Rabu, 22 April 2026
Beranda blog Halaman 29

Respons Bencana Banjir, Benyamin Bakal Tambah 10 Pompa Penyedot Air di Maharta Tangsel

PelitaTangerang.com, Tangsel – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie bakal menambah 10 pompa mesin penyedot air di Komplek Pondok Maharta. Hal ini untuk lebih cepat dalam penanganan banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.

Banjir yang terjadi di Komplek Pondok Maharta bukan hanya disebabkan oleh banyaknya debit air di kali sekitar. Namun, curah hujan dengan intensitas tinggi juga membuat banjir singgah di lingkungan.

Untuk mengatasi banyaknya debit air kiriman di aliran sungai, Pemkot Tangerang Selatan telah melakukan normalisasi. Disamping itu, untuk mengeluarkan air dari pemukiman Pemkot Tangsel juga telah menyediakan delapan pompa raksasa penyedot air.

Kata Benyamin, mesin pompa penyedot tersebut terbilang efektif untuk menyedot air di lingkungan. Namun jumlahnya perlu ditambah agar bisa bekerja lebih cepat.

“Mesin pompa air berfungsi, tapi memang kalau melihat debit seperti ini masih kurang. Dan ya Insya Allah di APBD 2025 ini sudah kita siapkan lagi pengadaan pompa airnya,” ujarnya saat meninjau langsung banjir di Pondok Maharta siang ini.

Penambahan pompa penyedot air juga akan disertakan dengan penambahan pintu air. Hal itu agar mesin bekerja seimbang dan lebih maksimal.

“Kemudian juga kita bangun lagi pintu air, kurang lebih 10 pintu air sepanjang wilayah Tangerang Selatan, sungai Maharta ini sepanjang wilayah Tangerang Selatan, akan kita bantu, akan kita bangun lagi 10 pompa air, pintu air, kemudian penambahan pompa airnya di beberapa titik,” ujarnya.

Benyamin mengaku sedih melihat warganya terdampak banjir akibat buruknya cuaca beberapa hari terakhir. Dengan itu dirinya meminta agar jajarannya bisa bekerja secara maksimal.

“Saya prihatin dengan kejadian banjir kali ini ya, jadi selain curah hujannya yang sangat tinggi kemarin, dan ini masih akan terus curah hujan yang tinggi ini, masih akan terus berlangsung menurut dari BMKG kan, makanya kita akan siap-siap sebaik mungkin,” ujarnya.

Sementara itu salah seorang warga sekitar Fitri Dwi 37 tahun mengaku senang dengan adanya penambahan mesin pompa penyedot air.

“Alhamdulillah kalau ditambah jadi bisa lebih cepat surutnya air. Dan saya merasa bangga jika orang nomor satu di kota ini masih mau meninjau langsung ke lokasi banjir,” tukasnya.

Diketahui banjir melanda wilayah Pondok Maharta sejak kemarin malam. Debit air kian meningkat dengan meningkatnya kiriman air dari wilayah bogor.

Hal ini juga diantisipasi dengan disiagakannya petugas BPBD dan Dinas Kesehatan dalam respons tanggap bencana banjir.(Red)

Muspika Panongan Tanam Jagung Serentak untuk Dukung Ketahanan Pangan

PelitaTangerang.com, Tangerang – Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Panongan menggelar penanaman jagung secara serentak di lahan perhutanan sosial Kampung Panungangan RT 01/01, Desa Peusar, Rabu (09/07/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Kapolri dan dilaksanakan serentak di berbagai daerah.

Penanaman dilakukan di atas lahan seluas sekitar dua hektar yang ditetapkan sebagai lokasi percontohan di wilayah Kecamatan Panongan. Kegiatan dimulai pukul 14.00 WIB dan berakhir pukul 17.15 WIB dalam kondisi aman dan tertib.

