Kamis, 25 Juni 2026
Beranda blog Halaman 8

Benyamin Beberkan Arah Pembangunan Tangsel 2027, Infrastruktur Diperkuat hingga Layanan Publik Berbasis Digital Dikebut

PelitaTangerang.com, Tangerang – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan pembangunan infrastruktur masih menjadi fokus utama dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Tangerang Selatan Tahun 2027, berdampingan dengan sektor pendidikan dan kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Benyamin usai membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 di Ruang Blandongan Puspemkot Tangsel, Kamis (9/4/2026).

“Tahun 2027 kita masih akan tetap (fokus) kepada infrastruktur,” ujar Benyamin.

Menurutnya, isu strategis atau fokus pembangunan infrastruktur akan diperluas dan diperdalam, tidak hanya pada pembangunan fisik semata, tetapi juga mencakup penanganan persoalan mendasar seperti sampah, jalan, jembatan, hingga sistem drainase.

“Kita breakdown lagi infrastrukturnya, mulai dari pengelolaan sampah, transportasi, jalan, jembatan, sampai drainase. Semua ini masih menjadi perhatian utama,” jelasnya.

Benyamin menekankan, pengelolaan sampah akan menjadi isu krusial, termasuk penguatan penanganan dari hulu di tingkat masyarakat hingga sistem distribusi dan pengangkutan.

Sementara, dalam konteks penanganan banjir maka Pemkot Tangsel akan berfokus kepada bagaimana infrastruktur yang berkaitan seperti jalan, jembatan, sungai, dan drainasenya dilakukan pembangunan secara optimal.

Selain infrastruktur, sektor kesehatan dan pendidikan tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Di sisi lain, Pemkot Tangsel juga mulai mendorong transformasi layanan publik berbasis digital, salah satunya melalui pengembangan aplikasi terpadu “Tangsel One”. Aplikasi ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan pemerintahan dalam satu platform yang mudah diakses masyarakat.

“Semua layanan nanti akan terhimpun dalam satu aplikasi. Masyarakat juga bisa menyampaikan aspirasi langsung melalui sistem tersebut,” jelasnya.

Namun, ia mengakui penerapan teknologi di lingkungan pemerintahan tidak lepas dari tantangan, terutama dalam pengelolaan sumber daya manusia yang harus tetap efisien tanpa menambah beban belanja pegawai.

Selain itu, Benyamin juga menyoroti perlunya pembaruan regulasi nasional, khususnya Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, agar lebih adaptif terhadap dinamika kebutuhan daerah.

Regulasi ini sudah cukup lama, perlu disesuaikan dengan kondisi sekarang agar pemerintah daerah lebih fleksibel dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Masyarakat hari ini ingin ditangani banjirnya, ingin ditangani sampahnya, kemacetannya dan sebagainya. Tapi, instrumen pemerintah kota itu hanya boleh melaksanakan kegiatan yang ada dalam aturan APBD-nya (sesuai UU), itu yang penting karena jangan sampai ada potensi terjadi pelanggaran hukum,” tuturnya.

Musrebang ini merupakan tahapan lanjutan dari proses perencanaan yang telah dimulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga forum perangkat daerah.

Melalui Musrenbang RKPD 2027 ini, Pemkot Tangsel menargetkan lahirnya perencanaan pembangunan yang lebih responsif, terukur, dan mampu menjawab berbagai persoalan perkotaan, terutama menjelang tantangan urbanisasi dan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat.(Red)

Pemkot Tangsel Asesmen Longsor di Ciater–Rawa Macek, Alihkan Kendaraan Berat

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bergerak cepat menangani longsor yang terjadi di Jalan Ciater–Rawa Macek, RW 03, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong. Penanganan diawali dengan asesmen lapangan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan untuk memastikan tingkat risiko serta potensi longsor susulan di lokasi.

Kepala BPBD Kota Tangerang Selatan Sutang Suprianto mengatakan, asesmen dilakukan untuk mengetahui kondisi struktur tanah serta menentukan langkah mitigasi yang tepat.

