Kamis, 25 Juni 2026
Beranda blog Halaman 15

Hadiri Musrenbang Cireundeu Ciptim, Pilar Tekankan Kolaborasi Pengelolaan Sampah di Tangsel

PelitaTangerang.com, Tangsel – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menekankan kolaborasi dan sinergi dalam pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.

Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Cireundeu, Ciputat Timur (Ciptim) pada Senin (19/01/2026).

“Penanganan sampah ini memang harus secara bersama. Karena selama kita hidup, kita terus menghasilkan sampah. Ini yang terus kita dorong secara bersama bagaimana pengolahan sampah sejak dari sumbernya,” kata Pilar.

Selain itu, Pilar menerangkan Pemkot Tangsel tengah membangun Material Recovery Facility (MRF) di TPA Cipeucang dan proses penyiapan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Namun, proses tersebut membutuhkan waktu. Sedangkan produksi sampah setiap hari terus berjalan. Oleh karenanya, jangka pendek dan menengah Pemkot Tangsel menjalin kerja sama dengan pihak ketiga dalam pengolahan sampah.

“Saat ini fokus kita bagaimana menyelesaikan persoalan sampah. Ini membutuhkan dukungan dari bapak, ibu semua. Jadi mohon terkait sampah ini kita serius dikurangi dari tingkat hulu,” ujarnya.

Dimulai dari langkah-langkah di rumah dengan pilah sampah. Untuk sampah organik bisa ditangani dengan lubang biopori atau menggunakan maggot. Sedangkan sampah anorganik bisa dibawa ke bank sampah.

“Kita juga maksimalkan untuk tidak menggunakan plastik, kita kurangi,” katanya.

Selanjutnya kata Pilar, Pemkot Tangsel dengan tegas untuk mewajibkan bahwa 1 Rukun Warga (RW) memiliki bank sampah.

“Karena kalau tidak bergerak bersama-sama ini susah. Tugas pak Camat dan Lurah pastikan itu, biopori sudah mulai masif dan bank sampah juga ada,” pungkasnya.

Sementara itu, Camat Ciputat Timur, Rastra Yudhatama, terkait musrenbang, usulan itu 60 persen infrastruktur dan 40 persen pemberdayaan masyarakat.

“Tapi kita menitikberatkan persoalan sampah ya. Bukan hanya soal membeli alat, tapi juga edukasi dan sosialisasi terus menerus dari tingkat RW sampai RT terkait pengolahan sampah,” jelasnya.

Termasuk program sejuta biopori yang sudah dicanangkan oleh Wali Kota Tangsel dalam penanganan sampah.

“Di Ciptim juga terus kita galakkan. Bahkan kalau bisa 1 rumah itu bioporinya ada 1 sampai dengan 3,” katanya.(Red)

BPBD Kabupaten Tangerang Salurkan Bantuan Logistik ke Wilayah Terdampak Banjir

PelitaTangerang.com, Tangerang –Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang kembali menyalurkan bantuan logistik ke sejumlah wilayah yang terdampak banjir akibat tingginya curah hujan yang melanda Kabupaten Tangerang dalam beberapa hari terakhir.

Pada Sabtu (17/01/2026), BPBD Kabupaten Tangerang secara serentak mendistribusikan bantuan logistik ke beberapa wilayah terdampak, di antaranya Desa Carenang dan Desa Kandawati Kecamatan Gunung Kaler, Desa Tanjung Pasir Kecamatan Teluknaga, Desa Patrasana Kecamatan Kresek, serta Desa Rawaboni Kecamatan Pakuhaji.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik, menyampaikan bahwa pendistribusian bantuan ini merupakan bentuk kehadiran dan kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

“BPBD Kabupaten Tangerang terus berupaya merespons cepat kondisi di lapangan. Bantuan logistik ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak banjir serta memenuhi kebutuhan dasar mereka selama masa tanggap darurat,” ujar Ahmad Taufik.

Adapun bantuan logistik yang disalurkan kali ini meliputi gula pasir 60 Kg, beras ukuran 3.5 Kg sebanyak 350 karung, mie instan 200 Dus, minyak goreng 200 litrr, air mineral 200 dus, sarden 280 kaleng, Teh 120 pack, 25 paket family kids serta 25 paket kids wear.