Kapolsek Panongan, Iptu Jonathan M. Sirait, memimpin langsung pelaksanaan kegiatan yang turut melibatkan unsur TNI, pemerintah desa, kelompok tani, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas UCA, ibu-ibu PKK, dan anggota Trantib Kecamatan Panongan.

Camat Panongan, Heru Ultari, dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi antar-elemen masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan di tingkat lokal. Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan partisipasi aktif dari masyarakat.

Kegiatan penanaman jagung ini menjadi simbol gerakan bersama dalam menjawab tantangan krisis pangan dan memperkuat ketahanan di wilayah pedesaan. Melalui langkah ini, Kecamatan Panongan menegaskan komitmennya dalam mendukung agenda strategis nasional di sektor pangan.(D.s)

Sigap, Benyamin Temui Warga Terdampak Banjir di Pondok Maharta Tangsel

PelitaTangerang.com, Tangsel – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie meninjau lokasi terdampak banjir di Perumahan Maharta, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. Dia mengerahkan mesin pompa tambahan untuk menyedot air yang menggenang di pemukiman sejak malam hari.

Hujan dengan intensitas tinggi terjadi sejak akhir pekan lalu. Tak heran jika beberapa wilayah di Kota Tangerang Selatan dilanda banjir.

Sejak pagi ini Benyamin beserta jajaran melakukan tinjauan langsung ke titik banjir di komplek Maharta.

“Saya pagi menjelang siang ini melihat banjir di Pondok Maharta ya, yang sejak kemarin memang debit air curah hujannya sangat tinggi, kemudian juga sampai dengan hari ini masih belum surut untuk di Pondok Maharta,” kata Benyamin, Selasa (08/07/2025).

Pemerintah Kota Tangerang Seatan pun tidak tinggal diam. Benyamin mengaku telah meminta mesin pompa air mobil.

“Kita sudah kerahkan mesin mobil pompa air, termasuk dari BBWS Ciliwung Cisadane, punya Tangsel juga dari Dinas Sumberdaya Air, kemudian dari BPBD sudah kita kerahkan. Memang karena debit airnya yang tinggi, debit airnya yang curah hujannya yang besar, sehingga sampai dengan siang ini belum surut juga,” ujarnya.

Kata Benyamin akibat banjir ini setidaknya terdapat 400 keluarga yang terdampak. Pihaknya pun memastikan akan mengirimkan bantuan untuk warga Pondok Maharta.

“Kurang lebih ada 400 KK yang terdampak. Kita juga akan menyalurkan bantuan makanan di 3 RW, di RW 9, 10, dengan 11 di lingkungan Pondok Maharta ini,” tukasnya.

Dalam kunjungan ini juga Benyamin banyak berbincang dengan warga yang ditemui. Dia juga berpesan agar para orangtua mengawasi anak mereka saat bermain banjir.

Diketahui dalam penanganan banjir ini juga Pemkot Tangerang Selatan menyiagakan tim BPBD untuk mengevakuasi, Dinas Kesehatan untuk mengecek kondisi masyarakat dan memberikan logistik atau makanan siap saji.(Red)

Pemkot Tangsel Tanggap Banjir: Evakuasi, Mesin Pompa dan Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

PelitaTangerang.com, Tangsel – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sejak Senin siang (7/7/2025) menyebabkan terjadinya banjir di sejumlah titik.

Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kota Tangsel langsung bergerak cepat menurunkan tim gabungan untuk membantu warga terdampak.

Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, pihak kecamatan dan kelurahan, serta didukung oleh relawan Tangsel Siaga, upaya evakuasi, pemantauan wilayah hingga distribusi bantuan logistik langsung dilakukan hingga Selasa dini hari.

Kepala BPBD Tangsel, Sutang Suprianto menjelaskan bahwa tingginya intensitas hujan membuat beberapa saluran drainase tidak mampu menampung debit air, hingga menyebabkan luapan ke permukiman warga.