“Kami telah melakukan asesmen cepat di lokasi untuk mengidentifikasi tingkat kerawanan dan potensi longsor susulan. Hasil peninjauan menunjukkan adanya pergerakan tanah di sisi badan jalan, sehingga perlu dilakukan pembatasan akses guna meminimalkan risiko bagi masyarakat,” ujar Sutang dalam keterangannya, Rabu (8/4/2026).

Berdasarkan hasil asesmen awal BPBD, longsor terjadi akibat pengikisan tanah di sisi badan jalan dengan panjang sekitar 15 meter dan tinggi 9 meter.

Kondisi tersebut dinilai berisiko tinggi mengalami longsor lanjutan, sehingga sebagian badan jalan harus ditutup sementara guna menjaga keselamatan pengguna jalan.

Ia menambahkan, BPBD terus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran, termasuk dalam upaya pengamanan area rawan serta penyampaian imbauan kepada masyarakat.

Sejalan dengan hasil asesmen tersebut, langkah mitigasi dilakukan melalui pengaturan lalu lintas dan pengalihan kendaraan bertonase besar ke jalur alternatif guna mengurangi beban pada badan jalan yang terdampak.

“Kendaraan berat seperti truk, mobil box, dan pick-up bermuatan barang sementara dialihkan ke jalur alternatif. Hal ini untuk mengurangi tekanan pada struktur jalan yang terdampak longsor, sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan,” jelasnya.

Adapun kendaraan yang masih diperbolehkan melintas antara lain sepeda motor, mobil penumpang seperti sedan, serta minibus dengan beban ringan. Petugas juga telah memasang rambu peringatan dan melakukan pengamanan di sekitar lokasi longsor.

Dirinya mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi, mematuhi rambu yang terpasang, serta mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses penanganan berlangsung.

Upaya penanganan teknis terus disiapkan agar akses Jalan Ciater–Rawa Macek dapat kembali normal dalam kondisi aman.(Red)

Sekda Bambang Tekankan Penguatan dan Inovasi Layanan BLUD Kesehatan di Tangsel

PelitaTangerang.com, Tangsel — Pemerintah Kota Tangerang Selatan menegaskan pentingnya penguatan kapasitas dan inovasi layanan dalam pelaksanaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bidang kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan, Bambang Noertjahjo, dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan BLUD Bidang Kesehatan Semester II Tahun 2025 yang diselenggarakan di Ruang Display Gedung Utama Lantai Dasar, Puspemkot Tangsel pada Senin (06/04/2026).

Bambang juga menyampaikan bahwa hasil evaluasi yang telah dilakukan menunjukkan capaian yang cukup baik. Namun demikian, masih terdapat beberapa aspek yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia, peningkatan kualitas laporan keuangan, serta penguatan tim pendukung di masing-masing unit layanan.

“Saya ingin teman-teman semua jujur untuk membuka pemikiran kita, khususnya dalam memahami perkembangan layanan yang terus berubah,” ujarnya.

Sehubungan dengan hal tersebut, Bambang ingin mendorong agar dilakukan penguatan internal organisasi melalui pelaksanaan pelatihan secara mandiri (in-house training), guna meningkatkan kompetensi dan kemandirian perangkat daerah tanpa ketergantungan pada pihak eksternal.

“Karakter masyarakat Tangerang Selatan itu cepat dalam mengadopsi perkembangan, sehingga layanan kita juga harus bisa mengikuti,” tutur Bambang.

Ia juga menyoroti perlunya optimalisasi potensi pendapatan layanan kesehatan. Ketergantungan terhadap pembiayaan melalui BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan diharapkan dapat diimbangi dengan pengembangan layanan yang memiliki nilai tambah, sepanjang tetap mengacu pada ketentuan peraturan yang berlaku.

Bambang juga mengajak seluruh jajaran untuk membuka ruang diskusi yang konstruktif di lingkungan kerja, serta memberikan kesempatan bagi tenaga kesehatan, khususnya generasi muda, untuk berkontribusi dalam menghadirkan inovasi layanan.

“Jangan terlalu kaku, berikan ruang diskusi dan kesempatan bagi teman-teman, khususnya yang muda, untuk menyampaikan ide dan inovasi,” ujarnya.