BPBD Kabupaten Tangerang juga terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan kecamatan dan desa setempat guna memastikan kondisi masyarakat tetap aman serta kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi dengan baik.(Red)

Buang Sampah Sembarangan, 48 Warga Tangerang Selatan Terjaring Operasi Gakkumdu

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperketat pengawasan terhadap pelaku pembuangan sampah sembarangan. Dalam operasi terbaru yang dilakukan tim gabungan, sebanyak 48 pelanggar terjaring oleh petugas Posko Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) di empat lokasi berbeda.

Penertiban ini dilakukan secara terpadu oleh personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan, Dinas Lingkungan Hidup, serta unsur kewilayahan. Para pelanggar tersebut diamankan saat petugas melaksanakan piket Shift 3 di titik-titik rawan pembuangan sampah liar.

Plt Kepala Satpol PP Kota Tangerang Selatan, Adam Dohiri, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang kompromi bagi siapa pun yang kedapatan mengotori kota. Menurutnya, tindakan membuang sampah sembarangan saat ini bukan lagi dianggap sebagai pelanggaran kecil, melainkan tindakan yang merugikan masyarakat luas dan memperparah kondisi darurat sampah di wilayah Tangsel.

Adam menjelaskan bahwa seluruh pelanggar yang terjaring langsung diberikan tindakan di lokasi dengan pendekatan yang tegas namun tetap edukatif.

“Para pelanggar diwajibkan menjalani pendataan, membuat surat pernyataan, serta menerima teguran langsung dari petugas. Selain itu, mereka juga dikenakan sanksi kerja sosial berupa kewajiban membersihkan area di sekitar lokasi pelanggaran,” jelas Adam pada Sabtu (17/01/2026).

Sebagai bentuk efek jera, para pelanggar juga dipaksa untuk mengambil kembali sampah yang telah mereka buang. Mereka diminta untuk memilah sampah tersebut dan membawanya pulang kembali agar tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari.

“Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya edukasi langsung kepada warga mengenai tanggung jawab terhadap limbah domestik masing-masing,” ujarnya.

Adam memastikan bahwa pengawasan akan terus diperketat dan Posko Gakkumdu akan beroperasi secara konsisten selama masa penanganan darurat sampah masih berlangsung. Ia mengimbau agar masyarakat patuh terhadap aturan yang berlaku dan tidak mencoba untuk menguji ketegasan petugas di lapangan demi menjaga kebersihan kota yang menjadi tanggung jawab bersama.(Red)

Bupati Tangerang Kunjungi Rumah Roboh Warga Akibat Hujan dan Angin di Kresek

PelitaTangerang.com, Tangerang—Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengunjungi rumah Ibu Sati (63), seorang janda warga Desa Talok, Kecamatan Kresek, yang roboh akibat hujan deras disertai angin kencang, beberapa hari yang lalu. Rabu, (14/1/26).

Pada kunjungannya tersebut, Bupati Maesyal Rasyid yang didampingi anggota DPRD, Camat Kresek, Kades beserta perangkat Desa Talok meninjau langsung kondisi rumah Ibu Sati  dan memberikan bantuan pembangunan ulang rumah yang mengalami kerusakan parah akibat hujan yang terus-menerus dan terpaan angin.

Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa rumah Ibu Sati yang roboh perlu segera diperbaiki secara gotong royong seluruh pihak agar dapat kembali layak huni.

“Ini rumah Bu Sati yang pada hari Senin terkena hujan dan angin hingga roboh. Alhamdulillah hari ini kami datang bersama dewan, Pak Camat, Pak Lurah, dan warga untuk bergotong royong agar rumah ini bisa segera dibangun kembali, sehingga ibu tidak kehujanan lagi dan nyaman ditinggali,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dia menekankan bahwa perbaikan rumah Bu Sati tidak hanya difokuskan pada bangunan fisik semata, tetapi juga perlunya panataan agar rumahnya bisa lebih sehat dan layak serta nyaman.

“Nanti rumahnya akan ditata supaya lebih sehat, ada ventilasi, kamar mandi, dan kamar tidur, sehingga bersih dan sehat. Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi Bu Sati, keluarganya, dan juga masyarakat sekitar,” tambahnya.

Pihaknya mengimbau seluruh jajaran kecamatan dan desa untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan yang berpotensi menimbulkan bencana. Ia juga meminta Camat, Kades, RW dan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah sembarangan serta mengaktifkan kembali kerja bakti pembersihan saluran air agar tetap berfungsi dengan baik.

