Kamis, 16 April 2026
Beranda blog Halaman 4

Disnaker Tangsel Buka Posko THR 2026, Siap Tindak Perusahaan yang Tak Patuh

PelitaTangerang.com, Tangsel — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Tenaga Kerja membuka Posko Konsultasi dan Pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan mulai 9 hingga 31 Maret 2026. Posko ini dibuka untuk memastikan hak pekerja/buruh terpenuhi menjelang Hari Raya serta memberikan ruang konsultasi apabila terjadi kendala dalam pembayaran THR oleh perusahaan.

Posko layanan tersebut berlokasi di Kantor Disnaker Tangsel, Gedung Arsip Lantai 5. Selain datang langsung, pekerja juga dapat menyampaikan pengaduan melalui email resmi disnaker.tangsel@gmail.com
atau melalui laman Kementerian Ketenagakerjaan di https://poskothr.kemnaker.go.id

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tangsel Sabam Maringan menegaskan, pihaknya berkomitmen mengawal pembayaran THR sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami membuka posko ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi hak pekerja. Apabila sampai tujuh hari sebelum Hari Raya THR belum dibayarkan, pekerja dapat segera melapor. Setiap laporan akan kami tindak lanjuti sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya pada Selasa (10/03/2026).

Ia menjelaskan, apabila terdapat laporan bahwa perusahaan tidak membayarkan THR sesuai ketentuan, Disnaker Tangsel akan meneruskan laporan tersebut kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten selaku Pengawas Ketenagakerjaan untuk diproses lebih lanjut.

Selain itu, jika laporan disampaikan sebagai perselisihan hak, Disnaker Tangsel juga dapat melakukan pencatatan dan memfasilitasi proses mediasi antara pekerja dan perusahaan guna mencari penyelesaian.

Mengacu pada Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016, perusahaan yang tidak membayarkan THR sesuai ketentuan dapat dikenakan sanksi administratif.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga telah menyampaikan Surat Edaran Wali Kota tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan sebagai pengingat dan penegasan kewajiban perusahaan dalam memenuhi hak pekerja.

Sabam menambahkan, pihaknya mengimbau seluruh perusahaan di Tangerang Selatan untuk membayarkan THR tepat waktu dan sesuai aturan.

“Kami berharap perusahaan dapat mematuhi regulasi dan membayarkan THR paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya. Ini bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral kepada para pekerja yang telah berkontribusi bagi perusahaan,” tutupnya.(Red)

Bantu Warga Terdampak Banjir, Pemkot Tangsel Salurkan Ratusan Paket Logistik

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bergerak cepat merespons banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Pondok Aren dengan menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak, pada Minggu (8/3/2026).

Distribusi bantuan dilakukan sebagai upaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak banjir tetap terpenuhi, sekaligus membantu meringankan beban warga selama masa tanggap darurat.
Penyaluran logistik dilakukan di beberapa titik lokasi terdampak banjir.

Salah satunya di Kampung Bulak, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren. Di lokasi ini, Pemkot Tangsel menyalurkan 26 paket makanan tambahan gizi, 25 paket sandang, 25 paket kebersihan, serta 15 paket perlengkapan bayi.

Bantuan juga disalurkan kepada warga terdampak di Perumahan Pondok Safari, Kelurahan Jurangmangu Barat, Kecamatan Pondok Aren. Di wilayah ini, warga menerima 30 paket kebersihan, 30 paket makanan tambahan gizi, 30 paket sandang, serta 15 paket perlengkapan bayi.

Sementara itu, distribusi logistik juga dilakukan di kawasan Pondok Maharta, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren. Di lokasi tersebut, Pemkot Tangsel mendistribusikan 50 paket kebersihan, 50 paket sandang, serta paket perlengkapan bayi yang diperuntukkan bagi keluarga yang memiliki balita.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel, Sutang Suprianto, menyampaikan bahwa distribusi bantuan ini merupakan bagian dari langkah cepat pemerintah dalam memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi.

Ia menegaskan bahwa tim di lapangan terus melakukan pemantauan sekaligus memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran.

“Pemkot Tangsel melalui BPBD bersama tim terkait terus melakukan pemantauan di lokasi terdampak banjir sekaligus menyalurkan bantuan logistik kepada warga. Kami memastikan kebutuhan dasar masyarakat, terutama makanan, pakaian, dan perlengkapan bayi dapat terpenuhi selama masa penanganan bencana,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa koordinasi lintas perangkat daerah terus dilakukan untuk memastikan penanganan banjir berjalan optimal, termasuk kesiapsiagaan jika terjadi peningkatan debit air.