Mengakhiri arahannya, ia menyampaikan apresiasi atas kinerja yang telah dicapai oleh seluruh perangkat daerah terkait, seraya menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan.(Red)

Wagub Dimyati Doakan Tiga Prajurit TNI Gugur sebagai Syuhada Perdamaian

PelitaTangerang.com, Pandeglang – Gugurnya prajurit TNI di Lebanon menjadi perhatian khusus Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah. Ia mendoakan tiga prajurit yang gugur sebagai syuhada penjaga perdamaian.

“Turut berduka cita dan merasa sedih. Itu adalah perjuangan. Mudah-mudahan almarhum diterima Allah SWT dan mereka mati syahid karena berjuang membela kebenaran dan perdamaian internasional,” ujar Dimyati usai menghadiri Rapat Paripurna Istimewa Hari Ulang Tahun (HUT) ke-152 Kabupaten Pandeglang di Gedung DPRD Pandeglang, Rabu (1/4/2026).

Ia menegaskan, pengabdian para prajurit tersebut bukan sekadar tugas negara, melainkan misi kemanusiaan yang luhur.

“Dengan kejadian itu, kami turut berduka cita kepada keluarga almarhum. Mudah-mudahan diberikan kekuatan lahir dan batin. Pemprov Banten turut berduka cita yang mendalam,” imbuhnya.

Tiga prajurit TNI yang gugur merupakan bagian dari misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) yaitu Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan. Mereka tergabung dalam Kontingen Garuda yang bertugas menjaga stabilitas dan melindungi warga sipil di wilayah konflik Lebanon Selatan. Insiden tragis itu terjadi dalam dua peristiwa pada 29 hingga 30 Maret 2026. Serangan artileri yang menghantam markas serta ledakan saat pengawalan konvoi logistik menjadi penyebab gugurnya para prajurit, di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan tersebut.

Anggota Komisi I DPR RI, Rizki Aulia Rahman Natakusumah mengatakan, pasukan Indonesia hadir bukan sebagai kekuatan tempur. Prajurit TNI hadir sebagai penjaga perdamaian.

“Mereka bertugas jauh dari tanah air, bukan untuk berperang, bukan untuk menyerang siapa pun. Pasukan perdamaian Indonesia hadir untuk memastikan tidak ada lagi korban sipil akibat konflik bersenjata,” katanya.

Ia mengecam keras serangan terhadap pasukan perdamaian yang dinilai sebagai pelanggaran berat hukum internasional. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memberikan penghormatan tertinggi kepada para prajurit yang gugur.

“Ini pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional dan Piagam PBB. Kami mendorong agar dilakukan investigasi secara menyeluruh, tuntas, dan transparan,” katanya.

“Penghargaan tertinggi kita berikan kepada prajurit-prajurit kita. Kita doakan yang gugur diterima amal ibadahnya oleh Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya menambahkan.(***)

DPD Partai Golkar Kabupaten Tangerang Gelar Halal Bihalal,Perkuat Solidaritas Pasca Hari Raya Idul Fitri.

PelitaTangerang.com, Tangerang – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Tangerang menggelar acara Halal Bihalal sebagai ajang silaturahmi sekaligus penguatan konsolidasi kader di tingkat daerah pasca Hari Raya Idul fitri 1447 H. Jum’at 03/04/26.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh pengurus dan simpatisan untuk mempererat kebersamaan dalam menghadapi dinamika politik tahun 2026.

Acara yang berlangsung penuh kekeluargaan,dihadiri oleh jajaran pengurus harian DPD Partai Golkar Kabupaten Tangerang, para pimpinan kecamatan (PK), hingga tokoh-tokoh senior partai Golkar.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tangerang,Hj.Intan Nurul Hikmah, menekankan pentingnya menjaga kekompakan seluruh elemen partai hingga akar rumput.

“Halal bihalal ini bukan sekadar tradisi, tapi juga kesempatan bagi kita untuk saling memaafkan dan menyatukan kembali visi partai. Dengan semangat kebersamaan, Partai Golkar Kabupaten Tangerang siap melanjutkan pengabdian bagi masyarakat,” ujar Intan.

Lebih lanjut Intan Nurul Hikmah, menetapkan tahun 2026 sebagai momentum krusial untuk penguatan internal partai. Dalam upaya memperkokoh struktur organisasi, ia mencanangkan program prioritas berupa perapihan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan renovasi gedung sekretariat DPD Golkar.