“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir membantu warga yang terdampak bencana, khususnya di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini. Saya mohon kepada camat, kades, RT, RW dan warga tetap waspada dan siap sedia. Aktifkan kembali kerja bakti membersihkan saluran air” tandasnya

Sementara itu, Ibu Sati menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Tangerang yang sudah membantu dan memberikan bantuan untuk membangun kembali rumah saya yang roboh,” ucapnya haru.(Red)

Dinkes Tangsel Imbau Masyarakat Waspadai Super Flu

PelitaTangerang.com, Tangsel – Masyarakat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap potensi penyebaran penyakit Influenza A (H3N2) subclade K atau disebut super flu.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel dr. Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, hingga saat ini tidak ditemukan kasus super flu di Kota Tangsel.

“Saat ini di Kota Tangsel kami belum menerima laporan terkait kasus tersebut,” kata Allin, Selasa (13/01/2026).

Allin menerangkan, upaya skrining sudah dilakukan sejak awal 2025 di Puskesmas Serpong 1 yang telah ditetapkan sebagai pelayanan kesehatan Influenza Like Illness (ILI) oleh Kementerian Kesehatan.

“Selalu dilakukan pemeriksaan terhadap kasus-kasus yang terduga dan mengirimkannya ke Lab Kemenkes dan hasil itu kami terima dari Kemenkes,” terangnya.

Soal gejala, Allin menyebut, gejala super flu hampir sama dengan gejala flu biasa mulai dari demam hingga sakit tenggorokkan.

“Kalau menurut WHO dan Kemenkes, bahwa gejalanya tak separah covid, terutama tidak menyebabkan kematian,” paparnya.

Meski belum ada kasus Super Flu, Pemkot Tangsel lakukan antisipasi agar tak terjad ledakan kasus super flu seperti wabah Covid-19.

Mulai dari penyiapan sarana prasarana pelayanan kesehatan hingga edukasi untuk pencegahan kasus influenza tipe A serta penerapan pola hidup bersih dan sehat.

“Selain pencegahan edukasi dan sosialisasi, fasilitas kesehatan juga dipersiapkan untuk mengantisipasi adanya ledakan kasus,” pungkasnya.(Red)

Tok,! Ama Dery; Kader Fokusmaker Nahkodai PK KNPI Jasinga

PelitaTangerang.com, Bogor Jasinga – Deli Hanapi atau yang akrab disapa Ama Dery resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, periode 2026–2029.

Ia ditetapkan secara aklamasi dalam Musyawarah Kecamatan (Muscam) KNPI Jasinga yang digelar, pada Rabu, 7 Januari 2026.

Muscam tersebut dihadiri Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor Wahyudi Ceniago, jajaran Steering Committee (SC), Organizing Committee (OC), senior KNPI, tokoh masyarakat, serta perwakilan 54 OKP yang memiliki hak pilih. Kegiatan berlangsung tertib, sukses, dan kondusif.

“Dalam keterangannya, Ama Dery menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan dukungan seluruh elemen kepemudaan dan tokoh masyarakat Jasinga. Ia mengajak pemuda dan OKP untuk bersatu membangun kemajuan wilayah secara solid dan kolaboratif bersama pemerintah desa dan kecamatan.”ujar pria yang akrab disapa Ama Dery

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor Wahyudi Ceniago menegaskan bahwa Muscam di Kecamatan Jasinga dan Rumpin berjalan lancar dengan calon tunggal yang terpilih secara mufakat.”ujarnya

Ia menekankan agar pelaksanaan Muscam di kecamatan lain tetap menjunjung aturan dan kondusivitas. Jika terjadi pelanggaran, DPD KNPI Kabupaten Bogor tidak segan mengambil langkah tegas sesuai mekanisme organisasi.

Wahyudi juga berpesan kepada ketua terpilih agar segera menyusun kepengurusan yang kreatif, inovatif, solid, dan siap bekerja untuk kemajuan pemuda di wilayah masing-masing.”tungkasnya.(Red)

Pemkot Tangsel Angkut Sampah Jalanan Secara Bertahap, Prioritaskan Titik Kritis

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus melakukan pengangkutan sampah secara bertahap di sejumlah ruas jalan dan titik-titik yang sempat mengalami penumpukan. Langkah ini merupakan bagian dari penanganan darurat untuk memulihkan kebersihan lingkungan dan kenyamanan masyarakat.