“Tim di lapangan juga terus siaga untuk melakukan langkah-langkah penanganan apabila terjadi perkembangan situasi. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera berkoordinasi dengan aparat setempat apabila membutuhkan bantuan,” tambahnya.

Melalui penyaluran bantuan ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak banjir sekaligus mempercepat proses pemulihan kondisi masyarakat di wilayah tersebut.(Red)

Wujudkan Kekompakan Forwat Tangsel Jalin Silatuhrahmi

PelitaTangerang.com, Tangsel — Forwat ( Forum Wartawan Tangerang ) korwil Tang Sel mengadakan Acara bukber bersama memperkuat silaturahmi serta membahas agenda kegiatan pada hari Sabtu tanggal 07 Maret 2026.

Acara Bukber dan sekaligus pemilihan Ketua Forwat Tangsel telah diadakan di Kantor Sekretariat Forwat Tangsel di Jalan raya pasar jengkol perumahan puri serpong 2 kel babakan kec setu tang sel. Acara tersebut dimulai jam 17.00 Wib sampai selesai

Abu Bakar (Abi) selaku ketua Forwat Tangsel menyampaikan bahwa Forwat Tangsel harus menjaga kekompakan dan kesolidan di dalam berorganisasi, jangan sampai Forwat terciderai oleh teman teman yang tidak bertanggung jawab dan bersama sama bisa menjaga pembangunan kota Tangerang Selatan.

Kita sebagai jurnalis sebagai kontrol sosial melakukan tugas liputan harus menjalankan etika jurnalis agar bisa menjadi suwatu berita yang akurat.

Kesepakatan pertemuan untuk pemilihan struktur Forwat Tangsel sebagai berikut :
Ketua : Abubakar ( Abi )
Sekretaris : Heru
Bendahara : Tini dan laura
Humas : M. Faisol S.Ag, Agus Galingging dan Ridwan

Tujuan Forwat Tangsel utamanya adalah untuk menyatukan visi para wartawan dalam meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta mempererat solidaritas antaranggota. Organisasi ini berfungsi sebagai wadah untuk saling bertukar informasi, perlindungan hukum, dan advokasi. (Faisol)

BPBD Tangsel Catat 8 Wilayah Tergenang, Tersisa Dua Titik Hingga Siang Ini

PelitaTangerang.com, Tangsel – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan mencatat terdapat delapan lokasi titik banjir. Mereka langsung melakukan evakuasi sejak pukul 02.00 dini hari.

Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi sejak kemarin membuat beberapa wilayah tergenang banjir. Hal ini membuat Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui BPBD sigap melakukan penanganan.

Komandan Regu Satuan Tugas BPBD Kota Tangerang Selatan Dian Wiryawan mengatakan pihaknya telah terjun ke beberapa titik lokasi banjir sejak pagi dini hari.

“Kami sudah melakukan penanganan sejak pagi dini hari. Setelah mendapat laporan kami langsung menerjunkan beberapa regu ke delapan titik,” ujarnya saat dijumpai di Kampung Bulak, Pondok Aren, Minggu (08/03/2026).

Kata Dian, tim BPBD Tangsel juga melakukan evakuasi terhadap beberapa warga terdampak. Dian menyebut mereka dibawa ke tempat yang lebih aman.

“Ada di musala sama di beberapa tempat,” kata dia.

Meski demikian Dian mengaku saat ini dari delapan banjir yang menggenang hanya tersisa 2 titik yang masih terendam.

“Alhamdulillah sekarang tinggal di Maharta sama Kampung Bulak ini. Kami masih menyiagakan tim,” tukasnya.