Intan menekankan bahwa tertib administrasi adalah fondasi utama bagi partai.Oleh karena itu, pihaknya menargetkan proses pendataan ulang dan perapihan KTA seluruh kader di Kabupaten Tangerang rampung pada tahun 2026.

“Fokus kami di tahun 2026 adalah pembenahan internal secara menyeluruh. Selain memastikan setiap anggota memiliki KTA yang terdata dengan baik demi tertib administrasi, kami juga memprioritaskan renovasi gedung DPD Partai Golkar kab.tangerang.” tegasnya

Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antar kader partai, yang menunjukkan solidaritas Partai Golkar di Kabupaten Tangerang tetap terjaga dengan baik dalam menyambut agenda-agenda pembangunan ke depannya,ujarnya.(Budi)

Bupati Tangerang hadiri Halal Bihalal PGRI Pagedangan,untuk Anak Berprestasi dari Keluarga Kurang Mampu

PelitaTangerang.com, Tangerang – Bupati Tangerang Moch.Maesyal Rasyid menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk memperluas program beasiswa bagi masyarakat kurang mampu.

Komitmen itu disampaikan Moch.Maesyal Rasyid saat menghadiri acara halal bihalal Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Pagedangan di SDN III Cihuni, Kamis (2/4/2026).

Menurut Moch.Maesyal Rasyid, beasiswa akan terus diperluas agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap bisa melanjutkan pendidikan.

“Pemerintah daerah kabupaten Tangerang akan terus memperluas program beasiswa bagi masyarakat kurang mampu, termasuk kesempatan melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi,bahkan ke luar negeri.Kami ingin memastikan tidak ada anak-anak di Kabupaten Tangerang yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi. Pendidikan adalah investasi masa depan bangsa,” uajar Moch.Maesyal Rasyid.

la mengatakan, pendidikan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong kemajuan daerah. Karena itu, peran guru dan tenaga pendidik dinilai sangat strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas.

Moch.Maesyal Rasyid pun menyampaikan apresiasi kepada para guru yang tergabung dalam PGRI se-kecamatan Pagedangan atas dedikasi mereka di dunia pendidikan.

“Kemajuan daerah sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan, dan itu ada di tangan para guru. Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh guru dan tenaga pendidik yang telah menjalankan tugas mulia, mencerdaskan dan mencetak sumber daya manusia yang berkualitas,” ujarnya

Menurut dia, kolaborasi tersebut penting untuk mendorong pendidikan yang lebih berkualitas di Kabupaten Tangerang.

“Melalui halal bihalal ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas di wilayah Kabupaten Tangerang yang semakin maju dan gemilang,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Firman Maulana mengapresiasi kehadiran Bupati Tangerang di tengah keluarga besar PGRI Kecamatan Pagedangan.

la menilai halal bihalal bukan hanya tradisi tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan pelayanan kepada masyarakat, terutama di bidang pendidikan.

“Halal bihalal ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga momentum untuk mempererat ukhuwah, memperkuat sinergi, dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di sektor pendidikan,” ujarnya.

Firman juga mengapresiasi sejumlah program Pemerintahan kabupaten Tangerang, termasuk pembangunan infrastruktur pendidikan dan program sekolah gratis.

Firman mengatakan, program tersebut sangat membantu masyarakat, terutama keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

Acara itu turut dihadiri jajaran PGRI Kabupaten Tangerang, Camat Pagedangan, Kepala Desa Cihuni, pengurus PGRI Kecamatan Pagedangan, tokoh masyarakat, tokoh agama, lurah dan kepala desa se-Kecamatan Pagedangan, serta guru TK, SD, SMP, SMA dan sederajat.(Bud)

Pemkot Tangsel Ajak Warga Sukseskan ORI Campak, Targetkan 109 Ribu Anak

PelitaTangerang.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan mulai menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak guna memperkuat perlindungan kesehatan anak dari risiko penularan campak.

Program ini menargetkan sekitar 109.000 anak usia 9 hingga 59 bulan di wilayah Tangsel. Pemerintah mengimbau para orang tua agar segera membawa anak-anak mereka ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan imunisasi tambahan tersebut.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program ORI sebagai upaya menjaga kesehatan generasi muda di Tangsel.