Mewakili Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan, Tubagus Asep Nurdin, menyampaikan bahwa Pemkot saat ini memprioritaskan pengangkutan sampah di lokasi-lokasi yang berdampak langsung terhadap aktivitas warga dan lalu lintas.

“Saat ini Pemkot Tangerang Selatan secara bertahap melakukan pengangkutan sampah yang sempat menumpuk di sejumlah ruas jalan. Kami fokus pada titik-titik krusial agar kondisi kota bisa kembali terkendali dan aktivitas masyarakat tidak terganggu,” ujarnya pada Sabtu (27/12/2025).

Menurutnya, proses pengangkutan dilakukan secara terkoordinasi dengan mempertimbangkan kapasitas armada dan kondisi operasional tempat pembuangan sementara. Pemkot memastikan langkah yang diambil tidak bersifat reaktif, tetapi melalui pemetaan agar penanganan berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Pengangkutan ini tidak dilakukan secara sporadis. Kami atur secara bertahap dan terukur, sekaligus dibarengi dengan pengendalian bau dan sanitasi, agar dampaknya terhadap kesehatan masyarakat bisa diminimalkan,” lanjutnya.

Pemkot Tangerang Selatan menyadari bahwa kondisi penumpukan sampah menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah terkait terus bekerja di lapangan untuk mengendalikan situasi, sembari menyiapkan langkah jangka menengah dan panjang dalam sistem pengelolaan sampah kota.

Pemerintah Kota juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif, terutama melalui pengurangan dan pemilahan sampah dari sumbernya, agar upaya penanganan yang dilakukan dapat berjalan lebih optimal.

Pengangkutan sampah akan terus dilakukan secara bertahap hingga kondisi kembali normal. Pemerintah Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk tetap hadir dan bekerja memastikan layanan kebersihan kota tetap berjalan di tengah masa transisi penanganan persampahan.(Red)

Ajak Warga Masyarakat Untuk Edukasi Menjaga Lingkungan

PelitaTangerang.com, Tangsel — Peringatan Hari Jadi Rempoa kembali digelar di Lapangan Sepak Bola sebagai agenda rutin tahunan yang tidak hanya sarat hiburan, tetapi juga membawa pesan kepedulian lingkungan dan kemanusiaan, Minggu (28/12/2025).

Rastra Yudhatama, selaku Camat Ciputat Timur menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengajak masyarakat Rempoa menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. Serta memberikan edukasi betapa pentingnya menjaga ketertiban lingkungan.

Ia menekankan peran aktif warga dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.

Sementara itu, Ketua Panitia Hari Jadi Rempoa, Mahrudin Suparman, yang mewakili Lurah Rempoa Hendra, mengatakan acara ini menjadi wadah silaturahmi warga sekaligus mendorong partisipasi pelaku UMKM lintas generasi.

“Selain mempererat kebersamaan, kegiatan ini juga bertujuan menggalang donasi untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujarnya.

Tak hanya itu, peringatan Hari Jadi Rempoa juga mengusung tema Bermartabat, Sinergi, dan Harmoni, dengan fokus pada isu persampahan.

Mahrudin mengungkapkan, saat ini Rempoa telah memiliki lima bank sampah aktif, namun ke depan diharapkan setiap RW dapat memiliki dan mengelola bank sampah sendiri.

“Kami ingin sampah rumah tangga, baik organik maupun non-organik, bisa dikelola secara mandiri. Apalagi persoalan sampah di Tangsel masih menjadi tantangan bersama,” jelasnya.

Program bersih-bersih lingkungan pun terus digalakkan, mulai dari pemotongan rumput hingga pembersihan jalan dan halaman rumah, sebagai upaya menciptakan wilayah yang bersih dan bebas dari jentik nyamuk. (Faisol)

Media Portal Group Gelar Refleksi akhir Tahun 2025 ke Suku Baduy

PelitaTangerang.com, Banten – Media Portal Group lakukan Kunjungan Budaya ke Suku Baduy Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten Jumat dan Sabtu 26-27 Desember 2025

M. Nurofik Pimpinan Umum Media Portal Group menyampaikan agenda kunjungan budaya ke suku baduy ini dalam rangka refleksi akhir tahun bersama dengan redaksi dan wartawan Portal Group.