“Ya penyebab utama genangan ini terjadi karena hujannya cukup deras dan berlangsung lama, sehingga air meluap dari saluran drainase kali ke lingkungan rumah warga,” ujar Sutang pada Selasa (8/7/2025).

Selain evakuasi ke tempat yang lebih aman, Pemkot Tangsel juga memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir. Bantuan yang diberikan, mulai dari makanan cepat saji, selimut hingga bantuan lainnya langsung ke masyarakat.

“Kita distribusikan bantuan kebutuhan dasar seperti sembako, dan terus koordinasi untuk evakuasi di titik-titik yang masih ada sisa genangan,” tambahnya.

Selain itu, untuk mempercepat proses penyudutan air, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) mengoperasikan mesin pompa di titik-titik genangan.

Hingga berita ini diturunkan, sebagian besar wilayah telah surut. Tersisa di wilayah Perum Bintaro Indah Ciputat, Pondok Maharta, dan di wilayah Pondok Kacang Timur.

Upaya penanganan terus dilakukan, termasuk langkah-langkah antisipatif untuk menghindari terjadinya banjir kembali jika hujan turun dengan intensitas tinggi.

“Kita pastikan tim tetap siaga, dan terus pantau kondisi lapangan. Alhamdulillah sebagian besar sudah surut,” jelasnya.(Red)

DPP Paguron Jalak Banten Nusantara Berikan Santunan Anak Yatim,Memperingati 10 Muharram 1447H.

Oplus_16777216

PelitaTangerang.com,  Banten – Acara peringati 10 Muharram 1447H,DPP PJBN mengadakan acara rutin setiap tahunnya mengadakan santunan khususnya Tahun Baru Islam, Tujuannya adalah berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian dalam rangka menyambut datangnya tahun baru Islam yang penuh berkah.

Kehadiran PJBN dalam kegiatan sosial diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas, khususnya di wilayah Pandeglang dan sekitarnya serta mempererat tali silaturahmi antara anggota paguron jalak Banten Nusantara dan masyarakat sekitarnya.

Ketua Harian DPP PJBN, Hj.Ratu Ageng Rekawati KD,SE.,ME (biasa dipanggil akrabnya Bunda Reka)mengatakan, Alhamdulillah kegiatan yang sudah menjadi agenda rutin tiap tahunnya ini dapat terlaksana dengan lancar,dan saya ucapkan terima kasih kepada ayah tercinta Abah KН. ТВ.Sangadiah selaku Ketua Umum&Pendiri Paguron Jalak Banten Nusantara (PJBN),yang selalu mensupport untuk hal-hal kebaikan sosial,karena sejatinya sosok Abah sepuh adalah panutan bagi seluruh Keluarga Besar PJBN,” ucap Bunda Reka.

“Saya mengajak seluruh Keluarga Besar PJBN, di hari yang mulia ini, mari kita sama-sama mendoakan Kesehatan lahir batin untuk kita semua, terutama untuk orangtua yang kita cintai Abah Sepuh, agar tetap menjadi panutan kita bersama, yang selalu memberi wejangan tentang kehidupan sesuai dengan ajaran Rasullulah Nabi Muhammad SAW….Aamiin,” ucap Bunda Reka.(Bud)

Benyamin Pastikan Gaji PPPK Tangsel Dianggarkan di APBD Perubahan 2025

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menambah anggaran belanja di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2025 untuk gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Pemkot Tangsel menambah anggaran belanja pegawai sebanyak Rp135.690.371.320,21 untuk gaji 6.139 PPPK yang baru dilantik pada Senin, 30 Juni 2025 lalu.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie usai rapat paripurna Penyampaian Nota Keuangan Raperda Perubahan APBD 2025 di Gedung DPRD Kota Tangsel, Kamis (03/07/2025).

“Belanja pegawai naik untuk PPPK yang baru dilantik. Gajihnya tetep dianggarkan di APBDP 2025 ini, tapi tunjangan prestasi pegawainya dianggarkan di tahun depan,” kata Benyamin.