Berikut wilayah Tangsel yang terdampak banjir :

Hari : Minggu, 8 Maret 2026
Waktu : Pk. 11.35 WiB

1. Lokasi : Perumahan Pd Safari RW 15 Kelurahan Jurangmangu barat, Kec. Pd Aren
TMA : ± 25 – 90 Cm
Terdampak : 280 KK
Kondisi saat ini: *Surut*

2. Lokasi : Jl. Ceger Raya – Taman Mangu, Kelurahan Jurangmangu barat, Kec Pd Aren
TMA : 20-90 Cm
Terdampak : Akses jalan raya utama
Kondisi saat ini : *25 Cm*

3. Perumahan Pd Maharta RW 09, RW 10 & RW 11 Kelurahan Pd kacang Timur
TMA : 25 – 110 Cm
Terdampak : 600 KK
Kondisi saat ini : *50 – 70 Cm*

4. Perumahan Pondok kacang Prima RW 17 Kelurahan Pd kacang Timur – Pd Aren
TMA : 10 – 40 Cm
Terdampak : 90 KK
Kondisi saat ini : *Surut*

5. Kavling bulak Pd kacang Timur.
TMA : ± 30 – 80 Cm
Terdampak: 58 KK
Kondisi saat ini: *35 Cm*

6. Perumahan Taman Mangu 1 RW 06 Kel Jurangmangu Barat – Pd Aren
TMA : ± 25 Cm
Terdampak : ± 90 KK
Kondisi saat ini : *surut*

7. Jl.Oscar Raya RW 02 Kel Bambu Apus kecamatan Pamulang
TMA : 10 Cm
Terdampak: Akses jalan utama warga
Kondisi saat ini : *Surut*

8. Lokasi: Kp. Tembok bolong RW 12 Rempoa Ciputat Timur
TMA : 45 CM
Terdampak: 55 KK
Kondisi saat ini : *surut*

Pemkot Tangsel Turunkan Tim Gabungan Evakuasi Warga Terdampak Banjir

PelitaTangerang.com, Tangsel – Tim gabungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir di sejumlah titik, seperti di kawasan Maharta, Pondok Kacang Prima, hingga Perumahan Pondok Safari, Jurangmangu Barat, pada Minggu (08/03/2026).

Evakuasi dilakukan menyusul meningkatnya debit air yang merendam permukiman warga akibat curah hujan tinggi yang terjadi sejak dini hari. Sejumlah rumah warga di beberapa titik terdampak genangan dengan ketinggian air yang bervariasi.

Tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Kesehatan, serta unsur TNI-Polri dan relawan langsung diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi warga.

Petugas membantu mengevakuasi warga lanjut usia, anak-anak, serta warga yang rumahnya sudah tidak memungkinkan untuk ditempati sementara waktu. Proses evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet serta kendaraan operasional milik tim gabungan.

Selain melakukan evakuasi, petugas juga memastikan keselamatan warga serta membantu memindahkan barang-barang penting milik warga agar tidak terdampak banjir lebih parah.

Kepala BPBD Kota Tangerang Selatan, Sutang Suprianto, mengatakan bahwa pihaknya langsung mengerahkan personel begitu menerima laporan adanya genangan yang mulai merendam permukiman warga di beberapa wilayah.

“Begitu kami menerima laporan adanya peningkatan debit air dan genangan di sejumlah titik, tim BPBD bersama unsur gabungan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi warga, khususnya kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak. Keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan ini,” ujar Sutang.

Ia menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan banjir guna mengantisipasi kemungkinan meningkatnya debit air.

“Kami terus melakukan monitoring di beberapa wilayah yang rawan banjir. Personel juga disiagakan untuk merespons cepat apabila terjadi peningkatan debit air atau ada warga yang membutuhkan bantuan evakuasi,” tambahnya.

Warga yang dievakuasi sementara diarahkan menuju lokasi yang lebih aman sambil menunggu kondisi air surut. Petugas juga memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi selama masa penanganan darurat.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan serta segera melaporkan kepada petugas apabila membutuhkan bantuan evakuasi.(Red)

Tinjau Langsung Rumah Warga, Wagub Banten Serahkan Bantuan RTLH di Pandeglang

PelitaTangerang.com, Pandeglang – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyerahkan bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada empat warga dalam rangka Safari Ramadan 1447 H Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten di Kabupaten Pandeglang, Jumat (6/3/2026).

Setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan sebesar Rp10 juta.

Sebelum menyerahkan bantuan, Dimyati meninjau langsung kondisi rumah yang akan direnovasi sekaligus memastikan rumah tersebut benar-benar dihuni oleh penerima manfaat.

Menurutnya, bantuan RTLH diperuntukkan bagi rumah yang benar-benar ditinggali warga dan membutuhkan perbaikan agar menjadi hunian yang lebih sehat dan layak.

“Rumah yang kita bantu harus benar-benar dihuni, bukan dijadikan gudang. Bantuan ini digunakan untuk memperbaiki rumah agar menjadi tempat tinggal yang sehat dan layak,” ujar Dimyati.

