Minggu, 19 April 2026
Beranda blog Halaman 17

Dinas SDABMBK Tangsel Tangani Cepat Kerusakan Jembatan Merpati Raya

PelitaTangerang.com, Tangsel –  Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie segera menginstruksikan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) melakukan penanganan cepat terhadap kerusakan yang terjadi pada Jembatan Merpati Raya, setelah ditemukan bagian abutment jembatan roboh akibat tergerus arus sungai.

“Saya minta agar perbaikan Jembatan Merpati Raya segera diselesaikan dengan cepat dan tetap mengutamakan keselamatan serta kenyamanan warga yang melintas,” tegas Benyamin.

Kerusakan ini menimbulkan potensi bahaya bagi pengguna jalan dan dapat mengakibatkan jembatan roboh sewaktu-waktu, sehingga putusnya akses Jalan Merpati Raya apabila tidak segera ditangani.

Sebagai langkah antisipatif, Kepala Bidang Bina Marga Dinas SDABMBK, Ahmad Fatulloh telah menurunkan tim teknis ke lokasi dan menetapkan penutupan sementara mulai selasa sore ini (14/10/2025) selama 3 hari akses jembatan selama proses pekerjaan berlangsung.

“Kerusakan ini sudah kami antisipasi sejak awal dengan melakukan perbaikan minor, namun kondisi di lapangan menunjukkan bahwa penurunan badan jembatan terjadi lebih cepat dari perkiraan. Demi keselamatan masyarakat, kami harus melakukan penanganan secara menyeluruh,” ujarnya.

Penutupan jalan dilakukan untuk mendukung proses pembongkaran jembatan dan perbaikan struktur abutment yang mengalami kerusakan parah. Tim Dinas SDABMBK berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Kepolisian guna menerapkan rekayasa lalu lintas dan pemasangan barrier dan spanduk pemberitahuan agar mobilitas warga sekitar tetap dapat berlangsung dengan aman.

“Kami memohon maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi sangat mendadak. Saat ini keselamatan menjadi prioritas utama beri waktu kami selama 3 hari kedepan untuk memperbaiki. Kami mohon dukungan dan pengertian warga agar proses perbaikan dapat berjalan dengan lancar,” tambahnya.

Jembatan Merpati Raya merupakan salah satu jembatan lama yang telah masuk dalam rencana rekonstruksi pada tahun 2026. Namun, akibat kondisi lapangan yang memburuk lebih cepat dari perkiraan, penanganan darurat harus dilakukan lebih awal.

Dinas SDABMBK memastikan akan melakukan pekerjaan secara optimal update penanganan kami informasikan secara berkala di media sosial @dsdabmbk maupun @humaskotatangsel. Kami berkomitmen menyelesaikan penanganan jembatan secepat mungkin agar akses masyarakat dapat kembali normal.(Red)

PWI Banten Tugaskan Ketua PWI Kota Tangsel Edy Riyadi Gelar Musyawarah Perihal Keanggotaan

PelitaTangerang.com, Banten – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten menggelar rapat pleno di Gedung Journalist Boarding School Cilegon, Sabtu (11/10/2025), dengan salah satu agenda membahas dinamika organisasi tingkat Kota dan Kabupaten.

Demi persatuan dan kebersamaan, Ketua PWI Banten Rian Nopandra, merekomendasikan dan menugaskan Edy Riyadi selaku pengurus PWI Kota Tangerang Selatan yang sah dan berlaku untuk menyelesaikan masalah keanggotaan dengan musyawarah.

Rian menegaskan, dualisme kepemimpinan di tubuh PWI telah berakhir, baik di pusat maupun daerah. Setelah PWI Pusat melalui Tim Penyelesaian Dualisme, telah menetapkan dirinya sebagai Ketua PWI Provinsi Banten yang sah melalui musyawarah di Gedung Dewan Pers pada 7 Oktober 2025 lalu.

Ia meminta seluruh Pengurus dan anggota PWI Kota Tangsel mendukung langkah penyelesaian tersebut demi persatuan dan kebersamaan agar roda organisasi kembali berjalan tertib, profesional, dan sesuai PD/PRT PWI.

Ketua PWI Kota Tangsel Edy Riyadi menyatakan komitmennya menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan semangat persatuan, profesionalisme, dan menjaga marwah organisasi pers.