Benyamin menerangkan, dalam APBD Perubahan 2025 itu, Pemkot Tangsel menambahkan anggaran untuk penanganan banjir, bedah rumah, pendidikan, perbaikan jalan, dan program prioritas lainnya.

“Ada penambahan anggaran hampir tersebar merata di Dinas SDABMBK, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, bedah rumah di Disperkimta, dan dinas lainnya,” terang Benyamin.(Red)

DBMSDA Kabupaten Tangerang Bangun Puluhan Drainase.

PelitaTangerang.com, Tangerang – Guna menanggulangi masalah banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang tengah membangun drainase di 28 titik.

Proyek ini menyasar kawasan-kawasan yang rawan tergenang air, dan ditargetkan rampung pada akhir Juli 2025.

Sejumlah wilayah yang menjadi prioritas pembangunan di antaranya Sukaharja, Pasir Gadung, Cibogo Wetan, Kelapa Dua, Kedaung Barat, hingga kawasan Mpu Tantular.

Seluruh titik pembangunan berada di bawah koordinasi Bidang Drainase DBMSDA Kabupaten Tangerang sebagai leading sektor proyek ini.

Kepala Bidang Drainase DBMSDA Kabupaten Tangerang, Yawan Duriyawan, mengungkapkan bahwa titik-titik drainase yang dibangun merupakan hasil usulan masyarakat yang disampaikan melalui kelurahan dan kecamatan.

“Lokus pembangunan merupakan usul masyarakat yang disampaikan melalui pihak kelurahan dan kecamatan,” jelas Yawan.

Dia juga menambahkan, hingga awal Juli ini progres pembangunan telah mencapai sekitar 80 persen dan dipastikan akan selesai sesuai jadwal.

“Saat ini progres pembangunan drainase telah mencapai 80 persen dan ditargetkan rampung pada akhir Juli mendatang,” tambahnya.

Lebih lanjut, Yawan mengajak masyarakat untuk mendukung pembangunan ini dengan tidak membuang sampah sembarangan, serta tidak menutup saluran drainase dengan beton karena hal tersebut bisa menghambat aliran air ke tempat pembuangan.

“Kami harap masyarakat dapat mendukung pembangunan yang dilaksanakan, yakni dengan tidak membuang sampah sembarangan serta tidak menutup drainase dengan beton yang dapat menghambat masuknya air ke pembuangan,” tutupnya.(Adv)

Benyamin Sebut Realisasi Investasi Triwulan I 2025 di Tangsel Melebihi Target

PelitaTangerang.com, Tangsel – Realisasi investasi triwulan I 2025 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dapat hasil positif. Capaian investasi tercatat lampaui target yakni mencapai 30 persen.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie usai kegiatan Forum Konsultasi Publik Pelayanan Perizinan Kota Tangsel di Ruang Command Center, Puspemkot Tangsel, Kamis, (03/07/2025).

“Target investasi 2025 sebesar Rp8,7 triliun, triwulan I sudah 30 persen tercapai. Target per triwulan 25 persen, jadi ini sudah melebihi target kita,” kata Benyamin.

Benyamin menuturkan, realisasi investasi di triwulan I 2025 itu masih didominasi oleh Penanaman Modal Dalam Negeri. Investasi paling banyak dari pendidikan, konstruksi, perumahan, dan kuliner.

“Ini menandakan pelayanan perizinan di Kota Tangsel yang dilaksanakan temen-temen khususnya DMPTSP sudah berjalan dengan baik, meningkatkan itu diperlukan dialog dua arah,” tutur Benyamin.

Benyamin berharap, adanya forum konsultasi publik tersebut diharapkan dapat menciptakan inovasi baru untuk meningkatkan realiasi investasi di Kota Tangsel.

