasi Digital Daerah

PelitaTangerang.com, Tangsel – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menegaskan komitmennya dalam menjalankan perannya sebagai pengelola komunikasi publik dan pendorong utama transformasi digital di Kota Tangsel.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Tangerang Selatan, Tb. Asep Nurdin, dalam kegiatan Semangat Safari Sholat Subuh (S4) yang berkolaborasi dengan Safari Sabtu Subuh (S3) Forum Majelis Musyawarah Bersama (FMMB), yang dilaksanakan pada Sabtu, (25/10), di Masjid Al-I’tishom, Puspemkot Tangsel.

Dalam sambutannya, Tb. Asep menjelaskan bahwa Diskominfo memiliki peran penting dalam memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, termasuk komunitas masjid.

Melalui kegiatan seperti Safari Subuh ini, Diskominfo berupaya membangun kedekatan, menampung aspirasi, serta menyebarluaskan informasi pembangunan kepada masyarakat secara langsung di ruang-ruang publik.

Ia menuturkan bahwa perubahan teknologi saat ini berkembang sangat pesat. Oleh karenanya, pemerintah daerah dituntut untuk beradaptasi dan memastikan pelayanan publik dapat diakses dengan mudah melalui pemanfaatan teknologi informasi.

lebih lanjut, keberadaan Diskominfo menjadi sangat penting karena memiliki empat fungsi utama, yaitu pengelolaan komunikasi publik, pengembangan teknologi informasi dan komunikasi, fasilitasi infrastruktur digital, serta penguatan keamanan informasi.

“Dinas Komunikasi dan Informatika mendapatkan amanah langsung dari Bapak Wali Kota untuk mengelola dan memfasilitasi apa yang dibutuhkan masyarakat, khususnya dalam bidang komunikasi. Di era digital seperti sekarang ini, teknologi bukan hanya sebagai alat komunikasi saja, tetapi juga sarana untuk mencari ilmu,” ujarnya.

Melalui empat fungsi tersebut, Diskominfo Tangsel berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola komunikasi publik, memperluas akses teknologi informasi, serta memastikan keamanan data dan informasi di lingkungan pemerintah.

Dengan demikian, Tangsel diharapkan dapat tumbuh sebagai kota yang unggul, terkoneksi, dan berdaya saing di tengah kemajuan era digital.(Red)

Pilar Ajak Warga Hidupkan Lagi Semangat Gotong Royong dengan Jumat Bersih

PelitaTangerang.com, Tangsel – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan semangat gotong royong menjaga kebersihan lingkungan melalui kegiatan Jumat Bersih.

Gerakan ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia atas inisiatif Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), termasuk di wilayah Jakarta, Banten dan Jawa Barat.

“Ini merupakan perhatian khusus dari KLHK untuk menggerakkan semangat terhadap kepedulian lingkungan yang dilakukan oleh masyarakat,” ujar Pilar saat melakukan kegiatan Jumat Bersih di Kecamatan Pamulang pada Jumat (24/10/2025).

Pilar menegaskan pentingnya peran RT dan RW dalam menumbuhkan kesadaran warga terhadap kebersihan lingkungan. Ia mendorong agar kegiatan bersih-bersih dilakukan secara rutin di tingkat lingkungan warga.

“Nah ini juga yang kita dorong, tindak lanjut bersama DLH supaya peran RW, RT dapat kembali menggerakkan masyarakatnya untuk melakukan kerja bakti, ya satu minggu sekali, mau di hari Minggu boleh, mau di hari Jumat boleh, silahkan,” jelasnya.

Menurut Pilar, gerakan Jumat Bersih menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

Selain menggalakkan gerakan kebersihan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga tengah menyiapkan Peraturan Wali Kota (Perwal) yang akan menetapkan Ketua RW sebagai ketua bank sampah di setiap lingkungan.

“Perwalnya sedang disusun berkait peran ketua RW menjadi ketua bank sampah,” kata Pilar.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat, sekaligus mendukung gerakan ekonomi sirkular melalui pemilahan dan pemanfaatan sampah.(Red)

Tinjau Program Pembangunan Permukiman di Lebak, Gubernur Andra Soni Ingin Infrastruktur Tingkatkan Kesejahteraan

PelitaTangerang.com, Lebak – Gubernur Banten Andra Soni meninjau langsung sejumlah proyek pembangunan rumah dan kawasan permukiman di Kabupaten Lebak.

Kunjungan tersebut adalah komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam mewujudkan tempat tinggal yang layak, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Peninjauan dilakukan bersama jajaran Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Banten yang saat ini tengah melaksanakan berbagai program peningkatan kualitas rumah dan kawasan permukiman di wilayah selatan Banten.

Andra Soni mengatakan bahwa pembangunan kawasan permukiman tidak hanya memperindah lingkungan. Pembangunan bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.

“Kami Pemprov Banten bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lebak, DPRD, kepala desa, dan bupati. Penataan kawasan kumuh ini penting karena menyangkut kondisi rumah, jalan, dan sanitasi. Sanitasi itu bagian dari kesehatan. Kalau rumahnya bersih, ada air bersih, ada WC, masyarakat jadi sehat,” ujar kata Andra Soni, Rabu (22/10/2025).