“Kami siap memperkuat soliditas anggota serta membangun sinergi dengan berbagai pihak guna memajukan dunia jurnalistik di Tangerang Selatan,” kata Edy Riyadi.

Rapat pleno ini menjadi momentum penting bagi PWI Banten untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memastikan kepemimpinan yang sah di seluruh wilayah.

Untuk diketahui, sebelumnya PWI Banten telah melakukan rapat pleno diperluas di Sekretariat bersama PWI Kota Tangerang pada Selasa,(24/12/2024), telah membekukan kepengurusan PWI Tangsel dibawah kepemimpinan Ketua PWI Tangsel sebelumya karena pelanggaran PD/PRT dan menunjuk Edy Riyadi sebagai Ketua PWI Kota Tangerang Selatan.

Selanjutnya mekanisme organisasi dilanjutkan dengan pelantikan Pengurus PWI Kota Tangerang Selatan pada Kamis, (31/07/2025) di Sekretariat PWI Provinsi Banten. (Faisol)

PWI Banten Gelar Konsolidasi Anggota Pasca Berakhirnya Dualisme 

PelitaTangerang.com, Cilegon – Dalam rangka menjalankan amanah PWI Pusat melalui Tim Penyelesaian Dualisme, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten menggelar Rapat Pleno di Gedung Journalist Boarding School (JBS) Cilegon, Sabtu (11/10/2025).

‎Rapat ini menjadi langkah strategis pasca penetapan kepengurusan yang sah dibawah kepemimpinan Rian Nopandra dan dalam rangka konsolidasi Banten menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) 2026.

‎Rian Nopandra, Ketua PWI Banten yang telah ditetapkan secara resmi, dalam sambutannya menegaskan bahwa pleno ini digelar untuk melaksanakan amanat dari PWI Pusat.

‎‎”Ini adalah langkah konsolidasi kita pasca kepengurusan yang sah ditetapkan. Kita ingin menggerakkan semua potensi untuk membangun kapasitas Banten, terutama dalam menyambut HPN 2026,” ujarnya.

‎Ia juga menekankan pentingnya menyelesaikan dualisme yang sempat terjadi di tubuh organisasi.

‎‎”Sesuai amanat PWI Pusat dan semangat persatuan, kita ingin kawan-kawan PWI Banten bersatu kembali. Mari kita tinggalkan perbedaan dan fokus pada kebersamaan untuk kemajuan organisasi dan persiapan HPN,” ajak Rian.

‎Pembahasan untuk mengakhiri dualisme di tingkat kota/kabupaten menjadi salah satu fokus utama rapat, sebagai wujud komitmen mengonsolidasi seluruh elemen.

‎Dukungan terhadap langkah reunifikasi ini juga disampaikan oleh Ketua Dewan Kehormatan (Deken) PWI Banten, Muhamad Iqbal Hopip.

‎Dalam sambutannya, Iqbal menyerukan pentingnya integritas dan kekuatan kolektif.

‎‎”Saatnya kita bersatu. Kekuatan kita terletak pada kebersamaan. Dewan Kehormatan siap mendorong dan memastikan seluruh proses berjalan dengan prinsip keadilan dan kode etik jurnalistik,” tegasnya.

‎Rapat yang dihadiri seluruh jajaran pengurus, termasuk ketua PWI kota/kabupaten se-Banten dan perwakilan dari PWI Pusat seperti Wakil Direktur UKW Ahmad Fauzi Chan ini, juga secara resmi membentuk Panitia Lokal HPN Banten 2026.

‎Dengan langkah ini, PWI Banten menandai babak baru persatuan dan kesiapan mereka untuk memikul tanggung jawab besar menyelenggarakan event nasional tersebut, mengedepankan semangat kolaborasi di atas segalanya.

‎Firdaus, sebagai Tokoh Pers Banten yang juga Dewan Penasihat PWI Pusat, yang turut hadir, menyampaikan dukungan penuhnya terhadap proses konsolidasi ini.

‎”Momentum ini harus kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk membangun PWI Banten yang lebih solid. Ada keringat, darah, dan nyawa para tokoh PWI di masa lalu, ini yang harus kita jaga, ini warisan,” kata Firdaus.