Di RT 03/01 Kelurahan Juhut, Kecamatan Karang Tanjung, bantuan diserahkan kepada Rahman (74). Sementara di Kampung Pasekon, Kelurahan Pandeglang, bantuan diberikan kepada Ati Fadiah (60), Idrus (40), dan Yati (4).

Dimyati mengatakan, program bantuan RTLH merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terlebih di bulan Ramadan yang penuh dengan semangat kepedulian sosial.

“Kita bantu rumah tidak layak huni. Ramadan adalah bulan kepedulian sosial, bulan berbagi. Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat,” katanya.

Melihat kondisi rumah semi permanen yang kurang layak huni, Dimyati menegaskan Pemprov Banten akan terus berupaya membantu masyarakat melalui program bantuan renovasi rumah.

Ia juga meminta camat dan lurah setempat untuk ikut mengawasi serta membantu proses administrasi selama pelaksanaan renovasi.

Selain itu, Dimyati mengajak masyarakat sekitar untuk bergotong royong membantu proses perbaikan rumah warga penerima manfaat.

“Peran RT dan masyarakat sangat penting. Gotong royong akan mempercepat proses renovasi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dimyati juga sempat memborong dagangan cincau milik Idris Afandi (49) yang berjualan di depan musala saat rombongan meninjau rumah penerima bantuan di Kelurahan Juhut.

“Dibagikan ke masyarakat ya,” pesan Dimyati.
“Siap,” jawab Idris.

Idris kemudian mengemas cincau beserta gula merah cair dalam kantung plastik. Cincau tersebut dijual dengan harga Rp5 ribu per bungkus.

Ia mengaku senang dagangannya diborong oleh Wagub Banten. Dalam sehari, Idris biasanya mampu menjual sekitar 100 bungkus cincau yang merupakan hasil produksinya sendiri.(Red)

Sekda Bersama Bapanas Monitoring Stok dan Harga Komoditi Pokok di Pasar Kronjo

PelitaTangerang.com, Tangerang -Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Tangerang, Soma Atmaja mendampingi Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama dan Humas Badan Pangan Nasional (Bapanas), Budi Waryanto monitoring ketersediaan dan harga berbagai komoditi pokok di Pasar Kronjo, Jum’at (06/03/26)

Pada kesempatan tersebut, Sekda Soma mengatakan bahwa monitoring ketersediaan dan harga komoditi pokok di Pasar Kronjo bertujuan mengetahui langsung fluktuasi harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah pesisir, khususnya di Kecamatan Kronjo yang menjadi jalur distribusi sembako dan kebutuhan lainnya bagi masyarakat dan nelayan dari Kepulauan Seribu.

“Saya bersama staf ahli, Asisten II, Kadis Perindag, PD Pasar, ada juga dari Dinas Pertanian dan Kabag Ekbang, kami mendampingi Kabiro dari Badan Pangan Nasional melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Kronjo yang menjadi sumber pemasok berbagai barang termasuk sembako bagi nelayan-nelayan dari Kepulauan Seribu,” ungkap Soma

Ia menambahkan bahwa ada 2 point utama yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui OPD terkait untuk membantu para pedagang di Pasar Kronjo, yaitu fasilitasi pembuatan NIB bagi pedagang pasar Kronjo agar bisa menyalurkan Minyak Kita dan percepatan revitalisasi pasar Kronjo.

“Dari hasil tinjauan bersama tadi, kami sampaikan kepada Bapanas bahwa ada dua poin yang akan pemerintah daerah lakukan. Pertama, kami akan memfasilitasi para pedagang untuk membikin NIB agar para pedagang bisa menjual Minyak Kita dengan harga yang lebih murah (HET). Kedua, kami akan mempercepat untuk revitalisasi Pasar Kronjo,” ungkapnya

Bapanas yang diwakili langsung Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama dan Humas, Budi Waryanto mengungkapkan bahwa harga dan stok kebutuhan di Pasar Kronjo masih stabil dan cukup sampai dengan hari raya Idulfitri.