“Kami mengajak seluruh orang tua untuk memastikan anak-anaknya mendapatkan imunisasi lengkap. Ini merupakan langkah penting untuk melindungi anak-anak kita agar tetap sehat dan terhindar dari penyakit,” ujar Benyamin dalam keterangannya, Kamis (2/4/2026).

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat.

“Dengan dukungan bersama antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, kami optimistis perlindungan kesehatan anak di Tangsel dapat semakin kuat,” tambahnya.

Selain imunisasi untuk anak, masyarakat berusia di atas 16 tahun juga dianjurkan untuk melakukan vaksinasi MMR secara mandiri sebagai bentuk perlindungan tambahan.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Surveilans, Imunisasi, Penanggulangan Krisis, dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Tangsel, dr. Agatha Christie, menjelaskan bahwa pelaksanaan ORI dilakukan secara bertahap di seluruh fasilitas layanan kesehatan.

“Pelaksanaan imunisasi tambahan ini akan berlangsung selama dua minggu di seluruh puskesmas, kemudian dilanjutkan dengan satu minggu masa sweeping untuk memastikan seluruh sasaran terjangkau,” ujar dr. Agatha.

Ia menegaskan bahwa imunisasi merupakan langkah penting dalam mencegah penyebaran penyakit menular, khususnya pada anak-anak yang menjadi kelompok paling rentan.

“Jangan berikan celah bagi virus campak untuk mengganggu keceriaan mereka. Segera lengkapi imunisasi campak anak Anda mulai 30 Maret hingga 19 April 2026 di fasilitas kesehatan terdekat,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya sinergi antara tenaga kesehatan di puskesmas dengan Tim Pembina Puskesmas (TPP) untuk memastikan pelaksanaan program berjalan optimal di lapangan.(***)

Pemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik, Jaga Daya Beli Rakyat di Tengah Gejolak Global

PelitaTangerang.com, Jakarta – Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM), khususnya BBM bersubsidi, tidak naik di tengah dinamika harga energi global yang berfluktuasi. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada perubahan harga untuk BBM bersubsidi. Hal tersebut diputuskan pemerintah atas arahan Presiden Prabowo Subianto dan hasil rapat bersama.

“Penyesuaian harga untuk BBM subsidi tidak ada penyesuaian naik atau turun, artinya flat, masih memakai harga sekarang,” tegas Bahlil dalam keterangan persnya kepada awak media di Seoul, Republik Korea pada Selasa, 31 Maret 2026.

Sementara itu, untuk BBM nonsubsidi, pemerintah masih melakukan pembahasan lebih lanjut bersama dengan Pertamina maupun penyedia BBM swasta, sehingga belum ada keputusan terkait penyesuaian harga. Demikian halnya dengan BBM Pertamina Dex, Bahlil memastikan tidak ada kenaikan harga hingga saat ini.

Dalam kesempatan tersebut, Bahlil juga mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam mengonsumsi energi, khususnya dalam penggunaan BBM. Hal tersebut, menurutnya, merupakan salah satu bentuk dukungan dari masyarakat dalam bekerja sama dengan pemerintah.

“Saya mengajak kepada semua masyarakat bahwa dalam kondisi seperti ini, tidak bisa pemerintah bekerja sendiri. Kita membutuhkan dukungan kerja sama dari masyarakat. Caranya seperti apa? Kita harus melakukan pembelian BBM dengan wajar dan bijak,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat hanya mengacu pada informasi resmi dari pemerintah guna menghindari kesalahpahaman di tengah cepatnya perkembangan informasi terkait energi.

Pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan kajian secara berkala terhadap perkembangan harga energi global guna memastikan kebijakan yang diambil tetap berpihak pada kepentingan masyarakat, khususnya kelompok rentan.

“Bapak Presiden selalu memperhatikan bahwa kepentingan rakyat di bawah, terutama kepada saudara-saudara kita yang kurang mampu, ini harus mendapat atensi lebih dalam rangka bagaimana membuat kebijakan agar semuanya bisa berjalan dengan baik,” tandasnya.(***)

Si Jago Merah Melalap Bangunan Bengkel di Pamulang 2

PelitaTangerang.com, Tangsel — Musibah Kebakaran yang meluluh lantahkan bangunan bengkel kendaraan di wilayah Pamulang 2, Rabu (1/4/26) siang. Api secara tiba-tiba membesar hingga meluluh lantahkan 3 bangunan bengkel beserta seluruh onderdil yang berada di dalamnya.