‎”Saya harap, PWI Banten bisa mempersiapkan jadi tuan rumah yang baik untuk HPN 2026 mendatang,” pungkasnya . (Faisol)

Wali Kota Tangsel Benyamin Paparkan Progres Penanganan Sampah Berbasis PSEL ke Danantara

PelitaTangerang.com, Jakarta – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memaparkan kesiapan pengembangan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) kepada CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Perkasa Roeslani di Wisma Danantara Indionesia, Jakarta, Kamis, 9 Oktober 2025.

Pemaparan itu dilakukan Benyamin untuk memenuhi undangan khusus dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk penyampaian potensi lokasi pembangunan PSEL kepada Danantara. Hal itu sebagai tindak lanjut dari hasil verifikasi lapangan Rapat Koordinasi Terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan pada 2 Oktober 2025.

“Kami menyampaikan apabila akan dilaksanakan uji coba percepatan kegiatan teknisnya, Tangsel siap menjadi percontohan untuk pertama kalinya. Kapasitas kita sudah memenuhi, ada 1.000 ton lebih sampah, kemudian kita sudah punya lahannya dan lainnya,” kata Benyamin di Wisma Danantara Indonesia, Kamis, 9 Oktober 2025.

Benyamin menuturkan, Kota Tangsel sebagai salah satu dari 10 daerah yang berpotensi menjadi lokasi Pembangunan PSEL berdasarkan hasil kajian KLH. Tangsel menjadi wilayah aglomerasi Tangerang Raya untuk menjadi daerah yang berpotensi melaksanakan waste to energy.

“InsyaAlllah sejauh ini Kota Tangsel sudah siap untuk PSEL,” tutur Benyamin.

Diketahui sebelumnya, berdasarkan Perarturan Presiden (Perpres) nomor 35 tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik berbasis Teknologi Ramah Lingkungan, Pemkot Tangsel sudah melakukan tender dan penetapan pemenang lelang hingga membuat Badan Usaha Pelaksana (BUP).

“Nanti akan kita sesuaikan dengan rencana-rencana baru, karena Danantara akan jadi pemilik seluruh kegiatan-kegiatan pengolahan sampah menjadi energi listrik,” papar Benyamin.

Selain Wali Kota Tangsel, beberapa kepala daerah lain juga turut memenuhi undangan KLH untuk bertemu dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani.

Diantaranya yakni, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Gubernur Provinsi Bali, Gubernur Provinsi Jawa Barat, Gubernur Provinsi DI Yogyakarta, Wali Kota Bogor, Bupati Bogor, Bupati Tangerang, Wali Kota Bekasi, Bupati Bekasi, Wali Kota Medan, Wali Kota Denpasar, Bupati Badung, Wali Kota Semarang, Wali Kota Yogyakarta, Bupati Sleman, dan Bupati Bantul.(Red)

PWI Kota Tangsel dan Dinas Pariwisata Perkuat Sinergi Promosi Wisata Lokal

PelitaTangerang.com, Tangael — Dinas Pariwisata Kota Tangerang Selatan (Disbudpar) menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang Selatan, Kamis 9 Oktober 2025.

Rombongan PWI Kota Tangerang Selatan dipimpin langsung oleh Ketua Edy Riyadi, didampingi Wakil Ketua Sugiarto, Sekretaris Daru Virgo, Bendahara Erni Suryani dan Humas PWI Kota Tangerang Selatan Glend Karisoh dan Adereza.

Pertemuan berlangsung di lantai 5 Gedung 1 Kantor Pemerintahan Kota Tangsel, disambut hangat oleh Sekretaris Dinas Pariwisata, Irfan Santoso, beserta jajarannya.

Irfan menyampaikan apresiasi atas kunjungan PWI Kota Tangsel serta dukungan media dalam mempromosikan kegiatan dan potensi pariwisata di wilayah Kota Tangerang Selatan.

“Kami sangat menyambut baik sinergi bersama PWI. Dukungan media penting dalam memperluas informasi wisata dan mengangkat potensi kreatif daerah,” ujar Irfan Santoso.

Menurut Irfan, Dinas Pariwisata terus berupaya memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui berbagai program unggulan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat Tangsel.

“Program rutin seperti Car Free Day (CFD) dimanfaatkan sebagai ajang promosi UMKM, hiburan keluarga, serta kegiatan olahraga warga yang ramah lingkungan,” ujarnya.