“Harga bahan sembako di Pasar Kronjo itu stabil. Gula pasir, telur, ayam potong, minyak goreng, bawang putih, cabe rawit, cabe keriting, cabe merah itu masih stabil dan dengan terjangkau, stoknya juga masih mencukupi. Alhamdulillah, dengan Kepulauan seribu itu perbandingannya tidak signifikan dan tidak jauh,” ungkap Budi

Lanjut dia, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Bulog agar suplai bahan-bahan pokok di pasar-pasar, khususnya di wilayah pesisir Kab. Tangerang terus dijaga dan dimonitor secara berkala. Menurut dia, kestabilan dan stok bahan pokok di pasar-pasar wilayah pesisir Kab. Tangerang sangat penting dijaga karena banyak masyarakat dari luar, khususnya dari Kepulauan Seribu yang bertransaksi langsung dengan para pedagang Kab. Tangerang

“Kami sudah berkoordinasi dengan Bulog yang ada di Kabupaten Tangerang agar suplai bahan-bahan pokok stabil di bulan puasa sampai lebaran, khususnya di pasar-pasar wilayah pesisir Kabupaten Tangerang,” ujarnya.(Red)

Minggu Ketiga, SMSI Tangsel Bagikan Seratus Paket Takjil Untuk Ojol dan Pengguna Jalan Depan Balaikota Tangsel

PelitaTangerang.com, Tangsel – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali digelar oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Tangerang Selatan melalui kegiatan Jumat Berbagi Takjil 1447 Hijriah, yang dilaksanakan pada Jumat sore (6/3/2026) di depan Balaikota Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

Selepas hujan, kegiatan sosial yang menjadi agenda rutin SMSI Tangsel setiap Ramadan ini menyasar masyarakat yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa. Genap seratus paket takjil dibagikan kepada pengendara, ojek online, hingga warga yang melintas di sekitar kawasan Balaikota.

Ketua SMSI Kota Tangerang Selatan, David Saragih mengatakan kegiatan Jumat Berbagi Takjil merupakan bentuk kepedulian insan pers kepada masyarakat sekaligus upaya menumbuhkan semangat kebersamaan di bulan suci.

“Ramadan adalah momentum terbaik untuk berbagi. Melalui kegiatan Jumat Berbagi Takjil ini, SMSI Tangsel ingin hadir di tengah masyarakat dan ikut menebarkan kebaikan. Walaupun sederhana, kami berharap kegiatan ini membawa manfaat bagi warga yang sedang menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan berbagi takjil tersebut juga menjadi ajang mempererat solidaritas antar anggota SMSI serta memperkuat hubungan antara insan media dengan masyarakat.

“Insan pers tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan ini bisa terus berjalan setiap Ramadan dan semakin banyak pihak yang terlibat,” tambahnya.

Antusiasme warga terlihat saat pembagian takjil berlangsung. Banyak pengendara yang mengapresiasi kegiatan tersebut karena sangat membantu mereka yang masih berada di jalan menjelang waktu berbuka.

Salah satu pengendara motor, Andri (34), mengaku senang dengan adanya kegiatan berbagi takjil yang dilakukan oleh SMSI Tangsel.

“Ini sangat membantu, apalagi bagi kami yang masih di jalan saat menjelang magrib. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan setiap Ramadan,” katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Siti (42), warga Pamulang yang melintas di lokasi kegiatan. Ia menilai aksi sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata kepada masyarakat.

“Kegiatan seperti ini sangat positif. Selain membantu warga yang sedang berpuasa, juga mempererat rasa kebersamaan di bulan Ramadan,” ungkapnya.

Rencananya pada jum’at terakhir ramadhan tanggal 13 Maret 2026 titik pembagian takjil akan digelar di depan gedung DPRD Tangsel, sekaligus buka bersama (bukber) pengurus, anggota SMSI Tangsel dan juga dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim.

Kegiatan Jumat Berbagi Takjil SMSI Tangerang Selatan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi organisasi, ataupun komunitas lain untuk terus menumbuhkan budaya berbagi dan kepedulian sosial ditengah masyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.(Rilis)

Sekda Tangsel Buka Bazar Ramadan di Pamulang, Fasilitasi Masyarakat Berburu Sembako Murah

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar Bazar Ramadan 2026 dan Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Pamulang, Kamis, 5 Maret 2026.

Sekretaris Daerah Kota Tangsel Bambang Noertjhajo mengapresiasi antusias masyarakat yang menyerbu Bazar Ramadan dan Gerakan Pangan Murah.

“Alhamdulillah meskipun suasana diguyur hujan ini saya lihat antusiasnya luar biasa. Ini sudah kali sekian tahun Pemkot Tangsel gelar Bazar Ramadhan,” kata Bambang.