“Kita lakukan refleksi akhir tahun 2025 kali ini dengan tema dan konsep yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya,” ucap Nurofik.

Lanjut Nurofik, dengan kunjungan ke suku Baduy, kita banyak dapat pengetahuan budaya suku pendalaman, dari adat istiadat tata cara kehidupan, sosial, kearifan lokal hingga kehidupan sehari-hari mereka.

“Kunjungan budaya atau telusur Budaya Baduy ini memberikan pengalaman dan ilmu baru untuk team redaksi Portal Group dan wartawan lainnya yang ikut dalam agenda refleksi akhir tahun ini,” jelas Nurofik.

Nurofik mengatakan, dengan agenda refleksi akhir tahun ini, menjadi evaluasi untuk team redaksi Portal Group di tahun 2025 dan rencana serta target di 2026 mendatang.

“Mudah-mudahan semua yang kita lakukan di tahun 2025 ini menjadikan kita lebih dewasa dan sebagai evaluasi bersama untuk menyambut tahun 2026 nanti lebih baik lagi,” katanya.

Nurofik berharap, di tahun 2026 pembangunan di Kabupaten Bogor semakin maju dan terarah, seirama dengan tagline Bogor Kota Udaya Wangsa atau Kota Kebangkitan Peradaban.

“Yang telah berlalu di 2025 menjadi evaluasi bersama dan menjadi catatan untuk kegiatan di 2026, sehingga pembangunan di Kabupaten Bogor semakin terarah dengan baik, seirama dengan tagline Bogor Kuta Udaya Wangsa atau Bogor menjadi Kota Kebangkitan Peradaban,” harapnya. (***)

Benyamin Resmikan Gedung Ibadah GKI Serpong PK Nusa Loka, Tegaskan Toleransi dan Kebersamaan di Tangsel

PelitaTangerang.com, Tangsel – Perayaan Natal 2025 di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Serpong Pos Kebaktian (PK) Nusa Loka berlangsung khidmat dan penuh kehangatan.

Kehadiran Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie dalam peresmian gedung ibadah tersebut menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah dalam merawat kerukunan, toleransi, dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.

Dalam sambutannya, Benyamin mengucapkan selamat Natal kepada seluruh jemaat serta menyampaikan harapan agar nilai-nilai damai dan kasih Natal terus menguatkan kehidupan sosial di Tangerang Selatan.

“Semoga Natal membawa keberkahan, kedamaian, dan kebahagiaan bagi kita semua, serta semakin mempererat persaudaraan di Kota Tangerang Selatan,” ujarnya, Kamis (25/12/2025).

Benyamin menilai kehadiran GKI Nusa Loka memiliki arti penting sebagai bagian dari ruang-ruang ibadah yang hidup berdampingan secara harmonis.

Ia menyoroti kawasan Nusa Loka sebagai contoh nyata toleransi, di mana gereja berdiri berdekatan dengan Pura Parahyangan Jagadguru dan tidak jauh dari Masjid Baitul Isma.

“Kehidupan beragama yang rukun di Nusa Loka menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila benar-benar kita jalankan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Benyamin.

Selain itu, Benyamin mendorong agar gereja tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Ia mengajak jemaat GKI Serpong berperan aktif dalam berbagai isu bersama, termasuk kepedulian terhadap lingkungan dan pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga.

Pada kesempatan yang sama, Benyamin juga mengajak masyarakat untuk menumbuhkan solidaritas terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana di Sumatera.

Melalui penggalangan dana yang difasilitasi Baznas Kota Tangerang Selatan, telah terkumpul donasi ratusan juta rupiah sebagai wujud empati dan kebersamaan warga Tangsel.

Peresmian Gedung Ibadah GKI Serpong Nusa Loka ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan tumpeng, disaksikan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kementerian Agama, tokoh lintas agama, FKUB, FKDM, serta jemaat.

Mengakhiri sambutannya, Benyamin berharap GKI Serpong Nusa Loka menjadi ruang yang membawa manfaat luas, tidak hanya bagi jemaat, tetapi juga bagi masyarakat sekitar melalui kegiatan sosial, budaya, dan ekonomi kreatif.

“Mari kita jaga keharmonisan Kota Tangerang Selatan dengan semangat saling menghormati, saling peduli, dan saling menguatkan,” tuturnya.(Red)

Berita Terbaru