Selain itu, Festival Kulineran Tangsel menampilkan aneka makanan khas daerah, produk kuliner modern, dan menjadi ruang ekspresi pelaku usaha lokal berbakat.

Ajang Perancang Busana Lokal dan Nasional juga digelar untuk mempertemukan desainer muda Tangsel dengan perancang ternama, guna memperluas jejaring industri kreatif.

Seluruh program tersebut, kata Irfan, bertujuan meningkatkan kunjungan wisata, memperkuat citra daerah, dan menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat secara berkelanjutan.

“Bulan depan kami akan menggelar kembali Car Free Day dengan konsep lebih meriah dan partisipatif, melibatkan komunitas kreatif dan pelaku UMKM,” jelas Irfan.

Ketua PWI Kota Tangsel, Edy Riyadi, menyampaikan dukungan penuh terhadap seluruh program Dinas Pariwisata dan siap membantu publikasi kegiatan positif secara berkesinambungan.

“PWI siap bersinergi dalam penyebaran informasi agar masyarakat semakin mengenal potensi wisata serta kreativitas warga Kota Tangerang Selatan,” ujar Edy Riyadi.

Edy juga menambahkan, Provinsi Banten akan menjadi tuan rumah perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, yang diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan media dan pariwisata daerah.

Pertemuan diakhiri dengan sesi foto bersama dan komitmen untuk memperkuat kerja sama dalam memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Tangerang Selatan.

Sinergi pemerintah dan insan pers diharapkan mampu mewujudkan sektor pariwisata yang maju, ekonomi kreatif yang tumbuh, dan masyarakat Tangsel yang semakin berdaya.(Faisol)

Tangsel Sambut Kunjungan Kerja Dekranasda Soppeng dan Pangkep, Perkuat Kolaborasi UMKM dan IKM

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) menyambut kunjungan kerja Dekranasa Kabupaten Soppeng, serta Dekranasda Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) di Gedung Galeri Koperasi dan UKM, Kecamatan Serpong pada Rabu (24/9/2025).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo, yang hadir mewakili Wali Kota, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut.

Ia menegaskan bahwa kerja sama lintas daerah ini menjadi peluang penting untuk memperluas jaringan, berbagi pengalaman, serta memperkuat daya saing pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) maupun industri kecil menengah (IKM).

“Tujuan pertemuan ini adalah berbagi pengalaman dan strategi pengembangan IKM dan UMKM. Kami di Tangsel terus berkomitmen memberikan fasilitas, pembinaan, hingga promosi bagi produk lokal agar semakin berdaya saing dan diminati pasar,” ujar Bambang.

Bambang juga menekankan, pandemi beberapa tahun lalu menjadi pelajaran berharga bagi pelaku UMKM untuk bertahan dan bangkit dengan kekuatan sendiri.

Oleh karena itu, sinergi antar-Dekranasda menjadi modal penting untuk memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan kualitas produk kerajinan unggulan.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Tangsel, Truetami Ajeng menyampaikan, terima kasih atas kunjungan rombongan dari Soppeng dan Pangkep.

Menurutnya, kerja sama semacam ini tidak hanya memperkuat silaturahmi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi nyata antar-daerah.

“Kami sangat senang bisa menerima kunjungan ini. Semoga pengalam yang dibagikan bisa saling melengkapi, khususnya dalam pengembangan UMKM dan kerajinan. Harapannya, kolaborasi ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Tangsel maupun daerah tamu,” tutur wanita yang akrab disapa Ajeng ini.

Dalam kesempatan tersebut, para tamu juga diajak melihat langsung berbagai aktivitas dan hasil karya pelaku UMKM di Galeri Koperasi dan UMKM Tangsel.

Produk-produk kerajinan, kuliner, hingga inovasi kreatif lokal dipamerkan sebagai bentuk nyata pengembangan ekonomi kreatif di Tangsel.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi ramah tamah, serta diskusi interaktif antara pelaku UMKM Tangsel dengan rombongan Dekranasda Soppeng dan Pangkep.

Dengan adanya kunjungan kerja ini, Pemkot Tangsel optimis kolaborasi antar-Dekranasda dapat memperkuat daya saing UMKM sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas di tingkat nasional bahkan internasional.(Red)

Dorong Inklusi, Benyamin Perintahkan Perangkat Daerah Tangsel Tingkatkan Pelayanan Publik Bagi Disabilitas

PelitaTangerang.com, Tangsel –  Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan merata bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie saat membuka kegiatan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Bagi Penyandang Disabilitas di Gedung 3 Lantai 3A Puspemkot Tangsel, Rabu (24/9/2025).