Bambang menuturkan, bazar dan gerakan pangan murah itu sebagai langkah Pemkot Tangsel untuk membantu masyarakat memudahkan mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah di pasaran.

“Biasanya kalau Ramadan harga di pasaran cukup tinggi, oleh karenannya kita laksanakan serentak di 7 kecamatan kegiatan bazar ini. Agar seluruh warga masyarakat memiliki akses bisa mendapatkan kebutuhan bahan pokok dengan harga yang lebih ekonomis,” tutur Bambang.

Bambang mewakili Pemerintah Kota Tangsel turut mengapresiasi seluruh mitra yang terlibat mneyukseskan Bazar Ramadan 2026 dan Gerakan Pangan Murah.

“Saya mewakili pemerintah kota berterimakasih seluruh yang terlibat dalam kegiatan Bazar Ramadan di Pamulang. Saya berharap, niat baik Pemkot Tangsel dan para mitra diterima baik oleh masyarakat,” ungkapnya.

Camat Pamulang Mukroni menjelaskan, dalam Bazar Ramadhan dan Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Pamulang melibatkan 37 pelaku usaha yang berpartisipasi menyediakan sembako murah.

“Kami bersyukur kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap tahun. Harapannya ini menjadi keberkahan untuk semua dan bermanfaat untuk masyarakat dalam persiapan Idulfitri,” jelasnya.(Red)

Pilar Dampingi Wamendag RI Turun ke Pasar Ciputat, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil

PelitaTangerang.com, Tangsel – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan mendampingi Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Republik Indonesia (RI) Dyah Roro Esti melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Ciputat, Jumat (6/3/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bahan pangan menjelang Idulfitri.

Dyah Roro mengatakan, pemantauan lapangan menjadi langkah penting bagi pemerintah untuk melihat secara langsung tren harga komoditas menjelang hari besar keagamaan.

“Hari ini kami berada di Pasar Ciputat, jadi ini salah satu pasar spesialnya di daerah sini, khususnya di Tangsel, dan hari ini kita melakukan pemantauan harga menjelang hari-hari besar, turun ke lapangan untuk melihat bagaimana tren harga beberapa bahan pokok,” ujarnya.

Dari hasil pemantauan, harga minyak goreng bersubsidi Minyakita di Pasar Ciputat masih terpantau sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.

Namun demikian, ia mengakui terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, salah satunya cabai rawit yang mengalami lonjakan cukup tinggi.

Menurutnya, harga acuan cabai rawit berada di kisaran Rp57.000 per kilogram, namun di lapangan ditemukan harga yang mencapai sekitar Rp107.000 per kilogram.

“Jadi memang dari segi demand atau permintaan masyarakatnya semakin meningkat menjelang hari-hari besar gitu ya, ini memang tren yang setiap tahun terjadi. Selain itu faktor cuaca yang sering hujan juga memengaruhi produksi,” jelasnya.

Selain cabai, harga bawang juga mengalami kenaikan tipis dari sekitar Rp38.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

Ia menambahkan, pemerintah pusat terus berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk memastikan distribusi pangan berjalan lancar serta stok kebutuhan pokok tetap aman.

“Kalau hasil dari pemantauan kami melihat sebetulnya stoknya sudah aman dan cukup, hanya saja nanti kita tinggal perkuat di distribusnya,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengatakan pemerintah daerah juga terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan.

Salah satunya melalui penyelenggaraan bazar Ramadan murah yang digelar serentak di tujuh kecamatan di Kota Tangerang Selatan.

“Kemarin Pemkot Tangsel baru saja mengadakan bazar Ramadan murah di seluruh kecamatan. Ribuan warga datang untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” kata Pilar.

Dalam bazar tersebut, berbagai komoditas seperti beras, minyak goreng, cabai, dan kebutuhan pokok lainnya dijual dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Menurut Pilar, kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap upaya pengendalian harga yang dilakukan pemerintah pusat.

“Jadi ya kami sangat mendukung program dari Kementerian perdagangan, bagaimanapun juga kami perpanjangan tangan, mudah-mudahan selama ramadan ini masyarakat daya belinya kuat, dan juga mereka terpenuhi kebutuhan pokoknya, itu yang paling penting saat ini,” jelasnya.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, Pilar berharap stabilitas harga bahan pokok dapat terus terjaga sehingga daya beli masyarakat tetap kuat menjelang Hari Raya Idulfitri.(Red)

Berita Terbaru