Dugaan sementara ini adalah Akibat Korsleting Listrik, akibat Kebakaran Bengkel tersebut Kerugian mencapai Rp3,5 Miliar.

Saksi mata, warga sekitar Budi mengatakan mengatakan bahwa api muncul secara tiba-tiba dari dalam. Saya langsung teriak Allahu Akbar, ada kebakaran.

Salah satu montir mengatakan kepada media bahwa kobaran api dengan cepat melalap bahan bahan yang mudah terbakar, diantaranya karburator dan lain lain.

Para karyawan dan montir bengkel yang berada di lokasi langsung berhamburan keluar ketika api menyembur kesana kemari.

Si jago merah telah melalap seluruh bangunan bengkel hingga nyaris rata dengan tanah. Semua barang yang berada di dalam bangunan sudah jadi arang.

Si jago merah ini melalap bangunan lain yang berada di sekitarnya, termasuk gudang bengkel yang berada di bagian belakang.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung sigap memadamkan api tersebut sehingga tidak menjalar ke bangunan yang lain. Dan dari pihak kepolisian bersama warga berinisiatif menutup akses jalan di sekitar lokasi kebakaran.(Red/Sol)

Pemkot Tangsel Gelar Apel dan Halalbihalal, Benyamin Tekankan Kebersihan dan Efisiensi Anggaran

PelitaTangerang.com, Tangsel – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memimpin langsung apel dan halalbihalal Idulfitri 1447 H di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Senin (30/3/2026). Sejumlah agenda prioritas langsung disampaikan, mulai dari kebersihan lingkungan hingga efisiensi anggaran.

Dalam arahannya, Benyamin meminta para lurah untuk menggerakan semangat gotong royong warga dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya penanganan sampah di jalan-jalan yang kerap menumpuk usai masa libur panjang.

“Tugas keseharian soal kebersihan, sampah-sampah yang ada di jalan. Lurah-lurah diharapkan mendorong kerja sama atau gotong royong masyarakat,” ujar Benyamin.

Terkait keuangan daerah, Benyamin menegaskan penyerapan anggaran harus sudah mulai bergerak ke realisasi fisik pada tahun 2026 ini. Ia menegaskan seluruh OPD untuk memperhatikan arahan pemerintah pusat dan presiden, meski petunjuk teknisnya belum diterbitkan.

Dia mengintruksikan efisiensi pada pos-pos belanja non-fisik. Penggunaan gas, listrik, dan air di kantor menjadi perhatian pertama, disusul evaluasi terhadap perjalanan dinas yang akan didorong beralih ke moda dalam jaringan (daring).

“Yang saya antisipasi bukan soal lonjakan harga minyak, tetapi jika terjadi pengurangan transfer dana ke daerah ini sudah bisa kita antisipasi dari segi kegiatan daerah,” tegasnya.

Benyamin juga memastikan tidak akan ada pengurangan tenaga PPPK. Efisiensi difokuskan pada belanja non-fisik, seperti perjalanan dinas yang diperketat serta kegiatan dan acara-acara pemerintahan yang akan dialihkan dari hotel ke kantor-kantor pemerintah. Meski Benyamin mengakui langkah itu berpotensi berdampak pada penerimaan pajak hotel, efisiensi belanja tetap menjadi prioritas.

“Saya tidak akan mengurangi PPPK. Saya akan memerhatikan dulu pada belanja-belanja non-fisik,” katanya.

Soal kehadiran ASN, Benyamin mewajibkan presensi seratus persen pada hari pertama kerja secara langsung. Kepala OPD diminta memantau absensi dan menindak pegawai yang memperpanjang libur tanpa izin atasan.

“Memperpanjang libur tanpa izin dari atasannya, minimal dapat teguran tertulis. Tegurannya akan tercatat di dalam data kepegawaiannya, dan ini akan berpengaruh terhadap kinerja ke depan,” tegasnya.(Red)

Berita Terbaru