“Pelayanan publik itu adalah tugas utama pemerintah, siapapun masyarakatnya, apapun kondisinya. Tidak ada yang berbeda. Penyandang disabilitas pun memiliki hak yang sama untuk mendapatkan layanan terbaik,” ujar Benyamin.

Dalam arahannya, Benyamin menegaskan, pelayanan publik bukan hanya urusan administratif semata, tetapi menyangkut pemenuhan hak setiap warga negara tanpa terkecuali.

Ia menekankan, kualitas pelayanan harus didukung tidak hanya oleh sarana fisik, tetapi juga kemampuan komunikasi, sikap, dan empati aparatur dalam melayani masyarakat.

“Ini penting ya, apalagi buat masyarakat disabilitas. Kita sudah menyiapkan banyak program yang bisa membantu teman-teman disabilitas, termasuk pembinaan pendidikan dan pelatihan keterampilan untuk teman-teman disabilitas di tingkat kelurahan,” jelasnya.

Selain itu, Benyamin juga mengingatkan agar seluruh perangkat daerah berkomitmen meningkatkan kapasitas pelayanan, termasuk penyediaan fasilitas pendukung yang ramah disabilitas, seperti aksesibilitas fisik, pelatihan keterampilan, hingga pendampingan sosial.

“Kita harus menyesuaikan dengan perubahan zaman. Dunia sudah berubah, masyarakat sudah berubah, maka aparatur juga harus ikut berubah. Jangan sampai ada warga yang kecewa karena pelayanan yang tidak ramah atau diskriminatif,” tegasnya.

Benyamin optimistis, dengan kerja sama semua pihak, pelayanan publik di Tangsel dapat semakin maju, berdaya saing, dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk teman-teman penyandang disabilitas.(Red)

Pemkot Tangsel Tanggapi Kritik Leony Soal Anggaran, Wali Kota: “Kita Akan Lebih Terbuka”

PelitaTangerang.com, Tangsel — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) akhirnya angkat bicara menanggapi kritik mantan artis cilik Leony yang sempat menyoroti pengelolaan anggaran pemerintah pusat yang dianggap tidak relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, dalam pernyataan resminya di rumah dinas pada Selasa (23/9/2025), menegaskan bahwa Pemkot siap lebih terbuka dalam menyampaikan informasi, khususnya terkait penggunaan anggaran dan program-program strategis.

“Ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih terbuka. Baik secara langsung, melalui media sosial, hingga lewat sarana komunikasi sederhana seperti WhatsApp. Transparansi adalah kunci agar masyarakat bisa ikut mengawasi,” ujar Benyamin.

Benyamin juga mencontohkan sejumlah agenda yang tengah digarap Pemkot, di antaranya proses peningkatan status RSUD Tangsel dari kelas C menjadi kelas B. “Proses ini butuh serangkaian pertemuan, pembahasan teknis, hingga pemenuhan persyaratan sertifikasi. Semua harus sesuai aturan agar pelayanan kesehatan bisa semakin maksimal,” jelasnya.

Selain itu, Benyamin mengungkapkan bahwa program bantuan sosial (bansos) yang menjadi sorotan publik sebenarnya sudah melalui mekanisme pembahasan jauh hari. “Bansos tahun ini dibahas sejak tahun anggaran sebelumnya. Jadi setiap tambahan atau perubahan selalu menyesuaikan permintaan dan kondisi di lapangan,” tambahnya.

Menurutnya, kritik publik—termasuk dari figur publik seperti Leony—adalah masukan penting agar pemerintah lebih hati-hati dan tepat sasaran dalam menggunakan anggaran. “Kami tidak anti kritik. Justru itu bisa menjadi bahan evaluasi agar langkah Pemkot semakin sesuai dengan kebutuhan warga,” kata Benyamin.

Dengan pernyataan ini, Pemkot Tangsel berharap isu terkait anggaran tidak lagi dipandang sepihak, melainkan bisa dilihat dari kerangka kerja yang lebih luas dan sesuai regulasi. (Faisol)

PWI Kota Tangerang Selatan Jalin Sinergi dengan BPN

PelitaTangerang.com, Tangsel – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang Selatan melakukan audiensi dengan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tangsel, Senin (22/9/2025). Pertemuan ini membahas sinergi, transparansi, dan pelayanan publik.