“Konsultasi ini kita lakukan, tidak hanya berhenti di sini. Saya minta diciptakan aplikasi yang memberikan adanya komunikasi dua arah dengan pelaku bisnis di Tangsel. Jadi kita akan berikan pelayanan terbaik bagi pelaku bisnis di Tansgel, investasi di Tangsel insyaAllah akan meningkat,” ungkap Benyamin.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangsel Maulana Yoga Pratama mengatakan, capaian investasi triwulan I 2025 itu merupakan jerih payah semua pihak.

“Realisasi 30 persen dari target tahun 2025 Rp8,7 triliun itu hampir Rp3 triliun yang sudah tercapai, alhamdulillah,” kata Yoga.

Yoga menjelaskan, forum konsultasi publik itu dilaksanakan sebagai wadah komunikasi para pelaku usah dan pihak yang terlibat untuk menjaring masukan pelayanan publik di Kota Tangsel.

“Ini forum kami, selaku penyedia pelayanan publik di bidang penanaman modal bertemu dengan para pengguna layanan. Ada interaksi, ada feedback, ada informasi apa saja yang terkini yang akan kami lakukan dan kami ingin juga mendapatkan masukan dari layanan yang mereka terima,” jelas Yoga.

Soal investasi triwulan II 2025, Yoga menyebut, akan disampaikan setelah adanya laporan investasi rampung di akhir Juli 2025.(Red)

Kasus Intervensi SPMB: Pengingat Keras di Musim Penerimaan Murid Baru 2025

Oplus_16777216

PelitaTangerang.com, Tangsel –  Suasana penerimaan murid baru (SPMB) tahun ini sedikit banyak diwarnai keprihatinan publik, menyusul viralnya kasus rekomendasi dari salah satu anggota dewan di Provinsi Banten. Rekomendasi tersebut menuai kontroversi karena dianggap sebagai bentuk intervensi dalam proses seleksi siswa. Akibatnya, yang bersangkutan langsung dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Ketua DPRD oleh partainya.(3/7/25)

Kasus ini mengungkap satu hal penting: justru intervensi seperti ini sering kali datang dari pihak-pihak yang sangat memahami regulasi. Bukan dari masyarakat awam, melainkan dari oknum yang seharusnya menjadi pengawas jalannya proses.

Menanggapi hal ini, Eko Pranoto, Ketua Perkumpulan Kepala Sekolah Swasta (PKSS) Tangerang Selatan, menyampaikan keprihatinan sekaligus apresiasinya. “Kami mengapresiasi langkah tegas partai yang memberikan sanksi tegas ke kadernya. Ini jadi preseden penting, sekaligus pengingat bagi dewan lain untuk tidak bermain-main dalam proses SPMB,” ujarnya.

Eko juga menegaskan bahwa sejauh ini situasi di Tangerang Selatan relatif aman dan terkendali. Ia mengapresiasi komitmen Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan yang menyatakan dengan tegas bahwa SPMB 2025 harus bersih dari praktik titipan atau transaksi gelap. “Beliau secara terbuka menyampaikan bahwa siapa pun yang melanggar akan disanksi tegas. Saya percaya beliau akan menjaga komitmen itu, dan satu sisi Dindikbud Tangerang Selatan juga harus tegas melaksanakan apa yang jadi komitmen wakil walikota itu.” tambah Eko.

Saat awak media menanyakan soal perubahan petunjuk teknis (juknis) yang muncul menjelang pelaksanaan SPMB, Eko menjelaskan bahwa perubahan itu sebenarnya memiliki dasar yang cukup rasional. “Saya pelajari, perubahan juknis ini muncul karena ada beberapa SMP negeri yang jumlah siswa tidak naik kelas cukup signifikan. Itu otomatis mempengaruhi alokasi kuota per rombongan belajar (rombel), meskipun tetap dijaga agar tidak melebihi batas maksimal 42 siswa per rombel,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa munculnya kluster 1, 2, dan 3 dalam juknis perubahan justru merupakan langkah positif. “Penentuan domisili tidak hanya fokus pada jarak terdekat saja, tapi juga mengakomodasi siswa yang berdomisili hingga 3 km. Ini sangat membantu anak-anak dari kelurahan yang memang tidak punya sekolah negeri, karena mereka jadi bisa bersaing di zona yang lebih berkeadilan,” tambah Eko.