Andra Soni berharap pembangunan infrastruktur permukiman di Lebak dapat benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga mengingatkan warga agar menjaga fasilitas yang telah dibangun dengan penuh tanggung jawab.

Rumah dibangun dengan teknologi RUSPIN tipe 36 yang tahan gempa, cepat konstruksinya, memiliki dua kamar tidur, dapur, kamar mandi, serta sistem modular untuk rumah tumbuh.

Di desa ini juga dibangun satu unit MCK komunal, saluran drainase lingkungan sepanjang 2.600 meter, jalan lingkungan sepanjang 4.200 meter dengan lebar 3–4 meter, serta 30 titik penerangan jalan umum atau PJU.

Pada titik keempat, gubernur meninjau pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga Kampung Cihuni, Desa Curugpanjang, Kecamatan Cikulur yang terdampak bencana pergerakan tanah pada Februari 2022 silam.

Sebanyak 56 unit rumah huntap dibangun oleh Pemprov Banten sementara penyediaan lahannya dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lebak.

Bangunan juga menggunakan struktur Rumah InstanSederhana Sehat (RISHA) yang kuat, aman, dan tahan gempa.

Di Kecamatan Cikulur, Kepala Desa Curugpanjang Yadi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada gubernur dan jajaran Pemprov Banten atas kepedulian terhadap masyarakatnya.

Masyarakat mendoakan gubernur mendapatkan keberkahan atas dedikasi membantu masyarakat melalui berbagai program.

“Kami bangga dan terharu karena 33 rumah warga kami telah direnovasi. Mudah-mudahan pengabdian dan kepemimpinan bapak gubernur menjadi berkah untuk Banten,” ujarnya.

Sementara salah satu warga penerima manfaat, Husdi juga mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas bantuan rumah yang diberikan pemerintah.

Ia menambahkan bahwa rumah baru yang dibangun Pemprov Banten sering digunakan untuk kegiatan keagamaan.

“Bangunannya bagus, tempat tinggalnya enak. Lengkap, ada kamar tidur, kamar mandi, listrik, air, semua ada. Jadi kita tinggal menempati rumahnya. Ini keuntungan besar bagi kami, dibangunkan rumah oleh pemerintah, alhamdulillah,” tutur Husdi.

Terakhir, Andra Soni lalu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program yang mendukung kesejahteraan dan kemajuan masyarakat.

Ia berterima kasih atas sambutan hangat masyarakat selama melakukan peninjauan.

“Harapan kita, jalan sudah dibangun, masyarakat sejahtera. Pemprov Banten juga memiliki program unggulan bernama Bang Andra, yaitu Bangun Jalan Desa Sejahtera. Jadi kalau jalan desanya sudah dibangun, doa kita desanya sejahtera. Ibu ke pasar, anak-anak ke sekolah, semuanya lebih mudah,” ujarnya.

Gubernur juga menyampaikan pesan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto agar seluruh program pembangunan di daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Ini ia sampaikan di hadapan masyarakat yang gubernur datangi.

“Presiden selalu berpesan, buatlah program-program yang bermanfaat dan bisa langsung dirasakan masyarakat. Ibu sudah merasakan jalannya, rumahnya ditata rapi, saluran airnya dijaga, jangan buang sampah di saluran. Nanti daerah sini akan tumbuh dan berkembang,” tambahnya.

Peninjauan lokasi pembangunan sendiri dilakukan oleh Andra Soni ke beberapa titik di Kabupaten Lebak mulai dari Kecamatan Cibadak sampai ke Cikulur.

Di sana, gubernur juga berdialog dengan masyarakat mengenai program Pemprov Banten demi kesejahteraan masyarakat.

Di titik pertama gubernur misalnya berkunjung ke Kampung Pasir Ipis, Desa Kaduagung Barat, Kecamatan Cibadak.

Di sana gubernur melihat progres pembangunan rumah milik pasangan suami istri Saniti dan Juned. Keduanya adalah lanjut usia penerima bantuan rumah layak huni dari Pemprov Banten.

Kemudian, gubernur meninjau pembangunan peningkatan kualitas prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) berupa jalan lingkungan di Kampung Lame Payung, Desa Muncangkopong, Kecamatan Cikulur.

Jalan dibangun menggunakan konstruksi paving block agar lebih kuat, rapi, dan ramah lingkungan.

Selanjutnya, gubernur meninjau program peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh di Desa Curugpanjang, Kecamatan Cikulur.

Program ini mencakup perbaikan 33 unit rumah tidak layak huni (RTLH) menjadi rumah layak huni bagi 133 jiwa.

“Rumah, jalan, drainase, penerangan, semua ini dibangun bukan pakai uang saya, tapi uang masyarakat Banten. Jadi mari kita jaga bersama. Semoga berkah, semoga masyarakatnya sehat, dan kehidupannya semakin baik,” pungkasnya.(**)

Berita Terbaru