Hadir Ketua PWI Kota Tangsel Edy Riyadi, didampingi Wakil Ketua Sugiarto serta jajaran pengurus lainnya. Dari BPN hadir Kabag TU Triaz Akbar W, Kasie Sengketa, Kasie P2, dan staf.

Ketua PWI Kota Tangsel, Edy Riyadi, menegaskan audiensi ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan momentum penting membangun komunikasi terbuka. Ia berharap BPN meningkatkan transparansi menangani keluhan pertanahan masyarakat.

Kabag TU BPN Tangsel, Triaz Akbar, menekankan pentingnya peran media sebagai mitra strategis. Ia berharap pers membantu sosialisasi prosedur administrasi pertanahan agar masyarakat lebih memahami.

“Kedekatan dengan masyarakat sangat penting. Kami berharap media menjadi mitra strategis BPN dalam menyampaikan informasi BPN ke publik, terutama mengenai prosedur administrasi pertanahan,” ujar Triaz dalam pertemuan.

Edy Riyadi menyambut baik ajakan tersebut. Ia menilai audiensi ini menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi positif antara PWI dengan BPN, demi kepentingan masyarakat Kota Tangerang Selatan.

Dalam kesempatan itu, PWI KotaTangsel juga menyampaikan rencana menghadiri pengukuhan Pengurus PWI Pusat di Solo. Acara tersebut semakin menegaskan komitmen PWI memperkuat peran pers nasional.

Sebelumnya, PWI Pusat telah menetapkan Provinsi Banten sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Kota Tangerang Selatan rencananya menjadi pusat penyelenggaraan peringatan HPN (Hari Pers Nasional) tersebut.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh dialog. Baik PWI maupun BPN sepakat membuka ruang komunikasi lebih intens, sehingga informasi publik dapat tersampaikan jelas, transparan, dan mudah dipahami masyarakat.(Faisol)

PWI Kota Tangsel Adakan Audiensi Di Kantor Pertanahan Kota Tangsel

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang Selatan memenuhi undangan audiensi dari Kantor Pertanahan (BPN) Kota Tangsel yang berlangsung di ruang rapat kantor tersebut, Senin (22/09/2025).

Dalam pertemuan tersebut, jajaran BPN diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha Triaz Akbar W, Kasie Sengketa Rendy T, Kasie P2 Wasito H, serta beberapa staf lainnya. Sementara itu, dari PWI Kota Tangsel hadir Ketua Edy Riyadi, Wakil Ketua Sugiarto, Bendahara, Humas, dan sejumlah pengurus lainnya.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan Shinta Purwitasari melalui Kabag TU BPN Tangsel, Triaz Akbar W, menekankan pentingnya peran media dalam menjembatani informasi publik. Menurutnya, BPN perlu lebih dekat dengan masyarakat melalui publikasi yang tepat, khususnya terkait sosialisasi perubahan prosedur administrasi pertanahan.

“Kedekatan dengan masyarakat sangat penting. Kami berharap media dapat menjadi mitra strategis BPN dalam menyampaikan informasi publik, terutama mengenai prosedur pengurusan administrasi pertanahan yang terus diperbarui,” ujar Triaz.

Ketua PWI Kota Tangsel, Edy Riyadi, menyambut baik ajakan tersebut. Ia menyatakan bahwa audiensi ini menjadi langkah awal membangun sinergi antara PWI dengan BPN, sekaligus memperkuat kontribusi wartawan dalam mendukung program pembangunan di Kota Tangerang Selatan.

“Audiensi ini kami pandang sebagai perkenalan sekaligus ruang untuk menjalin hubungan baik antara PWI dan BPN. Kami ingin membangun sinergitas agar ke depan ada kolaborasi positif yang bermanfaat bagi masyarakat dan kota ini,” kata Edy Riyadi.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh dialog. Baik PWI maupun BPN sepakat untuk membuka ruang komunikasi yang lebih intens, sehingga informasi publik terkait pertanahan dapat tersampaikan dengan lebih jelas, transparan, dan mudah dipahami oleh masyarakat. (Faisol)

Berita Terbaru