Menurutnya, yang terpenting adalah penyampaian informasi juknis harus cepat, transparan, dan mudah dipahami agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. “Kalau komunikasinya lancar, sekolah dan orang tua bisa lebih tenang, dan kita semua bisa fokus memastikan anak-anak dapat akses pendidikan terbaik tanpa hambatan teknis atau politis,” tutupnya.(Red/Epp)

Target Tumbuh 8 Persen, Gubernur Banten Andra Soni Koordinasikan Pelabuhan Bojonegara Sebagai Pelabuhan Ekspor

PelitaTangerang.com, Serang – Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi 8 persen yang menjadi cita-cita Presiden Prabowo Subianto, dirinya akan mengkoordinasikan Pelabuhan Bojonegara sebagai pelabuhan ekspor.

Hal itu diungkap Andra Soni usai menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Provinsi Banten Aim Nursalim Saleh beserta jajaran di Gedung Negara Provinsi Banten, Jl.Brigjen KH. Syam’un No.5, Kota Serang, Selasa (1/7/2025).

“Dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk dapat mengoptimalkan Pelabuhan Bojonegara sebagai pelabuhan ekspor bagi eksportir asal Provinsi Banten,” ungkapnya.

Dikatakan Gubernur Andra untuk mengejar pertumbuhan ekonomi juga perlu didukung persepsi baik.

Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun persepsi baik tentang Provinsi Banten.

“Bila itu terjadi, maka tentu IPM kita akan meningkat dan kesejahteraan masyarakat Banten bisa meningkat. Maka bersama-sama kita suarakan semangat kita untuk Banten bisa mengoptimalkan potensi yang ada,” jelasnya

Gubernur Andra memutuskan untuk mewujudkan hal tersebut tentunya memiliki tantangan yang berat.

Namun hal itu dapat dilewati dengan bersama-sama, baik itu kolaborasi Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah.

“Tadi kita juga diskusi beberapa hal yang akan kita kerjasamakan, mulai dari pertukaran data terkait potensi pendapatan. Baik pendapatan yang diurusi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” katanya.

Pada kesempatan itu, Andra Soni menuturkan beberapa tahun lalu Provinsi Banten menjadi daerah dengan realisasi investasi terbesar kelima di Indonesia.

Sehingga diharapkan realisasi tersebut dapat berkorelasi dengan peningkatan Pendapatan Daerah.

“Mari kita bahu-membahu mengangkat perekonomian kita,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Provinsi Banten Aim Nursalim Saleh menuturkan terdapat beberapa hal yang dibahas dalam kunjungan tersebut, diantaranya terkait menggali potensi pajak yang ada di wilayah Provinsi Banten.

“Potensi pajak itu tergantung perkembangan ekonomi yang ada di wilayahnya, perkembang ekonomi di Banten ini lagi meningkat – meningkatnya. Nanti kami bersama tim provinsi akan berbicara lebih detail lagi terkait potensi-potensinya,” ujarnya.

Selanjutnya, ia mengatakan dengan adanya stimulus atau kebijakan yang diberikan pemerintah daerah untuk menggairahkan ekonomi juga dapat meningkatkan penerimaan pajak di daerah itu

“Seperti relaksasi pajak kendaraan bermotor, ini akan meningkat dan juga mutasi akan dipermudah masuk ke Provinsi Banten. Itu salah satu kebijakan yang bisa meningkatkan PAD dan juga dari kita meningkatkan penerimaan pajak,” pungkasnya.(Red)

Berita Terbaru